NovelToon NovelToon
Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Pearlyta Hasna

Felicia Antasya gadis cantik yang sangat berprestasi di sekolah nya dia mempunyai pacar yang bernama Kiano Alexander.

Mereka berpacaran sejak duduk di kelas 3 SMP.sampai sekarang mereka lulus SMA.

Tapi kisah cinta mereka tidak dapat restu dari keluarga Kiano khusus nya ibu nya.

Padahal gaya berpacaran mereka sudah sangat di luar batas normal dan sampai Felicia hamil di luar pernikahan.

Karena Felicia hanya anak dari keluarga sederhana.

Berbeda jauh dengan Kiano yang terlahir dari keluarga yang sangat berkecukupan.

Setiap bertemu Felicia ibu Kiano selalu menghina dan merendahkan keluarga Felicia

Bahkan ibu nya sudah mempunyai wanita lain untuk menjadi calon istri untuk Kiano.

Apakah Felicia akan bisa kembali bersama kiano walaupun Kiano telah mengingkari janjinya ?

Atau dia akan membuat keluarga Kiano hancur ??

Dengan membalaskan dendam nya kepada keluarga Kiano terutama kepada Melinda ibu dari kiano Alexander.

Dengan apa dia membalas dendam nya ???

Sampai merubah sikap felicia yang lemah lembut menjadi perempuan yang jahat tidak pedulikan perasaan orang lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pearlyta Hasna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode (23)

Melihat rakka yang terus-menerus tersenyum.

"Ada apa rakka ? pasti mau ngasih informasi yaa ? rainbow cake cuman jadi alasan aja".

Felicia cemberut sambil melihat ke wajah rakka.

"Felicia, ternyata kamu itu cute juga yaa.pantesan kiano terpesona banget".

Mendengar perkataan rakka wajah felicia memerah.

"Apasih kamu ini, terus jadi nggak beli rainbow cake nya".

Ucap felicia dengan sinis.

"Kalau gue nggak loe jalan gimana ? boleh nggak yaa ?".

Mendengar seperti ada suara lelaki.ibu Vania langsung menghampiri felicia.

Rakka langsung kaget melihat ibu felicia yang ternyata masih ada di toko.

"Felicia ini siapa ? temen kamu waktu sekolah".

Rakka langsung menjulurkan tangannya dan mencium tangan ibu felicia.

"Iya tante, perkenalkan saya rakka teman waktu felicia masih SMA".

Vania langsung memperhatika rakka.

"Ada apa yaa ? apa ada keperluan dengan felicia ?".

Rakka langsung melirik felicia dia merasa sangat kebingungan.

Felicia malah langsung membuang muka kepada rakka.

"Oh, jadi gini tante niat saya ke sini mau beli rainbow cake.terus ngajak felicia jalan sebentar aja bu.sebelum magrib juga pasti sudah pulang".

Ucap rakka dengan suara gugup nya.

"Yasudah,tapi felicia baru sembuh dari sakit jangan bikin dia kehujanan yaa".

Felicia langsung kaget secepat itu ibunya percaya terhadap rakka.

"Kebetulan saya pake mobil ko bu.bukan motor jadi di jamin aman felicia nggak kehujanan nggak kepanasan".

Rakka langsung tersenyum kepada felicia.

"Yasudah, hati-hati yaa di jalan.felicia kamu pulang dulu kan.untuk bersiap diri.biar rakka menunggu di sini bersama ibu".

Tampa banyak bicara felicia langsung meninggalkan rakka bersama ibunya.

Felicia berjalan menuju rumah nya yang tidak jauh dari toko.

"Ko,ibu bisa langsung percaya gitu yaa sama rakka.aku mau di ajak pergi langsung ngasih ijin".

Felicia langsung mandi dan berpakaian rapi dengan baju dress biru selutut.

Tidak perlu berlama-lama berias diri karena dia hanya pergi dengan rakka bukan dengan Kiano.

Felicia langsung menghampiri rakka dan mengajak nya untuk segera pergi.

"Ayo,rakka aku sudah siap.kita pergi sekarang".

Karena tidak mempunyai perasaan terhadap felicia.

Rakka memandang datar penampilan felicia.

Padahal felicia terlihat sangat cantik sekali walau ber make up tipis.

"Ayoo,fel kita langsung berangkat aja tadi ibu kamu bilang nggak usah pamitan dulu".

Rakka dan felicia langsung berjalan menuju mobil.

Diperjalanan felicia hanya terdiam saja dan membuat rakka bingung untuk memulai pembicaraan mereka dari mana.

Di saat felicia dan rakka berniat untuk makan.

Di sisi lain kiano di telepon terus oleh mama nya.

"Ada lagi sih,mama telepon terus nggak di angkat telepon terus-terusan".

Akhirnya Kiano mengangkat telepon dari mama nya

*Hallo mam,ada apa aku lagi sibuk nih*

*Kiano hari mama mau memperkenal kamu dengan perempuan pilihan mama.Erika kamu harus datang nanti alamat nya mama kirim*

*Bukan nya mama bilang hari minggu.sekarangkan masih hari Selasa mam*.

*Sudah jangan banyak tanya.pokok nya kamu harus pake pakaian rapi mama tunggu kamu bersama Erika*.

Kiano langsung hilang semangat nya.

"Gue, ketemu sama felicia juga belum masa harus di dulu in sama perempuan itu sih".

Dengan terpaksa Kiano menuruti keinginan mama nya.

Di lain tempat rakka dan felicia masih saja diam seribu bahasa di sepanjang perjalanan.

Dan pada akhirnya rakka yang memulai pembicaraan mereka.

"Felicia, gimana hubungan dengan kiano sekarang ?"

Felicia menghelakan nafas yang panjang.

"Aku nggak tau rakka,apa yang akan terjadi antara aku dan kiano.hubungan kita semakin memburuk sekali.apalagi Tante melinda sangat tidak suka sekali dengan aku.dan sekarang pun ibu juga mulai melarang aku buat berhubungan lagi dengan kiano".

Mendengar perkataan felicia.rakka yang sebelumnya akan memberi tahu felicia jika Kiano akan di pertemuan dengan perempuan pilihan mama nya pun merasa tidak enak untuk memberitahu kepada felicia yang ke adaanya sedang sedih begini.

"Kiano juga kelihatan murung sekali di kampus.di sisi lain mungkin dia ingin ketemu dengan kamu tapi takut ketahuan Tante melinda.Makanya kita berdua memutuskan untuk ngontrak rumah dekat kampus".

Mata felicia mulai berkaca-kaca.rakka yang melihat sangat tidak tega sekali.

"Apa kamu mau kita pergi ke kontrakan kita saja . supaya kamu bisa ketemu dengan kiano ?".

Felicia menggelengkan kepalanya sambil mengusap air mata nya.

"Tidak,aku tidak mau rakka.aku belum mau bertemu dengan kiano".

Rakka pun langsung melanjutkan perjalanan nya.

Dan memilih tempat untuk dia dan felicia makan.

Tapi tiba-tiba handphone rakka berdering.

Rakka menghentikan dulu mobil dan mengangkat telepon nya

Melihat yang menelephone adalah Kiano.

Rakka langsung menggangkat telepon nya.

*Rakka,loe di mana sekarang.gawat banget hari ini gue harus ketemu sama perempuan pilihan mama itu*.

Rakka langsung melirik ke arah felicia.

Rakka langsung mematikan handphone nya.

"Ada apa rakka,siapa yang tadi telepon ko wajah kamu tegang begitu".

Ucap felicia yang merasa ada yang aneh dengan rakka.

"Nggak ada apa-apa ko, kita lanjutkan perjalanan cari tempat makan yang enak".

Sepanjang perjalanan rakka terus memandangi wajah felicia.

Sampai felicia menyadari nya.

"Kamu kenapa sih rakka ? merhatiin aku terus keliatan tau".

Rakka langsung memalingkan wajahnya.

"Nggak apa-apa ko,iseng aja nggak ada bisa di perhatiin kecuali kamu".

Ucap rakka yang se akan menggoda felicia.

Felicia langsung tersenyum malu-malu mendengar ucapan rakka.

"Kita makan di sini aja yaa, tempat kelihatan nyaman dan asri banget".

Rakka langsung memberintikan mobil nya.

Dan membuka pintu mobil felicia.

"Terimakasih rakka, kamu baik sekali".

Rakka dan felicia langsung memilih kursi untuk duduk ternyata kursi yang di pilih rakka udah ada yang pesan.

Rakka langsung mencari lagi kursi yang lumayan jauh lebih kursi itu.

"Oke felicia gimana kamu suka ? tempat nya ?".

Felicia hanya menggagukan kepala nya.

"Yasudah kita pesan dulu makanan yang mau kita makan hari ini.makanan yang paling favorit di sini".

Ketika rakka yang sibuk memesan menu.

Felicia asik memainkan handphone nya.

Melinda dan erika datang ketempat yang sama.

Ternyata kursi milik melinda yang sudah di pesankan.

Ketika rakka mulai menggakat kepalanya untuk memanggil pelayan restoran.

Rakka melihat kiano berjalan menuju kursi yang sebelumnya di pilih rakka.

Kiano yang melihat rakka langsung kaget dan hampir mau menghampiri rakka tapi tangan kiano di tarik oleh mama melinda.

"Mau kemana kamu kiano,ayo duduk perempuan pilihan mama sudah ada di depan mata kamu".

Kiano terpaksa duduk dan berhadapan dengan perempuan pilihan mama nya itu.

"Kiano, kenalkan ini Erika putri lihat lah dia sangat cantik sekali.tak hanya cantik dia juga perempuan berpendidikan tinggi dan dia se orang model sangat cocok sekali dengan kamu kan kiano".

Mata Kiano tetap memandang ke arah rakka.

Apa jadinya jika leticia membalikkan wajahnya.

Maka pasti akan hancur semuanya.

"Hai,Kiano aku Erika putri senang sekali bisa bertemu dengan kamu dengan lebih cepat".

Kiano hanya tersenyum kepada Erika.

Pandangan terus fokus kepada rakka.

Erika Putri

1
Putri
lelet banget si ceritanyav
Maura
kalau ada visual tambah semangat baca thor
Elidelti Debbie Leonel Lorenzo
lanjutkan
Elidelti Debbie Leonel Lorenzo
nama tokonya suka ketukar2 ya,,
Tut Eny
lanjut
mawar berduri
author ny lemas, lober loading bodoh tolol, crtny muter "gk jls mmbagongkn,,
Deliani Deliani
sdh habis tih
Deliani Deliani
perasaan raka n falica
Deliani Deliani
bagaimana dengan tante melinda dengan erika mantu kesayanganya
Deliani Deliani
felica semangat jangan bersedih
Deliani Deliani
feluca demangat jangan bersedih
Deliani Deliani
felica yg sabar dan verusaha mendapst pengganti syah sambung akexa
Deliani Deliani
felicia wanurs yg kuaf
Deliani Deliani
bagaimana perasaan kecewa
Deliani Deliani
semangat fecilia
Deliani Deliani
perasaan rakka sedih terus berusaha raka
Deliani Deliani
felicia buktikan sm keluarga kiono
Deliani Deliani
fecilia beitu gembira tapi sedih
Deliani Deliani
senang penderitaan fecisia
Deliani Deliani
nasil fekicia gmn y smoga di mudakan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!