pertemuan singkat antara Revandra seorang duda beranak 1 dengan seorang mahasiswa bernama Nada menumbuhkan cinta dihatinya.
disaat kebahagiaan mulai melengkapi kehidupan mereka, sebuah kenyataan pahit harus mereka terima, hingga membuat mereka harus memilih ..
akan ada drama menguras emosi dan penuh air mata..
mudah-mudahan pada suka ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta Yang Sempura
episode 22
.
.
Malam menjelang, sebuah mobil berhenti tepat di depan mansion keluarga Ambara.
bersamaan dengan Revandra yang baru tiba dari berburu.
" tuan sepertinya itu nona Nurra " kata yohan.
Revandra mengalihkan pandangannya kedepan alisnya berkerut melihat adiknya berinteraksi dengan seorang pria.
sementara Nurra ..
" trima kasih Darren, kau sudah mau mengantarku." ucap Nurra sambil tersenyum.
" jangan sungkan, bukankah kita berteman ?? " Darren berucap lembut sambil membalas senyum Nurra, menatap intens .
" hmmm... teman ya,,?? baiklah, apa kau mau mampir ??" tanya Nurra.
" maaf untuk hari ini q tidak bisa, mungkin lain waktu." jawab darren lembut.
" ohh.. ok, hati-hati ya..?"
"baiklah, q pulang dulu. bye..." Darren memutar mobilnya untuk pulang. sedangkan Nurra masih melihat mobil darren sambil tersenyum penuh arti.
" siapa dia ??" tanya Revandra
Nurra sedikit kaget hingga ia menoleh lalu menghela nafas panjang.
" astaga.. kakak, kau mengagetkanku !!!"
" kau belum menjawab !!"
" apa ??!! dia teman kampusku kak ?!!"
" benarkah ???"
" kalau tidak percaya ya sudah." Nurra berkata demikian lalu berjalan masuk kedalam rumah.
" hey !! q belum selesai berbicara !!! dasar !!" Revandra berteriak sambil menyusul langkah sang adik.
.
.
.
.
.
.
dimarkas Lionsky yang baru....
Darren menghentikan mobilnya, tidak lupa ia menggunakan topeng yang selama ini selalu ia pakai ketika ia ada di dalam lingkup mafia.
beberapa anak buahnya membukakan pintu mobilnya.
" apa Eangleblood tau markas baru kita ??" tanya Darren .
" tidak tuan, mereka belum sadar. mereka masih mengawasi markas lama kita." jawab anak buahnya.
Darren tersenyum dengan tatapan matanya tajam. " bagus, tapi tetap perketat penjagaan. malam ini q harus ke pelelangan, q punya sedikit barang untuk q jual."
" tapi tuan, apa tidak sebaiknya saya atau yang lain yang kesana, nanti penyamaran tuan bisa terbongkar."
prraaakkk...
darren melempar gelas yang baru dia pakai untuk menikmati wine.
" q tidak butuh komentarmu. !! cepat hubungi Rio, !!!" bentak Darren.
" b..baik tuan."
.
.
.
.
.
.
ceklek..
pintu terbuka, Revandra tersenyum melihat sang putri yang memandangnya.
"boleh papa masuk ??" ucap Revandra lembut. ya, Revandra hanya bisa berkata lembut kepada putri kecilnya.
Zakia berlari menghampiri Revandra lalu memeluk sang papa.
" papa, Zakia kangen sama papa .. urusan papa udah selesai kan ??" tanya Zakia
Revandra melepas pelukannya menatap putri kecilnya lalu mencium kening putrinya.
" maafkan papa sayang, papa juga kangen banget sama Zakia. Zakia ngk nakal kan ??"
" ngk pa, Zakia pinter kok "
Revandra tersenyum lalu menggendong putrinya menuju tempat tidur.
" anak papa harus pinter, ngk boleh cengeng. zakia sudah makan ??"
zakia mengangguk lalu memeluk tubuh papanya, Revandra mengusap kepala putrinya .
"apa sudah selesai tugas sekolahnya ??"
" sudah pa. tadi Zakia cuma lihatin foto mama, maaf pa " ucap zakia lirih sambil menunduk, karna takut papanya marah. meski Revandra tidak pernah berkata keras apa lagi kasar kepada putrinya tapi tetap saja Zakia takut.
Revandra menghela nafas panjang lalu tersenyum.
" apa apa ?? apa ada masalah disekolah ??"
Zakia menggeleng pelan
" katakan pada papa ?? ada masalah apa sayang ??"
Zakia memberanikan.diri mengangkat wajahnya menatap sang papa, air matanya meluncur, sontak hal itu membuat Revandra langsung memeluk putrinya.
" jangan menangis sayang.. ada apa ??"
" pa, temen-temen Zakia ngatain zakia, me..mereka bilang q ngk punya mama." ucap Zakia sambil terisak.
"zakia punya mama, tapi mamanya zakia disayang tuhan, Zakia kan punya foto mama, besok bawa kesekolah perlihatkan kepada teman-temanmu." ucap Revandra pelan.
" tapi kan tetap saja pa, mama tidak ada disampingku."
Revandra menggendong putrinya membawanya kebalkon kamarnya.
" nah sayang, lihatlah dilangit sana. bintang yang paling terang itu adalah mamamu, dia selalu mengawasimu dari atas sana, kalau zakia bersedih terus mama disana pasti juga sedih.. meski zakia tidak memiliki mama, tapi zakia masih punya papa, oma, opa, bibi Nurra, diluar sana masih banyak yang kurang beruntung darimu sayang, .."
Terang Revandra.
"iya pa, zakia sayang papa .."
" papa juga sayang banget sama zakia. sekarang tidur ya, papa temani ??"
Zakia mengangguk tersenyum lalu mengecup pipi Revandra,.
.
.
.
.
nyimak yaa
kan ravendra juga sdh memberi tahu nada.
semangat Mayra,,,semoga cepat mendapatkan jodoh yg jauh lebih baik.