NovelToon NovelToon
Selingkuh Demi Keturunan, Suamiku Akhirnya Menyesal

Selingkuh Demi Keturunan, Suamiku Akhirnya Menyesal

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: zenun smith

Rumah tangga Xena dan Reyhan terlihat sempurna, penuh cinta dan kesetiaan. Apalagi dari dulu hingga sekarang, Reyhan selalu memperlakukan Xena dengan baik. Malah cenderung meratukan istrinya tersebut.

Tapi semuanya hancur ketika terdengar kabar bahwa Reyhan diam-diam menikahi wanita lain demi mendapatkan keturunan karena Xena tak kunjung hamil. Lebih menyakitkan lagi, wanita itu adalah tetangga mereka sendiri yang selama ini terlihat baik di depan Xena.

Dikhianati setelah semua pengorbanannya, Xena memilih pergi. Tapi sebelum itu, ia membongkar identitas dan rahasia besar yang selama ini ia sembunyikan dari suaminya. Saat kebenaran terungkap, Reyhan baru sadar bahwa wanita yang ia sia-siakan ternyata bukan wanita biasa, dan penyesalannya datang ketika semuanya telah terlambat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zenun smith, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perdebatan Antara Reyhan Dan Nadine

Langkah kaki Reyhan menghantam lantai rumah dengan kemarahan yang membuncah. Dunianya baru saja diporak-porandakan oleh satu informasi hasil tes.

Tanpa mengetuk pintu, ia menghempaskan pintu depan hingga membentur dinding, membuat Nadine yang sedang menimang Aksara di ruang tengah terlonjak kaget.

Reyhan melangkah lebar mendekati Nadine. Tanpa membuang waktu, ia melemparkan HP nya yang berisi hasil tes DNA itu tepat ke wajah Nadine.

"Apa ini?! Coba jelaskan, Nadine! Dengan siapa saja kamu tidur di belakangku, sampai-sampai Aksara ternyata bukan anak kandungku?!" Bentak Reyhan.

Nadine tertegun. Jantungnya sempat mencelos melihat logo laboratorium medis di dalam email tersebut. Ia menelan ludah dengan susah payah. Sejujurnya, Nadine tahu hari ini akan datang. Ia sudah memprediksi bahwa Reyhan cepat atau lambat pasti akan tahu soal ini.

Alih-alih histeris, Nadine berusaha ngatur napasnya agar tetap tenang. Menyangkal pun percuma, Reyhan memegang bukti ilmiah yang valid.

Pertama-tama Nadine meletakkan Aksara yang mulai menangis ke dalam boks bayinya, lalu berbalik menghadapi suaminya.

"Kamu kenapa tiba-tiba tes DNA Aksara, Mas?" tanya Nadine, suaranya diusahakan sedatar mungkin, meski getar ketakutan tetap terselip di sana.

"Kenapa? Karena sesungguhnya aku ini mandul, Nadine! Aku tidak bisa punya anak. Aku baru tahu kondisiku belum lama ini. Sejak tahu itu, aku merasa janggal dengan kehadiran Aksara. Antara tes ku yang salah atau sebenarnya Aksara bukanlah anakku. Dan sekarang terbukti, kan? Hasil lab ini menunjukkan dengan sangat jelas pengkhianatan dan penipuan murahmu terhadapku!"

Reyhan menunjuk-nunjuk wajah Nadine dengan telunjuknya.

"Sekarang bilang, anak siapa sebenarnya Aksara?! Biar kuserahkan anak itu ke ayah kandungnya sekarang juga! Enak saja aku harus bersusah payah mengurus dan membiayai anak dari hasil hubungan gelapmu dengan pria lain!"

Jujur saja, Nadine sangat kaget mendengar pengakuan Reyhan. Ia sama sekali tidak tahu bahwa pria di hadapannya ini mandul. Selama ini, ia mengira masalah keturunan di pernikahan Reyhan terdahulu adalah karena Xena. Namun di balik rasa terkejutnya, sebersit rasa senang yang licik muncul di hati Nadine. Ternyata kita sama, Mas.

Nadine menatap lurus ke dalam manik mata Reyhan yang menyala-nyala. "Kamu yang paling tahu, Mas, bagaimana keadaanku saat pertama kali kita melakukannya. Aku masih tersegel saat malam pertama itu terjadi. Dan aku berani bersumpah demi apa pun, selama ini aku hanya tidur denganmu. Tidak ada laki-laki lain."

Nadine maju selangkah, menantang balik tatapan Reyhan. "Kalau kamu tidak percaya, silakan selidiki sendiri, Mas. Kerahkan usahamu, periksa semua komunikasiku. Kamu tidak akan pernah menemukan bukti bahwa aku pernah tidur dengan laki-laki lain selain kamu."

Reyhan terdiam sejenak. Kata-kata Nadine bagai hantaman gada yang membuatnya goyah. Otak Reyhan berputar cepat mengingat malam terkutuk itu. Benar, Nadine memang masih perawan saat ia menodainya. Tapi ego Reyhan yang terluka menolak untuk kalah begitu saja.

Bisa saja kan, setelah malam itu, dia tidur dengan pria lain untuk menutupi kehamilannya? pikir Reyhan sinis. Di matanya, Nadine kini tak lebih dari wanita murahan yang gampang ditiduri, mengingat betapa mudahnya wanita itu dulu membiarkan dirinya dicumbu.

Memori Reyhan berputar ke masa lalu, saat Nadine masih menjadi tetangga sebelah rumahnya dan Xena. Dulu Reyhan kerap kali membantu Nadine saat Xena sedang tidak ada di rumah. Mulai dari membetulkan pompa air yang rusak, hingga mengajari Nadine tentang seluk-beluk dunia perkantoran. Mereka sering berdiskusi berdua, dan perhatian-perhatian kecil dari Reyhan rupanya menumbuhkan benih cinta yang salah di hati Nadine. Nadine merasa terlindungi, ia merasa menemukan sosok pria ideal.

Nadine tidak peduli bahwa Reyhan sudah memiliki Xena, istri yang sangat dicintainya. Hingga suatu hari, Nadine nekat menyatakan perasaannya. Reyhan yang saat itu masih waras tentu saja menolak mentah-mentah karena tidak memiliki perasaan apa pun pada Nadine.

Namun Nadine tidak menyerah. Penolakan itu justru memicu kenekatan yang luar biasa di dalam dirinya. Kenekatan yang pada akhirnya berujung pada sebuah peristiwa yang mencelakai Nadine sendiri. Celaka apa itu? Mari kita dengarkan mereka berdebat.

"Aku tidak percaya padamu sedikit pun, Nadine. Bisa saja kamu tidur dengan pria lain tepat setelah aku menyentuhmu."

"Silakan tuduh aku sepuasmu, Mas. Tapi mana buktinya? Aku tegaskan sekali lagi, hanya kamu satu-satunya pria yang pernah menyentuhku!" balas Nadine, suaranya mulai meninggi.

"Ini buktinya, Nadine! Aksara!" Reyhan menyambar tes DNA dan mengibaskannya di depan wajah Nadine. "Aksara bukan anakku! Kurang bukti apa lagi coba?! Kamu sudah tidak waras ya, masih bersikukuh tidak selingkuh padahal jelas-jelas bukti ilmiah ini terpampang?!"

"Pokoknya aku tidak mau tahu, sebagai kompensasi atas penipuan dan perbuatanmu yang sudah menghancurkan hidupku ini, kamu harus membantuku. Bantu aku untuk bersatu kembali dengan Xena!" Lanjut Reyhan penuh desakan.

Nadine melebarkan matanya, tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.

"Masih ada waktu sebelum sidang perceraianku dengan Xena dimulai. Gunakan caramu untuk menjelaskan pada Xena bahwa semua ini salah paham, atau apa pun itu. Setelah aku berhasil kembali dengan Xena, aku akan membebaskanmu. Pergilah kamu menjauh dari hidupku bersama Aksara. Aku akan memaafkan kelakuanmu ini dan menganggap semua kegilaan ini tidak pernah terjadi."

Mendengar tuntutan egois Reyhan, sedetik kemudian sudut bibir Nadine terangkat. Ia tertawa sumbang, sebuah tawa kering yang terdengar sangat mengerikan di telinga Reyhan.

Nadine mulai melangkah maju. Satu langkah. Dua langkah. Pandangan matanya mendadak berubah nyalang ke arah Reyhan.

Reyhan yang melihat perubahan drastis pada sikap Nadine seketika mengernyitkan dahi. Rasa ngeri merayap di tengkuknya. Ia terpaksa mundur selangkah demi selangkah, hingga akhirnya punggungnya menabrak tembok di belakangnya. Reyhan terkunci, sementara Nadine terus mendekat hingga jarak mereka hanya tersisa beberapa sentimeter.

"Aku tidak mau berpisah denganmu sampai kapan pun, Mas Reyhan..." desis Nadine.

"Tidak bisa!" bentak Reyhan, berusaha menutupi rasa takutnya. "Aku tidak mencintaimu, Nadine! Tidak ada pengikat apa pun di antara kita lagi. Bahkan Aksara pun sudah tidak bisa kau jadikan alasan agar kita tetap bersama! Kembali saja sana kepada ayah kandung Aksara, dan ubah nama belakang anak itu. Jangan lancang menggunakan nama belakangku."

Tawa Nadine pecah mendengar gertakan Reyhan. Kali ini tawanya lebih keras, menggema di seisi rumah yang berantakan itu. Bulu kuduk Reyhan berdiri sempurna. Wanita di hadapannya ini sudah benar-benar kehilangan akal sehatnya.

Nadine menghentikan tawanya secara mendadak, menatap Reyhan dengan senyuman yang paling menyeramkan yang pernah Reyhan lihat.

"Aksara bukan anakmu? Ya... itu seratus persen benar, Mas. Dan asal kamu tahu satu hal lagi..."

Nadine jeda sejenak, menikmati raut wajah Reyhan yang menegang.

"...sebenarnya, Aksara juga---

Bersambung.

1
sunaryati jarum
Makanan yang kau beri pil peletmu dimakan Mimin 🤣🤣🤣
rain✨
Tjih
rain✨
Bebek kali ah netes
MULIANA 💦
aku juga gak sabar 🤭
MULIANA 💦
gak usah membandingkan bu. lah, ini pilihan ibu sendiri /Proud/
MULIANA 💦
mending jangan deh, jangan /Facepalm//Facepalm/
MULIANA 💦
heleh, kok mainnya dukun sih bang /Facepalm//Facepalm/
MULIANA 💦
tapi sayang, kamu cari muka dengan orang yang salah 🤭
〈⎳ FT. Zira
jangan menyesal loh ya Xena🤣🤣
〈⎳ FT. Zira
berpikirkan mak...🤧🤧 masih nanya🤧🤧
〈⎳ FT. Zira: astaga... typo... berpikirlah maksudnya
total 1 replies
sunaryati jarum
Bener tebakan emak, semoga proses cerai langsung putus.Setelah masa Iddah habis langsung nikah
sunaryati jarum
Dokter Ibra,ya
sunaryati jarum
Baru ditinggal Xena beberapa hari di rumah Rayhan kacau keadaan rumah dan keuangan.Bu Mirna langsung merasa kecewa
Teteh Lia
mulai kelihatan perbandingan na
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
PD amat
Zenun: ehehehe
total 1 replies
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
nama Grup nya kayak nama bus lintas sumut-jakarta, ALS
Zenun: oh iya kah😁
total 1 replies
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
sesama makhluk menjijikkan ga usah saling ngatainlah
〈⎳ FT. Zira
tamparan keras buat ibu mertua kalo suara hati Nadine terdengar
Zenun: lama-lama kedengeran juga
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
astaga Reyy...pikiranmu ini perlu di reset kyknya
〈⎳ FT. Zira: /Facepalm//Facepalm/
total 2 replies
sunaryati jarum
Yang minum benda pelet dari dukun Nadine,dia jadi gila karena makin terpesona dengan Reyhan.🤣🤣🤣
Zenun: ehehehe iya ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!