NovelToon NovelToon
Gadis BerKacamata

Gadis BerKacamata

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Chicklit
Popularitas:104.2k
Nilai: 5
Nama Author: paijo paijem

Lauren adalah gadis cantik anak orang kaya raya di London,namun ia menyembunyikan kecantikan dan kekayaannya dari semua orang termasuk teman teman sekolahnya,ia tidak pernah mengumbar itu semua semata mata ingin mempunyai teman yang tulus apa adanya..ia mempunyai musuh bebuyutan bernama justin,disekolah justin hampir setiap hari membully lauren,namun sifat justin kepada lauren itu bukan semata mata karena ia benci,namun justru bullyan itu adalah tanda cintanya kepada lauren,.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon paijo paijem, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 21

Lauren berjalan menaiki tangga perlahan dengan membawa tumpukan buku paket yang cukup tebal. Ia memang sedang ada urusan diruang guru selesai jam istirahat, dan langsung mendapat tugas dari guru yang akan mengajarnya pada jam selanjutnya. Guru itu memintanya untuk membawakan buku buku paket, sementara beliau ada urusan sebentar. Awalnya, guru itu ragu ragu untuk menyuruh Lauren. Gadis mungil itu pasti akan kesulitan jika membawa buku paket yang lumayan banyak itu,namun Karena Lauren yang bersikeras membantu,akhirnya guru itu pun menyerahkan semua buku paket itu kepada Lauren. Alhasil,dugaan guru itu benar adanya. Lauren sedikit kesulitan membawa buku buku itu menuju kelasnya.

Baru saja menaiki beberapa tangga, gadis mungil itu berhenti sejenak untuk membenahi pegangannya pada buku agar tidak jatuh. Lauren menghembuskan nafas dengan sekali sentakan.

"Lauren pasti bisa! Lauren gadis yang kuat,tinggal sebentar lagi,Ren. Semangat.!" ucapnya.

Saat menaiki tangga selanjutnya tiba tiba seseorang menubruk tubuhnya dengan sangat keras hingga membuatnya kehilangan keseimbangan. Lauren terjatuh dari tangga yang cukup tinggi hingga kelantai dasar. Semua buku berserakan. Gadis cantik itu meringis merasakan pergelangan kakinya terkilir dan beberapa luka baret yang diselingi darah segar yang bercucuran di siku dan juga lututnya. Terdengar seruan heboh dari orang yang menabraknya tadi.

Lauren mendongak, terkejut. " Caley?"

Caley memasang wajah sok terkejut, lalu langsung berjongkok. "Lauren, ya ampun maaf banget gue nggak liat. Sakit banget ya?" tanyanya dengan sedikit nada mengejek.

nggak ngeliat atau emang sengaja! dasar wanita bar bar ngeselin deh. sakitt tauuukk! Justin tolongin Lauren.

ehh kok jadi Justinn sih..haha emang dia superhero setiap saat yang harua bisa nolongin aku.

"Aw!" Pekik Lauren saat Caley meremas pergelangan kakinya yang terkilir dan memiliki beberapa baret disana. " sakit, Cal.."

Sialan!

Emang bener bener kurang ajar kamu,Cal.

"Ya ampun, maaf,maaf gue nggak tau kalau kaki lo sakit." (Buru buru Caley menjauhkan tangannya ). "Aduh, maaf banget ya,Ren. gue bener bener nggak liat ada lo tadi,gue buru buru banget. Itu kan yang pengen lo denger dari gue? kata maaf? Hahaha, sory ya,Ren. gue nggak level minta maaf sama lo,Cupu.

****** lo kali ini wanita murahan.!

Sambil meringis menahan sakit pada sekujur tubuhnya,Lauren menatap perempuan yang ada dihadapannya itu. Caley ya Caley,si wanita bar bar ratu bully. Apa yang Lauren harapkan hanya sekedar harapan. padahal tadi Lauren sudah sangat merasa tenang saat Caley meminta maaf,pikirnya memang wanita itu tidak sengaja menabraknya,namun kenyataanya memang begitulah adanya,wanita itu memang sengaja menabraknya hingga terjatuh terguling kedasar lantai.

Lauren rasanya ingin sekali menangis,bagaimana tidak, badannya kini rasanya remuk redam. Tetapi Lauren mengurungkan niatnya,ia terlalu malu melakukannya,apalagi didepan wanita bar bar ini,ia akan semakin menindasnya jika ia terlihat cengeng didepannya. Wajah gadis cantik itu sudah memerah, dan kristal pun sudah menumpuk diujung pelupuk mata bulat milik Lauren.Sekuat tenaga ia menahan untuk tidak terlihat lemah.

setidaknya didepan wanita bar bar gila ini!

"Cubi,kamu kenapa.?"

Lauren mendongak untuk menatap suara yang memang tidak asing pada telinganya itu. Itu adalah Justin dengan wajah yang sudah dipenuhi kecemasan dan rasa panik. Cowok yang sangat sempurna bagi kaum hawa itu berjongkok sambil menatap wajah gadisnya itu,ia tau betul jika gadisnya itu sedang merasakan kesakitan.

"Kamu jatuh ?" tanyanya lagi

Belum juga Lauren menjawab Justin sudah menoleh ke samping di mana Caley berjongkok. "Apa yang lo lakuin sama Lauren?" tanya Justin sedikit membentak.

Seketika Caley gelagapan,mencari cari alasan agar kejahatannya tidak diketahui oleh laki laki pujaannya itu. Caley ingin menampik dan membela diri namun tatapan Justin sudah terlebih dulu membunuh nyawanya. Tatapannya yang tajam seolah meloloskan ruh dan melumpuhkan lidah. Hingga membuat Caley mengurungkan niatnya dan wajahnya seketika memucat.

" Lo kan yang ngedorong gadis gue?" tuduh Justin

Cih.. gadis.!

Lauren menggeleng hendak memberikan pembelaan kepada Caley,ia tau betul laki lakinya ini jika sudah marah akan susah untuk mengendalikannya. "Jus, Caley nggak dorong aku kok." ucap Lauren takut takut,namun kata katanya seketika terhenti tatkala mata tajam Justin kini bergantian menatapinya.

"Jawab!" sentak Justin yang kembali menatap Caley dengan tajam,hingga membuat Caley terkejut. " Elo sengaja kan ngedorong Lauren biar jatuh.?!"

"Eng-nggak..Just, gue nggak sengaja,beneran deh," jawab Caley dengan tangan bergetar

Harusnya didepan Justin,Caley tidak boleh terlihat lemah. Namun, faktanya setelah insiden ditoilet pagi itu,setiap kali matanya bertemu dengan bola mata hitam legam itu, selalu membuatnya tak berkutik.

Justin berdecak dan meraub mukanya dengan kasar, ia tidak lagi memperdulikan wanita bar bar yang ada dihadapannya itu. Justin berpaling dan langsung mengangkat tubuh Lauren,dan membawanya ke UKS.

Sebelum pergi,mata Justin masih mengawasi buku buku yang masih berserakan dilantai.

Justin menatap tajam kembali Caley,"Karena semua ini ulah lo dan buat Lauren nggak bisa masuk kelas,sekarang lo yang harus bawa buku paket itu ke kelas Lauren." perintah seenaknya kemudian melangkah pergi menuju UKS. Justin tak memghiraukan protes Lauren dan tak menghiraukan siswa lainnya yang tengah memperhatikannya.

Caley mengepalkan tangannya,wajahnya seketika menjadi bersungut kembali selepas perginya Justin dan juga Lauren. Kristal bening menumpuk diujung pelupuk matanya, napasnya menderu seolah ingin memangsa sesuatu. Seolah tidak ada kapoknya, mata coklat Caley masih menatap lekat punggung Justin yang kini semakin menjauhinya.

Gue bakalan ngebuat lo bener bener menyesal berani menghadapi gue, Lauren.

"Justin, seharusnya kamu nggak boleh seperti itu sama Caley! Dia nggak ada niatan ngedorong aku kok,aku aja yang ceroboh nggak liat liat jalan. Dia juga sudah minta maaf." Ujar Lauren sambil melirik sekeliling. Para siswa masih memandangi mereka dengan lekat.

cihh... bahkan kamu masih sama seperti dulu,Ren. terlalu baik.. apa bodoh sih.?

"Jus, turunin aku,malu tau..?"

"Udah deh,Cubi. Jangan crewet..! Ujar Justin dengan santainya mengangkat tubuh mungil Lauren,tidak memperdulikan banyaknya sepasang mata yang kini tengah memandangi mereka.

"Jus... aku bisa jalan kok,udah turunin aku."

Justin tak perduli dengan rengekan Lauren. Ia terus berjalan menyusuri satu persatu ruangan menuju UKS. Senang dan malu,itulah yang saat itu dirasakan oleh Lauren. Justin mencoba menahan amarahnya yang kini benar benar sudah membuncah dalam kepalanya. Jika saja Caley, si wanita bar bar itu bukanlah wanita,mungkin sudah sejak kemarin tubuhnya diremuk redamkan oleh Justin. Sejak dulu Justin memang tidak suka dan tidak akan membiarkan orang lain menyentuh terlebih lagi menyakiti gadisnya. Itu pun masih berlaku sampai sekarang.

Gue akan benar benar membuat perhitungan ke elo Cal, lo salah sudah bermain main dengan Gadisku ini.!

Ahh.. rasa rasanya Justin saat ini sudah bisa disebut bucin deh.. Sikapnya yang terkenal dingin dan kejam mendadak hilang sirna setelah kedatangan gadisnya dalam kehidupannya lagi..

Sabar ya.. cerita ini memang masih bertele tele.. belum sampai dalam konflik sesungguhnya.. biarlah Justin dan Lauren berbucin bucin ria dulu.. okee gengggsss..

.

.

.

.

.Sharangheooo kaliann semuaaahh.. i lope youu.. happy yaaa genngsss 💋💕

1
Zrhy Wahyuni Nur Bilal
thor jahattt 😭😭😭
Radin Zakiyah Musbich
aq hadir kembali 🌸🌸🌸

jgn lupa mampir juga di novelku dg judul "My Annoying wife" 🔥🔥🔥

kisah cewe bar bar yang jatuh cinta sama cowo polos 🌸🌸🌸

tinggalkan like and comment ya 🙏🙏
fitry s.amiruddin
kasian si caley mak...pake jatoh segala 😜😂
Devi Ariani Siregar
lanjuuut 😉☺️
plisss 🙏🙏🙏
💞Sh1syieL💞
ayo Thor semangat up.nya...
fitry s.amiruddin
setelah tujuh purnama akhirnya up lagi 😂😂😂🤭
paijo paijem: wkwk maap kan emak mu seyenkk🤓
total 1 replies
Ahmad Aldi
up tor
Endang Retno
lauren.... cepet bangun dong...😥
Elisa fernandez 💕
lanjut mak
Ahmad Aldi
up tor
Ahmad Aldi
update dong tor
Ahmad Aldi
lanjut tor
Devi Ariani Siregar
lama kali up author udah nunggu hampir dua Minggu ini tapi gak up up
🍫 Hiat^٥MayΤυΙρa🍥╏ 🍨
Persahabatan jadi cinta,
🍫 Hiat^٥MayΤυΙρa🍥╏ 🍨
JUS buah TIN !
🍫 Hiat^٥MayΤυΙρa🍥╏ 🍨
Agresif banget si Justin, belum lama kenal juga. wkwk
🍫 Hiat^٥MayΤυΙρa🍥╏ 🍨
Kita lihat bagaimana kisah cinta mereka berjalan.
MakRafleadnan
nyosor terus jus mangga🤣🤣
3 kali sehari num obat kali ah😆
kiki rizki
next
NONAME
semangat mak😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!