seorang gadis SMA yang masih berumur 18 tahun sudah menikah karena dijodohkan oleh orang tuanya dengan anak sahabatnya.
dengan tujuan supaya hubungan silahturahmi antar dua keluarga semakin erat .
namun gadis ini tak menyangka kalau calon suaminya adalah, orang yang sering membuatnya jengkel ketika disekolahnya.
siapakah dia???
jangan malu malu untuk membaca.
maaf kalau tulisannya agak berantakan atau kurang nyambung.
saya masih tahap belajar😁😁😁🤗🤗🤗🤗
kalau suka jangan lupa jadikan favorite ya.
terima kasih🙏🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani Dewita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22
pagi pun datang dengan cahaya mentari yang begitu sangat cerah.
burung burung berkicau ria disekitar perkarangan rumah kevin dan viona.
sehingga membangunkan siempunya rumah
"hoaaaam,,mulut viona menguap dan kedua tangannya diangkat keatas untuk meregangkang otot ototnya yang tegang setelah tidur.
dengan mata yang masih setengah mengantuk, viona mengerjap ngerjapkan kedua matanya
ia terkejut karena sekarang ia sudah berada didalam kamarnya.
"haaaaa,kenapa gue bisa ada disini?,bukannya kemaren gue sedang duduk diruang tamu?." batin viona
"*apa jangan jangan kevin yang mindahin gue kesini?." batin viona lagi dengan sedikit dengan sedikit menyunggingkan senyumannya.
"dia so sweat banget sih, mindahin gue kesini tampa membangunkan gue, dia menggedong gue gitu." batin viona dengan memegangi kedua pipinya yang terlihat sudah memerah*.
namun senyumam viona seketika sirna kala ia melihat kearah foto pernikahannya yang terpajang indah di depannya.
"oh tuhan,kalau kevin kemaren kesini, berarti dia lihat foto itu dong?." viona berbicara sendiri sambil menunujuk kearah foto pernikahannya.
"aduuuuh apa kata kevin yaaak,ia pasti melihat foto itu?,kenapa lo ***** banget sih vi,pasang pasang foto itu segala disini."sahut viona sambil menutup kepalanya dengan bantal.
ia takut, kalau kevin menyangka viona sangat mengharakan pernikahan ini.
DI KAMAR KEVIN
sementara kevin ia sudah siap dengan seragam sekolah yang membuatnya semakin tampan dengan gayanya.
saat masih didepan cermin,ia menghentikan aktivitasnya dan sedikit menyunggingkan senyuman ketika melihat kearah bayangannya sendiri di cermin.
ia teringat akan foto pernikahannya dan viona yang yang di pajang di kamar viona itu.
"lo kenapa sih vin,apa lo udah mulai menyukainya?." batin kevin.
karena sekarang ia tak ada hentinya memikirkan wanita yang sudah menjadi istrinya itu
"tapi,apa lo siap akan sakit hati lagi?." kevin berperang dalam pikirannya.
kevin terdiam sejenak ,mengingat pengkhianatan yang dilakukan oleh kekasih yang sangat ia cintai dahulu terhadapnya.
******
viona juga telah selesai dengan ritual mandinya dan seragamnya telah melekat sempurna ditubuh rampingnya.
ia segera turun kelantai bawah dan menuju kearah dapur, untuk mempersiapkan sarapan pagi untuknya dan kevin hari ini.
beberapa menit kemudian, dua piring nasi goreng sudah siap dan viona sajikan di atas meja.
setelah semua sudah siap, viona melihat kearah jam dinding.
viona sedikit membuang nafas kasarnya
."untung gue nggak telat buat sarapannya, kalau telat,simuka dingin bisa ngomel lagi."viona membatin dengan lega.
tak lama kevin pun muncul dari lantai atas tangga .dimeja makan, kevin duduk sambil menikmati kopi Yang juga sudah disiapkan oleh viona.
kevin dan viona, sekarang mereka tengah sarapan tampa bersuara satu sama lain, dengan perhatian viona yang selalu tertuju kearah kevin.
"*duh dia lihat nggak ya,foto pernikahan itu,kalau iya?,malu banget gue ama dia, bisa bisa nih orang kegeeran lagi." batin viona dengan perasaan cemas.
."dia pasti akan mengejek ku, kalau dia melihatnya*.
kevin melihat kearah viona yang sedang bengong melihat kearahnya.
tapi kevin tak sedikit pun risih, saat viona dari tadi memandangi dirinya, ia sibuk dengan sarapannya saat ini.
"tapi soal mama kemaren, gimana ngomongnya yak,ntar kalau nih si kevin nggak mau gimana ?apakah gue pergi sendiri aja gitu,tapi kalau mama papa nanya gimana coba." batin viona yang dari tadi sudah membuang wajahnya dari arah kevin
"ya udah deh gue pergi sendiri aja,nanti gue beri alasan apa ajalah sama papa ama mama,susah susah amat.
"eh kenapa,gue perhatiiin dari tadi bengong aja,kesambet lo nanti ." tanya kevin langsung setelah selesai dengan makanannya.
mendengar suara kevin membuat lamunannya buyar.
sontak ia langsung melihat kearah suaminya itu
"ngg..ngak,siapa yan melamun." elak viona
kevin sedikit tersenyum melihat wajah cantik viona yang terlihat imut pagi ini.
entah kenapa
"oke ,kalau gitu gue duluan,lo bawa motor sendirikan kesekolah, sekarang gue buru buru ada piket osis ,inget lo jangan sampai telat ya." ucap kevin memperingatkan viona.
"mmmmmmm ." jawab viona.
"kevin mengambil tas yang diletakkan disampingnya berdiri dan langsung pergi .
viona yang masih duduk dengan melipat tangan diatas meja hanya memperhatikan langkah kevin dari belakang sampai ia keluar dari rumah.
"lah tumben tuh orang ngomong,biasanya nggak pernah gitu, habis itu pamit lagi ama gue,biasanya dingin nggak mau bicara ama gue , kecuali ngomel kalau gue telat bikin sarapan." viona begitu aneh dengan sikap kevin pagi ini.
"apa jangan jangan dia yang kesambat kalik ya." berbicara sendiri sambil menaikkan kedua alisnya untuk berpikir.
selesai sarapan dan mencuci piring kotor, viona pun bergegas keluar rumah, menaiki motor sportnya yang sudah selesai dipanaskan dari tadi pagi dan melajukannya kesekolah.
.
.
.
.
.