NovelToon NovelToon
Raihan Si Pria Arrogant

Raihan Si Pria Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: ainuncepenis

Sebelum membaca novel ini dipersilahkan dulu membaca novel yang berjudul sahabatku menghancurkan hidupku dalam 1malam.

Kalian akan mengetahui kisahnya dari sana terlebih dahulu.

Raihan merupakan anak dari CEO Perusahaan Adbver E-Group. Raihan akan memimpin Perusahaan itu setelah lama tinggal di Luar Negri.

Karena paksaan dari mamanya. Raihan akan kembali ke Indonesia dan memimpin Perusahaan dengan peraturan yang baru. Dengan keangkuhannya dan sifatnya yang Arogant.

Lalu bagaimana menjalani hidupnya di perusahaan dan akan sering bertemu dengan Nayra masa lalunya. Wanita yang selalu di hindarinya.

Kita akan melihat perjalanan cinta Raihan dan Nayra yang sangat rumit dan banyak cobaan.

Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 21

Nayra benar-benar bingung melihat keberadaan Raihan di Apertemennya. Pria itu duduk dengan santainya, matanya yang lelah menatap Nayra.

" Apa yang kamu lakukan, bagaimana kamu bisa masuk?" tanya Nayra sekali lagi.

" Selagi Apertemen ini, milik keluarga Wijaya, itu sangat mudah untukku masuk, tanpa harus permisi," ujar Raihan dengan santai, lalu beranjak dari duduknya.

" Keluar kamu dari sini, kamu tidak bisa masuk seenaknya kedalam rumah orang lain," usir Nayra. Raihan malah tersenyum miring.

" Ini bukan rumah orang lain. Ini adalah Apertemen keluargaku. Jadi wajar saja aku pergi berada di sini," ujar Raihan melangkah mendekati Nayra.

" Mau apa kamu?" tanya Nayra yang melihat Raihan semakin mendekatinya,

" Keluar kamu, jangan kurang ajar kamu berbuat sesuakamu di dalam rumah ku, keluar," Teriak Nayra menunjuk arah pintu.

"Jangan terlalu galak kepada atasanmu," sahut Raihan dengan santai.

" Kau bukan atasanku," sahut Nayra membantah.

" Aku bisa memberimu hukuman, jika kau berani kepadaku," ancam Raihan.

" Ini bukan kantor, jadi kita tidak ada urusan apa-apa. Aku bisa melakukan apapun di dalam rumahku. jadi ku minta pergi sekarang juga sebelum..."

" Sebelum apa?" sahut Raihan memotong pembicaraan Nayra. Nayra dan Raihan sudah semakin dekat.

Nayra bisa mencium bau tidak enak. Jika Raihan sedang mabuk. Nayra mengendus sedikit mencium bau alkohol yang sangat menyengat.

" Kau menjadi galak, ketika sudah bersenang-senang dengannya," ujar Raihan membuat Nayra bingung.

" Pergi dari sini," Nayra menarik baju Raihan untuk mengusirnya dari rumahnya.

" Santai, kau tidak bisa mengusirku, ini Apertemen milik keluarga ku, jadi kau tidak bisa mengusirku," ujar Raihan dengan tegas.

Nayra menutup hidungnya dengan jarinya. Karena bau alkohol semakin menyengat. Raihan benar-benar mabuk berat, berjalan pun Raihan sudah sempoyongan. Mata indah itu juga terlihat kosong.

" Pergi lah, kau sedang mabuk," ujar Nayra.

" Tidak, itu hanya perasaan mu saja, aku tidak mabuk," elak Raihan padahal benar dia sedang mabuk berat.

" Aku peringatkan sekali lagi, Sebaiknya kau pergi dari sini, sebelum aku menelpon mamamu. Dan Tante Zira akan menyeretmu keluar dari rumahku," ancam Nayra dengan tegas.

Nayra sudah habis kesabaran. Mungkin cara untuk mengusir Raihan yang masuk sembarangan hanya dengan Zira.

Raihan menyunggingkan senyumnya mendengar ancaman Nayra yang begitu serius. Tetapi terlihat sangat menggemaskan.

" Oh iya kau ingin mengadu kepadanya, sepertinya kau sangat dekat dengannya. Sehingga membuatmu mengandalkannya, telpon saja aku tidak takut," tantang Raihan tersenyum miring.

Nayra yang semakin kesal dengan Raihan langsung mengambil ponselnya, dan tidak main-main dia langsung memencet nomor Zira.

Raihan membuang napasnya kasar melihat Nayra yang benar-benar melakukannya, dengan cepat Raihan mengambil ponsel Naira.

" Kembalikan," pinta Nayra dengan menatap horor.

" Tidak akan," sahut Raihan.

" Kembalikan aku bilang!" ujar Nayra lagi mencoba mengambil dari Raihan, tetapi Raihan menyembunyikan di punggungnya.

Nayra terus berusaha mengambil ponselnya yang di pegang Raihan. Tangan Raihan terus berada di belakangnya memegang ponsel Nayra agar Nayra tidak menelpon mamanya.

Nayra tidak sadar jika dia sangat dekat dengan Raihan, bahkan Nayra seperti memeluk Raihan, merekapun akhirnya saling beradu pandang. Bola mata itu seakan saling berbicara.

Nayra mengalihkan pandangannya dan beralih ke belakang Raihan untuk mendapatkan ponselnya. Meski mabok Raihan dengan sigap mengelak. Terus berusaha menjauhkan ponsel itu dari Nayra.

" Kembalikan, apa maumu sebenarnya?" tanya Nayra menekan suaranya dia benar-benar kehilangan kesabaran terhadap kelakuan Raihan. Raihan benar-benar mempermainkannya.

Raihan tidak menjawab bahkan mengangkat tangannya keatas, dengan tinggi agar ponsel itu tidak bisa di raih Nayra. Karena Nayra hanya sedada Raihan saja.

" Kau sungguh keterlaluan, kembalikan," Nayra. berjinjit meraih ponselnya yang masih di pegang Raihan. Raihan tidak mau mengalah dan membuat ponsel itu semakin jauh keatas.

Naira terus berusaha berjinjit menurunkan tangan Raihan, dan bahkan menarik bajunya merebut miliknya kembali.

Pada akhirnya kaki Raihan tertabrak ujung sofa dan tidak bisa menjaga keseimbangan. Raihan menarik pinggang Nayra dan akhirnya mereka jatuh bersama di atas sofa.

" Ahhhhhh," teriak Nayra.

Brukkkk akhirnya Nayra jatuh ke atas tubuh Raihan. Sekarang tubuh Nayra sudah berada

di atas tubuh Raihan.

Raihan dan Nayra saling adu pandang, mata Nayra melihat mata Raihan yang juga menatapnya dengan tatapan yang penuh arti. deru napas mereka saling bertautan. Debaran jantung ke-2 pasangan itu semakin tidak beraturan. Wajah mereka tidak ada jarak sama sekali.

" Kau," desis Nayra yang kesal dan ingin bangkit, Raihan menahan pingngangnya tidak membiarkannya pergi begitu saja, malah menguncinya di dalam dekapannya.

" Lepaskan aku!" ujar Nayra berusaha melepaskan dirinya.

Satu tangan kokoh Raihan tetap memegang pinggang Nayra. Sementara yang satunya sudah membelai rambut Nayra yang menutupi wajahnya.

" Berapa banyak yang kau dapatkan uang darinya sehingga perawatan mu berhasil dan membuatmu secantik ini," ujar Raihan memuji Nayra. Tetapi kata-katanya sangat menyakitkan.

" Jangan sembarangan kalau bicara, aku tidak pernah menggunakan uang siapapun, untuk memenuhi hidup dan kebutuhanku," sahut Nayra kesal.

Raihan mengendus mendengarnya. Dia seperti mengejek perkataan Nayra.

" Benarkah, kau sangat pintar bersandiwara, aku mengira manusia semakin besar akan semakin baik. Tetapi ternyata tidak, kau semakin dewasa semakin pintar berbohong. Aku punya kenalan sutradra, apa kau ingin aku mengenalkannya denganmu. Menyuruhnya menjadikan mu artis, soalnya kamu punya bakat untuk berakting dari pada untuk menjadi sekretaris," ucap Raihan sinis dengan penuh sindiran.

dan sekarang tangannya mengusap lembut pipi Nayra. Seakan menikmati wajah Nayra dan aroma farfum rose yang tidak pernah berubah.

" Aku tidak butuh saran mu, gunakan saja teman mu itu, mencarikanmu Dokter, agar sarafmu di perbaiki. Agar tidak suka berbicara sembarangan," sahut Nayra dengan sinis.

" Nara, kenapa kamu menjadi galak sekarang," ujar Raihan.

" Jangan menyebutku dengan panggilan itu, aku sangat tidak menyukainya," sahut Nayra yang tidak ingin jika Raihan memanggilnya dengan nama itu. Nama di masa lalunya.

" Kenapa, apa dia sudah memiliki panggilan kesayangan untukmu?" tanya Raihan ingin dengan suara beratnya.

" Bukan urusanmu, menyinggirlah dari ku, " ujar Nayra berusaha melepaskan diri.

" Sekarang kamu sok, jual mahal, apa jual mahal ini, juga adalah caramu. Kamu memang sangat pintar bermain drama, aku akan menjadikan mu aktris terkenal, karena bakatmu yang penuh sandiwara," ujar Raihan lagi terus membelai pipi Nayra dengan jarinya.

" Jangan menyentuhku," desis Nayra menepis tangan Raihan. Raihan melihat penolakan itu hanya tersenyum.

" Ada apa denganmu Raihan," batin Nayra.

" Ayolah jadilah aktris, aku akan membuatmu menjadi terkenal. Tetapi bermalamlah denganku," ujar Raihan dengan senyum nakal, menatap wajah Nayra dengan tatapan menginginkan.

" Tutup mulutmu, kamu cari saja pelacur di luar sana, bukan aku," sahut Nayra kesal menekan suaranya

" Ada apa denganmu, kenapa kamu jadi marah," ujar Raihan.

" Kau sedang mabuk, jadi Menyinggirlah dari ku," ujar Nayra semakin merasa pusing karena alkohol yang sangat menyengat.

" Aku sadar Nara, aku tidak mabuk. Sebaiknya kamu jangan sok jual mahal, di luar sana banyak wanita yang memohon kepada ku. Menikmati semua yang aku berikan. Dan kamu sangat special, aku khusus menawarkan untukmu," ujar Raihan dengan suara beratnya menahan hasrat ditubuhnya. Nayra benar-benar membuatnya gila. Ditambah pengaruh alkohol yang sangat banyak masuk kemulutnya.

" Tapi aku tidak butuh tawaranmu, menyinggir dari ku," Nayra memukul dada Raihan dan menekannya sedikit agar dia bisa lolos.

...Bersambung........

1
Dyah Oktina
hah...tegang.. hampir dara ada yg nemukan.. eh.. ngak jadi.. kasihan dara.. 😢
Dyah Oktina
emang perutnya ngak sakit ...kan baru brp hari oprasi pasca d tusuk bertubi sama c keran.. 🤭
Dyah Oktina
ada yg ketembak kah???itu bunyi nya doooorrrrrr... kla meledak duaaaarrrrrrrrr 🤭
Dyah Oktina
iya lah..udah pasti..kamu menyakiti hati anakmu della....dah tahu angga punya pacar..apa pun kelakuan pacarnya angga.. juga status rahasianya
Dyah Oktina
kesintingan...maksutnya...????🤔
Dyah Oktina
vira...kamu ya...bener2 orang ngak tahu diri.. dah banyak d bantu sm dara d tampung d apartemen nya..masih aja jahat ke dara..hanya krn dara sm sony masih saling cinta.. walau kamu emang jd korban sony juga mama angkatmu.. ikhlas aja ..kenapa sih...dasar ..emang didikan mamah mu yg jahat jd jahat terus..
Dyah Oktina
pakai bingung kan dah tahu mamamu ngak suka sama karen..kamu juga lagi pdkt lagi sm della..ngapain mau ngajak karen.. dasar plinplan....aneh
Dyah Oktina
mendorong atau menjalankan kursi rodanya nih thor...kla mendorong berarti della sdh bisa jalan
Dyah Oktina
hah...diki...anaknya dion?????
Dyah Oktina
nah kan ketempuhan.. kla nnt dah nikah ngak bahagia kamu juga yg d salahkan loh dara..
Dyah Oktina
wah....kamu jahat ternyata ya...karen!!!
Dyah Oktina
iya ...emang kamu bodoh sony.. makanya ngak berjodoh dgn dara ..yg cinta nya tulus padamu...emang jodohmu cocoknya dgn vira sama2 kacau ...😁
Dyah Oktina
akhir nya. ... adem bacanya.. mudah2an bahagia terus ya carey..
Dyah Oktina
ngigau sampe carey panas... apa vira yg d igau dion...wah emang parah ya ..dion cinta sm vira...sampe sigitunya kalian ber2
Dyah Oktina
blm boleh berhubungan intim ya.. harus tunggu 40hr
Dyah Oktina
icu apa igd nih...atau juga ruang operasi?
Dyah Oktina
kok ponakan sih thor... kan amira cucunya zira... 😁😁😁
Dyah Oktina
kla d bilang sakit... kok jauh banget ya typo mu.. jd kasir thor.. 🤭😁😁
Dyah Oktina
iya dara sibuk ngurusin orang.. kapan ngurus dirimu sendiri.. lagian apa kamu ngak kerja.. ngak ada d singgung kegiatan dara thor
Dyah Oktina
iya ...istri mana yg ngak cemburu kla suaminya terus memikirkan wanita lain.. kenapa ngak nikah aja sama wanita itu.. jd ikut kesel sama dion ..ngak punya rasa empati bener sama istrinya...kasihan carey
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!