NovelToon NovelToon
Cerai Boleh! Harta Harus!

Cerai Boleh! Harta Harus!

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Lansia / Pelakor jahat / Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh
Popularitas:21.8k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"A...aku hanya ingin kamu bahagia, menikahlah dengannya. Aku bersedia berpisah..."

Tatapan suaminya yang pada awalnya penuh amarah menjadi penuh rasa iba."Aku rasa tunjangan perlu di revisi."

"Dia muda dan cantik, kamu berhak mendapatkan yang lebih baik. Hanya saja foto pernikahan boleh untukku? Aku hanya ingin mengenang saat kita susah dan senang bersama-sama."

Sang suami kembali tertegun, menelan ludahnya."Aku akan menambahkan satu villa lagi dalam pembagian harta nanti."

Sementara putranya, berbisik kepada ibunya."Bagus ibu, manipulasi rasa bersalah Ayah. Agar kita mendapatkan lebih banyak hartanya lagi."

***
Ayu Ningsih merupakan istri sekaligus ibu rumah tangga yang baik. Memiliki seorang putra yang begitu cerdas.

Suaminya datang, mengatakan bahwa selingkuhannya hamil dan ingin menceraikan istrinya.

Ayu Ningsih, pada awalnya marah, tapi putranya memberikan gagasan yang lebih bagus."Cerai Boleh! Harta Harus!"

Ibu dan anak yang ingin memiskinkan pasangan selingkuh itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menantu

Sang ibu berbisik kepada putranya. “Semua kendali atas keuangan rumah ini ada di tangan ayahmu. Kita hanya harus berpura-pura lemah. Jangan tunjukkan kita bisa melawan atau kita kuat.” 

“Cerai boleh! Uang harus!” Putranya berbisik kepada ibunya. 

Ibu dan anak ini sudah mencapai kesepakatan. Permainan di mana ayahnya selama ini menjadi kepala keluarga yang mengendalikan keuangan. Kini, ketika ayahnya berselingkuh, satu-satunya jalan agar mereka berjaya adalah memeras ayahnya sampai kering. 

“Apa yang kamu lakukan!?” Suara bentakan dari Dani terdengar. 

“Wanita tua ini berkata kalau dia sudah mendapatkan uang kompensasi darimu, dia akan mencari pria yang lebih muda. Katanya kamu sudah tua dan alot! Dia yang berkata seperti itu!” Siska menunjuk-nunjuk ke arah Ayu yang masih jatuh tersungkur. 

Air mata Ayu mengalir, menunduk bagaikan seorang wanita yang tidak berani berbuat apapun. Virgo membantu ibunya bangkit, berucap begitu pelan dan lirih.

“Aku juga tidak tahu apa-apa. Tiba-tiba saja Siska datang, mengatakan kalau dia hamil anak ayah. Aku dan ibu sudah tidak apa-apa, kami hanya ingin kebahagiaan ayah…” ucap Virgo pelan, tidak melawan seperti dulu. Seperti saat menyembunyikan perselingkuhan ayahnya. Berusaha tidak membuat konflik agar ibunya tidak diceraikan. 

Tapi kali ini Virgo akan mengikuti rencana ibunya. 

“Virgo…” Ayu tersenyum lembut kepada putranya, kemudian menggeleng pelan. Wajahnya yang sedikit keriput, air matanya yang mengalir di pipinya. Benar-benar ucapan lirih kepada putranya.”Virgo, tidak usah dijelaskan. Ibu tidak ingin merusak hubungan ayahmu dengan pujaan hatinya.”

“Tapi Ibu hanya berkata akan merestui hubungan mereka. Wanita itulah yang tiba-tiba marah dan mendorong ibu. Kenapa aku tidak boleh menjelaskannya pada Ayah?” Tanya Virgo menghapus air matanya sendiri. 

Ayu hanya menggeleng.”Karena itu akan merusak kebahagiaan ayahmu nanti…” 

Satu kalimat sederhana bagaikan ribuan penjelasan. Satu kalimat sederhana yang bagaikan sebuah hasutan bagi Dani. Memang Ayu sudah menyerah, benar-benar tidak menuntut apapun. Ikhlas demi kebahagiaannya. 

Tapi kenapa Siska malah datang pamer dan ikut campur. 

“Siska…Ayu sudah bersedia untuk mengalah!” Dani meninggikan nada bicaranya. 

“Bersedia untuk mengalah? Dia bersedia untuk mengalah!? Kamu mau menambahkan uang kompensasi untuknya. 100 juta saja sudah terlalu banyak!” Siska malah menekankan kata-katanya. 

Sedangkan Ayu mendekat, kemudian menggeleng.”Kalau hanya karena aku, kalian jangan bertengkar lagi. Aku tidak akan menuntut terlalu banyak. Aku sudah katakan 100 juta itu terlalu banyak. Aku hanya ingin kalian membangun rumah tangga yang baik. Biarlah aku berusaha untuk hidupku sendiri, walaupun dari dulu aku dan putraku ini sakit-sakitan. Tapi kami pasti bisa bertahan.”

Bagaikan pedang yang tertancap menusuk dada Dani. Dirinya kembali menatap penuh iba kepada istrinya. Atau lebih tepatnya seseorang yang akan menjadi mantan istrinya. 

Bagaimana bisa dirinya bertindak seperti ini? Bagaimana bisa semuanya begini. Mereka berhak mendapatkan kehidupan yang baik. 

Apalagi memang benar, kondisi fisik putranya memang terkadang sering sakit-sakitan. Ayu juga sering mengeluh tentang sakit kakinya. 

“Aku yang memutuskan menambahkan uang kompensasi perceraian. Bukan Ayu dan Virgo yang meminta. Mereka berhak mendapatkannya. Siska…bagaimanapun Virgo adalah darah dagingku.” Dani mencoba menenangkan selingkuhannya. 

“Kalau dia darah dagingmu, lalu yang ada di perutku ini apa!? Apa yang ada di perutku ini bukan darah dagingmu!?” Siska sama sekali tidak mau mengalah. 

Semakin keras membentak, semakin tinggi nada bicaranya. Semakin senang ibu dan anak ini dalam hatinya. Mereka akan merubah sudut baik dan jahat di dalam pikiran ayahnya. 

Inilah yang namanya pencucian otak.

“Siska…tentu saja yang ada di perutmu juga darah dagingku. Karena itu aku rela bercerai dengan istriku. Aku akan selalu menjaga dan membahagiakanmu.” Dani berusaha keras untuk mengalah. 

“Benar Siska, ayahku begitu mencintaimu. Yang ada di perutmu juga adalah adikku, Aku tidak akan iri atau bagaimanapun. Itu semua karena…walaupun Ibu dan ayahku bercerai. Aku akan menganggapmu sebagai ibu tiri…keluarga jauhku.” Pemuda yang berucap begitu pelan, wajahnya bagaikan mengundang rasa iba. 

Tapi sebenarnya bagi Siska itu adalah sebuah penghinaan.”Cepat putuskan hubunganmu dengan keluargamu! Kalau tidak lebih baik aku pergi dengan anak ini!” 

Wanita yang menghentakkan kakinya kesal. Melangkah meninggalkan rumah besar itu. Mbak kanakan Siska dapat menebak, Dani akan berlari menyusulnya. 

“Kejar dia, dia masih terlalu muda. Sangat wajar emosional, kamu harus banyak-banyak mengalah. Agar rumah tangga kalian tetap utuh nanti.” Ayu menepuk pelan bahu suaminya, terlihat begitu penyabar. 

Terlihat cinta mati pada Dani. Bagaimana bisa ada orang yang memiliki hati malaikat seperti ini? Ketika suaminya selingkuh, malah menyuruh bersabar dan mengalah kepada selingkuhannya. 

“Aku janji…akan merevisi semuanya. Memberikan pembagian uang yang adil untuk kalian.” Dani memegang jemari tangan Ayu. 

Sedangkan Ayu masih berusaha untuk tersenyum. Wanita yang mengangguk pelan.”Susul lah dia…”

Dani melangkah pergi, menengok sekitar tiga kali ke belakang. Hingga pada akhirnya menutup pintu dari rumah besar itu. Meninggalkan istri dan anaknya kembali. 

Ketika, mereka sudah pergi…

Maka ekspresi ibu dan anak itu kembali seperti semula. 

“Ibu, dia benar-benar wanita tidak tahu malu. Sudah merebut suami orang lain, tapi masih berani datang pamer ke tempat ini.” Virgo menghela nafas beberapa kali. Memendam rasa kesalnya pada ayah kandungnya sendiri. 

“Dia masih terlalu muda. Kelebihannya hanya bentuk tubuhnya yang bagus, dan wajahnya yang masih kencang. Tapi jika perilakunya seperti itu, berapa lama ayahmu akan bertahan?” Tanya sang ibu kepada putranya. Kembali duduk begitu santai. 

“Ibu bermaksud untuk kembali dengan ayah?” Virgo menyipitkan matanya. 

“Tidak! Jika aku kembali dengan ayahmu, itu sama saja mencari jalan kematian. Aku harus dihantui ketakutan setiap hari. Dihantui ketakutan Jika dia tiba-tiba berselingkuh, kemudian mendepakku tanpa harta gono gini. Lebih baik peras sekarang…” sang Ibu tersenyum, melirik ke arah putranya sendiri. 

“Kalung yang dipakai oleh wanita itu nilainya milyaran. Sedangkan perhiasan yang Ibu punya, jika ditotal paling nilainya sekitar 70an juta. Ayah begitu pelit padamu…” sindir sang anak. 

“Karena itu kamu harus berjuang. Sebelum perceraian berakhir, ketika kamu masih berada di perusahaan. Walaupun kamu hanya staf biasa, tapi ambil alih orang-orang yang paling berbakat di perusahaan. Cari nomor kontak investor sebanyak-banyaknya, jalin hubungan baik dengan klien perusahaan. Waktu kita tidak banyak. Nanti uang hasil pembagian harta, kita akan gunakan untuk merintis perusahaan baru. Menghancurkan perusahaan ayahmu…” 

Sang Ibu kembali menikmati tehnya. Sungguh perubahan karakter yang benar-benar drastis. 

Biasanya sang Ibu hanya berkutat dengan bumbu-bumbu dapur. Ketika dirinya atau ayahnya sakit akan merawatnya sepenuh hati. Terlihat bagai ibu rumah tangga yang lembut. Tapi begitu sudah diganggu, Jangan harap dapat lepas dari gigitannya. 

“Ibu…Bagaimana kalau ibu mencari suami baru?”

Pertanyaan dari putranya, membuat sang ibu yang tengah menyeruput tehnya terbatuk-batuk.”Bukan aku yang seharusnya menikah lagi! Seharusnya kamu yang mencarikan ku menantu!” 

1
yesi yuniar
akhirnya... selesai sudah hubungan ayu dan dani
yesi yuniar
semangat ayu... ayo segera dilajut hubungannya dgn arkan
Nur Halida
iri..???/Tongue/
Fa'iqoh Siti Elok
iya aku udah punya si botak
Fa'iqoh Siti Elok
ditunggu aja ini mah
Fa'iqoh Siti Elok
dor
Fa'iqoh Siti Elok
mulai goyah
Fa'iqoh Siti Elok
di hotel
Fa'iqoh Siti Elok
Siska lagi asik goyang dumang
nur
akhirnya cerai juga
Nurminah
pelakor kan cuman modal ngangkang emang bisa yg lain
nur
jansen mah aslinya ogah jg itu
nur
syukurin km dan
nur
pusing2 dah dani
Nur Wahyuni
Siska membuka kedoknya sendiri di hadapan dani.. mesti abis ini dani tanya2 sama siska😄
Nur Wahyuni
naahhh apa kabar dani klo tau Siska punya banyak pacar😄😄
Nur Wahyuni
mesti Siska datang krn dani bawa tas baru buat dia 😄😄😄
Nur Wahyuni
jangan mau yu klo disuruh jaga mak Lampir lagi.. siapa dia..
Nur Halida
good👍👍👍
Nur Wahyuni
sukurin sukurin.. makan tu calon menantu pinter, s1, cantik... makan tu semua😄.... nanti nambah 1 penyakit lagi ibunya si dani, darah tinggi sama jantung😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!