NovelToon NovelToon
Karang Hitam

Karang Hitam

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / Menikahi tentara
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Berawal dari petaka sebuah konser band terkenal, seorang gadis harus membuatnya menerima reward besar karena baru putus cinta. Gadis itu tidak tau bahwa dirinya sedang di kerjai teman kuliahnya hingga membuat seorang Letnan terkena imbasnya.

Disisi lain, akibat petaka tak sengaja, sang Letnan terpaksa harus menanggung akibatnya. Bukan hal mudah menaklukan hati pria yang ternyata adalah Abang dari gadis tersebut, namun pada kenyataannya, lebih sulit menaklukan gadis yang tiba-tiba masuk dalam hidupnya tanpa permisi, apalagi jejak kehidupannya kini di mulai pada wilayah dengan resiko yang cukup tinggi, wilayah yang bisa di katakan rawan, KARANG HITAM.

KONFLIK.. Harap SKIP bagi yang tidak bisa ber KONFLIK.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Mandat.

Suasana kembali hening setelah ucapan pedas itu meluncur dari mulut Bang Reigar. Kata-katanya terasa seperti pisau yang berputar perlahan, menusuk tepat ke titik terlemah hati Bang Riegan. Ia tidak menjawab lagi, hanya menunduk dalam, bahunya sedikit bergetar meski ia berusaha menyembunyikannya. Tekanan yang datang bertubi-tubi—dari pengakuan masa lalunya, keraguan keluarga istri, hingga syarat berat yang ditetapkan Bang Riegan, ia mulai meremas dadanya perlahan namun pasti.

tok.. tok.. tok..

"Selamat siang komandan, ijin menghadap..!!"

Bang Riegan beranjak dari duduknya, ia membuka pintu depan rumahnya. "Ada pancaran?" Tanyanya santai pada ajudan yang menghampirinya.

"Siap. Danton tidak monitor info, ada pertemuan di aula siang ini..!!"

Mendengarnya, Bang Riegan pamit untuk pergi.

...

Akan di adakan konser besar di kota. Karena baru pertama kali ini terjadi, pihak penyelenggara meminta tambahan bantuan keamanan.

"Kawal dari pihak pusat, ada Letnan Hernando." Kata Danyon menjelaskan pada semua anggotanya.

Setelah mendengar penjelasan tersebut, Bang Riegan menghela nafas panjang. Sebenarnya, sejak hari itu, kehidupan Bang Riegan berubah drastis. Di setiap harinya, ia berusaha keras membuktikan setiap janjinya pada sang kakak ipar. Ia mengurus kebutuhan rumah tangga, menjaga Phia dengan sepenuh hati, sekaligus mempersiapkan tempat dan kebutuhan anak yang baru saja akan ia adopsi. Namun di balik semua itu, ia harus terus menghadapi pandangan dingin, pertanyaan menyudutkan, dan pengawasan ketat dari Bang Reigar yang seolah tidak pernah puas dengan segala usaha kerasnya.

Tekanan itu berlangsung hingga kini. Mulai dari saat itu, tidur Bang Riegan mulai terganggu, malam yang tenang sering membuatnya terbangun dengan jantung berdebar kencang, pikirannya terus berputar memikirkan tanggung jawab dan ancaman yang menghantui. Nafsu makannya berkurang drastis, wajahnya yang biasanya terlihat segar mulai pucat, matanya terlihat sayu dengan lingkaran gelap di bawahnya yang banyak orang tidak menyadari. Sang istri sering memergokinya memegang dada sambil menarik napas panjang.

Tubuh Bang Riegan mungkin nampak gagah dan kuat, namun kenyataan tidak bisa terus membohongi diri. Dalam pertemuan itu, tiba-tiba pandangannya berkunang-kunang. Kepalanya terasa berputar hebat, dadanya terasa sesak seolah terhimpit benda berat. Ia berusaha memegang sandaran kursi, namun kekuatannya seketika menghilang. Tubuhnya lemas, ia terkulai begitu saja.

"Dantoooonn..!!!"

...

Sore itu Bang Riegan tersadar, matanya mulai mengerjab menyesuaikan dengan cahaya lampu ruang kesehatan lapangan. Samar ia sedang mendengar seorang pria dengan postur tinggi gagah penuh wibawa sedang berbincang dengan beberapa orang di luar ruangan, termasuk dua ajudannya.

"Jawab jujur, apa sejak kedatangan Danton kalian disini, kalian melihat ada hal yang tidak biasa terjadi..!! Kalian ini ajudan tapi tidak peka dengan keadaan Danton kalian sendiri." Tegur keras pria tersebut.

Bang Riegan ingin menyapanya, tapi untuk bersuara pun rasanya masih sangat berat hingga tak sengaja tangannya menyenggol gelas di atas nakas.

Pyyyrr..

Suara itu menyentak, Letnan Hernando. "Apalagi, ini. Apa dia sudah sadar." Gumamnya sambil melangkah masuk ke dalam ruangan. Pecahan gelas sudah berserakan di lantai.

Benar saja, Bang Riegan sudah membuka mata. "Kapan kau datang?" Sapanya.

"Tolong bantu bereskan, ya..!!" perintah Bang Hernando lalu terfokus pada sahabatnya.

"Waktu kau ambruk tadi." Jawab Bang Hernando kemudian.

Bang Riegan tersenyum tipis di balik wajah pucatnya. "Saya mau bicara..!!"

"Nanti saja, kamu tidak sadar dua jam. Saya sudah perintahkan ambulans untuk bawa kamu ke rumah sakit......."

Tiba-tiba Bang Riegan mencekal legan sahabatnya. "Dengar kata saya........... Kamu harus dengar..!!!!"

Hingga mata mereka saling menatap.

...

Rumah sudah sepi saat Bang Riegan kembali pulang. Phia berjalan cepat menyambut suaminya pulang ke rumah.

"Ada rapat apa?? Kenapa lama sekali???" Tanya Phia.

"Rapat pengamanan konser di kota dua hari lagi. Konser besar karena ada artis ibu kota datang pertama kali." Jawab Bang Riegan.

"Band??? Siapa??" Tanya Phia semakin penasaran. Ia memang sangat menyukai konser musik.

"Ghabah band dan tum band. Kenapa?? Mau lihat??"

Phia melotot mendengarnya, tapi kemudian mengangguk cepat.

"Dua hari lagi, kamu ikut Abang."

\=\=\=

Sosok Letnan Hernando dikenal luas di lingkungan dinasnya sebagai cerminan dari Bang Riegan sendiri, bahkan banyak yang mengatakan dirinya lebih keras dan kaku.

Postur tubuh sang Letnan tinggi tegap, dadanya bidang, hidungnya mancung, raut wajahnya selalu datar tanpa ekspresi. Mata elangnya begitu tajam mengamati sekeliling seolah selalu mencari setiap celah titik masalah.

Jarang sekali orang melihatnya tersenyum. jika ada, itu hanya senyum tipis yang terasa lebih menakutkan daripada diam. Ia berbicara secukupnya, nada bicaranya tegas dan dingin, tidak pernah bertele-tele, dan memegang disiplin setinggi langit.

Namun, di balik tembok ketegasannya itu, hal yang paling parah adalah.. Pria tersebut tidak pernah 'berurusan' dengan makhluk berjenis 'betina'. Ia seperti menaruh antipati pada sosok yang di anggapnya terlalu rumit lagi merepotkan. Bahkan menikah pun jauh dari impiannya. Yang ia tau dalam pikirannya hanya bekerja keras dan... Baku hantam.

Hari ini adalah hari pelaksanaan konser. Suasana kota dipenuhi keramaian, lampu sorot menyala terang, suara musik dan sorak penonton memenuhi udara. Sebagai pengawas utama dari pihak pusat, Hernando berdiri di pos pengamanan paling strategis, memantau setiap sudut dengan pandangan waspada. Ia mengenakan seragam lengkap, badannya tegak tak bergeming, membuat siapa pun yang lewat segan untuk mendekat tanpa keperluan penting yang mendesak.

Tak lama kemudian, ia melihat Bang Riegan datang ditemani seorang wanita yang berjalan di sampingnya dengan anggun. Wanita itu mengenakan pakaian sederhana namun rapi, wajahnya berseri-seri, matanya berbinar di antara keramaian penonton.

Seketika arah mata Bang Hernando tanpa sengaja tertuju padanya, detak jantungnya yang selama ini teratur dan tenang seolah terhenti sekejap. Pandangannya yang biasanya tajam dan dingin kini terasa terhenti, tak bisa beralih ke tempat lain. Ia melihat bagaimana Phia tersenyum saat mendengar suara musik, bagaimana ia menggoyang lembut lengan suaminya seraya merengek manja, jelas Phia merasa aman dekat dengan sahabatnya itu.

'Dia kah gadis yang kau ceritakan padaku beberapa hari ini?? Dia yang tanpa sengaja kau rusak. Dia sangat cantik, amat cantik dan tercantik yang pernah kulihat.'

Sesuatu yang aneh merayap masuk ke dalam dadanya, rasa hangat menyengat yang tak pernah ia rasakan pada gadis manapun sebelumnya. Kekakuannya perlahan meleleh, ketegasannya seolah luntur begitu saja hanya dengan melihat sosok gadis di samping sahabatnya itu.

"Astagfirullah hal adzim..!!" Bang Hernando segera menunduk, mengeratkan rahangnya, berusaha mengembalikan kendali atas kesadaran dirinya sendiri. Ia mengumpulkan seluruh ketegasan yang ia miliki, namun bayangan senyum Phia tetap terngiang di benaknya.

Bang Riegan menghampiri sahabatnya. "Saya minta tolong dan saya percayakan sama kamu. Ini rahasia, tidak boleh diketahui siapa pun, termasuk keluarga istriku sendiri..!!" ucap Bang Riegan, suaranya terdengar lelah namun penuh keyakinan.

"Kau gilaaa.. Pernikahan bukan permainan yang bisa kau atur seenak jidat..!!! Nggak usah macam-macam..!!" Suara Bang Hernando pelan namun penuh ancaman. Ia melangkah berlalu meninggalkan pria itu.

Secepatnya Bang Riegan meraih lengannya. "Tolong saya..!!"

Bang Hernando menepis kasar cengkeraman erat sahabatnya tapi sahabatnya itu tak mau melepasnya.

"Kau laki-laki paling b******n, paling b******k yang pernah saya kenal. Tapi saya paling percaya kau, Hernando." Kata Bang Riegan.

"Kau mampu lawan Abangnya, kan?? Kenapa tidak kau lakukan??????" Balas Bang Hernando.

Seulas senyum seolah mengunci segala rasa yang pernah ada. "Tapi Allah tidak bisa saya lawan. Ada anak yang harus di jaga dan di besarkan dengan cinta dan kasih sayang ayah ibunya. Saya mungkin tidak bisa mendengarnya memanggilku 'Ayah', tapi kau bisa."

Sekali lagi Bang Hernando menepis tangan tersebut. "Mabok c*u kau rupanya." Ujarnya geram kemudian melangkah menjauh.

.

.

.

.

1
Tanti
semangat Bang Hernan💪💪💪
Tanti
sakit terlalu dalam🥹🥹 ....dua²nya sama² ada rasa tp terbelenggu krn janji dan kekecewaaan🥹🥹

lanjut mba Nara👍👍
Maysuri
sakitnya sampai keubun"....
dyah EkaPratiwi
jangan menyuksa diri bang her
dyah EkaPratiwi
😭😭 sakit banget kalau dijawab gt bang hen
Maysuri
semaput y bang d tendang pusakanya am phia....😁😁😁
dyah EkaPratiwi
🤣🤣🤣
Ayu FazRina Satiasari
pria dingin dan kaku ..sekalinya jatuh Cinta....Posesif banget..💞💞💞😍 tp aku suka sosok bang hernando bertanggung jawab tanpa membuka jati diri sebenarnya sulthann🤭🤩🤩🤩💞
dyah EkaPratiwi
phia beneran jurusan kuliahnya?
Elly Maryani
bilang kembang mawar nanti dikasih mawar kuburan,,,diluar Nurul bang Nando ini
Tanti
🤣🤣🤣bener² bang Hernand...
Bang Jan...udah beri bang Hernad pencerahan tp knp jadinya kyk gini😄😄🤭

kocak ini ...lanjut mba Nara👍
Ayu FazRina Satiasari
wkwkwkwwkwkk.....benar2 di luar ekspektasi kejutannya inii....🤭😅
dyah EkaPratiwi
🤣🤣🤣 kog bisa kembang api bang hernand
Septi Astuti
🤣🤣 dancing flower🤭
Lola Maulia
🥰🥰🥰🥰🥰
Tanti
wiiiihhh....phia tryt udah dilamar... phia tetap semangat yaaa💪💪

lanjut mba nara🤭
Maysuri
pia knp begitu cepat kau berpaling...
dyah EkaPratiwi
lekas pulih phia
Septi Astuti: 😄kangen band mb ...lagi jadul🤭
total 3 replies
Tanti
Mantap Bang Hernando, phia seperti lihat fotocopy sifatnya Bang Riegan. semangat ya Phia💪💪
semangat jg buat mba Nara👍
Ayu FazRina Satiasari
aaaahhhhh d gantungin sama mban Author ini...🤭🤭🤭Semakinmpenasaran bingiits arahnya kmna inii😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!