NovelToon NovelToon
The Affair Mr. K

The Affair Mr. K

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang / Action / Selingkuh
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Bagi dunia luar, pernikahan Dr. Emmeline Valerio dan Edward Snowden adalah simbol kesempurnaan dinasti papan atas di Los Angeles.

Namun, di balik dinding mansion Snowden yang megah, pernikahan itu tidak lebih dari sebuah Janji memuakkan.

Puncaknya, harga diri Emmeline sebagai seorang wanita diinjak-injak ketika dia mendapati Edward membawa wanita selingkuhannya ke atas ranjang mereka.

Emmeline tidak menangis. Dia tidak mengemis. Sebaliknya, api dendam yang dingin menyala di dadanya. Dia memilih membalas dendam dengan menyerahkan tubuhnya pada masa lalunya: Kingdom Kyle Stone.

Kini, di antara ego suaminya dan gairah protektif sang mantan agen rahasia, Emmeline memilih untuk berdansa di dalam neraka yang dia ciptakan.

Happy reading 🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#20

Sinar matahari pagi khas Los Angeles menembus celah-celah gorden sutra di ruang VIP lantai tujuh.

Menghapus sisa ketegangan, drama manipulatif Edward, dan dinginnya tatapan Daddy Kensington dari malam sebelumnya.

Di dalam ruangan luas yang kini sewangi aroma mawar dan antiseptik itu, waktu seolah berjalan jauh lebih lambat.

Dr. Emmeline Valerio masih berbaring di atas ranjang king-size. Kepalanya bersandar nyaman di atas dada bidang Kingdom Kyle Stone yang telanjang. Detak jantung pria raksasa itu terdengar konstan dan menenangkan di telinganya.

Semalam adalah malam pertama setelah sekian lama Emmeline bisa tidur dengan sangat nyenyak tanpa bayang-bayang ketakutan akan ancaman Snowden.

Namun, kedamaian pagi itu terusik ketika Emmeline merasakan sesuatu yang hangat dan besar mulai bergerak di bawah selimut.

Tangan kekar Kyle yang dipenuhi bulu-bulu halus dan jaringan parut taktis merayap turun dengan sangat familier. Tanpa permisi, telapak tangan seukuran papan pencacah itu menyelinap ke balik piyama sutra yang dikenakan Emmeline, mendarat tepat di atas perut ratanya. Jemari besar itu mulai melakukan gerakan mengelus yang sangat lembut, konstan, dan posesif.

"Kyle... ini masih terlalu pagi untuk ritual konyolmu," bisik Emmeline dengan suara serak khas orang baru bangun tidur.

Dia mencoba menangkap pergelangan tangan Kyle untuk menjauhkannya, namun kekuatan fisik sang Alpha terlalu dominan.

Kyle justru mempererat pelukannya dari belakang, menenggelamkan wajah tegasnya di ceruk leher Emmeline. Napasnya yang panas dan beraroma mint segar berembus di kulit sensitif sang dokter, membuat Emmeline merinding seketika.

"Selamat pagi, Mommy nya anak-anak," gumam Kyle dengan suara bariton yang sangat serak dan terdengar luar biasa manja—sebuah sisi tersembunyi yang hanya dikeluarkan pria 190 sentimeter ini di depan Emmeline.

"aku sedang menyapa anak-anak di dalam sini. Mereka bilang mereka merindukan Daddy nya semalaman."

Emmeline memutar bola matanya, meskipun sudut bibirnya tidak bisa menahan senyuman geli. Dia berbalik, menghadap langsung ke wajah tampan Kyle yang kini tampak begitu santai dengan rahang yang belum dicukur, menciptakan kesan maskulin yang sangat seksi.

"Kyle Stone, berapa kali harus kukatakan? Di dalam sini belum ada pasukan anak-anak seperti yang kau bayangkan. Dan aku hanya ingin Satu janin!" Emmeline menekan dada Kyle dengan jari telunjuknya. "Lagipula, jahitanmu di paha baru selesai semalam. Bisakah kau fokus pada pemulihan kakimu daripada sibuk membuat fantasi mesum?"

Kyle tidak peduli. Dia justru menangkap jari telunjuk Emmeline, mengecup ujungnya dengan lembut, lalu menarik tubuh ramping Emmeline hingga menempel sempurna tanpa jarak pada tubuh masifnya.

"Satu janin itu hanya permulaan, Baby," bisik Kyle dengan binar mata kelam yang dipenuhi gairah purba seorang pria sejati. "Gen Valerio-mu yang indah dikombinasikan dengan kekuatanku... aku yakin sel-sel di dalam rahimmu sedang membelah diri dengan sangat agresif sekarang. Anak-anak Daddy harus banyak, agar nanti jika mereka besar, tidak ada satu pun bajingan seperti Edward yang berani mendekati Keluarga kita."

Tangan Kyle kembali turun, kali ini remasannya di pinggul Emmeline sedikit mengencang, membuat posisi mereka semakin intim di balik selimut.

"Lagipula, kakiku terluka, tapi bagian tubuhku yang lain masih berfungsi dengan sangat... luar biasa. Jika kau mau, kita bisa menambah satu atau dua janin lagi pagi ini sebelum perawat masuk."

"Kyle! Hentikan pikiran mesummu!" Emmeline memukul bahu kokoh Kyle dengan wajah yang kini sudah merah padam seperti kepiting rebus. "Kau sedang berada di rumah sakit, Tuan!"

Kyle terkekeh rendah, suara tawa yang begitu renyah dan penuh kemenangan. Dia sangat suka melihat ekspresi malu-malu dari dokternya yang biasanya selalu berwajah angkuh dan dingin di depan orang lain.

Bagi Kyle, menurunkan benteng pertahanan Emmeline adalah pencapaian terbesar dalam hidupnya, jauh lebih membanggakan daripada memenangkan seratus operasi hitam di medan perang.

"Baiklah, aku menyerah untuk sekarang," ucap Kyle manis, mengecup dahi Emmeline dengan penuh kasih sayang. "Tapi sebagai gantinya, kau tidak boleh meninggalkan ruangan ini seujung kuku pun hari ini. Temani aku."

Emmeline menghela napas, lalu menyandarkan dagunya di dada Kyle, menatap pria itu dengan tatapan mata yang melembut. "Kau tidak perlu memintanya, K. Aku sudah mengambil cuti mulai hari ini."

Alis tebal Kyle bertaut, sedikit terkejut namun matanya langsung memancarkan binar kepuasan yang absolut. "Benarkah? Dr. Emmeline Valerio yang gila kerja itu akhirnya mengambil cuti?"

"Ya," Emmeline mendengus pelan, jemari rampingnya memainkan ujung kemeja pasien yang dikenakan Kyle.

"Kondisi di luar sedang sangat ricuh karena ulah timmu semalam, dan rumah sakit ini dipenuhi jurnalis. Ditambah lagi... drama ayahku yang memintamu berdiri di depan altar dua hari lagi. Aku harus memastikan pasienku ini tidak merobek jahitannya sendiri karena terlalu banyak bergerak. Aku mengambil cuti untuk merawatmu, tahu."

Mendengar alasan itu, hati Kyle yang biasanya sekeras baja mendadak meleleh. Dia menarik Emmeline ke dalam dekapan yang sangat erat, seolah ingin menyatukan tubuh wanita itu ke dalam tulang-tulangnya.

"Kau adalah obat terbaikku, Emme. Berada di dekatmu membuat seluruh rasa sakit di kakiku hilang tak berbekas."

"Bualannya tolong dikurangi, Mr. Stone. Kau bisa bertahan semalam karena dosis tinggi obat penahan rasa sakit yang kusuntikkan, bukan karena aku," cibir Emmeline, meskipun dia tidak bisa menyembunyikan binar bahagia di matanya.

"Tidak, aku serius," Kyle menjauhkan sedikit tubuhnya, menatap Emmeline dengan intensitas yang teramat dalam dan serius.

"Enam tahun aku hidup di kegelapan, Emme. Membunuh atau dibunuh. Baru setelah aku menemukanmu lagi, dan berharap ada darah dagingku yang sedang bertumbuh di dalam perutmu... aku merasa memiliki alasan murni untuk selalu pulang dalam keadaan hidup."

Tangan Kyle kembali mengelus perut Emmeline, kali ini dengan kehangatan yang begitu tulus, membuat matanya yang biasa sedingin es tampak berkaca-kaca oleh emosi yang kuat. "Anak-anak... dan Kau. Kalian adalah duniaku sekarang."

Emmeline tertegun. Kata-kata romantis yang keluar dari mulut seorang komandan perang bertubuh masif itu terdengar begitu jujur dan menusuk tepat ke lubuk hatinya.

Pintu es di hati Emmeline yang selama ini membeku akibat pengkhianatan Edward, kini telah runtuh sepenuhnya, berganti dengan aliran rasa cinta yang menggebu-gebu untuk Kyle.

Emmeline tersenyum manis, dia menegakkan tubuhnya sedikit, lalu menangkup wajah tegas Kyle dengan kedua tangannya.

"Kalau begitu, berjanjilah padaku, Kyle," ucap Emmeline dengan nada yang sangat lembut namun penuh penekanan. "Jangan pernah abaikan keselamatanmu lagi. Dua hari lagi, di depan altar... aku ingin melihat seorang Kingdom Kyle Stone berdiri dengan gagah, tanpa rasa sakit, untuk mengucapkan sumpah suci di depan orang tuaku. Kau mengerti?"

Kyle menatap mata indah Emmeline, lalu sebuah senyuman yang penuh percaya diri terukir di wajah tampannya. Dia menangkap tengkuk Emmeline, menariknya ke bawah, dan membisikkan jawaban tepat di depan bibir ranum wanitanya.

"Jangankan dua hari, Sayang... besok pagi pun aku sudah siap berdiri untuk menyematkan cincin di jarimu dan membuang nama Snowden dari hidupmu selamanya."

Dan pagi itu, di dalam keheningan ruang VIP lantai tujuh, mereka kembali menyatukan bibir dalam ciuman yang hangat, manis, dan penuh gairah.

Sebuah awal baru yang bersih telah menanti di ujung fajar, dan Unit Wraith bersama Dinasti Valerio siap meruntuhkan siapa saja yang berani menghalangi takdir persatuan mereka.

1
nayla tsaqif
Bau2nya freya bkn gadis sembarangan,, mungkin ank konglo yg kabur / di culik pas kcl,, 🤭🤭 jodohnya ken kah,, jangan sampe ada cinta segi4,, 🤣🤣
nayla tsaqif
Tenang mom,, nanti jg di siapkan pawangnya masing2 untuk triple K sama othor,, 🤭🤭
nayla tsaqif
Cerita kaelix dulu kk,,! 😌
Ros 🍂: penasaran ya kak🤭
total 2 replies
Agus Tina
Lanjuut ... penasaran sama mantannya Mrs. Stone ...
Ros 🍂: Mantannya Siapa kak?
total 1 replies
Agus Tina
Bagus sekali ... alhirnya sang countess benar2 luluh
Ros 🍂: hehe iya kak🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Typo,, cucu audrey,, knp yara udah punya cucu,, 😌yara kan menantu audrey ipar emme,, 🤭
Ros 🍂: Author kacau kak🤣🤣 Lupaa 🤭🤭🙏🏻
total 1 replies
nayla tsaqif
Triplet ya thorrrr,, plisssss
Ros 🍂: sesuai request ya kak🫶🥰
total 1 replies
Dev..
istrinya Kensington kan Audrey thor🤔😅
Ros 🍂: asli Sampe lupa Kak 🤭🫶
total 3 replies
Dev..
Kensington kan thor..
Ros 🍂: ma'aciww ya kak komentarnya 🫶🥰
total 2 replies
Agus Hidayat
lanjut,kak kok Yara terus Audrey kak😍😍😍😍
Ros 🍂: kak, itu keliru sama ceritanya yang sebelah, hehe maaf Typo ya kak 🫶🙏🏻
total 1 replies
Agus Hidayat
kok Yara yg bener itu Audrey,Yara istrinya max menantunya ken🙏
Ros 🍂: maaf ya kak🤭 keliru 😭🤣🤣
total 1 replies
rachma yunita
lanjuuuuutt.. triple k
Ros 🍂: siap kak 🫶🙏🏻
total 1 replies
tri
lanjutin kak... saat anak2 mulai besar dan mengacau hahaha
Ros 🍂: Hahaha siap kak🫶🙏🏻
total 1 replies
Agus Tina
Bahagia sekali ... selamat mr and mrs. Stone
Ros 🍂: hheheh🥳🥳
total 1 replies
Mundri Astuti
pas dah sama kyle, satu militer tangguh, sebelahnya dokter bedah Badas euy
Ros 🍂: hehe sama-sama badas ya kak🤭
total 1 replies
durrotul aimmsh
i love your story kak...👍
Ros 🍂: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Kenapa mereka berdua tiba2 jd manusia bodoh🤣🤣🤣
Ros 🍂: kwkwk🤭🤣
total 1 replies
Agus Tina
Semogabtidak ada badai berati lagi yg menghampiri mereka ...
Ros 🍂: ma'aciww ya kak komentarnya 🫶
total 1 replies
Agus Tina
Suka sekali pasangan seperti ini badass ... bisan dg cerita laki2 power full pasangannya perempuan lembut yg gak bisa apa2 dan dari keluarga yg tidak punya apa2 ... 👍
Ros 🍂: ma'aciww ya kak
total 1 replies
Agus Tina
,syukaaa ... up banyak
Ros 🍂: Hihihi siap ya kak🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!