NovelToon NovelToon
Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Raja Tentara/Dewa Perang / Perjodohan
Popularitas:35.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

"Rin mau kemana? kenapa diam-diam membawa koper begitu?" Tanya Aga merasa curiga pada istrinya, mendadak istrinya pamit pergi, padahal dia baru saja pulang dari pasar. Arin diam saja dan tetap memasukkan kopernya ke dalam bagasi mobil. "Rin aku nanya sama kamu? Kalau mau pergi, aku antar" "Tidak perlu mas, di dalam masih ada tamu" "Tamu Istimewa" Imbuh Arin dalam hati. Arin menyerah. Sejak kecil dia sudah mengabdi di keluarga suaminya karena mereka telah di jodohkan sejak kecil. Arin kira pengorbanan dan kesabarannya akan membuat suaminya luluh, namun dia salah. Suaminya bahkan membawa wanita idamannya ke dalam rumah. Arin sudah tidak tahu apa yang ingin dia pertahankan di rumah ini, bahkan setelah satu tahun menikah, tak sekalipun dia di sentuh. "Tunggu aku sebentar, keluarkan kopermu. Masukkan ke mobil ku, aku akan mengantarmu" Pinta Aga, namun Arin sudah mati rasa, dia langsung meminta supir melajukan mobilnya.Arin tak memperdulikan Aga yang berteriak sambil berlari mengejarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

Dalam perjalanan aku hanya diam, aku memilih menatap ke luar jendela, menikmati indahnya sang pencipta. Aku sebenarnya sudah lelah, aku ingin menyerah dan pergi. Tapi aku masih ingat ibu, aku tidak mungkin pergi sebelum pamit dengannya.

"Kamu mau Minggu depan mas ikut?" Tanya Mas Aga. Sungguh aku terkejut sekali dia bilang begini. Biasanya dia enggan bicara dengan ku.

"Tidak usah mas, lagi pula di rumah tidak ada kamar, mas mau tidur di sofa jelek?"

Mas Aga langsung terdiam, aku tidak sedang menyindirnya, tapi memang tidur di sofa bukanlah hal yang mudah.

"Kamu boleh tidur di ranjang Rin"

Aku langsung menoleh, dia menatap ku sambil tersenyum kecil, aku pun menatapnya dengan sejuta pertanyaan. Ada apa dengan mas Aga hari ini? Apa dia benar-benar amnesia? Sikapnya sungguh mencurigakan.

"Tidak usah mas, mas baru pulang dari rumah sakit. Mas pasti tidak nyaman kalau tidur di tempat lain"

Tolak ku.

"Ibu besok bilang mau pulang Rin, Ibu mau kamu masakin sambel terasi"

"Iya mas, besok Arin masakin"

"Kamu jago masak ya Rin? Ibu selalu memuji masakan kamu, Ibu bahkan tidak pernah memuji ku saat aku diam-diam membawa masakan ku ke rumah"

"Tidak juga mas, Arin cuma biasa masak sesuai selera ibu, jadi ibu suka"

Mas Aga manggut-manggut, ini adalah perjalanan paling berwarna dalam hidupku, bagaimana tidak? Mas Aga mengajak ku bicara sepanjang perjalanan. Apa dia mulai menerima ku?

Ku lirik mas Aga yang tengah bersenandung, dia beribu kali lipat lebih tampan jika bersikap santai begini.

"Aku serius tentang ikut pulang dengan kamu Rin"

Aku kembali menoleh, dia sebenarnya kenapa? Sejak bertemu orang tua Rahma, mas Aga jadi aneh. Apa dia di tolak? Atau dia punya rencana lain?

"Terserah mas Aga saja, tapi Arin mau lama di sana mas, Arin rindu ibu"

"Tidak masalah, mas bisa pulang duluan, nanti kalau kamu sudah puas di sana, ma Jemput"

Sikap mas Aga ini benar-benar membuatku enggan bicara padanya.

Akhirnya kami sampai di restoran yang sama, Mas Aga membelokkan mobilnya. Aku tadi pagi begitu senang karena mas Aga mengajakku makan bersama, jadi tidak sempat melihat hal lain, apalagi setelah itu hai ini dipatahkan olehnya yang ternyata ke sini menemui Rahma.

Kali ini aku bisa melihat suasana di resto ini, cukup luas dan ramai pengunjung.

"Dulu aku membuka resto ini di bantu orang tua Rahma" Ucap Mas Aga. Aku manggut-manggut, jika memasak mas Aga mungkin turun dari ibunya. Bu Tina juga sangat suka memasak, resep masakan yang dia kuasai semua juga dari Bu Tina.

Aku tidak menyangka Mas Aga juga suka kuliner.

Aku mulai di ajak mas Aga melihat seluk beluk restoran ini, mulai dari kolam ikan yang bersih, mushola dan tempat bermain anak-anak. Restoran ini cukup lengkap dan nyaman untuk di datangi.

"Ayo kita ke dapur, kamu mau lihat mas masak kan?"

Aku mengagguk pelan, aku memang sedang kelaparan. Aku belum makan sejak pagi karena ingin pulang ke kampung, tapi aku tidak menyangka mas Aga justru mencegah ku pergi.

"Kaki mas Aga sudah baikan? Kalau belum biar karyawan saja yang masak, Lain kali saja masakin Lila"

Pada akhirnya aku tidak tega juga melihatnya yang berjalan terpincang-pincang. Aku ingin memapahnya tapi aku enggan, hati ini masih kesal karena kejadian tadi pagi. dia bahkan terlihat menahan sakit saat menyetir tadi.

"Serius?"

"Iya"

Mas Aga langsung memanggil pelayan, kami mencari tempat duduk yang nyaman, sengaja aku cari yang lesehan agar mas Aga bisa mengistirahatkan kakinya.

"Nasi goreng seafood sama gurami bakar bumbu rujak ya mbak, minumnya es Manado sama jus alpukat'

"Kamu mau pesan yang lain Rin?"

"Tidak usah, itu saja cukup"

Kami duduk di dekat kolam, aku lihat ada banyak ikan di sana. Ikan yang cukup besar dan cantik.

"Kamu suka? Kalau suka aku buatkan di rumah"

"Tidak usah mas, Tidak ada yang ngerawat juga, aku sama ibu sering di toko, jadi percuma juga"

"Bagaimana pendapat kamu tentang restoran ini?"

"Bagus, kenapa mas Aga tidak mau ibu tahu?"

"Mas pernah minta ibu jual toko kue saat mas mau buka resto ini, Ibu marah besar. Ibu bilang tidak akan mengizinkan mas buka resto. Jadi sampai sekarang mas nggak berani bilang"

Gila juga mas Aga, toko kue itu memang separuh hidupnya ibu, kami berjuang bersama membesarkan toko itu untuk biaya mas Aga juga. Toko itu begitu bersejarah dan berarti bagi ibu, maklum kalau ibu marah saat Mas Danu minta tokonya di jual.

"Toko itu seperti kehidupan ibu mas, mana mungkin ibu menjualnya. Mas minta maaf saja, setelah itu ceritakan saja tempat ini ke ibu, pasti ibu tidak akan marah"

"Aku tidak berani Rin"

Siang ini kami banyak mengobrol hingga tidak terasa pesanan kami datang.

Mas Aga mendorong makanan dan minuman kesukaan ku ke depanku. Aku sempat heran karena dia tahu apa yang aku sukai.

"Di makan Rin, jangan diam saja"

"Iya mas"

Aku menyendok nasi goreng yang ada di depanku, aku ingin memakannya, namun belum juga nasi itu sampai ke mulut, mas Aga langsung menarik tanganku dan memakannya. Tentu saja aku kesal, aku sudah sangat lapar. melihatku kesal dia justru tertawa lepas.

Baru kali ini aku melihatnya seperti ini, dia sangat tampan jika tersenyum begini, entah kenapa bibir ini ikut tersenyum tipis melihatnya begitu senang.

"Cobalah ikan nila ini, enak sekali"

"Tidak mau mas, cabainya banyak sekali"

Tolak ku yang melihat bumbu di atas ikan itu yang begitu merah, terlihat sekali cabai kasar dari bumbu itu di atasnya. Aku tidak pecinta pedas seperti mas Aga. Jadi aku menolak, tapi Mas Aga ngeyel dan tetap memberi ku ikan itu.

Aku kembali cemberut, tapi lagi-lagi dia tertawa lepas. Aku cukup senang melihatnya begini, jadi aku rela mencoba masakan yang dia ambilkan.

Suapan pertama aku masih bisa menahannya, tapi begitu yang ke tiga, lidahku rasanya seperti terbakar, aku segera meminum jus alpukat ku. Wajahku memerah menahan pedas, keringat ku bahkan sudah sebesar jagung. Aku benar-benar kepedasan.

Mas Aga tertawa lagi, tapi dia mengambilkan air putih untuk ku.

"Terima kasih"

"Kamu benar-benar tidak bisa makan pedas ya?"

Tubuhku menegang, kala mas Aga mengusap bibirku dengan tisu. Rasanya hati ini berdegup kencang, kenapa mas Aga berubah semanis ini pada ku? Apa dia mulai menerima pernikahan ini?

Sekali lagi hati ini begitu berbunga-bunga, namun seperti biasa, mas Aga mematahkan nya sekali lagi saat dia mengangkat sebuah telfon. Begitu dia selesai bicara, dia langsung meminta izin padaku.

"Aku harus ke Bogor setelah ini Rin, kamu di rumah sendiri tidak apa-apa kan?"

Ke Bogor? Lagi? Apa dia akan pergi dengan Rahma lagi?

Hatiku benar-benar patah, untuk apa dia melakukan semua ini jika pada akhirnya dia akan melukai ku lagi dan lagi.

1
mama
blm bercerai udh nikah lgi km rin,kyk perempuan gatal ajj..gk suka btg sm peran arin..
sunaryati jarum
Jangan sampai gagal pernikahan Dewa dan Arin
sunaryati jarum
Penyesalan kamu terlambat Ga,kau membiarkankan kesalahpahaman berlarut, apalagi kau pernah memperkosa Arin dalam keadaan mabuk.Dan kamu langsung melupakannya.Lepaskan Arin agar bahagia,itu yang kau harapkan sejak awal pernikahan kan mengharap Arin segera pergi darimu
sunaryati jarum
Belum cerai kok mau nikah, memang pernah dengar jika suami bilang lepas atau cerai jatuhnya telah cerai,apalagi mereka sudah lebih tiga bulan tidak bersama
D_wiwied
Arin Arin.. jd org koq plin plan, awalnya aja gayanya ogah2 an ky ga antusias tp giliran ada si Aga lgs deh manas2 in pake acara panggil sayang segala ke Dewa, jd makin curiga ini pasti ada sesuatu yg msh disembunyikan🤔
Ibah Ibah: hampir ....
total 3 replies
falea sezi
gatel jg lu rin cerai dlu lahh jd janda jangan jd istri orang lu gatel ke bujang🤣
D_wiwied
dr sejak Arin menerima lamaran dewa setelah menerima pesan, ak dah curiga ini pasti ada andil dr mamanya dewa pasti... hmm ada rencana apa kamu bu, feeling ku bukan sesuatu yg baik sih
Ambo Nai: ternyata si arin perempuan murahan,kasihan anak yg gak di ketahui ayahnya.semoga pernikahannya batal.dewa bukannya cinta tapi obsesi.
total 1 replies
sunaryati jarum
Benar mulai cintai dirimu sendiri, sebaiknya kau bikin kue saja,itu kan keahlian kamu.Siapa tahu rezeki anakmu kau bisa punya toko kue
Lee Mba Young
semua orang mudah nemuin km krn km pergi nya cm di situ situ saja. cm kabur kabur an gk niat kabur beneran.
kl kabur beneran pasti kluar kota Naik bus ganti kapal pesiar pasti gk Ada yg nemuin. ntah Arin itu goblok apa tolol jd wanita. pdhl dah dewasa dah pernh kawin tp ttp oon.
niat kabur Dr awal pergi jauh ganti nmr jng hub orang rumah lagi. kemarin mncing hub mertua oalah alah. cewek plin plan.
D_wiwied
pengennya sih ga mau komen tp tanganku koq gatel ya 🤭
terus aja Rin keraskan hatimu buat dirimu sama ky si Aga yg suka menyimpan dendam jd kamu ga ada bedanya sama si Aga kan
heran koq bisa si Dewa tau2 nongol bawa bunga bawa cincin, ntar pas mereka lg pandang2 an ato pegangan tangan si Aga nongol tuh, lanjut lg salah pahamnya gitu aja terus ga kelar2
Ibah Ibah: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
YuWie
sulit buk2..dewa cintanya sdh mendarah daging, krn kehadiran arin begitu membekas dijiwanya.
sunaryati jarum
Ternyata Dewa sudah cinta sama Arin sejak SMP karena orang yang mau berteman dengan Dewa hanya Arin,dan Arin penolongnya sejak itu
Noveni Lawasti Munte
ahhhhh pantas dewa kecintaan bgt sama arin😥
Ambo Nai
bukan cinta tapi opsesi,karena kamu pernah di tolong mana ada orang bisa bercerai saat hamil
sunaryati jarum
Kamu memang juga sedikit salah Arin, meminta tolong Dewa terus- terusan padahal kamu tahu dia mencintai kamu.Selesaikan dulu hubungan kamu dengan Aga , Jangan lari dan sembunyi dari masalah.Emak juga geram pada Aga atas tindakannya padamu selama ini,apalagi tidak ingat telah memperkosamu. Kamu memang korban dari perjodohan dan kesalahpahaman Aga, yang keterlaluan.Emak percaya dan iba padamu tapi kamu jangan deket dengan pria dulu sebelum hubungan pernikahan kamu dan Aga jelas sudah bercerai.
Lee Mba Young
Arin itu gk bisa hidup mandiri, selalu butuh bantuan laki kaya Raya.
kl wanita mandiri pasti saat pertama kabur dah ganti nmer kabur baik bus yg jauh ntah kluar pulau bgitu.
tp ini mlh milih nyari laki lain pdhl status masih istri orang. gk jelas bnget. wanita murah.
Lee Mba Young
Kapok kau Rin. wanita gk jelas. niat kabur tu yg jauh mnghilang niat kabur mlh nyari laki lain.
kl merasa suami mu gk baik ya cerai sblm pergi ni mlh jd wanita murah meriah.
D_wiwied
nah gimana rasanya disalah pahami Rin pasti nyesek kan, lagian blm resmi cerai udah ky ulet kegatelan nempel si Dewa, selesaikan dulu urusanmu baru deh kamu mau deket sm siapa aja boleeeh.. kalo dah ky gini kan kamu sendiri yg malu dan pasti bakal sulit dpt restu dr bu Emi
sepertinya takdir tdk akan membawamu ke Dewa deh 🤭😆
Lee Mba Young: Arin pancen wanita bodoh kl kabur kabur yg jauh mlh deket ma laki lain blm cerai.
total 1 replies
Noveni Lawasti Munte
helehhhhhh kmarin2 udah dewa bilang biar dibantuin cetai tp sok2 belum siap giliran udah Hamidun mau2nya dinikahin ohhhh Arin Arin ga da cerdasnya JD perempuan
Lee Mba Young: Gk banget kn si Arin 🤣. Arin pingin 2 lelaki sekaligus.
mau pisah eman krn suami nya berpangkat, tp juga mau laki satu nya lagi krn yg ini kaya Dan Cinta ma Arin. 🤣. calon calon poliandri naudzubillah 🤣. wanita gk tau agama si Arin ini. cm bentukannya polos.
total 1 replies
YuWie
kan..mulai tanda2 dwwa bkn u kamu. apalagi kamu masih selalu memikirkan bu tina. yg jelaa2 ada bu tina ya pasti ada agar2 tho
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!