"Kenapa tiba-tiba tergila gila padanya bukan karena nafsu!".
Kisah seorang gadis bernama Laras yang rela menerima perjodohan dari mamahnya Walaupun sebenarnya dia sudah mempunyai pacar dan ingin menggapai cita-cita nya tetapi dia tetap menerima perjodohan dengan berat hati.
Awal pernikahan yang tanpa rasa apakah akan membuat nya bahagia atau akan semakin hidupnya sengsara saksikan kelanjutan nya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vegi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19
"Udah biarin aja dia gk salah ko!!".
"Kamu boleh pergi yah!"Perintah Laras.
OB itu sedikit gugup melihat Vino menatap tajam padanya,Laras tahu benar kalau Vino hanya berpura-pura sok perduli padanya.
Vino menggandeng tangan Laras masuk ke ruangan nya,Angga sangat terkejut dengan kehadiran nya.
"Laras ko kamu ada disini?"Tanya Angga yang gugup.
Satria sih biasa saja dia tahu kalau Laras sudah tahu semuanya dan pasti dia akan kuat untuk menahan semua pedih yang diberikan oleh Vino.
"Aku mau antarkan bekal ini buat Vino sama kak Satria".
"Haduh repot-repot banget kebetulan nih aku lagi laper!!".
Laras menaruh bekal itu ke meja dia berusaha untuk tegar.
"Okey kalau begitu aku pergi dulu!!".
Saat Laras hendak pergi tangan Vino menahan Laras untuk keluar dari ruangan.
"Bersihkan baju mu!!".
"Enggak usah,nanti kalau di rumah aja aku bersihkan!!".
Laras melepaskan Genggaman tangan Vino dan keluar dari ruangan Vino,Angga mengangkat alis ke Satria.
"Mana gw tahu dia kenapa!"Bisik Satria.
"Mungkin dia dengar pembicaraan kita tadi Vin!!".
"Iya pasti dia sudah tahu semuanya,lihat aja wajahnya tadi gk mood banget kan!!".
"Iya kalian semua benar terus nanti gw gk dapat jatah gimana dong haduh!!".
"Lu sih orang tuh cinta dari hati bukan karena nafsu huh!".
Vino duduk di meja merasa Frustasi,Satria mengambil salah satu kotak bekal dan keluar dari ruangan Vino.
"Kalau begitu aku mau ke ruangan gw!!".
"Ya udah gw juga!!".
Angga juga ikut keluar bersama Satria.
"Baunya kek nya enak tuh bagi napa!!".
Benar kan yang di duga Satria pasti Angga ada maunya kalau lagi nempel-nempel padanya.
"No!!!Ini hanya untuk ku!!".
Satria pun masuk ke dalam Ruangan nya sendiri dan menutup pintu ruangan nya.
"Huh pengen nyicipi aja ga boleh huh!".
Di dalam mobil Taksi kini air mata Laras tidak bisa lagi dibendung rasa sakit yang di dalam hatinya benar-benar sangat pedih.
"Kamu tega banget ngomong kayak gitu,hampir saja cintaku salah alamat huh!!".
Laras mencoba menghentikan tangisnya tapi apalah dia tidak bisa menahan semua pedih yang dia rasakan sekarang baru saja ingin bahagia tetapi lagi-lagi dia terluka karena dirinya sendiri yang mudah jatuh cinta karena diperlakukan baik.
"Kamu itu wanita bodoh Laras bodoh!!".
Dret dret dret,Dito yang menelfon Laras.
"Halo apa!!".
"Gk pp sih,eh kok kayaknya kamu lagi nangis!".
"Gk usah sok tau kamu gk usah hubungi aku lagi biarkan aku tenang!!".
"Kamu kenapa ada apa coba cerita sama aku!".
"Aku baik-baik saja paham!".
Laras mematikan Telfonnya,Dia juga masih jengkel kepada Dito.
dret dret dret,sekarang Vino yang menelfon Laras.
"Paan sih nelfon-nelfon ganggu orang aja!!".
Laras membiarkan itu telfon berbunyi dia membisukan nya.
"Pak antarkan aku ke taman aja!"Perintah Laras ke pak supir taksi.
"Oh baik!!".
Beberapa menit Laras sampai di taman dia ingin menenangkan hati dan pikiran nya sejenak.
"Akhhhhhhhhhhhhh!!!!"Teriak Laras.
Di taman itu sangat sepi dan terdapat danau yang sangat sejuk jika di lihat.
"Kenapa kamu lakukan semua ini Vino!!!!!".
Rasanya memang lega jika berteriak dan mengeluarkan isi hatinya,Kini hati Laras lumayan lega dia duduk di kursi yang panjang dan menangis disana.
"Nih!".
Tiba-tiba ada seseorang yang memberikan Tips kepada Laras.
"Siapa kamu!!".
Saat Laras menatap orang itu dan ternyata dia adalah Dito,Laras pun hendak pergi tetapi Dito merangkulnya.
"Aku tahu kamu sedang tidak baik-baik saja kan,aku mohon cerita sama aku seperti dulu yang kita lakukan saat ada masalah!!".
"Aku baik-baik saja lepasin!!".
Tangan Laras mencoba melepaskan diri dari pelukan Dito,tetapi pelukan Dito benar-benar sangat kuat.
"Tidak sekarang kamu menangislah sepuas hati mu!!".
Air mata Laras pun menangis deras membasahi baju Dito.
"Walaupun kamu tidak mau bercerita tidak apa-apa setidaknya aku bisa menjadi tempat untuk bersender mu!!".
"Kamu kenapa sih keras kepala gini,sekarang aku hanya ingin sendiri saja aku mohon!!".
"Enggak aku akan Selalu ada disini sampai kapan pun aku akan selalu ada di samping mu dalam kondisi apapun itu!!".
Laras pun membalas erat pelukan Dito,Dia sekarang memang butuh seseorang yang mengerti akan perasaan nya Sekarang..
beberapa menit mereka berpelukan,Laras melepaskan pelukannya dan mengelap air mata yang membasahi pipinya.
"Baju kamu jadi basah tuh!!".
"Udah enggak papa sekarang kamu lebih baikan kan!!".
Tangan Dito memegangi kedua pipi Laras,Laras hanya mengangguk dan tersenyum.
"Gitu dong senyum kan makin cantik hehe!!".
Dito mencubit gemas pipi Laras.
"Ya udah aku pulang dulu!".
"Aku antar kan yah!".
"Enggak usah aku bisa sendiri kok!".
"Udah ayok!!".
Tangan Dito menarik paksa Laras untuk masuk kedalam mobilnya dan mengantarkan Laras untuk pulang.
Dibalik pohon ternyata ada seseorang yang dari tadi mengikuti Laras tanpa Laras sadari.
"Oh ini mantan pacar nya awas saja aku bakalan buat kamu hancur Laras!!".
Seseorang itu sepertinya sangat membenci Laras entah siapa orang itu.
Sore hari.
Hari sudah sore sedangkan Laras baru pulang,ternyata tadi Dito mengajak Laras jalan-jalan keliling kota untuk menghibur Laras.
"Loh kok kamu baru pulang sih!!".
Bu Rina sedikit cemas tadi menunggu Menantunya pulang,Laras hanya menunduk dia bingung mau menjawab apa.
"Maaf mah tadi aku lewat di depan taman komplek itu dan tempat nya itu indah banget jadi aku mampir kesana maaf yah mah!!".
"Oh kamu mampir kesana memang itu taman Vino yang buat tahun kemarin tetapi tempat nya sepi karena gk ada yang urus!".
"Kenapa Vino gk nyuruh orang untuk urus Taman itu!".
"Itu kan tempat Vino untuk berdiam diri disana,jadi dia ingin taman itu sepi!".
Memang benar taman itu cocok banget untuk menyendiri dan memenangkan pikiran,Batin Laras.
"Ya udah kamu mandi terus kita masak buat makan malam!".
"Iya mah!!".
Laras pun masuk ke dalam kamar dan mandi,setelah beberapa menit Laras pun turun dan masuk ke dapur.
"Loh mah udah ada disini aja!".
"Itu mamah lagi pengen masak aja dah lama mamah gk masak!!".
"Wah pasti masakan mamah enak nih!!"Puji Laras.
"Akh enggak kamu nih bisa aja!!".
Mani baru saja mengangkat jemuran.
"Eh Mani kamu mau kemana!".
"Mau menaruh pakaian ini ke sana nyonya terus aku mau menyetrikanya!!".
"Udah sini aku aja daripada gk ada kerjaan kamu bantu mamah aja yah??".
"Baik nyonya!!".
Mani pun mengangguk dan memberikan pakaian ke Laras.
dibalik kaca ada seseorang yang mengintip Laras sedang menyetrika.
"Oh ternyata Ini rumahnya!!".
Bersambung...
(・_・)っ
(っ / 🙋♀️ янǟ࿔ янǟ࿔ 🦋🌻
Lノ┘
∧___∧
⊂(・_・ )
ヽ ⊂二/ 💞 up up up up ...
(⌒) / semangat yak thorr 🍡
lope you pooolll ....
🍋 🦋 🌻 🍭 🍡 ⚘ 🌺 🦄 🍇 🍬 🍊
Semangaat 👍👍👍
#teamPenaAutoon.
🌹🌹🌹
#PenaAutoon