Setelah akar spiritual emasnya dirampas secara paksa oleh sepupunya sendiri dan tubuhnya dibuang ke Jurang Abu Api, Lin Xuan—seorang pemuda klan cabang yang sekarat—justru menyatu dengan Tungku Abu Takdir peninggalan zaman purba. Dari abu kehancuran, ia menempuh jalur kultivasi terlarang yang mampu melebur kutukan, meracik pil dari racun mematikan, dan menebas tatanan langit yang korup.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18: Tebasan Abu Pertama
Di atas panggung kehormatan, kening Tetua Zhao Wuji dari Sekte Awan Biru berkerut dalam. Sebagai kultivator Alam Fondasi Roh, ia sebenarnya sudah melihat ada jejak penyatuan paksa pada Akar Spiritual Emas di tubuh Lin Tianhao. Namun karena ayah Lin Tianhao telah menyuapnya dengan lima ribu Batu Roh di sekte, ia memilih menutup sebelah mata.
"Hmph! Sepotong buku catatan kertas bisa dipalsukan oleh siapa saja!" ujar Tetua Zhao Wuji dingin sambil melepaskan sedikit tekanan aura Fondasi Roh untuk membungkam keributan di halaman. "Di dunia kultivasi, yang lemah memang layak menjadi batu pijakan bagi yang kuat. Lin Tianhao adalah calon murid Sekte Awan Biru yang telah kulindungi. Jika kau berani membuat keributan lagi di sini—"
"Tetua Zhao," potong Lin Tianhao tiba-tiba sambil melangkah maju dengan mata memerah karena malu dan murka yang tak tertahankan.
Dipermalukan di depan seluruh penduduk kota dan gadis-gadis bangsawan membuat akal sehat Lin Tianhao terbakar habis. Saat ini ia telah berada di Alam Pembukaan Meridian Lapis Dua dan memiliki Akar Spiritual Emas Lapis Tujuh serta pedang roh tingkat satu pemberian kakeknya. Ia menolak percaya bahwa dirinya akan kalah dalam pertarungan satu lawan satu di siang bolong melawan Lin Xuan!
"Tetua Zhao, tidak perlu mengotori tangan Anda," desis Lin Tianhao sambil mencabut Pedang Cahaya Emas di pinggangnya. "Karena sampah ini datang mengantar nyawanya sendiri, biar aku yang memenggal kepalanya di panggung duel hidup-mati untuk membuktikan siapa pemilik sejati Akar Spiritual Emas ini!"
Lin Tianhao melompat turun ke tengah panggung batu halaman utama.
"Lin Xuan! Kalau kau bukan pengecut, naiklah ke panggung ini! Hari ini hanya satu di antara kita yang boleh turun dalam keadaan bernyawa!"
Bibir Lin Xuan melengkung membentuk senyum sedingin es.
"Tepat seperti yang kuinginkan."
Tap!
Lin Xuan melompat ringan ke atas panggung batu, berdiri berhadapan dengan sepupunya dalam jarak dua puluh langkah.
"Mati kau, Lin Xuan!"
Tanpa menunggu aba-aba, Lin Tianhao langsung mengaktifkan kekuatan penuh dari Akar Spiritual Emas Lapis Tujuh yang ada di dalam tubuhnya. Cahaya keemasan yang menyilaukan menyelimuti bilah pedangnya, berubah menjadi sembilan bayangan pedang emas tajam yang melesat menusuk ke arah dada dan wajah Lin Xuan!
"Seni Pedang Emas Murni: Sembilan Kilatan Matahari!"
Para tamu di bawah panggung menahan napas melihat kecepatan dan ketajaman serangan tersebut.
Namun di mata Lin Xuan, teknik pedang yang digerakkan oleh Akar Spiritual Emas miliknya sendiri itu tampak begitu lambat dan penuh celah karena belum menyatu sempurna dengan tubuh curian Lin Tianhao!
"Menggunakan akar spiritual milikku untuk menyerangku? Kau bahkan tidak tahu cara membangkitkan sepuluh persen kekuatannya!"
Cringgg!
Pedang Abu Hitam terhunus dari punggung Lin Xuan. Alih-alih menghindar, Lin Xuan melangkah maju menembus celah sembilan bayangan pedang emas itu dengan langkah Jejak Tanpa Bayangan, lalu mengayunkan pedang hitamnya secara horizontal!
"Jurus Kedua: Bara Membelah Hampa!"
PRAAANGGG!
Satu tebasan pedang hitam yang diselimuti Qi Abu Nirwana langsung menghancurkan kesembilan bayangan pedang emas tersebut bagaikan kaca yang dipukul palu godam!
"Apa?!" Wajah Lin Tianhao berubah pucat pasi saat merasakan getaran mengerikan yang merambat dari pedangnya hingga membuat selaput di sela-sela ibu jarinya robek berdarah!
Belum sempat Lin Tianhao menarik langkah mundur, bayangan tubuh Lin Xuan telah muncul tepat di hadapannya.
"Jurus Ketiga: Hujan Abu Pemutus Takdir!"
Slash! Slash! Krak!
Pedang Cahaya Emas di tangan Lin Tianhao patah menjadi dua potong! Tebasan kedua dari Pedang Abu Hitam merobek jubah brokat di dada Lin Tianhao, sementara telapak tangan kiri Lin Xuan yang diselimuti pusaran kelabu Tungku Abu Takdir menghantam telak tepat di atas Dantian Lin Tianhao!
"Kembalikan barang yang kau curi dariku!"
WUUUUUNG!
Diiringi jeritan melengking Lin Tianhao yang terdengar bagaikan babi disembelih, daya hisap mengerikan dari Tungku Abu Takdir merobek segel penyatuan di perut Lin Tianhao—dan menarik keluar kembali seberkas Esensi Asal Akar Spiritual Emas yang sepuluh hari lalu dirampas darinya!
"Aaaarghhh! Akar spiritualku... Dantian-ku!"
Lin Tianhao jatuh berguling-guling di lantai panggung sambil memuntahkan darah segar, kultivasinya langsung anjlok kembali ke Alam Pemurnian Tubuh dengan meridian yang retak parah!