Nawang sangat mencintai Rafli namun karena suatu hari Nawang tidur seranjang dengan Aiden kakak dari Rafli membuat kedua orang tua Aiden menikahkan dengan Nawang sering cekcok apakah rumah tangga keduanya akan bertahan atau akan cerai di tengah jalan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mau Melamar Aku Besok
Nawang langsung menyiram Aiden dengan banyak air, hal itu membuat tubuh Aiden basah, karena malas debat dengan Nawang membuat Aiden keluar dari kamarnya, sungguh Aiden tak menyangka dirinya bisa cepat jatuh cinta kepada Nawang wanita yang sangat bar bar.
Di tempat lain Rafli kini sudah ada di perusahaan miliknya Aisyah, bukan cuma itu saja kedatangan Rafli juga sangat membuat Aisyah kaget karena Rafli mengatakan ingin secepatnya menikah dengan Aisyah.
Aisyah langsung menolak keinginan Rafli, karena Aisyah takut kalau Aisyah langsung mau di ajak menikah oleh Rafli, akan menjadi boomerang buat persahabatan dirinya dan Nawang, Aisyah juga takut Nawang akan semakin membenci Aisyah karena mengira Aisyah menikung Rafli dari Nawang.
Walau kenyataaanya Rafli dan Nawang belum pernah berpacaran, namun dari dulu Aisyah selalu mendukung Nawang saat mengejar Rafli, malah tiba tiba Aisyah yang menikah dengan Nawang, pasti itu akan membuat Nawang patah hati dan sakit hati.
Rafli berkali kali membujuk Aisyah supaya mau menikah dengan Rafli, karena Rafli sangat mencintai Aisyah dan Rafli tidak mencintai Nawang, apalagi Nawang sudah menikah dengan Aiden kakak kandung Rafli, hal itu membuat Rafli tak mungkin menikah dengan Nawang.
Aisyah tetap pada pendiriannya yaitu menolak ajakan Rafli untuk menikah dengan Rafli, sungguh Rafli rasanya ingin memperkosa Aisyah saat ini juga, supaya mau tak mau Aisyah menikah dengan Rafli, namun Rafli masih menjaga kewarasannya, Rafli takut kalau Rafli memperkosa Aisyah akan membuat Aisyah membenci Rafli dan menjaga jarak dengan Rafli.
Rafli menerbitkan senyum licik saat otaknya Rafli memberikan ide briliant, Rafli yakin Aisyah akan menuruti perintahnya yaitu menikah dengan Rafli, kini Rafli langsung mengeluarkan ide briliant yang ada di otaknya.
''Aisyah, kalau kamu tetap ngga mau menikah dengan aku, mulai saat ini aku akan menjauhi Nawang, bahkan aku akan membenci Nawang karena gara gara Nawang kamu ngga mau menikah dengan aku'' ancam Rafli dengan nada tegas sambil menatap serius ke wajah Aisyah, sementara Aisyah langsung membelalakkan kedua matanya dengan sangat lebar dengan mulut yang menganga.
Sungguh Aisyah tak menyangka kalau Rafli akan memberi ancaman seperti itu, katakan Rafli terkesan memaksa supaya Aisyah mau menikah dsngan Rafli, tanpa pikir panjang Aisyah langsung menyetujui ajakan Rafli yang akan menikahi Aisyah.
''Iya Rafli, aku mau menikah sama kamu, asal kamu jangan jauhi Nawang dan jangan membenci Nawang, karena Nawang itu sahabat aku'' jawab Aisyah sambil tersenyum kecut, sementara Rafli langsung mengangguk anggukan kepalanya setelah mendengar jawaban dari Aisyah.
''Aisyah, kamu tenang saja, kalau kamu mau menikah dengan aku, pasti aku ngga menjaga jarak sama Nawang dan ngga membenci Nawang, tapi tetap aku ngga akan terlalu dekat sama Nawang karena saat ini Nawang sudah menjadi istri kak Aiden, aku takut kak Aiden akan salah paham kalau aku terlalu dekat dengan Nawang'' jelas Rafli panjang lebar, sedangkan Aisyah menganggukkan kepalanya.
''Aisyah, besok aku sama kedua orang tua aku akan melamar kamu buat menjadikan kamu sebagai calon istri aku'' imbuh Rafli yang mampu membuat Aisyah kaget dan lamgsung membelalakkan kedua matanya dengan sangat lebar dengan mulut yang menganga.
''Apa'' pekik Aisyah sambil menatap ke arah Rafli.
''Aisyah, aku dan kedua orang tua aku besok mau melamar kamu buat menjadi calon istri aku'' Rafli mengulangi perkataannya lagi.
''Rafli, kenapa kamu buru buru banget melamar aku, kita berdua padahal.baru resmi pacaran'' celetuk Aisyah yang membuat Rafli menahan tawanya.
''Aisyah, aku pengen cepat cepat bikin adonan bayi sama kamu, aku takut ngga boleh nyicil bikin bayi kalau belum menikah sama kamu'' sahut Rafli to the point, tentu saja jawaban yang keluar dari mulutnya Rafli membuat kedua wajahnya Aisyah bersemu merah seperti kepiting rebus.
''Rafli, aku serius ngga usah becanda'' ketus Aisyah tanpa menatap ke arah Rafli, sedangkan Rafli langsung berkata.
''Aisyah, aku juga serius pengen bikin bayi sama kamu'' jawab jujur Rafli, lagi dan lagi jawaban Rafli membuat kedua pipinya Aisyah memerah.
''Rafli, aku belum bilang ke mama dan papa aku kalau kamu sama kedua orang tua kamu akan melamar aku besok'' jawab Aisyah, berharap Rafli mengundur tanggal pertunangan dirinya dan Rafli, namun harapan Aisyah musnah saat Aisyah mendengar jawaban dari mulutnya Rafli.
''Aisyah, kamu tenang saja, nanti malam aku main ke rumah kamu, aku bakal bicarakan ke mama kamu dan papa kamu tentang rencana aku yang akan membawa kedua orang tua aku buat melamar kamu besok'' jawab Rafli dengan mantap, tentu saja Aisyah langsung menggeleng gelengkan kepalanya seperti orang india.
''Ngga usah Rafli, biar aku saja yang bilang ke mama aku dan papa aku bahwa kamu dan kedua orang tua kamu mau melamar aku besok'' jawab Aisyah yang membuat Rafli menganggukkan kepalanya mantap.
''Oke Aisyah, aku juga mau bilang ke papa aku dan mama aku supaya besok melamar kamu'' jawab Rafli lalu Rafli berpamitan pulang ke rumah.
Aisyah langsung bergegas pulang ke rumah, untuk membicarakan rencana Rafli yang akan melamar dirinya besok, sama hal yang di lakukan oleh Aisyah, kini Rafli juga sedang dalam perjalanan ke rumah untuk membahas rencana pertunangan Rafli dan Aisyah.
Saat baru sampai rumah Aisyah melihat sosok Hafiza - mamanya Aisyah sedang membaca majalah fashion, Aisyah juga melihat sosok Ramond - papanya Aisyah sedang duduk di teras halaman rumah sedang meminum teh hangat.
Aisyah buru buru turun dari mobil lalu menghampiri mereka berdua, Aisyah berbasa basi menyapa sang mama dan papa, bahkan Aisyah juga menanyakan mengapa sang papa belum berangkat ke perusahaan.
Ramond langsung mengatakan bahwa hari ini dirinya tidak berangkat ke perusahaan karena ingin istirahat di rumah terlebih dahulu karena Ramond baru pulang dari luar negeri semalam.
Aisyah duduk di depan sang mama, seakan punya feeling bahwa Aisyah akan mengatakan sesuatu membuat Hafiza mengajak Aisyah dan Ramond masuk ke dalam rumah.
Kini Aisyah, Ramond, dan Hafiza sudah berada di ruang tamu, lalu Aisyah memberanikan diri mengatakan bahwa besok Rafli dan kedua orang tua Rafli akan datang melamar Aisyah.
Tentu saja perkataan dari Aisyah membuat kedua orang tua Aisyah syok dan kaget, apalagi kedua orang tua Aisyah sangat mengetahui bahwa Nawang sangat mencintai Rafli, kedua orang tua Aisyah hanya tak ingin persahabatan Aisyah dan Nawang hancur berantakan gara gara pria.
Aisyah menceritakan bahwa saat ini Nawang sudah menikah dengan Aiden kakak kandung Rafli, sehingga membuat Rafli tak mungkin menikahi Nawang, mendengar omomgan Aisyah membuat kedua orang tua Aisyah bernafas lega.
satu ranjang tidur bareng atuhh 🤭
nawang juga maksa banget minta antar rafli
aman kan bangg rambutnya /Facepalm/