NovelToon NovelToon
AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS

AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Chicklit / Tamat
Popularitas:118.5k
Nilai: 5
Nama Author: R. TiyaD

Rashia Rania seorang wanita abad 21 yang melintasi waktu ke dunia yang tidak diketahui. Rashia Rania memasuki raga seorang anak gelandangan yang sekarat karena tenaganya habis diambil oleh sekelompok orang yang ingin memiliki kekuatan anak itu dan sebuah cincin yang dipakainya, ternyata anak itu adalah anak dari seorang duschess yang hilang saat masih berumur 1 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R. TiyaD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NAMA BARU.

"Kita Istirahat Dulu" Ujar Pangeran Pertama Avery Fitz Balder Immanuel De Belgium Yang Berumur 15 Tahun.

"Benar, Ini Sudah Larut Malam" Lanjut Harry Vaswanael De Deacon, Pangeran Kedua Dari Kerajaan Selatan. Putra Pertama Dari Putri Priyanka Dan Raja Dari Kerajaan Wiroscar Sargon Vaswanael De Deacon, Yang Berumur 12 Tahun.

"Baiklah, Mari Kita Cari Penginapan Di Sekitar Sini" Jawab Afra.

Mereka Pun Mencari Penginapan, Beberapa Prajurit Membuat Kemah Di Sekitar Penginapan Untuk Penjagaan.

Besok Paginya, Prajurit Dari Kerajaan Mencari Lagi Keberadaan Putri Alana.

Jam 8 Pagi , Rashia Dan Kedua Beastnya Masih Tidur.

Phobus Melihat Laksita Tidur Sambil Tersenyum, Rashia Membuka Mata Perlahan-lahan ,Ia Melihat Phobus Sedang Menatap Laksita.

"ApaYang kau Lakukan" Ujar Rashia

"Wuahh" Phobus Terkejut

Rashia Bangun , Novika Dan Laksita Juga Terbangun

"Ada Apa?" Tanya Laksita Setengah Sadar, Ia Pun Tertidur Lagi. Novika Juga Ikut Tertidur

Tok..Tok..Tok..

Dallen Membuka Pintu

"Selamat Pagi" Sapa Dallen

"Hm Selamat Pagi" Rashia Mengucek Matanya

Dallen Tersenyum Melihat Rashia

"Sarapan Sudah Siap" Ujar Dallen

Rashia Menggelengkan Kepalanya Lalu Kembali Tidur.

"Kita Juga Harus Membahas Tentang Berkas Itu"

Rashia Bangun Lagi, Rashia Mengeluarkan Baju Gantinya Setelah Itu Dia Tidur Lagi, Dallen Tertawa Kecil Melihat Tingkah Rashia

1 Jam Kemudian ,Setelah Sarapan Pagi Mereka Mulai Membahas Tentang Berkas Atau Surat Tanah Kepemilikan Wilayah Utara.

Rashia Melihat Berkas Dengan Serius

"Ok Sebelum Itu Aku Ingin Mengganti Nama Mereka Semua Dan Bibi Juga Harus Memasukan Nama Bibi Atau ..." Rashia Binggung

"Aku Mengerti" Jawab Madam Gilda

Rashia Hanya Mengangguk Lalu Tersenyum

Madam Gilda Mengurus Surat Pengangkatan Anak Untuk Anak-anak Panti Karna Mereka Semua Masih Dibawa Umur

Clay Mengganti Nama Menjadi Gail, Phobus Memakai Nama Aslinya Yaitu Venian, Doyle Mengganti Nama Menjadi Jerol, Lola Menjadi Fanny, Mort Menjadi Noah, Mia Menjadi Joy, Than Menjadi Daran Dan Portia Menjadi Della.

"Aku Sudah Mencari Tau Tentang Wilayah Itu, Dan Kondisinya Baik-baik Saja" Ujar Leofrik

"Lalu Bajak Laut?" Tanya Rashia.

"Mereka Hanya Tinggal Dan Tidak Melakukan Apa-apa, Selama Seminggu Mereka Akan Pergi Berlayar Lagi" Jawab Leofrik

"Jadi Mereka Baik?"

Leofrik Mengangguk Tapi Tidak Terlalu Yakin

"Hufttt" Rashia Melihat Ke Arah Jendela.

"Berapa Lama Waktu Perjalanan Kita Ke Sana?" Tanya Rashia.

"4 Sampai 5 Hari" Jawab Dallen

"Wahh, Lama Juga"

Dallen Dan Leofrik Mengangguk.

"Berapa Banyak Yang Harus Aku Keluarkan?" Pikir Rashia Sambil Melihat Cincinya.

"Kami Memiliki Beberapa Kuda Dan Ada 2 Kereta(Kereta Kayu) Untuk Mengangkat Barang" Ujar Dallen

"Benarkah?" Tanya Rahia Terkejut Lalu Tersenyum Sambil Memajukan Wajahnya Pada Dallen Sampai Membuat Leofrik Dan Dallen Terkejut.

"I-iya" Jawab Dallen Yang Masih Terkejut.

"Haa Syukurlah" Rashia Memperbaiki Posisi Duduknya.

"Rashiaaa" Panggil Mia(Joy)

"Ya" Jawab Rashia Terkejut

Joy Berlari Ke Arah Rashia Lalu Memeluk Rashia

"Apa? Kenapa?" Rashia Melihat Gail(Clay) Dan Yang Lain Sedang Tersenyum Kearahnya.

Madam Gilda Masuk.

Joy Melepaskan Pelukannya, Lalu Menatap Rashia Dengan Mata Yang Berkaca-kaca.

"Ada Apa Ini?" Tanya Rashia Binggung

Madam Gilda Tersenyumn Lalu Memberikan Beberapa Kertas Yang Di Mana Anak-anbak-panti Sudah Di Anggkat Menjadi Anak Madam Gilda Dan Nama Mereka Juga Sudah Di Ganti.

Rashia Tersenyum Lalu Memeluk Joy Lagi

"Selamat Untuk Kalian Semua" Ujar Rashia Sambil Melihat Anak-anak Panti Yang Lain Yang Berdiri Di Belakang Joy.

"Aku Juga Mau Peluk" Ujar Della(Portia)

Mereka Semua Tertawa Kecil, Joy Melepaskan Pelukannya Lalu Rashia Memeluk Della, Daran(Than) Juga Mendekat Lalu Memeluk Rashia.

"Wah, Aku Mendapat Banyak Saudara" Ujar Leofrik

Mereka Semua Melihat Leofrik Yang Sedang Tersenyum Ke Arah Mereka, Mereka Tersenyum Malu.

"Aku Akan Menyipkan Makan Siang Kita" Ujar Madam Gilda

"Aku Ikut Ibu" Ujar Joy

Mereka Semua Melihat Joy

"Aku Juga, I-bu" Ujar Fanny(Lola) Yang Masih Canggung.

Mereka Semua Tersenyum

"Baiklah, Ayo Bantu Ibu" Jawab Madam Gilda.

"Aku Juga" Ujar Della Dan Daran Bersamaan.

Mereka Berdua Lari Ke Arah Madam Gilda Lalu Memegang Tangan Madam Gilda, Mereka Pun Pergi.

Tiba-tiba Novika Naik Ke Atas Meja Lalu Melihat Rashia, Rashia Yang Masih Melihat Madam Gilda Dan Ke Empat Anak Barunya Itu, Ia Tidak Memperhatikan Novika Yang Sedang Menatapnya.

"Oho" Rashia Terkejut Saat Dia Berbalik Novika Sudah Di Depannya.

"Lakukanlah Kontrak Denganku" Ujar Novika Melalui Telepati.

"Ha?" Rashia Tekejut Dan Juga Binggung

Mereka Semua Melihat Rashia Dan Novika.

"Ini Belum Waktunya" Jawab Laksita

Novika Mentap Tajam Laksita

"Jangan Ikut Campur" Ujar Novika.

"Apa?" Laksita Yang Sedang Berbaring Bangun Karna Mendengar Perkataan Novika

"Aku Bilang Jagan Ikut Campur" Ulang Novika

"Kau" Laksita Menatap Tajam Novika

"Oi Cukup" Teriak Rashia Yang Mengagetkan Mereka Semua

"Ada Apa Rashia?" Tanya Venian(Phobus)

Novika Pergi Keluar, Rashia Melihat Novika.

"Cih" Laksita Kembali Tidur

"Kucing" Panggil Rashia

"Apa?" Jawab Laksita

Rashia Mengejar Novika

"Apa Yang Terjadi?" Tanya Dallen.

Mereka Semua Saling Memandang, Rashia Mengambil Mantelnya Lalu Menyusul Novika Yang Ada Di Luar.

Rashia Mencari Novika Kesana Kemari.

"Haa Dia Pergi Kemana Sih?"

Rashia Berjalan Terus Menyusuri Tempat-tempat Kumuh, Iya Pun Tidak Sengaja Menabrak Seseorang

"Ahk" Jerit Rashia Dan Abizar

"Maaf, Maafkan Saya" Ujar Rashia Sambil Membungkuk

"Ah, Saya Juga Minta Maaf" Ujar Abizar Sambil Melihat Rashia Yang Hanya Melihat Kebelakang Mencari Novika

"Kau Baik-baik Saja?" Tanya Abizar

"Ah Iya, Saya Baik-baik Saja" Jawab Rashia.

Abizar Menatap Rashia Yang Masih Sibuk Mencari Novika

"Abizar" Panggil Pangeran Harry.

"Ya?" Abizar Melihat Ke Balakang

Rashia Melihat Abizar, Karna Abizar Sedang Melihat Ke Belakang Rashia Pun Lanjut Mencari Novika, Ia Pergi Meninggalkan Abizar.

Abizar Melihat Lagi Ke Arah Rashia Tapi Rashia Sudah Pergi, Ia Pun Kembali Lagi Ke Kelompok Pencarian Pangeran Kedua.

"Ada Apa?" Tanya Pangeran Harry Yang Melihat Abizar Terus Melihat Kearah Rashia Yang Sudah Menghilang.

"Ah, Tidak Sepupu" Jawab Abizar.

Mereka Pun Pergi.

Dallen Dan Rey Mengejar Rashia.

"Apa Yang Terjadi?" Tanya Venian Pada Laksita

"Dia Mau Melakukan Kontrak Dengan Rashia" Jawaab Laksita

"Apa?!!" Venian Terkejut

"Kenapa? Apa Yang Di Katakannya?" Tanya Leofrik

"Kelinci Ingin Melakuan Kontrak Dengan Rashia" Jawab Venian

"Emangnya Tidak Bisa Ya?" Tanya Gail

"Merek Harus Memiliki Kekutan Yang Cukup Unntuk Melakukan Kontrak Dengan Beast" Jawab Alhena

"Rashia Memiliki Kekuatan" Ujar Noah(Mort)

"Iya, Tapi Dia Belum Bisa Mengendalikan Kekuatatnnya" Jawab Venian

Mereka Saling Memandang.

"Pergi Kemana Mereka?" Ujar Ella Yang Melihat Dari Jendela Ruang Kerja. Ia Melihat Rashia Yang Sedang Mencari Novika Sedangka Di Belakang Ada Dallen Dan Rey Yang Sedang Mengejar Rashia.

"Jika Kau Tidak Keluar Aku Akan Tersesat" Ujar Rashia Pada Novika Yang Entah Ada Di Mana.

Dallen Memegang Lengan Rashia, Rashia Berbalik Melihat Dallen

"Jika Kau Kesana Terus, Kamu Akan Dalam Bahaya" Ujar Dallen

"Ha?" Rashia Terkejut

"Ayo Pergi" Ujar Rey.

"Kelinci?!" Ujar Rashia Dengan Raut Sedih

Tiba-tiba Burung Gagak Hinggap Di Kepala Rashia, Rey Dan Dallen Terkejut

"Kau Dari Mana Saja?" Tanya Rashia Pada Gagak Di Atas Kepalanya.

Rey Binggunng Sedangkan Dallen Terkejut.

"Ayo Pergi" Ujar Novika.

Mereka Punpergi Dari Tempat Itu

"Tolong Tunggulah Sebentar Lagi" Ujar Rashia.

"Hm" Jawab Novika.

Dallen Dan Rey Binggung

Mereka Pun Kembali Lagi, Sampai Di Guild Novika Dan Laksita Tidak Saling Bicara. Rashia Juga Tidak Ikut Campur Dengan Pertengkaran Novika Dan Laksita Karena Dia Sangat Sibuk Dengan Persiapan Keberangkatan Mereka.

1
Atoen Bumz Bums
sad lah,
Atoen Bumz Bums
la,ada hama dibiar2in enak2an
Atoen Bumz Bums
agak bingung pakek2 warna
Atoen Bumz Bums
bahasanya macam gen A y kn
gayanya penulisan nya macam chat story
Uma Umi
Kecewa
Uma Umi
Luar biasa
Dearest
gak ngerti thor maksudnya apa kehidupannya diberikan oleh dayang sang ibu?
ini anak dari ibunya eurik atau anak raja dengan dayang?

sebenernya anak sang raja ada brp sih? jelasin dong thor
sisil prasada
Luar biasa
Novika ❤
thoooorrrr
aurora: ape lu
total 1 replies
Buke Chika
tamat selamat atas karyanya ditunggu kisah yg lainnya
Ai Sri Kurniatu Kurnia
asiap ditunggu karya thor
Cecek
buat s2 thorr
Narimah Ahmad
terus semangat 💪💪💪 dn semoga sukses selalu buat thor 👍👍👍.
Maya Rina
emang apa yang d katakan vladimir ke rasya thor, kok aku gk d kasih tau sih....bisikan dong....
aurora: rahasia, cukup vladamir, Rashia dan author yang tau/Facepalm/
total 1 replies
Narimah Ahmad
💪💪💪
Ai Sri Kurniatu Kurnia
gimana rasanya gak dianggap sama anak sendiri sakitkan itu yang dirasakan Raisa sekarang ini
Buke Chika
next next next /CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Ai Sri Kurniatu Kurnia
lanjut thor semangat 💪💪💪 buat update ya
Ai Sri Kurniatu Kurnia
lanjut thor
Narimah Ahmad
semanggat 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!