NovelToon NovelToon
My Silly Secretary

My Silly Secretary

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:434.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: nita arya

“Isabela..... kamu ternyata pura-pura lupa dengan saya? Kamu harus membayar perbuatan jorok kamu kemarin. Awas!!!” Donnie menatap dengan penuh ancaman. “Dan kamu bilang saya apa? Ubur-ubur?”

Hallo pembaca, Author masih baru di sini. Mohon saran dan kritiknya yah.

Trims sudah mampir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nita arya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17

BAB 17

Ddrrtt.....ddrrtt......ddrrtt......HP Donie berbunyi

(Donie) “Hallo.”

(Stefani) “Hallo ! Don, kita perlu bicara.”

(Donie) “Aku juga, ada yang ingin kubicarakan.”

(Stefani) “Ok. Nanti malam kita ketemu. Jam 7 malam di resto Vandie.”

Bela dan Hilda sangat sibuk beberapa hari terakhir ini. Mereka mempersiapkan acara ulang tahun perusahaan. Karyawan yang lain juga tidak kalah sibuknya. Bahkan sebagian besar dari mereka lembur untuk mempersiapkan acara yang akan dilangsungkan seminggu lagi.

Hari ini sudah puluhan kali Bela mondar-mandir ke ruangannya dan bagian perencanaan. Kakinya terasa lelah. Ia memijit-mijit betisnya sembari meringis.

“Ini belum seberapa, Bela. Tahun kemarin, saya sampai tidur di kantor mempersiapkan acara ini. Beruntung tahun ini saya dapat bantuan dari kamu. Hehe... jangan kapok Bela. Ayo semangat.” Hilda memberi semangat kepada Bela.

“Iya mbak.”

“Hari ini pak Donie tidak datang ke kantor ya?”

“Ada meeting hari ini mbak, sama pak Reino juga, di Hotel Aston. Tapi nanti jam 4 sore sudah balik ke sini, mau rapat sama bagian produksi.”

“Eh, Bela.... kamu kan sering lembur sama pak Donie ya. Kamu tau nggak, pak Donie pernah bawa cewek atau pacar gitu?” Hilda bertanya dengan menyelidik.

Sudah tiga tahun Hilda bekerja di sini, hampir satu tahun dia ditugaskan di ruang Donie. Hilda berumur hampir 30 tahun dan masih jomblo. Ia sebenarnya sangat tertarik kepada Donie. Ia berusaha tampil seksi dan menarik  perhatian Donie. Namun Donie selalu terlihat dingin kepada siapapun. Hal-hal pribadi tentang Donie pun tidak banyak diketahui oleh Hilda. Hilda hanya tau Donie sering berkumpul dengan dua orang sahabatnya, yaitu Reino dan Andrianto. Ia tidak bisa menahan diri lagi untuk mencari tahu dari Bela tentang Donie bosnya yang tampan itu.

Bela sebenarnya tahu bahwa Hilda sangat menyukai Donie. Dan ia agak merasa bersalah karena justru dia yang kini dekat dengan Donie.

“Emmmm...... mbak, aku mau ke bagian produksi dulu ya, mempersiapkan berkas untuk nanti sore, rapat dengan pak Donie. Kalo nggak disiapin ntar pak Donie ngamuk. Tau sendiri kan mbak kalau pak Donie ngamuk?” Bela menghindar pertanyaan Hilda dan meninggalkannya.

*****

“No... gue lebih tertarik bekerja sama dengan perusahaannya Stefani daripada ngurusin perjodohan yang diatur mami gue.”

“Kok sama ya Don. Gue juga sudah kepikiran ke arah sana. Bahkan beberapa waktu yang lalu gue coba-coba buat draft kerjasamanya. Nanti kita pelajari deh.”

“Langsung aja nanti gue ke ruangan lo. Nanti malem gue ada rencana ketemu sama Stefi. Gue mau langsung bicarakan itu.”

“Ok.”

Donie dan Reino berbicara di dalam perjalanan ke kantor. Mereka baru saja selesai meeting dengan relasinya di Hotel Aston.

Sesampainya di depan kantor, Supri menghentikan mobilnya. Setelah mereka berdua keluar, Supri membawa mobil ke tempat parkir.

Ting........(Suara pintu lift terbuka)

Beberapa karyawan wanita berbisik-bisik melihat duo tampan berjalan keluar dari lift. Donie tidak terlihat tersenyum saat karyawan menyapanya. Berbeda dengan Reino yang ramah membalas sapaan karyawan. Mereka berdua masuk ke dalam ruangan Reino. Tak berapa lama keduanya terlihat sibuk membahas proyek baru mereka.

Tanpa terasa satu jam sudah Donie menghabiskan waktu berdiskusi di ruangan Reino.

“Bro.... gue balik ke ruangan dulu. Nanti ada rapat dengan bagian produksi.”

“Ok.”

Donie berjalan keluar. Di luar ruangan, kembali karyawan-karyawan wanita mencoba menarik perhatian Donie. Namun Donie tetap dingin dan berlalu dari mereka. Ia berjalan menuju ke ruangannya. Ketika sampai di meja Bela, Donie melihat Bela yang sedang mencari-cari berkas sambil berjongkok di kolong mejanya. Di samping meja Bela,

Hilda sedang duduk melihat layar komputer di depannya.

Donie menghampiri Bela, “Bela, kamu ke ruang saya sekarang.”

Bela terkejut mendengar suara bosnya. Ia tidak menyangka Donie sudah sampai di kantor. Karena terkejut, kepalanya terbentur meja ketika berusaha untuk berdiri. Alhasil Bela pun meringis kesakitan. Donie tersenyum melihat Bela yang ceroboh.

Hilda merasa senang melihat senyum Donie. Jarang-jarang ia melihat senyum bosnya seperti itu.

Bela mengikuti Donie masuk ke dalam ruangannya.

Klek..... pintu tertutup.

Donie duduk di sofa.

“Sayang, sini.”

Bela mendekati Donie. Tiba-tiba Donie menarik Bela duduk di atas pangkuannya.

“Mas, apa-apaan sih? Ini di kantor.”

“Aku kangen. Sini....” Donie memegang pipi Bela dengan kedua tangannya dan....cup....cup.... Bibir seksi Donie mendarat di bibir Bela.

“Sebentar, aku ingin seperti ini sebentar saja.” Donie memeluk Bela yang duduk di pangkuannya.

Klek....tiba-tiba Reino masuk....

“Ups.... sorry.... gue nggak ketok dulu.”

Bugg......... Donie melemparkan bantal sofa ke arah Reino.

“Jadi elo sama Bela bro? Baru tau gue. Sejak kapan?”

“Ah, reseh lo. Gangguin orang aja.”

“Mas, aku keluar dulu.” Bela keluar dari ruangan dengan pipi merona.

Ceklek.... pintu tertutup.

“What....??? Cerita sama gue bro.... sejak kapan? Apa tadi dia manggil elo ‘mas’ so sweet banget. Lega banget gue, belahan jiwa gue ketemu jodohnya. Hahaha......”

“Awas lo ya....!!! Gue kerjain balik lo.”

***di luar ruangan***

“Ya ampun Bela. Muka kamu kenapa? Kamu habis dimarahin sama pak Donie?”

Bela hanya menunduk tidak berani melihat Hilda.

“Sabar ya Bela, pak Donie memang agak galak gitu. Tapi kalo senyum manis kok.”

“Iya mbak.”

Huft..... Bela duduk di kursinya sambil tersenyum mengingat kejadian tadi.

HALLO READERS, JIKA KALIAN SUKA, JANGAN LUPA YA BERI :

·         Komentar

·         Like

·         Favorit

·         Tip

SELAMAT MEMBACA

SILAKAN MAMPIR KE NOVELKU YANG LAIN “LOVE AFFAIR”

1
KIRANIECCA
kerupuk doa ibu, favorite banget 🤣🤣
KIRANIECCA
ngakak dah baca part ini 🤣🤣
May Keisya
makanan kesukaanku😂...pesen lupis ma putu Mayang ya bell😂😂
May Keisya
ko santet😂pelet kali🤣
May Keisya
Bella ko bisa Ampe nyungsep gitu😂😂😂
May Keisya
udah ky utang😄
Maria Husnah
yaah,,slese,,,
belom liat bucinnya wes slese aja kak othor ni 🤭
Sakura Chan
Assalamualaikum wr wb

izin pm thor, mampir yuk ke ceritaku judul nya

Aku Tetap Cinta
Stephanie Emininta Sinuhaji
cucok emmmm😊
Allie
ceritanya keren, sukses terus.
epa15ok
.kebayang hahaha
epa15ok
bug bug bug, hahhaa
ig : skavivi_selfish
done ya kak Nita, 💛💛
nita arya: thank you 😘
total 1 replies
ig : skavivi_selfish
kangen pas bela di Jogja.. hihii,kak aku boomlike ya ,maafkan aku yang dulu hanya baca tanpa like 😂💛
ig : skavivi_selfish
kak Nita apa kabar,huuu.. aku dah lama gak kesini,udah baca sampai end tapi belum kasih jempol.. he-he-he jempol ku mendarat ya kak Nita 🥰🥰🥰
Cece Jumi
cucok banget thor
Tuti Adithama
senyum-senyum sendiri jadinya. . lanjutttt
Firdauspupung
Thomas mengumpulkan kekayaan buat siapa ya toh dia hidup sendiri 🤔😁
Ria Nilasari
jadi kangen Jogja......
Amin Tohari
meski pakai kaca mata cewek itu gk harus kelihatan culun oke
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!