NovelToon NovelToon
Listen, My Love You Are My Whole Life (GxG, Lesbian)

Listen, My Love You Are My Whole Life (GxG, Lesbian)

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Posesif
Popularitas:718
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Cerita ini mengisahkan tentang dua wanita (GxG, Lesbian ) jangan di baca kalau tidak suka, skip saja... 🥰🥰

Eli Sharafina seorang gadis berusia 18 tahun, dengan sifat rendah hati, ceria dan baik. ia memiliki Sahabat yang sangat baik yaitu Cherly Angeline seusianya dari keluarga orang kaya, Dengan sifat pendiam, baik dan datar.

Saat Eli dengan sahabat baiknya, Cherly. di sekolah yang sama kehidupan mereka berdua terasa baik-baik saja. Tidak ada yang membuat mereka pecah dengan orang ketiga. namun saat kelulusan sekolah sudah selesai. Eli dapat kabar bahwa Cherly akan pergi keluar negeri untuk melanjutkan sekolahnya masuk kuliah universitas kedokteran. setelah dapat kabar itu, kehidupan Eli terasa kosong, hampa dan kesepian, tidak ada ketawa ceria, bercanda dan kebersamaan.

5 tahun kemudian saat Eli usia 23 tahun di kaget kan berita heboh di televisi, ia terkejut melihat sahabatnya, Cherly. bertunangan dengan seorang pria pilihan ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17 Dengarkanlah sayang hidupku hanya kamu

Cherly terdiam memandang wajah Eli berfikir sejenak, sekarang Cherly mulai mengerti apa yang di alami Eli selama ini,

"kamu mau menghadapinya, atau lari dari masalah??". tanya Cherly nada pelan

"entahlah.." Eli berbalik menatap atas langit

"jangan berubah, tetaplah jadi diri sendiri" Ujar Cherly

    Eli menoleh menatap terdiam, saling padang satu sama lain dengan suasana malam yang dingin dari heningnya di dalam kamar

*****

*****

*****

       Bukan sesuatu yang penting dalam berharga dengan sosok seseorang paling dicintai, terkadang hati terus berbicara rasa ingin tahu apa yang di rasakan. Eli duduk di depan meja berhadapan dengan Cherly di pagi hari makan bersama, berlahan Satu suap makan sambil memperhatikan Cherly. Tampak Cherly menikmati sarapan pagi begitu lahap.

     Eli sangat penasaran ingin tahu, perasaan Cherly terhadap dirinya, sebenarnya Cherly menyukai Eli atau hanya sekedar teman biasa, ia tahu tinggal di apartemennya sesuatu terpaksa menerima Eli. Dan pernah kah... memiliki perasaan itu atau menyimpan perasaan.??? _____

"Kamu suka pada ku tidak?? " Pertanyaan macam apa Eli ini, Tiba-tiba saja melontarkan kalimat yang harusnya tidak perlu di katakan

   Cherly menoleh terdiam memandangi wajah Eli, yang sedang menunggu jawabnya

      sesuatu menggangu di pikiran Eli adalah kehadiran Gavin, tidak bisa ia lupakan masalalu itu, walaupun sudah lewat tapi masih terbayang rasa takut dan khawatir, kebaikan dan kepedulian Gavin hanya sesuatu gambaran mulai adanya penghianatan terjadi.

    Eli tidak akan pernah membiarkan Gavin menyakiti hati Cherly, mencoba dan menjaga Cherly apa pun itu, tidak pernah meninggalkannya sampai kapanpun, walaupun seribu kali menolak kehadiran Eli.

   Diamnya Cherly membuat Eli bertanya-tanya apa yang dipikirkan Cherly selama ini, dan sebenarnya cukup misterius melihat sikap Cherly yang pendiam, datar.

"Apa itu penting?? ". Jawabnya datar melihat piring sambil mengambil sendok makan

    Sudah Eli duga pasti akan mengeluarkan kalimat itu lagi, bukan sesuatu kecewa dari jawaban Cherly, tapi rasa penasaran ingin tahu, sayangnya lagi-lagi melontarkan jawaban tidak sesuai yang Eli mau. Dengan hembusan nafas panjang mengambil segelas air putih kosong.

 *Di toko pembelanjaan*

       Sebuah toko dengan banyak pengunjung untuk membeli pakaian, aksesoris dan teknologi bermacam ada di gedung pembelanjaan ini. tampak ramai dengan riuhnya bernada seperti lebah yang bergeming.

    Eli melangkah jalan di lorong toko pembelanjaan sendirian sambil melihat sekitar menyusuri untuk mencari sesuatu yang ia mau beli. Lama berjalan-jalan tidak menemukan apa yang ia mau, Eli terdiam melihat sekeliling, ia teralihkan sesuatu yang tidak asing dan sangat ia kenali sesosok seorang laki-laki dan perempuan yang sedang memilih pakaian di toko sana.

    Eli memutuskan melangkah menghampiri untuk memastikan mereka siapa_____

"Bagaimana yang ini". Tanyanya seorang wanita menunjukkan pakaian daster yang sedang hamil muda

" Bagus " Jawab laki-laki tersebut.

    Eli melihat lebih dekat dengan ekpresi menatap tajam, dan benar saja apa yang selama ini ia lihat tidak salah, ternyata wanita hamil mudah itu Becky dan pria di sampingnya Gavin sedang membeli pakaian.

"Ohhh... sedang beli barang bagus iya.. !!! ". Sahut Eli nada tegas

    Seketika Becky dan Gavin menoleh terkejut, bertemu dengan Eli tidak mereka duga.

"Eli!! ". Jawab Becky kaget sambil pegang perutnya yang buncit

    Eli yang memperhatikan perut Becky terlihat buncit, pola pikir dan overthinking Eli semakin yakin,

" Kamu hamil?? ". Lontarkan nada tegas bertanya.

    Becky berlahan menundukan kepala melihat perutnya dengan raut wajah murung sambil mengusap perutnya yang buncit

    Tampak wajah Eli terlihat murka dan kesal, melihat kelakuan mereka semakin jadi saja. terutama Gavin, entah apa di rencanakan Gavin sebenarnya.

"Kamu... untuk apa.. bertunangan dengan Cherly, kalau ternyata kamu hamilin dia... Aaaahhh!!! ". Sentak Eli kesal.

" Dengar Eli. kamu tidak bisa ikut campur urusan kami, lebih baik kamu urus diri kamu sendiri, jangan pernah ikut campur ".

    Raut muka Eli berubah memerah padam tak terbendung mendengar kalimat Gavin semakin muak_____

Plak...

    Satu tamparan melayang tempat di wajah pipi Gavin begitu keras, hingga wajahnya tertepis melihat kesamping bawah, dengan terkejut.

   Becky pun kaget tidak disangka Eli begitu berani menampar Gavin

"Kamu... jangan seakan-akan semua wanita terpikat dengan gaya sok keren dan belagu mu... kau pikir Setelah kamu menghianati ku, seenaknya kamu mau mempermainkan Cherly dari belakang aaaahhh!!. " Melontarkan kekesalan sambil tunjuk jari depan wajah Gavin

    Gavin menoleh menatap tajam, merasa tidak ada harga diri.

"Kamu, berani sekali padaku". Ujarnya marah

    Semakin di tatapan tajam, dan semakin ingin melawan Eli semakin tidak takut, melainkan berani untuk menunjukkan sikap kerasnya pada Gavin.

" Apa... aaaah... mau apa!? ". Eli menantang Gavin untuk berantem.

" Sudah, sudah hentikan kalian, ". Becky menghentikan mereka berdua mulai tidak terkendali.

"Aku tidak akan membiarkan kamu, mencoba mendekati Cherly, aku pastikan dia tidak akan pernah menikah dengan laki-laki berengsek seperti dirimu!. " Lontarkan kata kasar Eli

"Kamu kenapa begitu peduli padanya, siapanya dia... kamu hanya orang biasa tidak tahu apa-apa"..

" Hmph!! karena aku sangat menyukainya, dan asal kamu tahu, aku akan mendapatkan hati Cherly dengan caraku sendiri ".

    Gavin terdiam mendengar ucapan Eli, Gavin tidak menyangka ternyata Eli menyukai sesama wanita dan tertarik dengan Cherly.

" Kamu... suka wanita?? ".

" Iya... kenapa, kaget... hemmm! oke. mari kita bersaing secara sehat, Gavin. Aku ingin tahu Cherly benar-benar suka dengan mu atau tuntutan dari orang lain".

    Becky hanya menyimak terdiam mendengar kalimat melontarkan Eli, entah memang kejujurannya atau hal lain. masih terasa bingung

"Sejak kapan kamu, menyukai Cherly?? tidak pernah tahu ternyata kamu begitu cinta pada Cherly. aku hanya mengingat kan, kamu dan Cherly sangat beda jauh sekali. dia harus berdamping dengan sosok yang berada seperti dirinya, sedangkan kamu, siapa?? hanya orang biasa. tidak memiliki kekuasaan hebat".

    Eli terbendung kepikiran, memang benar tidak ada hak bagi Eli,. betapa sadari Eli bukan siapa-siapa hanya orang biasa tidak sempurna tidak memiliki kekuasaan hebat atau kekayaan berlimpah dan tidak memiliki cukup kuat untuk mendapatkan sesuatu yang ia mau.

"Hemmm!! kenapa diam?? sadar??? ". Tanya Gavin sinis. " Dengar iya... silahkan saja. kamu berjuang mendapatkan cintanya, yang menang tetap aku. tidak ada gunanya berjuang sampai mati, tetap berakhir bersamaku". Ujarnya menegaskan

"Kamu.....!! ".

" Ayo kita pergi Becky, selamat berjuang " Ucap Gavin sentil, melangkah bersama dengan Becky meninggalkan Eli begitu saja.

     Becky menatap murung melihat Eli terdiam.

    Eli berkaca-kaca yang hampir ingin menangis, faktanya apa yang di katakan Gavin itu benar. tapi tidak menutup kemungkinan untuk mundur, tidak masalah tidak bisa memiliki Cherly, setidaknya berjuang untuk melindungi dan menjaga hati Cherly, tidak peduli harus terluka karena patah tidak bersama. lebih sakit Cherly menikah dengan sesosok berengsek seperti Gavin tidak akan biarkan terjadi.

1
Renjana
awalnya mulai berteman, tapi siapa sangka...
hai kak, mampir juga di novelku ya,😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!