NovelToon NovelToon
God Emperor Zhao Xuan

God Emperor Zhao Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Mengubah Takdir / Perperangan
Popularitas:18.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Setelah meninggalkan Planet Vermilion, Zhao Xuan, Long Chen & Gu Tianxue menginjakkan kaki di Planet Shenzue sebuah dunia yang menjadi pusat dari Tiga Puluh Tiga alam Immortal Kuno.

Planet Shenzue terbagi menjadi Empat Benua Utama (Timur, Barat, Selatan, dan Utara) yang dikuasai oleh berbagai sekte tingkat puncak, klan kuno, dan kekaisaran raksasa. Lautan Shenzue yang tak berujung dikuasai oleh Ras Laut yang arogan dan tertutup, dipimpin oleh Kaisar Laut dan para keturunan naga airnya. Permusuhan antara kultivator daratan yang serakah dan Ras Laut yang kejam telah berlangsung selama ribuan tahun, menciptakan batas wilayah yang dipenuhi peperangan dan intrik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17: Benturan Fisik

BOOOOOOOOOOOOOOM!

Udara di atas Benteng Puncak Gerhana meledak menjadi ruang hampa saat tubuh fisik Zhao Xuan menembus kecepatan cahaya. Komet ungu yang dilapisi oleh Petir Surgawi Murni itu menghantam langsung Perisai Darah Seribu Lapisan yang dibangun secara tergesa-gesa oleh Avatar Patriark Iblis Darah.

Benturan pertama ini memicu gelombang kejut yang benar-benar memusnahkan awan dalam radius seribu mil. Hantaman fisik murni yang digabungkan dengan Petir Yang Ekstrem merobek perisai darah tingkat Surga Puncak itu seolah-olah merobek kertas basah!

Tinju kanan Zhao Xuan, yang dihiasi sisik ilusi naga ungu, bersarang telak di dada Avatar Patriark.

KRAAAAAAK! ZRAAAASH!

Kekuatan penghancuran dari fisik Dewa yang telah dipadatkan oleh Inti Leviathan meledak di dalam tubuh sang Patriark. Setengah dari tubuh kanan Avatar Setengah Langkah God Emperor itu langsung hancur menjadi kabut darah! Ia terlempar sejauh puluhan mil ke belakang, menabrak puncak sebuah gunung es raksasa hingga gunung itu runtuh menjadi debu.

Di bawah, Long Chen yang menancapkan tombaknya ke tanah untuk menahan badai, bersorak kegirangan. "HAHAHA! Rasakan itu, lintah merah! Bahkan Setengah Langkah God Emperor tidak bisa menahan tinju Tiran!"

Namun, Zhao Xuan di langit tidak tersenyum. Matanya menatap gunung es yang hancur dengan waspada.

"Jangan bersorak terlalu cepat, Kadal," gumam Jian Zui, matanya yang tajam menembus debu. "Monster di tingkat itu tidak mati hanya karena kehilangan separuh tubuh."

Benar saja. Dari dalam Kuali Lautan Darah yang mengambang di pusat langit, seberkas pilar cahaya merah pekat turun, menyinari tumpukan debu es di kejauhan.

Dalam seperseribu napas, kabut darah yang tadinya hancur berkumpul kembali. Tulang, urat nadi, kulit, hingga jubah Avatar Patriark Iblis Darah diregenerasi secara lansung tanpa meninggalkan bekas luka sedikit pun!

"Hahaha... HAHAHAHA!" Suara tawa Patriark Iblis Darah menggema, membawa getaran yang membuat dada setiap kultivator di bawahnya terasa sesak.

Sang Patriark melesat kembali ke angkasa, auranya tidak berkurang satu tetes pun. "Kekuatan fisik yang luar biasa, Zhao Xuan! Jika ini adalah dunia fana biasa, satu tinjumu tadi sudah cukup untuk membunuh seorang God King Puncak. Tapi kau lupa, Iblis Darah tidak memiliki titik buta fisik! Selama Kuali Lautan Darah ini menelan esensi kehidupan, aku tidak bisa dihancurkan!"

Zhao Xuan mengibaskan tangan kanannya, memercikkan darah korosi musuh yang mencoba menempel di sisik petirnya.

"Tidak ada makhluk yang benar-benar abadi," ucap Zhao Xuan dingin, matanya mengunci pergerakan Kuali di atas mereka. "Itu hanya berarti aku harus memukulmu jutaan kali hingga persediaan karma di kualimu itu habis. Hitung itu sebagai pemanasan tulang-tulangku yang sudah lama kaku."

Mendengar kesombongan itu, kemarahan di mata Patriark memuncak. Ia tidak bisa meremehkan kekuatan fisik Zhao Xuan, dan pertarungan jarak dekat biasa terbukti merugikannya.

"Kau pikir aku akan berdiri diam membiarkanmu memukulku?!" raung Patriark.

Kedua tangan Patriark diangkat ke atas, membentuk segel tangan yang sangat rumit dengan kecepatan kilat. Lautan darah dalam radius seratus mil tiba-tiba berputar, mengompresi gravitasinya menjadi pusat pusaran yang luar biasa berat.

"Teknik Kaisar Darah Kuno: Manifestasi Asura!"

ZRAAAAAASH!

Lautan darah itu tidak lagi turun sebagai hujan rantai, melainkan memadat dan membentuk sebuah entitas raksasa setinggi sepuluh ribu tombak! Sesosok raksasa berwarna merah gelap, dengan tiga kepala dan seribu lengan yang memegang berbagai bentuk senjata pusaka yang terbuat dari darah padat.

Avatar Patriark Iblis Darah meleburkan dirinya ke dalam dahi raksasa Asura tersebut, mengambil alih kendali penuh. Tekanan gravitasi yang dipancarkan oleh Asura Darah ini membuat daratan Puncak Gerhana ambles sedalam puluhan tombak.

Di dalam benteng, Gu Tianxue memuntahkan seteguk darah. Sayap bayangannya bergetar hebat. Formasi Tirai Esensi Kutub Utara miliknya mulai retak di bawah tekanan eksistensi raksasa Setengah Langkah God Emperor tersebut. Jika ia menyerah sedetik saja, ribuan nyawa di belakangnya akan hancur.

"Bertahanlah, Hati Dao-ku..." rintih Gu Tianxue, membakar setengah dari Esensi Darahnya sendiri untuk memperkuat pelindung.

Zhao Xuan melirik ke bawah, menyadari bahwa ia tidak bisa bergerak terlalu jauh, atau benteng itu akan terkena dampak serangan Asura Darah. Di pertarungan ini, ruang gerak Sang Tiran dibatasi oleh perlindungannya terhadap sekutunya.

"Menjijikkan," cibir Zhao Xuan menatap Asura raksasa di depannya. "Membentuk raksasa hanya membuatmu menjadi target yang lebih besar."

Asura Darah itu tidak membalas dengan kata-kata. Seratus lengan raksasa di sisi kanannya bergerak serentak, mengayunkan ratusan kapak, tombak, dan pedang darah ke arah Zhao Xuan!

Kecepatannya memecahkan ruang hampa, menciptakan jaringan robekan dimensi yang tidak menyisakan ruang untuk menghindar!

Namun, Zhao Xuan sama sekali tidak berniat menghindar.

"Teknik Fisik Asura Sejati!"

Zhao Xuan melesat ke depan, menyongsong seratus lengan darah raksasa itu. Tinju dan tendangannya tidak terlihat oleh mata fana. Ia melepaskan ribuan pukulan dalam satu kedipan mata, setiap pukulan membawa Hukum Petir Surgawi tingkat mutlak!

BAM! BAM! BAM! TRANG! KRAAABOOOM!

Ledakan terjadi secara beruntun di langit. Setiap kali kepalan kecil Zhao Xuan berbenturan dengan senjata raksasa Asura Darah, senjata tingkat Surga palsu itu hancur lebur menjadi uap darah.

Tubuh kecil Zhao Xuan meliuk, meninju, menendang, dan menangkis seribu lengan raksasa itu dengan ritme yang melampaui nalar. Dari daratan, pertarungan itu terlihat seperti sebutir debu bercahaya ungu yang sedang menghancurkan sebuah gunung merah secara perlahan dari luar.

"MATI! MATI! MATI!" raung Patriark dari dalam dahi Asura. Seribu lengan itu menyerang tanpa henti, bahkan ketika lengan-lengan itu hancur, Kuali Darah langsung meregenerasinya di detik yang sama.

SLAAAASH!

Dua bilah pedang darah berhasil menembus pertahanan tinju Zhao Xuan, menyayat pundak dan pinggangnya. Darah segar berwarna merah keemasan menetes dari luka Zhao Xuan, mendesis saat bersentuhan dengan udara dingin.

Ini adalah pertama kalinya sejak ia tiba di Planet Shenzue, darah Sang Tiran berhasil dibuat berdarah oleh musuhnya!

"BOS!" teriak Long Chen dari bawah, wajahnya pucat melihat dewa tak terkalahkannya terluka.

Asura Darah tertawa penuh kemenangan. "Kau berdarah! Fisikmu bukanlah logam keabadian! Dengan setiap tebasan, stamina dan Qi-mu terkuras, sementara aku tidak akan pernah kehabisan tenaga!"

Namun, Zhao Xuan tidak mundur. Ia berhenti sejenak di udara, mengusap luka di pundaknya dengan ibu jari. Alih-alih marah atau panik, Seringai Asura di wajah Zhao Xuan semakin lebar, matanya berkilat dengan kegembiraan murni yang jarang ia rasakan. Tiran itu sedang menikmati pertarungannya.

"Kau benar," ucap Zhao Xuan pelan, meski suaranya menembus hiruk-pikuk badai petir. Luka di tubuhnya mulai menutup perlahan berkat pemulihan alami Dewa Fana. "Sudah lama sekali aku tidak merasakan sakit. Rasa sakit ini... membuat darahku mendidih."

Zhao Xuan merentangkan kedua tangannya. Sembilan Roda Bintang di dalam Dantiannya kini beresonansi, bukan untuk mengeluarkan teknik, melainkan memompa tenaga murni ke seluruh urat nadi fisiknya.

"Mari kita tingkatkan kekuatannya, Iblis Tua," bisik Zhao Xuan.

WUSSSSH!

Kecepatan Zhao Xuan meningkat dua kali lipat! Ia berubah menjadi badai petir ungu yang sepenuhnya tidak kasat mata. Lengan-lengan Asura Darah tidak lagi mampu menyentuhnya.

Dalam lima menit berikutnya, langit Benua Utara dipenuhi oleh dentuman daging yang dihancurkan secara brutal. Ratusan lengan Asura Darah diremukkan menjadi bubur. Zhao Xuan menembus pertahanan raksasa itu, mendaratkan rentetan tendangan meteor ke dada Asura, menciptakan kawah darah sedalam ratusan tombak!

Darah, petir, raungan rasa sakit, dan gelombang kejut merobek tatanan langit dan bumi. Kuali Lautan Darah berputar semakin cepat, memeras energi dari roh-roh yang terjebak untuk terus memperbaiki tubuh Asura yang tiada henti dihancurkan oleh Sang Tiran.

Matahari perlahan mulai terbenam di ufuk barat, mengubah warna awan salju menjadi jingga berdarah.

1
eka suci
ngga rela iiihhhh😥
eka suci
duuuuhhh masa si kakek mati sih long Ceng bakal mewek😥
eka suci
makanan mewah 😥 udah lama Zhao xuan ngga berdarah " shenzu emang agak beda🤭
eka suci
si batu kemana tuh ada camilan gratis malah bobo cantik
eka suci
kakek pemabuk jangan kaget ya ,jantung aman kan😄
eka suci
bantu mengarahkan biar ngga mati
eka suci
panggung nya masih dibutuhkan jadi petir nya harus di serap kau kejam Zhao 🤣🤣🤣
saniscara patriawuha.
blarrrrrrrrrr..... sikatttttt epribadiiii...
Xiao Bar
lanjutin
Xiao Bar
lanjut thor
Sang_Imajinasi
Halo Para Reader.
Jika Kalian Suka dengan cerita ini mohon bantuan untuk beri rating bintang dan vote nya.. 🙏 Penilaian kalian sangat berharga bagi author tetap semangat untuk update cerita ini. TERIMA KASIH.... ✌️
Mahyuni Muhyar
Lanjuuuttttt thor 🦾👍🏻
Boo Ceng Li
💪💪💪🔥🔥🔥
Sang_Imajinasi: Terima Kasih Bintang 5 nya 🙏
total 1 replies
eka suci
si batu itu mirip si kerak 🤭 udah si gembul tukang tidur, si burung suka main api sekarang si batu suka makan qi🤣🤣🤣
Sang_Imajinasi: tahan ya ingat sekerak🤭
total 1 replies
eka suci
arogan ngga akan kalah🤣🤣🤣
Agung Curvanord
jooos
Sang_Imajinasi: Terima Kasih Bintang 5 nya 🙏
total 1 replies
Nova Bustomi
lanjutkan update nya Thor
Sang_Imajinasi: siap kak💪💪
total 1 replies
Arinto Ario Triharyanto
mantuaapp Thor😎
Sang_Imajinasi: mantap dong 🤭
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassdddd pollll 5 bintang lagi mang suannnn...
saniscara patriawuha.
gasssssssdddd....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!