Garvesya seorang gadis nakal yang mendadak transmigrasi ke dalam sebuah novel di mana kisah pemeran utama wanita sangat tragis.
Sejak pemilik tubuh asli mengalami luka bakar di kulitnya hampir 70% karena insiden kebakaran di acara pertunangannya itu, pemeran utama wanita diabaikan keluarganya, dicampakkan tunangannya, di pecat dari pekerjaannya dan dijauhkan para sahabat dan akhirnya kesadaran pemeran utama wanita di nonaktifkan.
Garvesa mengambil alih tubuhnya dan dibekali sebuah kecerdasan buatan, sistem super canggih. Misi balas dendam ini harus berhasil, jika tidak ia mendapatkan hukuman, jika ia berhasil menyelesaikan misi balas. dendam pemilk tubuh asli itu, maka ia akan di kembalikan ke dunia nyata, jika tidak selamanya terperangkap di dunia novel.
Mampukah Garvesa menyelesaikan misi atau malah sebaliknya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17
661
...🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️...
...Happy Reading...
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
Wara dan Amira pun berjalan menuju kamar Garvila dan melihat Garvila hendak melakukan sesuatu di kamar tapi. tidak jadi karena sudah datang ibu dan adiknya itu.
"Garvila! Kenapa kamu pulang! Bukannya kamu harusnya di penjara!" teriak Wara.
"Kenapa aku tidak bisa pulang? Kamu pikir aku tak punya cara untuk tidak pulang ke rumah?" tanya Garvila melipat tangannya menatap Wara Sinis.
"Keluar kamu dari sini! Keluar!" teriak Wara.
Akhirnya Wara dan Amira menarik tangan Garvila untuk keluar dari rumah tersebut.
Tapi sedikit pun tak bergerak. Seolah-olah tubuh Garvila seperti batu.
"He he he he, karena kalian memaksa kau untuk keluar, kalau begitu rasakan kekuatan khusus ku," ucap Garvila tersenyum licik.
[Mengeluarkan tenang listrik 300 volt]
Tubuh Wara dan Amira seketika lemas dan terlukai jatuh ke lantai. Mereka masih dalam keadaan sadar, tapi tak bisa bergerak.
"Ma... mama... ke... kena... kenapa de... dengan kita... aku... aku... tak kuat... kuat lagi... tubuh... ku... lemas se... ka... li." seketika Amira pun pingsan.
"Heh! biar tau rasa kalian, ini akibat karena sudah memaksa ku!" ucap Garvila membanting pintu dengan kuat lalu menguncinya dan tidak peduli dengan keadaan Wr dan Amira.
"A... ami.. mira... ka... kamu... kamu... " akhirnya Wara pun pingsan di depan pintu Garvila.
"Sistem gunakan obat penyembuhan sempurna," kata Garvila.
Ting!
[Obat penyembuhan sempurna di gunakan. Tapi karena ini adalah yang terakhir akan ada efek samping obat yang sedikit menyakitkan, tapi setelah ini kulit Anda akan kebal terhadap api]
"Wah bagus juga tuh, cuma sakit sedikitkan, aku akn menahannya," kata Garvila. bersemangat.
[Baik, penyembuhan di mulai]
10%...
20%...
Rasa sakit di kulit Garvila perlahan-lahan seperti membakar kulitnya, Garvila sebisa menahan rasa sakit itu.
30%...
40%...
Semakin lama semakin kuat, Garvila berkeringat, tapi ia masing bisa menahannya.
50%...
60%...
Semakin lama semakin menjadi, Rasanya Garvila di panggang di bara api. Rasa tubuhnya menggigil, nafasnya tertahan dn rasanya tak kuat lagi.
70%...
80%...
"Sistem... kau... kau bilang sedikit... tapi... tapi ini sakitnya... luar biasa. Aku... aku... rasanya tidak kua menahan lagi..." kata Garvila, tubuhnya lemah tak berdaya, seolah-olah seluruh tenaganya terkikis.
90%...
Mata Garvila kunang-kunang, rasanya ia tak tahan lagi, tubuhnya sempoyongan dan akhirnya ia pun ambruk ke lantai dan tak ingat apa-apa lagi.
100%...
Selesai.
[Selamat, Anda punya kulit setebal kulit besi tahan oleh panas api]
...⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️⛹️♀️...
Saat itu Dio baru saja pulang dari perusahaan Eron. Karena ia ingin memasukkan Amira di perusahaan Eron, meskipun jadi OG juga tidak masalah, karena nanti lama-lama akan naik jabatannya dan tidak masalah jari OG dan bisa mendekati Eron setiap hari, nanti lama-lama Eron juga bakal. jatuh cinta dengan Amira.
Saat masuk ke dalam, Dio terkejut melihat Amira dan Wara pingsan di depan kamar Garvila.
"Amira! Wara! Kalian kenapa!?" tanya Dio panik, ia memegang kepala mereka, tapi suhu tubuh mereka stabil. Ia tidak tahu apa yang terjadi pada anak dan istrinya itu.
Saat itu juga, Dio memboyong anak dan istrinya masuk ke dalam mobil untuk membawanya ke rumah sakit dengan cepat.
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
Perlahan-lahan mata Garvila terbuka, ia melihat sekeliling dan ia berada di lantai.
"Oh aku baik-baik saja?" tanya Garvila memegang pipinya.
Seketika Pelahan-lahan, energi di dalam tubuhnya kembali. Dan ia merasa tidak lemas lagi.
"Wah, tubuh ku terasa penuh energi," kata Garvila bersemangat.
Ia melihat ke arah tubuhnya, tidak ada lagi bekas luka bakar, tidak adaa bercak lagi. semua kulitnya mulus.
Garvila bangun dan berdiri di cermin. "Wah, aku semakin cantik," ucap Garvila tak percaya.
[Selamat Nona, Anda berhasil menyelesaikan pengobatan terakhir]
"Terima kasih sistem," ucap Garvila meras sangat puas.
Ting!
[Misi baru]
[Mengerjai Eron]
[Status misi sedang berlangsung]
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
mending ketiban durian 😅
itu ayah gadungan juga, malah belain 2 jelmaan medusa itu ketimbang anak kandung sendiri.