Genre : system, xianxia, overpower, action.
Wiliam seorang yatim terbunuh oleh roket yang di kirim oleh para jenderal dunia. mereka membunuh Wiliam untuk mengambil paksa warisan milik orangtuanya, Wiliam yang terbunuh bertekad akan membunuh mereka semua.
namun tidak disangka, Wiliam bangun di tubuh Orang lain juga dunia yang sama sekali berbeda jauh dengan bumi yaitu dunia kultivator.
"selama datang tuan, saya akan membantu tuan menjadi yang terkuat" Suara sistem terdengar dari pikirannya.
bagaimana kelanjutan William berpetualang di dunia kultivator.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kangtahu31, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mati
Luzi yang melihat kejadian dari Pengawal William membuat pingsan pendekar ahli, hingga Zeus yang menghancurkan bukit ketakutan, 'aku harus minta bantuan ayah' Luzi berlari menuju istana air emas.
Luzi ingin meminta bantuan ayahnya untuk meminta maaf pada William, Luzi yang sampai di istana langsung menuju singgasana raja.
Di singgasana raja duduk seorang bapak bapak berumur 50 tahun, dirinya memiliki aura kesombongan yg keluar dari tubuhnya. " kenapa kamu berlari lari" orang ini adalah raja air emas Luze, dirinya lah yang menaikan harga pajak 2 kali lipat, dirinya juga yang telah melecehkan semua wanita di kerajaan air emas.
"Ayah aku ingin meminta bantuan mu" kata Luzi yang memelas pada ayahnya.
Ayahnya tentu bingung, kenapa anaknya yang biasa arogan menjadi ketakutan. "Bantuan? Menangnya kau kenapa" kata Luze.
"Saya telah menyinggung seseorang pendekar Tingkat tinggi" kata Luzi, yang menundukan wajahnya.
Ayahnya memang sudah terbiasa mendengar anaknya menyinggung seseorang, tapi jika itu pendekar Tingkat tinggi dirinya harus khawatir.
"Siapa yang kau singgung, jangan bilang oran ini yang menghancurkan bukit di dekat kerajaan" kata Luze, dirinya juga merasakan energi yang menakutkan dari arah kota, belum lagi ada ledakan yang keras dari arah bukit dekat kerajaan.
Luze yakin bahwa pendekar ini bahkan bisa mengalahkan seseorang yang paling kuat di Sekte cahaya kematian. "Benar dia orang yang saya singgung ayah" kata Luzi yang langsung pucat.
"APA KAU SUDAH GILA!!! DIA SAJA DENGAN MUDAH MENGHANCURKAN BUKIT DAN KAU MALAH MENYINGGUNG ORANG SEPERTI ITU" kata Luze yang langsung marah mendengar hal tersebut, Luze langsung mengambil sebuah kertas dan menulis sesuatu di kertas tersebut, kertas tersebut langsung terbang setelah selesai di tulis.
"Masuk ke kamar SEKARANG!!!"kata Luze, Luzi langsung menurut, dirinya belum pernah melihat ayahnya semarah itu, bahkan ketika dirinya menyinggung sekte kelas 5.
"Baik ayah" kata Luzi.
Setelah Luzi pergi, Luze berpikir bagaimana caranya agar pemuda yang di jaga oleh pengawal kuat ini tidak membalas dendam. "Sepertinya aku ada ide bagus, kalian bawa paket spesial dan ikut aku" kata Luze yang menyuruh prajurit.
Luze akhirnya turun tangan untuk meminta maaf pada William, Luze keluar dengan gerbong mewahnya, dirinya di kawal oleh ratusan orang berpakaian armor besi.
Para warga yang mengetahui gerbong raja mereka lewat, mereka mengutuk raja sekarang dalam hati mereka. "Lihat rakyat jelata ini, mereka sepertinya tidak senang dengan diriku" kata Luze dengan menyeringai.
Luze akhirnya sampai di sebuah penginapan, penginapan tersebut sepi untungnya, ketika Luze turun semua pelayan segera mendatangi nya. "Selamat datang raja, apa ada yang bisa kami bantu" kata para pelayan yang wajahnya masam.
"Dimana kamar pemuda yang di kawal oleh beberapa orang" kata raja sambil memegang pantat pelayan wanita, wanita tersebut hanya diam saja, karena jika melawan dia akan di perlakukan melebihi ini.
"Ikuti saya tuan" kata salah satu pelayan.
Pelayan tersebut mengantar Luze ke salah satu kamar, "permisi tuan mo, raja air emas ingin menemui mu" kata pelayan.
"Siapa" ketika pintu terbuka ternyata long Tian yang membukanya, "ini adalah raja air emas, ingin menemui tuan mo" kata pelayan tersebut.
"Oh kalo begitu terimakasih, kamu masuk" pelayan tersebut setelah disuruh pergi, tapi Luze yang di tunjuk langsung tertegun, meskipun dirinya di kawal oleh beberapa tingkat ahli tetap saja, orang di depannya ini mengeluarkan aura yang menakutkan.
"Baik tuan" kata Luze yang langsung memanggil long Tian tuan.
"Aku bukan tuan mu bodoh, cepat masuk" kata long tian, Luze hanya tersenyum pahit di panggil bodoh.
Akhirnya Luze dan beberapa pengawal nya masuk, Luze melihat seorang pemuda sedang duduk sambil meminum teh.
"Ada apa kamu ingin menemuiku ?" Tanya William dengan santai.
"Saya ingin meminta maaf atas perlakuan anak saya tuan" kata Luze yang meneguk ludahnya.
"Oh anak yang sombong itu anakmu ternyata, pantas saja terlihat bodoh seperti ayahnya" kata William.
Luze hanya tersenyum pahit dan kemudian berbicara kembali.
"Sebagai tanda permintaan maaf, saya memberi ini untuk tuan, bawa masuk itu" kata Luze, pengawal nya membawa masuk sebuah kota besar yang tertutup tirai.
William bingung apa yang orang ini ingin berikan, ketika tirai di buka ternyata adalah seorang wanita yang telanjang tanpa busana dan wajahnya sangat cantik. Tapi William langsung naik darah.
"MEMANG ********!!, ZEUS JANGAN BIARKAN ADA YANG KELUAR" Zeus yang melihat tuanya nya marah segera mengangguk.
Zeus langsung mengeluarkan aura petir nya, Luze dan para pengawalnya langsung ketakutan.
"Maaf tuan, saya minta maaf" kata Luze yang memohon pada William.
"Aku mempunyai ide yang bagus untukmu, long Tian ikat mereka semua, dan bawa mereka ke istananya" kata William, long Tian langsung mengikat mereka dan membawa mereka ke istananya.
Sementara itu William membebaskan wanita tersebut dan memberikannya baju juga satu peti emas. Wanita tersebut menangis dan bersujud syukur pada William.
Sementara itu ketika melihat raja mereka di arak oleh long Tian juga Zeus segera menyerang mereka, tapi apa yang terjadi mereka mati tanpa bisa melawan.
Ketika William sampai di istana air emas bersama Luze yang di arak, Zeus di perintahkan untuk membunuh semua yang ada di kerajaan ini.
"Baik tuan, HUKUMAN PETIR" seketika sebuah awan hitam mengelilingi istana air emas, "apa yang ingin kalian lakukan" kata luze, yang pucat melihat awan hitam.
Sementara Luzi juga ibu di kawal oleh para prajurit untuk keluar istana, setelah para pendekar memberi tau bahwa akan ada serangan tepat di atas istana.
"Ayo cepat, kita harus segera keluar" kata Luzi yang memegang tangan ibunya.
"Jatuh" kata Zeus, petir besar menghantam istana dengan ledakan besar, kemudian istana hancur seluruh nya beserta para penghuni nya.
Luzi tak dan beserta para penghuni istana tidak sempat keluar istana, kemudian wajah Luze yang melihat istana hancur langsung murka.
"AKU AKAN MEMBUNUHMU ********, AKU AKAN MEMBUNUHMU" kata Luze yang sudah terbakar api amarah, dirinya harus melihat kematian seluruh keluarga nya tepat di depannya, apalagi dia tidak bisa melakukan apapun.
"Kau juga akan menyusul mereka" kemudian long Tian mengambil pedangnya dan memotong kepala pengawal Luze hingga Luze, kepala Luze di gantung di depan gerbang masuk kerajaan.
Sementara para warga bersorak bahagia setelah penantian yang lama, akhirnya mereka bisa terbebas oleh raja ******** tersebut, malam nya semua warga melakukan pesta di seluruh sudut ibukota air perak terlihat kebahagiaan para warga.
[jangan lupa komen yah, kalo ada kurang kurang kasih saran nya. saya akan memperbaiki kedepannya. terimakasih untuk yang Telah membaca karya saya. 🌹🌹]