NovelToon NovelToon
My Hot Uncle

My Hot Uncle

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cintapertama / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sept

"Mika! Kamu keponakan Om. Tolong hentikan!" sentak Ferdinand marah pada Mikaela yang sudah berbaring di atas ranjang dengan menggunakan baju tipis serta rok mini. Ferdinand jelas marah, karena keponakannya itu mulai sulit dikendalikan. Gadis 17 tahun itu membuat Ferdinand ketar-ketir ketika Mika menyatakan cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perhaps

My Hot Uncle bagian 17

Oleh Sept

Motor sports yang ditumpangi Sandra berhenti tepat tidak jauh di depan mobil Mikaela yang depannya sudah agak ringsek gara-gara menabrak pagar saat melewati para penjaga.

Mika sendiri telah menginjak pedal gas dengan emosional. Rasa marah, cemburunya pada Ferdinand, membuat pikirannya berkecamuk. Sifatnya yang kekanak-kanakan, membuat Mikaela tidak bisa berpikir jernih. Sambil mata berkaca-kaca, Mika langsung melesat dengan mobilnya.

Sandra sangat terkejut akan keberanian Mikaela, wanita itu melompat sebelum ditabrak. Sandra tergulung-gulung di tengah jalan. Sedangkan Mikaela, tiba-tiba ingatan gadis itu kembali pada saat kecelakaan yang membuatnya kehilangan sang ayah.

Tubuhnya bergetar sambil mencengkram kemudi, apalagi setelah menabrak motor Sandra. Mika yang kacau, tidak bisa fokus kembali. Hingga akhirnya mobilnya berhenti ketika menabrak warung makan yang ada di pinggir jalan.

Mobil Mikaela semakin ringsek parah, sedangkan Sandra sudah ditangani oleh penjaga yang juga mengejar di belakang Ferdinand. Melihat mobil Mikaela berhenti dengan kepala mobil menabrak tembok warung makan, Ferdinand bergegas turun.

'Tidak boleh ... ini tidak boleh,'

Mendadak Ferdinand teringat akan pemakaman Alexander dan juga Dinara kakaknya.

"Ini tidak boleh terjadi," ucap Ferdinand dengan bibir bergetar.

Hatinya kelewat sakit, ia ketakutan ketika akan membuka pintu mobil yang sudah risak tersebut. Dengan tangan yang gemetar, bersama orang-orang yang ada di sana, Ferdinand mengeluarkan tubuh Mikaela.

Darah yang memenuhi wajah Mikaela, membuat Ferdinand menjerit keras. Pria tersebut berteriak memanggil nama gadis yang malang tersebut.

"MIKAAA!"

Dengan bantuan orang-orang, Ferdinand membawa Mika ke rumah sakit. Ia duduk di jok belakang sambil memangku Mikaela yang terkulai lemas, ia meminta penduduk sekitar untuk mengemudikan mobilnya. Mika dibawa ke rumah sakit terdekat, ia langsung ditangani begitu mereka tiba di rumah sakit.

UGD

Ketika Mika sedang ditangani, Ferdinand mondar-mandir di depan UGD. Waktu terus berlalu, Mika belum juga bisa ditemui. Dokter masih melakukan penanganan khusus. Pria itu tampak khawatir, takut jika kehilangan kembali.

"Bagaimana Mika?"

Ferdinand yang duduk lemas kemudian mendongak, melihat Sandra yang berdiri dengan lengan yang di perban.

"Entahlah ... dokter belum keluar. Bagaimana denganmu?" tanya Ferdinand, tapi dengan tatapan kosong.

'Kau benar-benar sudah berubah. Sepertinya kau hanya memikirkan anak itu. Kau tahu? Aku juga terluka!' batin Sandra yang merasa kecewa.

"Aku baik-baik saja," ucap Sandra bohong. Ia kemudian duduk di sebelah Ferdinand.

"Dia pasti baik-baik saja," sambung Sandra kemudian menghela napas panjang.

"Semoga," jawab Ferdinand lesu.

KLEK

Pintu terbuka, dokter keluar menjelaskan sedikit masalah kemudian kembali masuk bersama dokter lain.

"Selamatkan keponakannya saya, Dok ... Apapun caranya ... dokter harus selamatkan Mikaela!"

Ferdinand yang tegas mendadak tidak berdaya, setelah apa yang menimp Mika, ia merasa sakit sekali. Ia tidak sanggup kehilangan lagi untuk kali ini.

Merasa Ferdinand sangat terpukul dan shock, meskipun kecewa, Sandra pun menenangkan pria tersebut. Ia peluk Ferdinand, tapi sesaat kemudian melepaskan pelukan itu.

"Tolong ... tolong jangan muncul lagi di depanku."

Ferdinand berbisik, tapi terdengar sangat menusukk.

"Fer ...!"

Sandra tambah sakit hatinya, kenapa Ferdinand jahat sekali. Tidaklah ia sudah banyak mengalah?

"Ini gak adil," ujar Sandra.

Ferdinand kemudian menyentuh tangan Sandra, ingin meminta wanita itu untuk memaafkan dirinya. Lebih baik seperti sebelumnya, mereka tidak usah bertemu lagi.

"Fer ... kamu gak boleh kaya gini. Dia hanya keponakan kamu ... usia kalian sangat jauh, kamu gak mungkin kan menjadikan dia pendamping kamu ... realistic Fer. Hanya karena anak yang masih labil itu, kamu menggulang kesalahan yang sama? Aku cukup diam, tapi gak dengan ini. Cukup."

"Maafkan aku, Sandar. Kamu boleh membenciku ... kamu boleh mengutukku. Tapi aku tidak bisa bila hidup tanpa Mikaela."

DUARRR

Hati Sandra seperti dicubit kepiting. Sakit!

"Brengsekkk kamu, Fer!"

Sandra yang terluka hatinya, langsung beranjak. Ia pergi dengan luka yang memenuhi hatinya. Sementara itu, Ferdinand hanya bisa menundukkan wajah sembari mengusapnya dengan kasar. Sudah ia putuskan, ia telah memilih Mikaela.

***

Berjam-jam sudah berlalu, Mika sudah dipindahkan ke ruang VIP. Gadis itu belum sadar, masih pingsan, belum siuman.

Hingga malam, Mika belum juga bangun. Ferdinand yang belum pulang sejak pagi, hanya duduk di tepi ranjang. Padahal Bill sudah mengantar pakaian ganti, tapi Ferdinand masih memakai baju yang sama.

"Tuan ... makan dulu."

Ferdinand mengabaikan seruan Billi. Ia terus saja melamun sambil memegang tangan Mikaela.

"Tinggalkan aku sendiri."

"Baik, Tuan."

Setelah Billi, sang sekitar pergi. Ferdinand mulai bicara pada Mika, meskipun gadis itu belum sadar.

"Mika ... bangunlah! Kamu sangat menyukai Om, kan? Om tahu ... Om paham. Bahkan saat pertama kali kamu berani menci um Om ... Om tahu Mika. Bangunlah ..."

Ferdinand mengusap lembut kening Mika, kemudian menempelkan bibirnya perlahan. Namun, gadis itu tidak mau bangun. Membuat Ferdinand mencari cara lain agar Mika mau membuka mata. Pria itu lantas berbisik tepat di telinga Mikaela.

"Bangun ... jika bangun, kita mungkin bisa menikah."

Ferdinand tersenyum getir, dilihatnya kelopak mata Mikaela mulai bergerak-gerak.

"Anak nakal!"

BERSAMBUNG

Fb Sept September

IG Sept_September2020

Kisah sudah END, the Devil Husband, my Boss my Husband, dipaksa Menikah, dinikahi Milyader, suami Satu Malam, kekasih Bayaran, Rahim bayaran. Klik profile Sept, temukan puluhan bacaan yang mungkin menarik. Terima kasih bestie.

1
Scorpio💞💙💙💙
Terima kasih buat kalian berdua ka Pimoy dan KA sept sukses selalu dan selalu dalam lindungan Tuhan YME⭐⭐⭐⭐⭐
Anggun Dwi Insani
ini baru chap awal ya tapi kok udah banjir air mata sihhh😭
Murni Asih
lg bersolo mika....jgn diganggu
Elly Rasmanawati
takut sendiri....Om Ferdy baik lho....
Elly Rasmanawati
Luar biasa
Mei Prw
luar biasa
AsYanti
waktu kecelakaan 5 tahun yll bukannya umur Mika baru 7 tahun ya, kenapa cepet banget udah SMAnya? /Gosh/
Khairul Azam: lha disitu kan udah ditulis 10 tahun kemudian
total 1 replies
Omha Achun
Luar biasa
Chaira 62js
Lumayan
komalia komalia
apa tuh arti nya
komalia komalia
ninu ninu
komalia komalia
atuh piraku ngaku calon istri
komalia komalia
jadi inget dulu pertama kali di ajak nonton ke biosok sama calon suami
komalia komalia
nyesek banget
komalia komalia
aku lanjuy
Ummi Yatusholiha
aqu suka cerita yg kyk gini thor,babnya gak banyak,singkat padat jelas.
thanks ya thor.. lagi berusaha baca marathon karya2 mu 🥰🥰🥰
Sept September: makasih banyak kak
total 1 replies
Masita Fangky
🥰
neni onet
aamiin
Rizky Aidhil Adha
Luar biasa
Rizky Aidhil Adha
baca 2x,telleeessss kebbeeeesss 2x jg thooorr🤣🤣😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!