NovelToon NovelToon
Menikah Karena Amanat

Menikah Karena Amanat

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Balas Dendam / Duda / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:455.6k
Nilai: 5
Nama Author: ShasaVinta

" Jadi ku mohon jika tiba saatnya aku harus meninggalkan kalian , ku harap kamu menggantikanku sebagai Istri bagi suamiku dan Ibu dari Anakku . Ku mohon . Aku percaya padamu "

--------####--------
Seorang gadis kecil harus kehilangan Ibunya dan mengalami penderitaan selama bertahun tahun .

Namun setelah Ia berhasil bangkit , kini Ia di hadapkan pada sebuah amanat yang akan mengubah kehidupannya . Mampukah Ia ?

Dan apakah Ia juga mampu untuk membalas orang orang yang dulu telah membunuh Ibunya dan membuat hidupnya menderita ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShasaVinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 . Mengunjungi Kirani

Hari ini Senin , 4 Januari . Bertepatan dengan 7 bulan berpulangnya Kirani Ayunta ke hadapan sang pencipta .

Dengan dress berwarna hitam dan kacamata hitam yang menghiasi wajahnya cantiknya , Risa berjalan mengikuti langkah Esme menuju tempat peristirahatan terakhir Kirani sahabatnya .

Risa melepaskan  kacamata ketika langkah kakinya terhenti di depan sebuah pusara .

Seketika tubuhnya lemas , kakinya rasanya tak punya kekuatan untuk menopang berat tubuhnya .

Risa akhirnya segera duduk di samping nisan yang terukir nama Kirani . Salah satu wanita yang di sayanginya . Ia memeluk nisan itu sambil menangis , menumpahkan semua kesedihannya , semua penyesalannya .

Esme yang berdiri tak jauh darinya , segera mendekat .

" Ris.... jangan seperti ini , Kirani pasti akan sedih melihatmu . " Ujar Esme .

Risa mengangguk lalu akhirnya melepas pelukannya pada nisan itu .

" Rani ... maaf jika aku telah membuatmu menunggu lama . Aku butuh waktu untuk bisa menerima kepergianmu . " Ujar Risa . Ia berharap Kirani bisa mendengarnya .

" Maafkan aku yang terlalu takut menghadapi masa laluku , hingga akhirnya kita tak pernah bertemu bahkan sampai saatnya kamu pergi . "

Risa kembali terisak .

Risa menunduk , Ia coba menenangkan dirinya .

Diletakkannya sebuah buket bunga  Lily Of the Valley .

" Rin ... aku membawa bunga kesukaanmu . Meskipun dulu kita selalu berdebat karena menurutku selera mu pada bunga sangat buruk . " ujarnya sambil tertawa .

" Aku juga membawakanmu Dwikkoji . Maaf aku baru bisa memberinya sekarang , padahal sudah dari setahun yang lalu kamu memintanya . "

Risa lalu menjepitkan sebuah Dwikkoji - jepitan rambut traditional korea di buket bunga yang di bawanya .

Setelah itu Risa diam , hanya menatap pada nisan berukirkan nama sahabatnya .

Suasana hening itu bertahan cukup lama , hingga Risa bangkit .

Esme dengan sigap membantunya berdiri .

" Aku pergi dulu , aku akan datang lagi nanti  . Aku harus siap siap untuk menyelesaikan tugas darimu . " Ujarnya .

Risa memakai kembali kacamata agar menutupi matanya yang sembab.

Saat berjalan keluar  dari area pemakaman , Risa melihat sosok pria yang wajahnya mirip dengan pria yang ada di foto Aydin . Risa segera menunduk saat berpapasan dengan pria itu dan mempercepat langkahnya setelah itu .

Esme  akhirnya ikut mempercepat langkahnya agar menyamai Risa .

" Ada apa Ris ? Kenapa tiba tiba berjalan secepat itu . " Tanya Esme ketika keduanya sudah berada di dalam mobil .

" He he he ... maaf maaf .... "

" Pria yang tadi berpapasan dengan kita , bukankah itu Aydin ? Aku tak ingin dia melihatku ada disini . " ujar Risa .

" Walaupun dia melihatmu , dia tak akan mengenalimu . Malah karena kamu tiba tiba berlari seperti tadi , akan membuatnya curiga . " 

" Benarkah ? " Risa tak yakin dengan ucapan Esme .

" Ya , tentu saja . " Jawab Esme singkat .

" Setelah ini , apa tujuanmu selanjutnya ? "  tanya Esme .

" Hemmmm .... Esme bisakah kita ke Palembang sekarang ? Aku rindu ibuku . " pinta Esme . Ia bahkan kini menatap Esme dengan puppy eyes andalannya .

Esme menghela napas .

" Oke .. oke .. kita ke Palembang . Lagian siapa yang bisa menolak ketika kamu meminta dengan tatapan seperti itu . "

Esme berdecak .

" He he he he ... Gomawo Eonni "

Esme melajukan mobil dengan kecepatan tinggi ketika tanpa rasa bersalah Risa memperlihatkan tiket pesawat yang telah Ia beli semalam .

Esme berharap semoga mereka bisa tiba di bandara kurang dari 1 jam . Karena tiket yang di beli Risa akan berangkat dalam 1,5 jam mendatang .

Sementara itu , pria yang tadi berpapasan dengan Risa akhinya menghentikan langkah besarnya di sebuah pusara .

" Sayang maaf hari ini aku datang terlambat . " ujarnya di depan pusara istrinya .

Keningnya mengernyit tatkala melihat ada sebuket bunga yang sama seperti buket bunga yang Ia bawa saat ini .

" Sayang , sepertinya kali ini ada orang yang mendahuluiku mengunjungimu . " Ujarnya sambil menyentuh nisan yang terukirkan nama istrinya ' Kirani Ayunta binti Wisnu Kusuma ' .

Pria itu adalah Aydin Syauki ,  Suami dari Kirani .

Aydin ikut meletakkan buket bunga Lily of the valley yang Ia bawa di samping buket bunga dari Risa .

"  Apa mungkin orang yang tadi datang mengunjungimu adalah wanita yang berpapasan denganku , " Gumam Aydin menerka nerka .

" Tapi siapapun dia , sepertinya dia sangat mengenalmu karena tahu bunga kesukaanmu . " Lanjutnya .

Aydin menghirup napas dalam dalam , lalu menghembuskannya perlahan .

Ia memejamkan matanya , mengirimkan doa untuk istri tercinta . Air matanya  berkumpul di ujung pelupuk mata  .

Aydin kembali menatap nisan Kirani .

" Sayang , tolong katakan padaku jika aku keliru . Tapi apakah aku salah jika aku mengunci hatiku hanya untukmu ? " ujar Aydin bertanya walaupun Ia tahu tak akan mungkin Ia mendapat jawabannya .

" Mama , Papa , bahkan  Ayah memintaku untuk mulai membuka lembaran baru demi Dafha . Bukankah itu konyol ? " 

" Aku baik baik saja selama 7 bulan kepergianmu , aku bisa bertahan melaluinya dengan baik bukan ? Jadi bukankah keputusanku sudah tepat untuk menolak permintaan mereka . Aku tidak egois kan sayang ? " 

Setelah puas mengungkapkan apa yang mengganjal di hatinya , Aydin terdiam .

Begitulah Aydin selama 7 bulan terakhir ini . Setiap tanggal 4  pada setiap bulan , pria itu akan mengunjungi pusara istrinya . Ia akan mencurahkan semua kegelisahan hatinya di depan pusara itu . Sama seperti yang Ia lakukan saat ini .

Ponsel Aydin bergetar  , Aydin merogoh sakunya.

Sekilas Ia membaca pesan masuk dari Chandra , asistennya .

" Sayang , maaf aku harus pergi . Chandra sudah menungguku untuk bertemu klien . Aku akan mengunjungimu lagi . Kamu juga datanglah sesekali mengunjungiku walau hanya dalam mimpi . I love you sayang, forever . " ujarnya .

Baru saja Aydin akan pergi , matanya menangkap ada benda berkilau yang terselip diantara bunga yang ada di makam Kirani .

Aydin mengambil benda berkilau itu , ternyata sebuah jepitan rambut wanita berbentuk bunga .

" Cantik . " gumamnya memuji jepitan rambut itu.

" Apa orang itu memang sengaja menyimpannya disini , atau ini miliknya yang terjatuh ? " Batin Aydin .

Karena tak ingin membuat Chandra menunggu lama , Aydin mengantongi jepitan rambut itu kemudian segera meninggalkan makam Kirani menuju perusahaan miliknya .

Mobil Aydin berhenti di depan gedung tinggi menjulang . Ohana Tech Group , adalah salah satu perusahaan IT terbesar di negeri ini .

Aydin turun dari mobil setelah memarkirkan mobilnya . Semua orang yang berpapasan dengannya , menyapa Aydin dengan sopan .

Aydin masuk kedalam  satu ruangan besar yang berada di lt. 17 gedung ini .

Mendudukkan dirinya dengan nyaman di kursi kebesarannya .

Aydin Syauki adalah CEO and Founder dari perusahaan Ohana Tech Group .

Perusahaan yang Ia bangun sejak 12 tahun lalu , bahkan saat itu dirinya masih berstatus mahasiswa .  Perusahaan yang awalnya kecil, namun berkat kejeniusan dan kepiawaiannya Aydin berhasil membesarkan perusahaan hingga seperti saat ini .

Di perusahaan ini pula sekitar 6 tahun lalu Ia bertemu Kirani yang saat itu menjadi sekertarisnya .  Hubungan mereka cukup singkat hingga akhirnya memutuskan menikah , dan akhirnya memiliki Dafha .

Tok tok tok

Suara ketukan di pintu disusul pintu yang terbuka membuat Aydin menatap ke sumber suara .

" Pagi Pak.... " sapa seorang wanita cantik dengan lembut .

" Pagi Franda .... " balas Aydin dengan senyum .

" Tidak perlu formal begitu , disini tak ada orang lain kok . " ujar Aydin membuat senyum terbit di wajah wanita bernama Franda itu .

.

.

.

.

.

" Orang hebat bukan dia yang memiliki banyak cinta, tapi dia yang bisa menolak kehadiran cinta lain demi pertahankan satu cinta."

.

.

.

.

.

To be continue

1
Susana Widjaja
Luar biasa
Ratu Fadira
bawang jahat bngt ini bikin mata gw bengkak😭😭😭😭😭😭
Rita Khairina
Luar biasa
Fenti
aku mampir kak 😁
Hearty💕💕
Selamat ya Romi dapat boss ajaib
Hearty💕💕
Eijaz parahkah sakitnya?
Hearty💕💕
Bener....
Hearty💕💕
Duh penjahat nih kayaknya
Hearty💕💕
Serem bener part ini... dunia sedang dalam kejatuhannya
Hearty💕💕
Cie 😀😍
Hearty💕💕
Sedap Gio....
Hearty💕💕
Ya pasti sesak karena nggak tahu merek bahas apa sebenarnya
Hearty💕💕
Udah jadian nih Gio ❤ Amora
Hearty💕💕
Sakitnya hati ini.....
Hearty💕💕
Akhirnya Gio nggak patah hagi lagi

Echa juga semangat kejar gadis masing²
Hearty💕💕
Wow Franda sampai segitunya
Hearty💕💕
Terim kasih Kk, sudah diajak jalan² ke Raja Ampat
Hearty💕💕
Jadi keluarga beneran nih 😍
Hearty💕💕
Maksudnya apa ya?
Hearty💕💕
Hebat nih Papanya Dafha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!