NovelToon NovelToon
Takdir Alea

Takdir Alea

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:644.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Dessy15

Warning : 21+

Ini karya pertama saya.

Berkisah tentang perjalanan cinta seorang gadis yatim piatu yang sederhana. Hidupnya berubah setelah takdir membawanya menikah dengan seorang Duda beranak satu yang tak lain adalah mantan suami pemilik butik tempatnya bekerja.

Tak disangka takdir menghempaskannya ke jurang kesedihan terdalam ketika dia mengetahui suaminya masih menaruh perhatian pada sang mantan istri, ditambah dengan sebuah insiden tak terduga yang membuatnya harus mengandung anak dari pria yang tak dikenalnya. Dan pria itu tak lain adalah kakak kandung mantan istri suaminya.

Akankah dia berhasil menghadapi takdirnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dessy15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kucing Kucingan

Author POV

Triiing....Triiing...Tring....Tring

Dering panjang dari ponsel Lea kembali terdengar setelah panggilan pertama tidak terangkat.

ADIT CALLING... Tulisan yang kembali tertera pada layar ponselnya yang menyala.

" Vit....vita... tolong angkatin Vit.. " Lea dengan gugup menyodor nyodorkan ponselnya pada Vita.

" Terus aku musti bilang apa ?? " tanya Vita tak kalah gugup.

" Bilang aja aku lagi di kamar mandi. Cepetan ! "

Vita menerima ponsel yang di sodorkan Lea, menarik nafas panjang mengatur degub jantungnya agar dapat bicara dengan suara normal, lalu menggeser tombol hijau di layar ponsel.

" Hallo Pak Adit ! " sapa Vita dengan suara yang di buat sesopan mungkin.

" Lea dimana ? " tanya Adit tanpa basa basi yang langsung menyadari kalau Vita yang mengangkat panggilannya.

" Lea masih mandi pak. Kalau ada hal yang penting bisa tinggalkan pesan ke saya, nanti saya sampaikan pada Lea. " jawabnya diplomatis.

" Kalau sudah selesai mandi suruh Lea menghubungi ponselku secepatnya. Aku tunggu. Terimakasih. " Adit langsung mengakhiri panggilannya sebelum Vita sempat mengiyakan perintah Adit.

" Ish.... ga sopan banget nih orang, main matiin aja. " Vita mendengus kesal menyodorkan ponsel kepada si empunya lalu ambruk ke atas ranjang.

" Ga usah di ambil hati, orangnya emang kaku kayak kanebo kering kalau belum kenal. " ujar Lea ikut merebahkan diri ke tempat tidur menyusul Vita.

" Kamu mau ijin cuti kapan jadinya ? " Vita memiringkan tidurnya menghadap Lea.

" Aku besok udah pengen cuti, harusnya malam ini ijin ke bu Anis. Aku takut besok ketemu Adit lagi kalau ngantor. " Lea tidur telentang menatap langit langit kamar dengan pandangan menerawang, bayangan sosok Adit dan Rafa terus berkejaran di kepalanya.

" Apa malam ini aja ya aku berangkat pake kereta ? Adit pasti besok pagi ga sabaran nyamperin aku ke sini. Boro boro ketemu sama orangnya, denger suaranya di telpon aja bikin aku galau. Bingung musti bersikap gimana sama dia. " Lea menarik nafas panjang dan menghembuskannya kasar. Hatinya benar benar sedang kacau.

" Apa ga sebaiknya kamu klarifikasi aja dulu ke dia. Tanya dulu sebenarnya perasaan dia ke kamu kayak gimana. Dari pada kamu ambil kesimpulan sendiri terus menghindar. Endingnya kalian malah kucing kucingan ga jelas. " Ujar Vita mencoba memberi saran.

" Aku cewek Vit...masak iya aku duluan yang nyinggung masalah gituan ke cowok. Lagian aku udah merasa kalah sebelum perang Vit. Dunia kami jauh berbeda. Bayangin muka mamahnya aja aku udah hopeless. " Lea bangkit dari tidurnya lalu duduk bersila. Di ikuti Vita di sampingnya yang duduk menghadap sahabatnya yang kini tampak semakin memprihatinkan.

Vita belum pernah melihat Lea menyukai seorang pria seperti ini. Sejak mereka sekolah justru teman teman prialah yang berkejaran mendekati Lea. Namun, tak satupun yang pernah ditanggapinya. Vita tau, Lea bukanlah gadis yang mudah silau melihat pria tampan. Meskipun dia tidak membatasi pergaulannya dengan lawan jenis, tapi dia tidak mudah jatuh cinta seperti anak ABG pada umumnya. Jadi, apa yang dihadapi Lea saat ini pasti benar benar masalah hati yang rumit. Lea benar benar sedang jatuh cinta.

Vita dan Lea masih sama sama tenggelam dengan pikiran mereka masing masing, ketika suara dering panjang dari ponsel Lea kembali menggema.

ADIT CALLING

Mata Lea dan Vita seketika bertemu. Vita mengangguk memberi kode agar Lea menjawab telponnya.

Dengan jantung berdetak tak karuan, Lea pun mengambil ponselnya dan menerima panggilan masuk itu.

Lea : Hallo...

Adit : Sudah enakan badannya ?

Lea : Sudah..

Adit : Sudah makan ?

Lea : Belum...sebentar lagi sama Vita..

Adit : Masih marah ?

Lea : ............

Adit : Masih marah ya ? Aku kan udah minta maaf berkali kali. Emang kemarin cowok yang lagi telponan sama kamu siapa ? Pacar kamu ?

Lea : Iya...

Adit : Apanya yang iya ?! Iya kamu masih marah atau iya kalau cowok itu pacar kamu ?!!! (suara Adit mulai meninggi)

Lea : Dua duanya. Dia gebetanku, gara gara kamu ngomong sembarangan, dia jadi salah paham !

Adit : Gebetan ?! Maksudnya ???

Lea : Ish,, masak iya aku harus jelasin panjang lebar. Ini kan masalah pribadi aku sendiri. Ga perlu semuanya juga kamu tahu. Sekarang aku kasih tahu ke kamu, kalau aku lagi deket sama cowok, ya istilahnya anak muda lagi PDKT, jadi kamu harus bisa jaga jarak ke aku dan jangan suka iseng lagi panggil panggil sayang atau pegang pegang. Bisa kabur nanti gebetan ku.

Adit : .......

Lea : Halo... Adit....Halo....!!!

Dan ternyata Adit sudah mengakhiri panggilannya secara sepihak.

" Ish, dasaaar.....cowok nyebeliiiin !!! " Lea kesal memukul mukulkan ponselnya ke ranjang.

" Gimana gimana ? Kamu punya gebetan Al ? Siapa ? Cowok mana yang kalian omongin ? " Vita bertanya dengan penuh rasa penasaran.

" Aku cuma bohong Vit... kemarin itu Doni temen kampusku yang telpon pas aku masih di kota B sama Adit. Aku juga baru kenal sama si Doni. Dia beda fakultas. Kita kebetulan ketemu pas acara Baksos kampus Minggu kemarin." Jelas Lea lirih. Rasanya tenaganya hampir habis hanya karena emosinya yang naik turun sejak kemarin.

" Aku yang bohong tapi kok hati ku sendiri yang sakit ya Vit ? " Lea bicara dengan suara tercekat. Tak lama air mata mulai turun membasahi pipinya. Dan isakan kecil mulai terdengar.

" Ya Ampun Lea...kamu kok jadi cengeng sekarang ? Kayak bayi aja dikit dikit mewek. " Vita bergerak mendekat dan memeluk sahabatnya.

Lea bergerak mengurai pelukannya dengan Vita.

" Vit, aku mau berangkat ke kota Y sekarang aja. Anterin aku ke stasiun ya. Soal ijin ke bu Anis gampanglah nanti aku telpon belakangan atau besok pagi aja. " kata Lea sembari mengusap air matanya. Lea bangkit dari tempat tidur, membuka lemari pakaiannya lalu mulai berkemas.

Vita hanya bisa memandang sahabatnya itu dengan penuh keprihatinan.

" Sini aku bantuin, apalagi yang mau di bawa ? " Tanya Vita yang ikut bangkit dari ranjang dan berjalan mendekati Lea.

" Itu tadi aku beli oleh oleh...Sebagian aku bawa buat mbak Ina..tolong sisanya bagiin ke temen temen butik sama tetangga kos ya. " Lea telah selesai mengemas pakaiannya lalu berjalan ke kamar mandi untuk berganti baju.

" Vit, tolong pesenin taxi online dong. " Triak Lea dari dalam kamar mandi.

" Oke. " jawab vita singkat.

Lea keluar dari kamar mandi. Duduk di meja rias, menyisir rambut dan sedikit mengaplikasikan bedak dan lipstik agar tampak lebih segar.

" Udah datang Taxinya Al. " kata Vita yang baru saja dari luar melihat taxi yang mereka pesan.

Lea bergegas mengambil tas pakaian dan memakai tas slempang kecilnya lalu berjalan ke luar kamar di ikuti Vita yang menenteng plastik besar berisi oleh oleh yang akan di bawa Lea untuk Aina.

Setelah memastikan pintu kamar terkunci rapat Lea dan Vita segera masuk ke dalam Taxi. Setelah lebih kurang 300 meter Taxi yang ditumpanginya berjalan, Taxi itu bersimpangan dengan sebuah mobil mewah yang tidak asing bagi Lea. Seketika Lea terperanjat menoleh ke belakang, menatap mobil itu yang terus berjalan menjauh ke arah rumah kos nya.

" Vit.... itu Adit Vit... Adit pasti mau ke kosan kita. " Lea menepuk nepuk lengan Vita yang duduk di sebelahnya. Vita pun ikut menoleh ke belakang.

" Bentar lagi kalau tau kamar kamu kosong pasti dia telpon kamu Al. Kamu mau alasan apa coba ? kata Vita memperingatkan.

Lea buru buru mengambil ponsel di tas kecilnya, tanpa berfikir panjang dia menonaktifkan ponselnya seketika. Direbahkannya punggungnya ke sandaran kursi taxi, memejamkan mata dan menarik nafas dalam untuk mengatur detak jaantungnya yang berkejaran.

" Untung aja kita udah berangkat Vit, telat dikit aja kita pasti ketahuan. Kamu masih inget pesanku kan? Kalau Adit tanya bilang aja aku ada urusan keluarga penting, jangan sampai Adit tahu aku di mana. Oke ? Nanti sampai di tempat mbak Aina aku kabari kamu pakai nomor aku yang satunya. Jangan kasih tau siapa siapa nomor itu. " Lea kembali mengingatkan Vita. Vita hanya mengangguk angguk tanpa bersuara.

*

*

*

*

*

Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa like dan komennya readers.

Lup u all 😘

1
ummi syafiq
kakak othor.... kapan nih novel up lagi... aku masih setia nih nunggu novel ini up lagi... ditunggu yah kakak othor...
Epi Suryanti Fadri
lanjut SDH lama nian tidak up
Saynata
jangan lama" dong up'nya Thor, satuk. alea dan Adit baru keren💐🙏
ummi syafiq
Setelah sekian purnama akhirnya up juga ... terimakasih kakak othor... ditunggu up selanjutnya... tetap semangat dan semoga sehat selalu...🤲🙏😘😘😘
Natasha Muskitta
suka banget ceritanya thor
wasrawati botji
junaaa.... maju teruuusss...😍
Iwan Sihombing69
lama banget Thor up..
Nurul Hidayah
mana Thor lanjutan nya
Hajirawati Imran
kok ngk ada lanjutannya Thor??
Erny
tolong persatu kan mereka kembali Thor mungkin mereka memang berjodoh Thor 🙏🙏🙏
Maulida
tetep semangat up Thor
q menunggu kelanjutannya
Hajirawati Imran
cuma Adit yg cocok untuk Lea👍kan Adit udah berubah.apalagi Aditlah awal mula penderitaan Lea
Hajirawati Imran
👏👏👏👏
Hajirawati Imran
tolong jangan pisahin Adit dri Lea Thor🙏🙏🙏suka banget sama mereka🥰
semangat author💪👏👏
Ulfah Nasa
cerita nya bagus tapi sayang ga selesai cerita nya
Iwan Sihombing69
kapan kelanjutan ceritanya...
🅶🆄🅲🅲🅸♌
siapa ya yg nyulik Lea
🅶🆄🅲🅲🅸♌
aku sampe lupa jalan ceritanya ini Thor...aku sempet inbox ke FB nya nanya knp ga lanjut lagi tapi no respon...setahun LBH berlalu kini muncul lagi..btw thx ya thor udh dilanjut lagi ceritanya🥰👍💪
dwi apriani
bagus itu berarti lea kembali bersama adit
Epi Suryanti Fadri
kok ngak ada lanjutannya lagi ..biar dk penasaran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!