NovelToon NovelToon
Cinta Beda Umur Juga Asik

Cinta Beda Umur Juga Asik

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ananda Anggit

Arabella yang di paksa bertunangan dengan anak sahabat ayahnya. saat dia tau bahwa yang jadi tunangan nya adalah orang yang dia sukai, maka Bela dengan senang hati menerima nya.


Arga seorang CEO muda yang mempunyai kekasih matre harus rela bertunangan dengan Arabella.

apakah kisah mereka bakal berjalan dengan mulus atau kandas di tengah jalan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ananda Anggit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 15.

Bela dan Lula sudah tiba di gor. awalnya mereka lari tipis tipis. mereka semakin jauh berlari, tapi bukanya joging di tempat khusus orang joging. mereka malah lari ke tempat para penjual makanan dan mereka memulai kulineran di sana. niat awal ingin agar badan sehat tapi malah menambah berat badan.

" ibu saya mau uduk." sambil menunggu Bela ngambil gorengan bakwan untuk mengganjal perutnya yang sudah bunyi.

" njir Bel, kalo tiap minggu kita begini buntung. bukanya tabungan gue yang melembung tapi ini malah badan gue yang melembung." gerutu Lula yang sudah habis makan gorengan lima.

Bela hanya cuek aja denger gerutuan sahabatnya. yang penting perut dia kenyang.

setelah pesanan mereka datang, mereka langsung menikmatinya. di tengah-tengah sedang menikmati sarapan, mereka mendengar suara.

" izin gabung ya. meja lain pada penuh." ucap laki-laki berambut keriting.

Bela dan Lula hanya mengangguk saja.

" WOY BRE SINI." teriak laki-laki keriting sambil melambaikan tangan kepada temannya.

teman keriting langsung menghampiri. Dan dia terkejut dengan wanita di depanya.

" loh Bela, Lula. habis joging juga?" Tanya Bastian.

Bela dan Lula juga terkejut bertemu dengan mantan ketua OSIS.

" o-oh iya nih kita habis joging. cape banget makanya istirahat dulu sambil nyarap." cengir Bela

- cape dari mana. awal kita datang aja udah melimpir ke tempat jajanan.- ucap dalam hati Lula sambil melirik bombastic side eyes kepada Bela.

mereka lanjut menikmati sarapan nya. seperti biasa Bela lah yang selalu berkicau sampai laki-laki keriting itu di buat tertawa dengan tingkah Bela. di tengah seru seru nya mereka mengobrol HP Bela berbunyi.

*Ayo goyang dumang, biar hati senang

Pikiran pun tenang, galau jadi hilang

Ayo goyang dumang, biar hati senang

Semua masalah jadi hilang*

Bela langsung buru buru mengangkat telponya. karena ini panggilan dari sang bunda ratu.

Bela: " Halo bunda, ada apa?". Tanya Bela yang menghiraukan suara tawa laki-laki keriting karena suara dering handphone Bela.

Bunda: " nak kamu pulang jam berapa? jangan siang siang. bunda mau minta tolong sama kamu buat ambil kue di rumah calon besan."

Bela: " ini sebentar lagi pulang bunda."

bunda: " yasudah kalo begitu bunda tunggu, nanti hati-hati di jalan."

Bela: " iya bun." klik telpon terputus.

Bela kembali melanjutkan makan nya.

setelah mereka selesai sarapan Lula dan Bela hendak beranjak pergi.

" Bel bareng gue aja pulang nya." cegah Bastian sebelum Bela pulang.

" loh terus gue pulang nya gimna anjir. gue kan nebeng lo tadi." panik Riko. ya Riko laki-laki berambut keriting.

" ck, lu diem napa." bisik Bastian

" gausah bas, lagian gue searah sama Lula." tolak Bela.

" o-oh yaudah hati-hati di jalan." lesu Bastian. gagal sudah berduaan dengan Bela.

-----

Di hari libur Arga tengah bersantai sambil bermain game. sedang asik-asik nya bermain game, handphone Arga berbunyi.

TRING.. TRING.. TRING..

Arga langsung mengangkat telpon itu tanpa melihat nama di layar HP.

Arga: ya halo

Ratna: beb ak-aku minta maaf. Aku ngga mau putus sama kamu.

Arga mendengar Ratna menangis membuat hatinya jadi terenyuh. Arga langsung menghela nafas lelah.

Arga: Aku udah maafin kamu tapi Aku ngga bisa buat balik lagi jadi pacar kamu.

Ratna: ke-kenapa beb? apa karena Aku jalan sama laki-laki lain? iya? kalo emang karena itu Aku minta maaf. a-aku terpaksa melakukan itu untuk kebutuhan hidup Aku, setelah kamu bangkrut Aku coba cari penghasilan untuk Aku hidup sehari-hari. kamu juga tau penghasilan guru ngga mencukupi kebutuhan Aku. dan Aku berusaha buat cari kerja lain tapi susah beb.

suara Ratna terdengar frustasi dan itu membuat hati Arga merasa kasihan.

Ratna: a-aku udah coba cari pekerjaan sampingan yang halal tapi ngga ada beb. ngga ada satu pun pekerjaan yang mau Terima Aku. Aku juga cape beb begini terus, Aku juga masih sayang kamu. makanya waktu itu aku minta putus sama kamu karena Aku takut. Aku jadi beban buat kamu yang sekarang gaji kamu ngga seberapa.

terdengar suara Ratna yang menangis tersedu sedu. Arga langsung memijit keningnya. dia pun sudah menghentikan bermain game.

Arga ingin sekali berteriak kalo dia tidak bangkrut. dia masih menjadi seorang CEO. tapi sayang itu semua sudah terlanjur.

Ratna: apa kamu emang secepat itu ngelupain Aku beb?

Arga: a-aku.. Aku masih sayang sama kamu.

satu kalimat itu membuat orang yang di sebrang sana tersenyum senang. tapi sedetik kemudian dia terdiam mendengar kelanjutan perkataan Arga.

Arga: tapi kita ngga bisa seperti dulu lagi.

Ratna: kenapa?

Arga menghela nafas berat.

Arga: aku akan bertunangan dengan wanita yang di jodoh kan oleh orang tua ku.

JEDER..perkataan Arga membuat Ratna kesal dan marah. tanpa basa basi dia mematikan telpon nya. KLIK.

" Halo.. Ratna?" Arga langsung melihat layar handphone nya yang sudah menggelap. Ratna mematikan telpon sepihak, itu membuat Arga merasa bersalah.

TOK.. TOK.. TOK.. suara ketukan terdengar.

CEKLEK. " ya bi ada apa"

ternyata yang mengetuk pintu adalah pelayan rumah.

" Maaf tuan muda mengganggu, tuan di panggil nyonya di ruang tamu." terang pelayan.

" ya nanti saya kesana."

Arga langsung menemui mamih. mamih yang melihat Arga langsung to the point.

" Nak tolong antar bingkisan ini ke rumah calon besan ya." mamih tersenyum lembut.

" iya mih." Arga langsung pamit untuk mengantar bingkisan kerumah orang tua Bela.

----

Di perjalanan pulang Bela dan Lula sempat berdebat.

" Bel yang bener dong baca maps nya." kesal Lula

" loh bener ini la, tuh nanti ada pertigaan belok kanan."

" ishh nyesel gue ngikutin ide lu buat lewat jalan pintas. ini mah bukan jalan pintas yang ada kita nyasar." gerutu Lula.

" ya mangap. lagian lu juga mau mau aja gue ajakin, udah tau gue sesat." cengengesan Bela

setelah muter-muter di jalan tikus sekitar hampir 1 jam akhirnya mereka sampai di rumah Bela.

" Akhirnya sampai juga di singgasana ku." Bela langsung turun dari motor. " buset pegel juga pant** gue." celetuk Bela.

" ya gimana ngga pegel. kita muter-muter hampir satu jam, yang harusnya dari gor ke sini cuma 30 menit." gerutu Lula yang masih gondok ngikutin omongan Bela.

" hehehe maaf ya, yu mampir istirahat dulu di rumah gue." tawar Bela.

" ngga deh, gue langsung balik aja. besok gue jemput ya, awas kalo kesiangan gue tinggal."

" sippp. makasih mony** kaulah sahabat terbaik ku."

" lu yang mony**."

setelah kepergian Lula. Bela langsung bergegas masuk rumah dan bersiap mandi. gerah coy habis joging.

" wih mobil siapa ini cakep amat. apa ayah beli mobil baru? tapi tumben amat biasanya ayah si paling pengen sederhana, jadi ngga mungkin ini mobil ayah. apa ada tamu?" Bela langsung masuk rumah dan dia terkejut dengan kedatangan seseorang yang menurut Bela paling tampan di dunia.

" loh pak Arga ngapain kesini? mau ngapelin saya ya? aduhhh saya habis keringetan belum sempet dandan juga." cerocos Bela sambil senyam senyum kegenitan.

" ya ampun ini anak. datang bukanya salam malah nyerocos aja kaya kereta." omel bunda yang baru saja keluar dari dapur sambil membawa minuman dan beberapa cemilan.

" ini di minum dulu nak, maaf ya jadi merepotkan. tadinya tante sudah suruh Bela yang ambil bingkisan di sana, ehh malah udah keduluan ada yang antar." senyum bu euis.

" iya ngga apa-apa tante." Arga tersenyum sopan.

bunda melihat anaknya lagi yang masih berdiri sambil senyam senyum ngga jelas.

" Bela sana kamu bersih bersih dulu. ngga malu sama calon tunangan kamu kalo badan kamu bau keringet." tegur bunda.

Bela langsung cengar cengir. " pak Arga tunggu saya ya, jangan di tinggal lagi." ucap Bela sambil berlari ke kamar nya.

Arga hanya menggelengkan kepala. absurd banget dia di jodohin sama bocah sengklek.

pak rudi yang baru saja pulang langsung bergabung di ruang tamu dan mengobrol tentang bisnis. sampai Bela sudah duduk di sebelah Arga, jadi orang tua Bela langsung memberikan privasi untuk mereka.

" yasudah om sama tante tinggal dulu ya. kalian ngobrol ngobrol aja biar makin deket." senyum ramah pak rudi dan di angguki oleh Arga.

jadilah di ruang tamu hanya mereka berdua. belum juga Bela buka obrolan. suara HP Arga berbunyi ada telpon masuk.

" halo mih."

"(.....) "

" hmm iya." KLIK..

Arga langsung mematikan telpon.

" ayo kita pergi." ajak Arga tanpa matanya melihat bela.

" bapak mau ngajak ngedate?" mata Bela sudah berbinar binar

Arga hanya diam saja dan langsung berpamitan dengan orang tua Bela. di dalam mobil Bela sudah mulai berkicau, menanyakan ini dan itu tapi hanya di jawab deheman oleh Arga.

mobil Arga sudah memasuki perumahan elit tapi tiba-tiba suara telpon Arga kembali berbunyi. kali ini bukan panggilan dari mamih tapi dari seseorang yang membuat Arga merasa bersalah.

Arga: ya halo

Ratna: A-Arga a-aku udah gakuat. tolong aku."

TUT. tiba-tiba panggilan terputus, Arga berusaha menelpon kembali tapi nomor nya tidak bisa di hubungi. Arga panik, tanpa pikir panjang dia menurunkan Bela di komplek perumahan.

" HALO.. HALO BEB KAMU KENAPA." suara panik Arga membuat Bela langsung terdiam.

" sial ngga bisa di hubungi." kesal Arga.

Arga langsung menoleh ke Bela.

" Bel maaf ya kamu bisa kan jalan kaki ke rumah mamih dari sini. udah dekat kok, kamu tau kan jalannya." ucap Arga yang sedang redah

Bela hanya diam dan akhirnya mengangguk. Bela langsung turun dari mobil Arga dan Arga langsung tancap gas putar balik meninggalkan Bela di pinggir jalan yang masih mematung melihat kepergian mobil Arga.

1
Rafi Hafizh
👍
Ananda Anggit
😍💪💪
Rafi Hafizh
semangat author👍
Rafi Hafizh
semangat author.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!