NovelToon NovelToon
Warisan Dewa Elemen

Warisan Dewa Elemen

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Reinkarnasi
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: LaQuin

Wen Yu sedang berpetualangan dengan mendaki bukit seorang diri di sebuah tempat wisata alam. Lalu sebuah kebetulan, ia bertemu seekor kucing yang memiliki sepasang sayap. Tanpa rasa takut dan hanya memiliki rasa penasaran yang tinggi, Wen Yu mengikuti kucing itu dan berusaha menangkapnya. Alih-alih berhasil, ia malah terperosok pada sebuah goa di dalam tanah yang ternyata sedang mengalami peristiwa aneh. Cahaya kebiruan bersinar melingkar seperti sebuah pintu lorong waktu yang sering ia tonton di film-film fantasi. Tak lagi bisa mengelak, Wen Yu jatuh ke dalam lingkaran biru itu dan menghilang seketika. Dan tiba-tiba terbangun di dunia antah berantah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaQuin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah Dan Kesedihan

Amarah Dan Kesedihan

Tangan Ze Kai gemetar menyentuh wajah Kakek Jiang yang sudah dingin. Air mata mengalir deras ke pipi Ze Kai, bercampur dengan debu dan darah yang masih menempel di wajahnya. Rasa sakit yang luar biasa menyiksa hatinya. Lebih menyakitkan daripada semua luka yang pernah ia derita selama ini.

"Mengapa... mengapa harus seperti ini, Kakek?"

Suara Ze Kai begitu lirih dan pilu seakan-akan tenggorokannya tercekik. Tubuhnya gemetar sambil memeluk tubuh sang Kakek dengan erat.

Xiao Bai mendekat dan menjilat tangan Ze Kai dengan lembut, seolah mencoba menghibur majikannya. Sedangkan Genesis hanya bisa melayang dengan wajah penuh kesusahan, tidak bisa melakukan apa-apa selain menyaksikan rasa sakit yang dialami Ze Kai.

Rasa kesedihan yang mendalam perlahan berubah menjadi kemarahan yang membara di dalam dirinya. Bibirnya menggigil, rahangnya mengeras saat ia mengangkat kepalanya. Mata yang tadinya penuh air mata kini menyala bagai api.

 "Aku akan membalas dendam!" gumamnya dengan suara yang penuh tekad. "Semua orang yang terlibat dalam pembunuhan Kakek, akan aku cari mereka satu per satu dan membuat mereka membayar untuk apa yang telah mereka lakukan!"

Dengan hati yang berat, Ze Kai menggunakan kekuatan Elemen Tanahnya untuk membuat makam yang layak bagi Kakek Jiang. Ia memilih tempat yang tenang dan indah di bawah pepohonan besar yang rindang. Menggali liang yang dalam dan membuat alasnya dari batu-batu licin yang dibentuk dengan hati-hati. Ia menyematkan tubuh Kakek dengan penuh duka, kemudian menutupinya dengan tanah sebelum menanam bunga-bunga liar yang cantik di sekitar makam.

"Aku akan selalu mengingatmu, Kakek," ucapnya dengan suara pelan sambil menyentuh batu kecil yang ia bentuk sebagai tanda makam. "Jangan khawatir, aku akan kuat dan tidak akan pernah menyerah. Aku akan menjaga diriku dan memastikan bahwa orang yang menyakitimu akan mendapatkan hukuman yang layak."

Setelah memakamkan sang Kakek, Ze Kai kembali ke goa dengan langkah yang pelan dan berat. Ruangan yang dulu penuh dengan kehangatan kini terasa sepi dan dingin. Ia berjalan ke setiap sudut goa yang pernah menjadi tempat Kakek Jiang menghabiskan waktunya. Dari kebun tanaman, hingga tempat mereka biasa makan bersama. Setiap sudutnya membawa kenangan yang membuat hatinya terasa semakin sakit dan berat.

Meskipun begitu, Ze Kai tidak bisa membiarkan diri terbenam dalam kesedihan. Ia segera kembali berlatih dengan lebih giat dari sebelumnya. Setiap pagi ia bangun lebih awal untuk melatih kekuatan Elemen Tanah dan Airnya. Menghabiskan waktu berjam-jam untuk meningkatkan kontrol dan kekuatan energi yang bisa ia keluarkan. Namun setiap kali ia berhenti sejenak, wajah Kakek Jiang selalu muncul dalam pikirannya, membuatnya merasakan kesedihan yang mendalam kembali menghantui dirinya.

"Ze Kai..." panggil Genesis dengan suara lembut pada suatu malam ketika Ze Kai sedang duduk menyendiri di depan perapian yang sudah tidak pernah dinyalakan sejak Kakek pergi. "Aku tahu kau sangat sakit hati. Tapi terus-menerus tinggal di sini hanya akan membuatmu semakin terpuruk. Aku punya saran untukmu."

Ze Kai mengangkat kepalanya dengan tatapan yang lelah. "Apa saranmu, Genesis?"

"Pergi berpetualangan keluar mengelilingi dunia," jelas Genesis dengan pandangan yang penuh perhatian. "Dengan berpetualang, kau bisa bertemu banyak orang, belajar hal-hal baru, dan tentu saja dapat meningkatkan kultivasimu dengan cepat. Kau juga akan lebih mudah mencari orang-orang yang telah membunuh Kakek Jiang jika kau keluar dari hutan ini."

Ze Kai menggeleng perlahan, melihat sekeliling goa yang sudah menjadi rumahnya selama bertahun-tahun. "Tapi aku tidak bisa meninggalkan semua ini, Genesis. Tempat ini penuh dengan kenangan Kakek dan aku. Selain itu, batu-batu berharga dan tanaman langka di sini, begitu sayang untuk di tinggalkan."

Genesis tersenyum, lalu mengangkat tangannya ke arah cincin di jari Ze Kai.

 "Apa aku lupa memberitahu? Cincin ini tidak hanya memberimu kekuatan elemen dan sistem saja. Tetapi juga berfungsi sebagai ruang penyimpanan ajaib yang bisa menampung segala sesuatu yang kau mau. Mulai dari batu berharga, hingga tanaman hidup sekalipun. Kau bisa menyimpan semua yang ada di goa ini ke dalam cincin, sehingga kau bisa membawanya kemana saja."

Ze Kai terkejut mendengarnya.

"Benarkah? Aku bisa menyimpan semua ini?"

"Tentu saja!" jawab Genesis dengan lebih riang. "Cukup fokus pada benda yang ingin kau simpan dan pikirkan untuk memasukkannya ke dalam cincin. Ruang penyimpanannya sangat luas, kau tidak perlu khawatir tidak akan muat."

Dengan harapan yang sedikit muncul dalam hati yang penuh kesedihan, Ze Kai mulai bekerja dengan cepat. Ia mulai memasukkan batu-batu berharga yang tersebar di seluruh dinding goa ke dalam cincin.

Satu per satu batu berharga menghilang dengan cahaya keemasan dan masuk ke dalam ruang penyimpanan. Kemudian Ze Kai menangani tanaman-tanaman langka dengan hati-hati. Mulai dari Bunga Langit, hingga Akar Bumi Abadi, dan juga semua tanaman ia masukkan satu per satu ke dalam cincin agar tetap hidup dan terawat dengan baik.

Ia juga menyimpan furnitur yang pernah ia buat dengan tangan sendiri – kursi, meja, dan bahkan tempat tidur yang pernah digunakan Kakek Jiang. Ia ingin menyimpan segala sesuatu yang menjadi bagian dari kehidupan mereka bersama di goa ini.

Setelah semua selesai, Ze Kai berdiri di tengah goa yang kini kosong namun masih penuh dengan kenangan. Ia melihat ke arah pintu goa yang pernah menjadi tempat perlindungan mereka selama bertahun-tahun. Lalu mengangkat tangan untuk menutupinya dengan tanah dan batu, membuat goa itu kembali menjadi tempat tersembunyi yang tidak akan ditemukan orang lain.

"Aku akan kembali ke sini suatu hari nanti," ucapnya dengan penuh janji. "Ketika semuanya sudah selesai dan dendamku telah terbalas, aku akan kembali untuk membangun kehidupan baru di sini."

Ze Kai mengenakan baju perjalanan yang telah ia siapkan, membawa beberapa senjata dan persediaan yang belum ia masukkan ke dalam cincin. Xiao Bai melompat ke pundaknya dengan lincah, siap mengikuti perjalanan baru sang majikannya. Genesis melayang di sisinya dengan ekspresi yang penuh dukungan.

"Apa rencana mu, Ze Kai?" tanya Genesis dengan suara rendah.

Ze Kai menatap ke arah luar goa, mata nya penuh dengan tekad yang bulat.

"Pertama, aku akan meningkatkan kultivasiku dan menaikkan level semua elemen yang kumiliki. Aku akan mencari tempat untuk berlatih dan mendapatkan pengalaman bertempur yang lebih banyak. Setelah aku merasa cukup kuat, aku akan mencari keluarga Ming dan kultivator yang membunuh Kakek. Tidak seorang pun akan lolos dari hukuman yang akan mereka dapatkan!"

Dengan langkah yang mantap dan hati yang penuh tekad, Ze Kai keluar dari goa yang telah menjadi rumahnya selama bertahun-tahun. Ia menoleh sebentar untuk melihatnya terakhir kali, sebelum melangkah ke dalam hutan dengan tujuan yang jelas, meningkatkan kekuatannya dan menemukan pembunuh Kakek Jiang untuk membalas dendam.

-

-

-

Bersambung...

Jangan lupa dukung Author dengan like dan komen ya, terima kasih 🙏😊

1
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
orang dewasa tau resikonya memilih lari, kalo anak2 pantang pulang sebelum menang
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
apa senjata leluhur?
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
nih biar yu sdar yg suka petualang itu anak kecil 😂
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
namanya sekarang jadi kai yu
Sangat Licin
tjakeup
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!