NovelToon NovelToon
Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Lari Saat Hamil
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: i'm gresya

Naima, seorang gadis cantik yang hidup sederhana di desa terpencil, harus menghadapi kenyataan pahit saat ayahnya yang buta. meninggal dunia dan ibunya mengalami depresi berat hingga harus dirawat di rumah sakit jiwa. Di tengah keterpurukannya, takdir justru mempertemukannya dengan Sean, seorang pria kaya raya yang memiliki kepribadian dingin.

Akankah pertemuan ini menjadi awal kebahagiaan baru bagi Naima, atau justru membawanya ke dalam lika-liku kehidupan yang lebih rumit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon i'm gresya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CCTV

sean yang berada di rumahnya, sedang menunggu seseorang datang ke rumahnya.

ketika pintu di buka, sean langsung berdiri dari duduknya untuk menyambut tamu spesial itu.

seorang wanita dengan anak kecil di tangannya. masuk kedalam dan berjalan ke arah sean.

" sean.. " ucap wanita itu memeluk sean.

sean membalas pelukan wanita itu. tapi wanita makin erat memeluk sean dan menangis di pelukannya, seakan menumpahkan isi hatinya kepada adik laki lakinya itu.

wanita itu adalah shiren, kakak perempuan sean dari saudara laki laki ayahnya. walaupun tidak kandung. sean sangat menyayangi Shiren seperti saudara kandung sendiri.

sean melepas pelukan itu dan menatap Shiren.

" jika kau masih memikirkan pria itu, hidupmu tidak akan tenang."jawab sean kepada Shiren.

" bukan seperti itu, aku hanya merasa menyesal memaafkannya waktu itu. aku pikir dia akan berubah, tapi ternyata aku salah. bahkan saat melihat wajah putrinya dia masih tega melakukan hal sebejat itu." tangis Shiren dihadapkan sean.

sean menatap anak kecil yang sedang berdiri menatapnya dengan tersenyum.

sean berjalan ke arahnya dan berjongkok di hadapannya.

"Hai nak, apa kabar" ucap sean tersenyum kecil.

anak kecil yang bernama Lea itu, menatap sean dengan wajah menggemaskan nya.

"kabar baik paman, bagaimana dengan paman. paman makin keliatan tampan saja"

sean tersenyum malu melihat keponakannya mengatakan kalimat itu.

"kau juga makin cantik dan mengemaskan, oh iya mana logam yang pernah paman berikan padamu. kau tidak menghilangkannya kan? "

anak kecil itu, seketika menutup mulutnya saat ingat logam itu dia berikan kepada wanita yang ia temui tadi waktu di restoran.

" ada apa, apa kau menghilangkannya? " ucap sean melihat ekspresi keponakannya itu.

anak kecil itu menunduk lalu menganggukkan kepalanya.

melihat itu sean tidak marah dia memegang wajah keponakannya itu lalu tersenyum.

" kau menaruhnya dimana? " jawab sean lembut pada keponakannya itu.

" tadi saat di restoran, Lea bertemu dengan wanita cantik yang waktu itu Lea jumpai di airport. dia bersama temanya. saat temannya bilang lea siapa. lea memberikannya logam itu. temanya juga menunjukkan foto paman. lalu lea bilang, paman paman seperti itu. saat bodyguard mamah datang menjemput lea, lea jadi tidak ingat dengan logam itu. " ucap lea bicara jujur pada sean.

" baiklah paman tidak akan marah padamu. kau istirahat lah di kamar. biar paman yang akan mencarinya nanti. ok" jawab sean

lea mengangguk lalu pergi ke kamarnya di antar pelayan.

Shiren berjalan ke arah sean yang dari tadi tidak mengerti maksud pembicaraan sean dan putrinya itu.

" ada apa sean, apa lea melakukan kesalahan"

sean menghela napas dan menatap shireen.

"tidak, kau istirahat lah. nanti kita bicara lagi, aku harus mengurus sesuatu di luar. " ucap sean kepada shiren.

Shiren akhirnya diam, saat melihat sean pergi dari hadapannya, diikuti oleh mikael di belakangnya.

"anak itu tidak berubah juga" ucap shiren saat melihat sean pergi dari pandangannya.

..

naima dan tania yang sudah sampai di villa, memutuskan untuk berbicara di ruang tamu.

naima yang melihat tania sedih akhirnya membuka suaranya untuk membuat tania senang.

" jika memang kekasihmu menyuruhmu untuk datang, kau harus datang. aku tidak mau karna aku. kalian jadi ribut. lagian kekasihmu itu mempunyai tujuan yang baik padamu. ingin memperkenalkan mu kepada kedua orangtuanya. itu artinya, dia memang serius padamu. dengar tania. pria baik tidak akan datang dua kali untuk kita. jadi jangan sia siakan kesempatan itu. " ucap tania menyakinkan tania.

tania, menatap naima. dan naima tersenyum.

" tapi aku takut meninggalkan mu sendiri disini apalagi sekarang kau sedang hamil. aku jadi makin susah hati meninggalkan mu naima" jawab tania masih merasa sedih.

" kau tidak perlu mencemaskan ku tania, aku bisa menjaga diriku sendiri disini. percayalah padaku" ucap naima sekian kalinya ke tania.

tania akhirnya mengalah dan mengangguk. walaupun di hatinya yang paling dalam ada rasa takut meninggalkan tania di Korea sendiri.

keesokannya, setelah perginya tania ke Landon. naima menjalani hidup sendiri di villa itu, tapi sebelum pergi tania menyediakan banyak makanan untuk naima makan selama ia pergi. dan juga berpesan kepada naima. jika ada yang mengetuk pintu villa. naima tidak boleh membuka dan harus menelpon tania. dan naima tidak boleh mempersilahkan orang lain masuk ke dalam villa itu.

naima hanya duduk diam di kamarnya sambil membaca buku. tapi tiba tiba headphone nya berbunyi, naima segera mengangkat panggilan itu.

"hello" ucap naima di balik telpon itu.

" hallo tania, ini buk Rista tetangga sebelah rumahmu. tadi pagi ibumu pingsan dan sekarang lagi di rawat di klinik. " jawab orang yang mengakui tetangganya di kampung.

" benarkah. sekarang bagaimana keadaan ibu saya buk.. " ucap naima terdengar panik.

" tidak papa naima, cuma pingsan karna kecapean aja. bukankah kau bekerja di luar negeri. apa kau tidak membantu ibumu di desa. kenapa ibumu masih hidup susah dan harus berjualan dari pagi sampai malam. apa kau tidak kasihan pada ibumu disini" jawab tetangganya itu sambil memarahi naima.

naima terdiam, air mata turun dari matanya membasahi kedua pipinya.

tidak ada yang bisa naima katakan, sampai akhirnya suara panggilan itu di akhiri oleh tetangganya itu.

"aku memang tidak berguna menjadi seorang anak. bahkan di saat seperti ini aku belum bisa membantu ibuku. dan sekarang aku hamil. Tuhan dosa apa yang ku perbuat di masa lalu, sampai kau harus menghukum mu seperti ini. hiks.. hiks.. aku ingin sekali memeluk ibuku dan menceritakan semua hal yang terjadi padaku. tapi keadaan yang memaksaku untuk memilih untuk diam dan bertahan." lirih naima sambil menangis.

..

sean mendatangi restoran yang dimana keponakannya tadi singgah untuk makan. pegawai restoran dan pemiliknya menunduk hormat saat sean datang ke restorannya.

"selamat siang tuan sean, ada yang bisa kami bantu. apa tuan ingin makan di restoran kami? " ucap pemilik restoran itu sopan pada sean.

"tidak, hanya saja tadi keluarga ku makan di restoran mu. dan keponakanku, dia dengan tidak sengaja telah memberikan barang berharga milikku maksudnya milik keluarga kami pada orang lain. aku ingin kau cek CCTV pagi ini dan perlihatkan kepadaku " ucap sean dingin kepada pemilik restoran itu.

pemilik restoran itu mengangguk dan mempersilakan sean untuk masuk ke ruang CCTV untuk melihat.

di CCTV, sean melihat kalau keponakannya sedang makan di suapi oleh pengasuhnya. dua wanita yang tidak terlalu jelas wajahnya disana masuk kedalam restoran dan duduk di kursi yang bersebelahan dengan keponakannya. salah satu dari wanita itu pergi entah kemana. dan hanya tinggal satu wanita duduk sendiri di kursi itu.

sean terus memerhatikan layar CCTV kearah wanita itu. wajahnya tidak terlalu jelas. hanya pakaian biasa dan rambut terurai yang sean lihat. dan sampai akhirnya keponakannya berlari ke arah wanita itu. disana sean melihat betapa akrabnya keponakannya itu kepada wanita itu. dan setelahnya wanita satu lagi datang dan terlihat baik pada keponakannya itu. dia berjongkok dan berbicara pada keponakannya. sampai akhirnya keponakannya mencari sesuatu dari dalam tas kecilnya dan menunjukkan sesuatu kepada teman dari wanita itu yaitu logam berharga melik sean. dan setelah itu keponakannya di jemput oleh pengawal seperti yang keponakannya ceritakan tadi padanya. logam itu di pegang oleh teman dari wanita itu setelah keponakannya pergi dari sana, namun percakapan mereka yang serius membuat sean mempertajam matanya. disana sean melihat teman dari wanita itu memberikan logam itu kepada wanita yang akrab dengan keponakannya tadi. wanita itu seperti menolak tapi temanya memaksa dan akhirnya wanita itu menyimpan logam itu di tasnya. lalu mereka menyambung makan lalu pergi dari restoran itu.

~

1
Ratna Purba
semangat thor, aku suka😊
Ratna Purba
ok😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!