Kelahiran seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Sanggup merubah kehidupannya di masa depan setelah di tinggalkan kedua orang tuanya.
Gadis bernama Esmeralda yang terlahir dari kedua orang tua yang berbeda kasta. Ellena harus meninggalkan Esmeralda kecil untuk selamanya. Ellena meninggal karena penghianatan suaminya yang bergelar bangsawan. Louis Alexander Graham melupakan keberadaan dirinya dan buah cinta mereka.
Louis menikah kembali dengan Margaret Thatcher setelah mendapat desakan dari sang Ayah. Dari buah pernikahan mereka lahirlah gadis cantik bernama Isabella Anastasia Graham.
Lahirnya kedua gadis keturunan dari keluarga bangsawan yang sangat terhormat, Namun beda ibu. Perbedaan sifat dan karakter dari dua gadis keturunan Louis, saling mencintai satu pria yang sama.
Akan kah sang pangeran akan memilih satu diantara keduanya?
Yuk ikuti terus kelanjutan nya. Kisah yang mengandung bawang dan mengharu biru. Cerita ini terinpirasi dari kehidupan di negara Inggris dan kerajaan kecil yang terdapat di kota London.
Ikuti terus kisahnya dalam serial "AKU BUKAN CINDERELLA,"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enny76, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keceriaan Esmeralda
"GILA..!!! ini benar-benar GILA!!! semudah itu Daddy buat perjanjian yang akan merugikan kelurga Daddy sendiri! teriak Louis tak percaya "Dimana pikiran Daddy saat membuat perjanjian itu!!!
"Kau tidak akan pernah bisa berpisah dari Margaret. Apalagi sampai menceraikannya! sampai kapanpun tidak akan bisa. Camkan itu!!!"
Louis menatap nelayang pada sang Daddy dengan kedua tangan terkepal.
"Selama ini aku selalu mengikuti semua kemauan kalian! apakah adil buatku? atau mungkin aku bukanlah anak kandung kalian!!"
"Tutup mulutmu! bentak Alexander "Kami berdua berjuang untuk bisa mendapatkan keturunan dari keluarga Graham, ibumu yang mengandung dan melahirkan mu! Bisa-bisanya kau bilang bukan anak kami!"
"Kalau aku benar-benar anak kalian, bebaskan aku dari pernikahan ini! aku tidak pernah mencintai Margaret!"
"Brengsek kau! Alexander berjalan mendekat dan langsung memukul Louis.
"BUGH!!
"BUGH!!
Alexander memukuli Louis bertubi-tubi di wajah dan perutnya, Namun Louis tidak melawannya atau menghindar.
"Sudah cukup! teriak Marlen memisahkan suaminya dari anak semata wayangnya "Apa kau Ingin membunuh anakmu sendiri, Hah! Marlen mendorong tubuh kekar suaminya.
"Kau selalu saja membela anak tidak tahu diri ini! setelah dia mengenal wanita bernama Ellena, sikapnya berubah. Tidak memiliki tatak-rama dan sopan-santun pada orang tua!"
"Kau terlalu keras pada Louis!" potong Marlen membela anaknya.
"Louis, ayo tinggalkan ruangan ini! Marlen merangkul pundak sang anak yang wajahnya di penuhi luka memar.
"Biarkan aku mati ditangan nya Mom!" sambar Louis penuh penekanan dengan rahang mengeras.
"Sudah Louis, ayo nak kita pergi dari sini!" Marlen menarik tangan sang anak untuk meninggalkan ruangan itu.
"Biar mommy obati luka mu." Marlen mengambil kotak obat dan memberikan salep di bibir dan pipi Louis yang terluka.
"Kenapa kau buat gara-gara dengan menampar Margaret? seharusnya jangan kau lakukan itu Nak? Margaret adalah istrimu, ibu dari putri kecilmu Isabella."
Louis menghela nafas panjang "Margaret telah menghina mendiang istriku Ellena, aku tidak bisa terima!"
"Margaret memang wanita yang keras kepala dan selalu cari perhatian pada Daddy mu. Daddy sangat menyayanginya, apapun perkataan nya selalu di dengar." keluh Marlen menghela nafas kasar.
"Aku sedang tidak ingin mendengar nama mereka berdua. Lebih baik aku pergi berburu!"
"Hati-hatilah bila ingin berburu, banyak binatang buas berkeliaran."
Louis hanya mengangguk dan melangkah pergi menuju pacuan kuda yang masih berada di area mansion.
**
"Hallo Paman Erick...?! sapa gadis berkepang dua berlari kecil kearahnya.
"Hey Alda! kau cantik sekali pagi ini?
"Tentu saja, karena aku akan masuk sekolah bersama kak Joshua."
"Anak pintar, sekolahlah yang rajin biar jadi juara kelas."
"Tentu saja Paman! Esmeralda mengusap lembut kuda hitam yang sedang di mandikan Erick. "Paman, boleh aku bantu mandikan kuda black..?!
"Jangan! nanti baju mu kotor. Kau harus berangkat sekolah bukan?!
"Iya, masih menunggu Bibi Zelda. Bizel sedang membuatkan bekal untuk aku makan siang di sekolah."
"Kalau begitu kau duduk disana saja, nanti terkena cipratan air mandi kuda."
"Alda! ayo kita berangkat, bibi Zelda sudah menunggu di depan gerbang." seru Joshua dari luar kandang kuda.
"Baiklah Joshua!
"Paman Alda berangkat sekolah dulu ya. Jaga black baik-baik."
"Okeh Alda!
"Hey Black! kau jangan nakal ya. Jangan buat paman Erick susah!" tukas Alda sambil mengusap lembut badan berbulu hitam itu.
Setelah berbicara dengan kuda black, Esmeralda berlari cepat, tanpa ia sadari bertabrakan dengan seorang pria tampan bertubuh atletis.
"BUGH!
"Berhati-hati lah nak, jangan berlari!"
"Ma-af Paman! saya terburu-buru." ucap Esmeralda merasa bersalah dengan wajah tertunduk.
"Leo! cepatlah keluarkan kuda black!" seru seorang pria dari luar kandang.
"Baiklah Louis! tunggu sebentar!" teriak pria bernama Leo.
"Kenapa kau berada di kandang kuda? tanya pria itu tersenyum, seraya mengusap lembut kepala Esmeralda.
"Aku biasa mandikan kuda bersama Paman Erick, tapi aku harus pergi ke sekolah."
"Kau tidak seharusnya ada disini. Sekarang pergilah ke sekolah." tutur Leo lembut
"Baik paman! aku berangkat sekolah dulu! Esmeralda tersenyum sumringah dan berlari kecil keluar kandang.
"Hey! siapa nama mu?! seru Leo
Seketika Esmeralda berhenti sejenak dan menoleh kebelakang "Esmeralda, tapi panggil saja aku Alda!"
"Hmm.. Nama yang cantik. Baiklah Alda!"
Gadis cantik yang ceria itu berlari menjauh.
"Gadis cerdas dan cantik, pasti kau secantik ibumu." gumam Leo tersenyum sendiri seraya melangkahkan kakinya mendatangi kandang kuda milik Louis.
💜💜💜
Jangan lupa terus dukung karya Bunda dengan cara: Like, Vote/gift, Rate bintang 5 dan sertakan komentar kalian 😍😘
Follow IG Bunda 😍 @bunda. eny_76
@Bersambung........