lanjutan kisah Terlambat Jatuh Cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon green_light, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kantin
Naira:"Aku gak ada maksud apa-apa.."
Naira menoleh pada Nabil yang masih bingung mengerutkan alisnya.
Naira:"Udah, kamu gak usah pikirin."
Nabil:"Tapi aku kok jadi curhat ya sama kamu." Nabil terssnyum mengingat kata-katanya.
Naira:"Ya gapapa lah. oh iya, kalo kamu di jodohinnya sama aku mau gak?"
Nabil:"Haahhh???"
Nabil semakain bengong dibuat pertanyaan Naira.
Naira:"Eh, gak jadi deh, di hati kamu masih ada Naila."
Naira nyengir menampakkan deretan gigi putihnya.
Nabil:"Kamu ini aneh lo, kita baru kenal juga. Emangnya kamu suka sama aku ya?"
Naira:"Ah enggak.. Aku pun lagi nunggu seseorang."
Nabil:"Siapa?"
Naira:"Ih kepo..."
Naira berjalan menuju kantin sekolah yang ada di pojokan belakang sekolah.
Naira:"Kenapa diem aja? ayuk makan, daripada disitu.."
Nabil pun habis puaing llus bingung dibuat Naira, murid baru di kelasnya yang sok akrab. Tapi mungkin emang karakternya celet akrab kali ya sama orang, batin Nabil. Nabil berjalan mengikuti Naira ke kantin, Nabil melihat Jam di pergelangan tangannya dan melihat bahwa memang sebentar lagi jam istirahat.
Nabil:"Kamu kok santai aja sih? Gak takut di hukum bu Mia?"
Naira:"Ini kan lagi di hukum, cuma lagi ada kesempatan aja dalam kesempitan."
Naira cengengesan melihat Nabil, dan Nabil hanya dapat geleng-geleng kepala.
Bel istirahat berbunyi, an rombonhan rusuh pun berjalan beriringan menuju kantin, mereka melihat Nabil yang udah stay cool di meja kantin sambil menikmati semangkok bakso bersama Naira, membuat mereka berjalan cepat mendekati dua sejoli itu.
Rian:" woi woi woi..enak bener lu, di hukum malah makan, pantesan gak ada di depan kelas, rupanya kencan lu bedua??"
Nabil keselek bakso yang baru saja di masukkannya dalam mulut. "Uhuk...uhik..uhuk.." Sontak Naira memberikannya minuman yang ada di depannya, dan ternyata itu adalah gelas Naira. Nuke yang hendak menyodorkan air ketika Nabil batuk kalah cepat dengan Naira yang berada di samping Nabil.
Tampak di mata Nuke kalai Naira sedang menepuk-nepuk punggung sang pujaan hatinya. Kesel, sebel, benci, ya itulah kata yang di lontarkan hati Nuke pada mereka berdua.
Rian:"Aku bercanda Bro...Kenapa sampe kezelek gitu sih loe.."
Fitri:"Kaget dia itu yank kepergok kita-kita.."
Delon dan Rian yang mendengar celoteh Fitri malah tertawa terbahak-bahak, sedang Nuke memasang wajah sinis menatap Naira. Naira malah lebih santai di katain gitu sama Fitri.
Naira:" Aku cuma laper aja, kebetulan mau jam istirahat, jadi aku ajak aja Nabil ke kantin. Kalian gak pesen? Ntar bel masuk gak sempet makan loh."
Mereka pun teringat belum pada pesen makan, jadi nya Delon yang udah paham makanan temen-temen nya langsung memesan pada pak penjual nya. mefeka duduk mengelilingi meja.
Naira yang risih di tatap Nuke melihat sekilas lalu bertanya.
Naira:"Kamu kenapa Nuke? kok mukanya di tekuk gitu?"
Rian:"PMS kali.."
Nuke:"Apasih lo Yan.."
Fitri:"Yeee..jangan nyolot dong sama sayangnya akuh..."
Nuke:"Lebay lu."
Rian dan Fitri hanya tersenyum manjah saja di katain lebay.
Naira:"Kalian semua kompak ya? Aku suka bergeman sama kalian."
Fitri:"Santai aja kali Nai, kita kan emang temen.."
Delon:"Iya, kamu juga asik kok orangnya, kita juga suka berteman sama kamu."
Naira:"Makasih ya, kalian mau nerima aku jadi temen kalian.."
Nabil:"Biasa aja kali, jangan pake dramaquiinnn."
Naira:"Sesuka aku dong..Queen mah bebas.."
Merekapun tertawa menanggapi perdebatan Nabil dan Naira, terkecuali Nuke.
semoga konfliknya ga berat
sekarang masih lancar jaya,tapi nanti pas mereka udah nikah pasti ada aja masalah...
nah takutnya mereka masih labil dan masih dalam proses pendewasaan,mencari jati diri takutnya malah mereka berpisah kan nanti q sedih Thor....
thor ceritanya sama persis dengan apa yang aku alami kalo nabil masih bisa bertemu denga nairanya tapi kalo aku belum bisa ketemu dengan teman kecilku itu....
🤭🤭🤭🤭
makanya g up..up