NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Pacarku

Menikahi Kakak Pacarku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: tayanlee

Salam dari author untuk pembaca 😊✨🙏

Putri Adelia yang biasa di panggil adel, usianya kini menginjak 24 tahun. Dia menjalani kisah cinta yang romantis dan begitu membuat iri orang-orang.

Kisah cintanya dengan devan alvano begitu indah dan tampak sempurna di mata siapa pun yang melihatnya.

Devan adalah sosok pria yang hampir tidak memiliki celah—tampan, mapan, dan selalu bersikap lembut pada Adel. Di hadapannya, Devan seperti pria yang hanya hidup untuk mencintai satu wanita.

Tapi tiba-tiba semuanya runtuh ayah adel memutuskan untuk menjodohkan nya dengan kakak Devan, yaitu Lucas yang usianya sudah 36 tahun terpaut jauh dari usia adel.

HEHEH SEMOGA SUKA YA SAMA NOVEL AKU 🙏😁✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tayanlee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14.

Adel menyipitkan matanya.

" Itu tidak mungkin, aku bahkan tidak memiliki riwayat itu " Adel mengelak, bahwa dirinya yakin dengan itu.

" Itu bisa saja terjadi, kamu kan tidak sadar " jawab Lucas singkat.

" lebih baik kamu siap-siap, jadwal penerbangan kita jm 8 nanti " ucap Lucas, mengalihkan pembicaraan.

Menurut nya, pembicaraan tadi sangatlah sia-sia dan tidak perlu di perpanjangan.

" Iya " ucap Adel pelan, Ia pun menurut dan pergi ke kamar mandi.

Klik suara pintu kamar mandi tertutup.

Lucas berdiri, Ia membawa ponsel nya ke balkon dan duduk di sana.

Ada beberapa email yang masuk dan masih belum di baca olehnya, sambil menunggu Adel Lucas membaca email tersebut yang di kirim oleh sang asisten.

Setelah beberapa menit terdengar suara pintu kamar mandi terbuka, Adel keluar dari kamar mandi dengan ujung rambut yang masih basah.

Adel mengenakan gaun hitam dengan desain sederhana namun berkelas, gaun itu memiliki kerah tinggi yang menutupi lehernya, memberikan kesan anggun.

Di bagian dada terdapat potongan kecil berbentuk oval vertikal, cukup untuk sentuhan feminim tanpa menghilangkan kesan formal, lengan gaun itu pendek dengan sedikit volume di bagian haju, memberikan siluet yang tegas dan anggun.

Sebagai pelengkapnya Adel mengenakan anting panjang deng hiasan mutiara yang menggantung anggun di telinganya, aksesoris itu beratun pelan setiap kali Ia bergerak, menambah kesan merah dan tenang dalam penampilannya.

Langkah Adel terhenti sejenak saat pandangan mereka bertemu, Lucas yang berdiri menatapnya dan Adel yang terpaku dengan tatapan Lucas.

Adel segera membuang muka ke arah lain, Ia tidak mau berlama-lama bertatapan dengan Lucas.

" Sudah selesai " tanya Lucas datar, Ia melangkah menuju lemari, terlihat Lucas mengambil pakaian kerjanya.

" Ya " jawab Adel cepat.

Melihat Lucas yang sibuk mencari pakaian kerja, Adel memberanikan diri untuk bicara, Ia berjalan menuju ranjang dan berdiri tepat di sampingnya, matanya masih mengikuti arah gerakan Lucas.

" Jika ada yang ingin kau bicarakan, cepatlah "

" aku harus segera mandi" ucap Lucas.

Adel terdiam sejenak, ucapan Lucas terdengar dingin dan tegas, Adel menelan ludah jemarinya saling menggenggam di depan tubuhnya.

" Bisakah kita tidak sarapan " pinta Adel, suaro terdengar rendah dan canggung, Ia memalingkan wajahnya ke arah lain.

tangan Lucas terhenti di udara sejenak sebelum Ia melanjutkan lagi memilih pakaiannya.

" kenapa?... apa kau ingin menghindari Devan? " tanya Lucas datar dan dingin.

Adel tersentak halus, nama itu..Devan.. seolah menekan sesuatu di dadanya, Adel mengeleng cepat meski Lucas tidak melihat nya.

" bukan begitu " jawab Adel pelan dan ia merasa semakin gugup dengan tekanan yang Lucas berikan.

" lalu? " tanya Lucas, Ia menutup pintu lemari dan berjalan mendekati adek dengan kemeja putih di tangannya.

Jantung Adel semakin berdegup kencang, takut, gugup dan canggung menjadi satu.

" kenapa diam? " tanya Lucas, Ia menatap Adel yang ada tepat di hadapannya.

" Aku tidak ingin... suasana jadi canggung " Adel menjawabnya, suaranya lebih kecil dari biasanya.

Lucas terdiam sesaat, Ia memalingkan wajahnya ke meja kerja.

" jika itu yang kamu rasakan, terserah, aku juga buru-buru masih ada banyak hal yang harus di kerjakan " ucap Lucas, Ia pun pergi ke kamar mandi meninggalkan Adel yang masih mematung di sana.

ku kira dia akan bicara dengan dingin dan memaksa aku untuk sarapan bersama orang tuanya.

dia tidak terduga

" Aneh " Gumam Adel pelan.

Ia berjalan menuju meja kerja Lucas, Ia duduk di sana, perlahan membuka tas kecil yang berisi make-up.

Adel mulai merias wajah nya dengan hati-hati agar tidak tampak pucat, polesan bedak tipis menyapu lembut permukaan kulitnya, gerakan tangan pelan, terlatih, namun kali ini terasa lebih hati-hati, terakhir Ia memoles lipstick untuk menyempurnakan make-up nya.

Tangan nya menutup pelan tas kecil itu, setelah selesai make-up Adel menatap rambutnya yang sudah kering.

Terdengar suara pintu kamar mandi terbuka, Lucas keluar dengan handuk yang melilit di pinggangnya, Ia berjalan dengan santai ke arah ranjang.

dengan rambut yang masih basah, menetes pelan ke lantai, punggungnya yang lebar dan berotot terlihat lembang sehabis mandi.

Lucas tidak menghiraukan Adel yang ada di sana, Ia menganggap Adel seperti pajangan yang hanya diam di sana tanpa bergerak.

Adel yang duduk di meja kerja Lucas yang tak sengaja melihat pemandangan itu, segera memalingkan wajahnya yang terlihat merona.

" Hey... bisa kan, kalo abis dari kamar mandi tuh langsung sekalian pake baju " celetuk Adel, Ia masih memalingkan wajahnya ke arah lain.

" ini kamar ku," ucap Lucas tenang seolah itu jawaban yang sudah cukup untuk segalanya, nada suaranya datar tanpa rasa bersalah sedikitpun.

Adel langsung menoleh cepat ke arah Lucas dengan tatapan kesal.

" Iya tapi.... " Adel berhenti, pipinya masih terlihat merona.

" Setidaknya kamu punya kesadaran diri, bawah ada orang lain juga yang tinggal di kamar ini " lanjut Adel.

Lucas meraih kemeja yang Ia letakan tadi di ranjang, lalu memakainya, satu per satu Ia mulai mengancingkan kancing nya tanpa tergesa, mengabaikan gerutuan Adel.

" sebaiknya kamu biasakan, karena kita akan tinggal di kamar dan rumah bersama mulai sekarang " jawab Lucas datar tanpa menoleh sedikitpun ke arah Adel.

" tidak ada lagi protes, dan aku tidak perduli kamu nyaman atau tidak itu bukan urusan ku " lanjut Lucas, Ia berjalan menuju kaca besar yang ada di lemari.

Adel menyipitkan matanya, Ia mengepalkan tangan di atas meja, Ia merasa kesal dengan apa yang di katakan Lucas padanya.

" setidaknya hormati aku juga, itu tidak membuat nyaman " ucap Adel.

Lucas yang membuka laci khusus jm tangannya, tangannya terhenti Ia menoleh pelan ke arah Adel berada.

" lalu kenapa kamu masih melihat " tanyanya tiba-tiba.

kalimat itu langsung menusuk tepat sasaran, Adel mulai menegang, Ia menyenangkan kedua tangannya di bawah dadanya dengan wajah yang sedikit angkuh.

" A..aku tidak... "

" kamu lihat " potong Lucas, tetap dengan nada tenang justru yang membuatnya semakin menyebalkan.

Adel terdiam, kata-katanya menghilang begitu saja, wajah yang tadi sudah tenang kini kembali memanas Ia segera memalingkan wajahnya ke arah lain.

" Itu... refleks " Gumamnya pelan.

" refleks juga termasuk kebiasaan " sindir Lucas, Ia kembali mencari jam tangan yang cocok untuknya kenakan.

" percaya diri sekali kamu " balas Adel.

Setelah itu Lucas merapikan rambutnya, menatanya dengan rapi, di sisir kebelakang, sebagai pelengkapnya Lucas memakai parfum nya.

" kita berangkat " ucap Lucas, seakan tidak terjadi apa-apa di antara mereka, Lucas pun meminta seseorang untuk membawakan kopernya untuk di masukan ke dalam mobil.

" baik " jawab Adel, Ia meraih tasnya, sebelum keluar dari kamar Ia sempat merapikan rambutnya, lalu mengikuti Lucas dari belakang.

1
KIM TAMIE
Kira2 Lucas bakalan kaut juga ga ya gendong ala ala2 karung beras seperti Adel. Secara berat badanku hampir 2 karung beras 50kgan 🤣🤣🤣🤣
Estella🍂: Kak heh😭🤣🤣😭😭
total 1 replies
KIM TAMIE
hati2 Del..kayanya Rangga ngincer laki lu tuh
KIM TAMIE
Cieeeeeee....yg udah mulai posesif.
Lucas so sweet banget.
Duuuh..aku ikut baper nih 🤭🤭
Shabrina Darsih
wkwkwkwkwk
adel adel jd Salting 😀
KIM TAMIE
jangan bikin mereka cepet2 akur dulu thor..mereka ber2 nih lagi lucu2nya.
Nagih banget ceritanya thor...jadi candu nih
KIM TAMIE
Adel kamu tau ga???
kasus kita beda tipis, 11 12 triliyun lah kira2 🤭
Kl km merasa dilecehkan suamimu, aku justru diperkosa suamiku sendiri Del, ingat DIPERKOSA..dan anehnya aku selalu minta lagi dan lagi 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
KIM TAMIE
Jangan buru2 dibikin bucin ya thor, biarkan begini dulu.
Biar reader kegemesan sama kisah mereka ber2 😉
KIM TAMIE
Del...kita tuker posisi aja kl elu ga mau dipeluk Lucas.
suer gue ikhlas 🤣🤣
Sals
kasihan banget Lucas, harusnya adel juga patuh bukan ngelawan atau judes terus ke lucas
KIM TAMIE: Lucasnya juga kurang tegas, walaupun belum ada cinta, tapi yg namaya bini adalah tanggung jawab suami. Ini bininya sering diganggu Devan, eh Lucasnya diem2 bae.
total 1 replies
KIM TAMIE
Duh gemes jadi pengen nyantet Decan.
ote beli menyan ah 🛵🛵
Estella🍂: 😭😭😭😭😭😭
total 3 replies
KIM TAMIE
jangan2 adik ipar bikin lagi....duh gemesnya
KIM TAMIE
Hayoloh Deeeel....panik ga tuh 🤭🤭🤭🤭.

Bikin dia bunting Lucas, buktikan kl tongkat saktimu ga cuma bisa dipake pipis doang 😂😂😂
Reni Anjarwani
lanjut thor semoga segera ada cinta diantara mereka
lov_e
ih gemes deh ma mereka🤣🤭
KIM TAMIE: hooh ikutan gemes ya 😄
total 1 replies
KIM TAMIE
READER: cieeeee yg udah mulai ada getaran cintaaaaa, dag dig derrrr rasanya 😄
aaaaah...Reader juga ikutan seneng nih
KIM TAMIE
Del dengerin petuah gue baik2 ya Del.
Tak semua sakit sembuh dengan obat, apalagi kl udah berkeluarga, sedikit ADEGAN biasanya malah ampuh menyembuhkan penyakit.
Laki lo sakit coz dia kecapean nahan....lu tau khan apa yg gue maksud 😁😁
lov_e
lanjut thor🙏🤭
KIM TAMIE
rawat laki lu baek2 Del.
atau ga aku rebut nih laki lu 😂😂😂😂😂
Estella🍂: awas nnt ada yg cemburu🤣
total 1 replies
KIM TAMIE
Cie cieeeeeeeee....yang mulai tumbuh benih2 cintaaaa 💜💜💜
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!