NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ganethaa ( Anak Sulung Casey)

Transmigrasi Ganethaa ( Anak Sulung Casey)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Iblis / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Erika Ponpon

Kisah anak sulung Casey (Transmigrasi Belvia) yang jiwa nya mengalami perpindahan ke tubuh orang lain… bagaimana Ganethaa akan menghadapi kehidupan barunya setelah dia tahu kalau sekarang dia berada di tubuh orang lain…

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erika Ponpon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14

Malam semakin larut.

Suasana ruang rawat inap dipenuhi keheningan.

Jordan berdiri di dekat jendela sambil melipat kedua tangannya.

Wajahnya terlihat serius.

“Langit.”

“Iya, Pah.”

“Hubungi Nebula.”

Langit langsung mengeluarkan ponselnya.

Nomor Nebula dihubungi.

“Tidak aktif.”

Ia mencoba sekali lagi.

Hasilnya tetap sama.

“Masih nggak aktif, Pah.”

Jordan menarik napas panjang.

“Bintang.”

“Iya.”

“Hubungi sopir rumah.”

Beberapa menit kemudian, telepon tersambung.

“Pak, Nebula sudah pulang?”

Suara sopir terdengar dari seberang.

“Belum, Tuan Muda.”

Telepon pun ditutup.

“Dia nggak pulang ke rumah,” ujar Bintang.

Langit mendecih kesal.

“Gue udah bilang.”

“Dia pasti sengaja kabur.”

Senjanu yang sejak tadi diam akhirnya berbicara.

“Jangan-jangan dia ke apartemen.”

Jordan langsung menoleh.

“Dia masih sering ke sana?”

“Iya, Pah.”

“Kalau lagi nggak mau pulang, biasanya dia ke apartemen.”

Jordan mengangguk pelan.

“Besok pagi kita ke sana.”

“Papah ingin mendengar penjelasannya langsung.”

Langit mengepalkan tangannya.

“Langit ikut.”

“Kalau dia berani bikin Elara sampai masuk rumah sakit…”

“…gue nggak akan tinggal diam.”

Bintang ikut berdiri.

“Gue juga.”

Mamah menatap ketiga putranya.

“Jangan membuat keributan.”

Jordan menjawab dengan nada tenang.

“Tidak akan sayang.”

“Tapi masalah ini harus selesai.”

Di atas ranjang, Elara yang pura-pura memejamkan mata diam-diam mendengar seluruh percakapan itu.

Di balik selimut, jemarinya perlahan mengepal.

“Besok mereka bakal datang ke apartemen Kak Nebula…”

“Bagus.”

“Semakin mereka marah…”

”…semakin jauh mereka dari Nebula. Karena semua ini dan mereka adalah milik gue.”

Sebuah senyum tipis nyaris muncul di bibirnya sebelum segera ia sembunyikan kembali.

Ia kembali memejamkan mata, berpura-pura tertidur.

Tak seorang pun menyadari bahwa gadis yang mereka lindungi itu sedang memikirkan langkah berikutnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Keesokan paginya…

Sinar matahari menembus jendela apartemen.

Ganethaa membuka matanya perlahan.

Ia melirik jam digital di nakas.

06.10 WIB.

“Hm…”

Ia bangkit dari tempat tidur, merapikan rambutnya yang sedikit berantakan.

“Akhirnya bisa tidur nyenyak.”

Tak lama kemudian ia berjalan menuju dapur.

Apartemen itu terasa sunyi.

Hanya suara mesin pembuat kopi yang terdengar.

Ganethaa menuangkan kopi hitam ke dalam cangkir, lalu membuka kulkas.

“Untung masih ada roti.”

Sementara itu…

Di rumah keluarga Jordan.

Langit turun dari tangga dengan wajah masih kesal.

“Elara gimana, Mah?”

“Masih di rumah sakit sama bibi.”

Mamah semalaman tidak pulang karena menemani Elara. Dan Mamah Lusi pulang bersama Papah Jordan, menyuruh bibi ART yang akan menemani Elara di rumah sakit.

Bintang mengenakan jam tangannya.

“Berangkat sekarang?”

Jordan yang baru saja masuk ke rumah mengangguk.

“Kita cek apartemen Nebula.”

“Kalau dia memang di sana, hari ini juga masalah ini harus selesai.”

Langit langsung mengambil kunci mobil.

Tiga puluh menit kemudian.

Mobil mereka berhenti di depan apartemen milik Nebula.

Langit berjalan paling depan.

“Cepat.”

Mereka naik ke lantai tempat unit Nebula berada.

Tok…

Tok…

Tok…

Langit mengetuk pintu cukup keras.

“Nebula!”

Tidak ada jawaban.

Bintang mencoba mengetuk lebih keras.

“Lo denger nggak sih!”

Tetap sunyi.

Jordan mulai merasa ada yang aneh.

“Telepon pengelola apartemen.”

Beberapa menit kemudian, seorang petugas datang membawa kunci cadangan.

“Maaf, Pak. Penghuni memang sudah beberapa hari tidak terlihat.”

Klik.

Pintu terbuka.

Semua orang masuk.

Ruangan itu rapi.

Tidak ada tanda-tanda seseorang baru saja tinggal di sana.

Langit membuka pintu kamar.

Kosong.

Lemari pakaian juga hampir tidak berisi apa pun.

Senjanu mengernyit.

“Barang-barangnya…”

“…banyak yang nggak ada.”

Jordan menatap sekeliling apartemen.

“Nebula memang sengaja pergi.”

Bintang mengepalkan tangan.

“Dia ngilang.”

Langit menendang pelan kaki meja karena kesal.

“Sial.”

“Kalau ketemu…”

“Gue sendiri yang bakal nyeret dia pulang.”

Jordan justru menggeleng pelan.

“Tenang.”

“Kalau dia memang masih di kota ini…”

“…cepat atau lambat pasti ketemu.”

Tak seorang pun menyadari…

Bahwa orang yang mereka cari saat ini sedang menikmati secangkir kopi di apartemen lain.

Apartemen yang sama sekali tidak pernah diketahui keberadaannya oleh keluarga Jordan.

Ganethaa berdiri di balkon sambil memandangi jalanan yang mulai ramai.

Ponselnya bergetar.

Sebuah pesan masuk dari nomor tak dikenal.

“Kami sudah menemukan sesuatu tentang Costa Nostra di dunia ini.”

Tatapan Ganethaa langsung berubah tajam.

“Costa Nostra…”

Sudut bibirnya perlahan terangkat.

“Berarti…”

“…gue nggak sendirian di dunia novel ini.”

Ia segera mengambil jaket kulitnya.

“Kopi bisa nanti.”

“Sekarang…”

“…waktunya cari jawaban.”

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Ganethaa mengenakan jaket kulit hitamnya.

Helm full face ia ambil dari atas meja.

Ponselnya kembali bergetar.

Nomor yang sama mengirimkan satu pesan lagi.

Datang sendiri. Jangan bawa siapa pun.

Ganethaa tersenyum tipis.

“Lucu.”

“Seolah-olah gue punya orang yang bisa diajak.”

Ia memasukkan ponselnya ke saku celana.

Brumm…

Motor sport hitamnya melaju meninggalkan basement apartemen.

Empat puluh menit kemudian…

Motor itu berhenti di depan sebuah kawasan pergudangan tua yang sudah lama tidak digunakan.

Ganethaa mematikan mesin motornya.

Tatapannya menyapu setiap sudut.

“Terlalu sepi.”

Winter bersuara di dalam pikirannya.

“Ada yang ngawasin.”

Red terkekeh.

“Tiga orang di atap. Dua di belakang kontainer.”

Ganethaa tetap berjalan santai.

“Hm.”

Baru beberapa langkah…

Seorang pria bertubuh besar keluar dari balik kontainer.

Diikuti empat pria lain.

“Lo Nebula?”

Ganethaa mengangkat sebelah alis.

“Kalau iya?”

Pria itu mengeluarkan ponselnya.

Ia menatap layar, lalu menatap wajah Ganethaa beberapa detik.

“Hm…”

“Nggak mungkin.”

Ganethaa memasukkan kedua tangannya ke saku jaket.

“Kenapa?”

“Karena orang yang kami cari…”

“…bukan perempuan.”

Pria itu menggeleng.

“Maaf.”

“Kayaknya kami salah orang.”

Ganethaa terkekeh pelan.

“Terus siapa yang kalian cari?”

Pria itu terdiam.

Namun sebelum sempat menjawab…

Suara langkah kaki terdengar dari lantai dua gudang.

Tap…

Tap…

Tap…

Seorang wanita berambut panjang turun dari tangga besi.

Wajahnya dingin.

Tatapannya langsung mengarah kepada Ganethaa.

“Semua keluar.”

Kelima pria itu saling berpandangan.

“Tapi, Kak Lily…”

“Keluar.”

Nada suaranya datar.

Tak ada satu pun yang berani membantah.

Beberapa detik kemudian…

Gudang itu hanya menyisakan dua orang.

Ganethaa.

Dan wanita yang baru dipanggil Lily.

Ganethaa memicingkan matanya.

Jantungnya berdetak sedikit lebih cepat.

“Lily…”

Wanita itu juga menatap Ganethaa tanpa berkedip.

“Kau…”

“Kenapa memanggil namaku seolah kita saling mengenal?”

Ganethaa tersenyum tipis.

“Lily.”

“Kalau gue tanya…”

“Apa makanan yang selalu lo sembunyiin dari anggota Costa Nostra?”

Lily membeku.

“Itu…”

Ganethaa melangkah mendekat.

“Dan siapa yang selalu nyuri stok kopi di ruang rapat?”

Mata Lily membelalak.

Pertanyaan itu…

Hanya diketahui oleh orang-orang inti organisasi.

Suaranya mulai bergetar.

“Siapa… sebenarnya kamu?”

Ganethaa menatapnya lurus.

“Ada satu orang…”

“…yang selalu manggil lo ‘Lili Cerewet’.”

Deg.

Tubuh Lily langsung menegang.

Julukan itu…

Hanya pernah diucapkan oleh satu orang.

Pemimpin Costa Nostra.

Wanita yang selama ini ia anggap telah koma .

Lily menggeleng pelan.

“Mustahil…dia berada di dunia novel.”

Ganethaa tersenyum kecil.

“Udah lama nggak ketemu ya…”

“…Lily.”

Ruangan itu kembali sunyi.

Lily masih menatap wajah Nebula.

Namun untuk pertama kalinya…

Ia merasa sedang berhadapan dengan sosok yang sangat dikenalnya, meski berada dalam tubuh orang yang berbeda dan dunia yang berbeda pula.

1
Yue Li MZy
wah menarik. cuma gergera percaya sama org asing ngaku² kan anak nya ini pasti keluarga Jordan bakal berantakan. makanya punya otak digunain bukan malah langsung percaya
Atalia
rasain apa yang di rasakan nebula selama ini.
author jgn lama2 lah uploadnya soalnya nggak sabar sama kelanjutannya niii
Atalia
mau kasihan tapi mereka jahat sama anak sendiri, ditunggu yaa kelanjutannya author🥰
Atalia
wah plost twits banget yaa pemirsa
Atalia
gue suka gaya loh nebula 🥰
Anita Rahayu
tolong thor nyiksa jgn nanggung 😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤sikat sampai habis😡😡😡😡😡😡😡😡😡
Atalia
wah akhirnya yang di tunggu datang juga bantai mereka red 🤭
ditunggu ya kelanjutannya author
Atalia
kayaknya dia ngirim nyawa sendiri ke nebula deh
makini seru nii
Ira Melly
Lanjut
Atalia
Dasar goblok bintang
ditunggu ya kelanjutannya author
Atalia
wah bahaya nii kasusnya
Reycaryuca: Hehehe makasih ka…. Udah mau baca novel saya… 😍😍🙏🏻🙇🏻‍♀️
total 3 replies
Atalia
balikin aja tampar mereka
Atalia
wii keren banget Nebula
Atalia
wah dia ketemu sama orang yang buat dia ke novel yaa
ditunggu ya kelanjutannya author
Atalia
dasar penipu kalian emang harus mampus aja tadi
ditunggu ya kelanjutannya author
Atalia
kenapa harus di kasih ampun sii
Atalia
wah ada yang mau main-main
enak banget yaa pindah jiwa orang yaa, dasar pengkhianat
ditunggu ya kelanjutannya author
Atalia
dasar tukang curi nggak tau malu kamu elara.
wah nebula keren bantai mereka yang suka cari masalah
ditunggu ya kelanjutannya author
Yue Li MZy
ka Erika,up nya cuma satu nanggung bgt saking penasarannya dan saking lamanya KA uthor up pengen tau kelanjutannya Ganetha(Cucu Hana aja Belvia & Keivan)🥺🥺
Atalia
wah siapa yaa yang buat dia sampai masuk ke novel.

ditunggu ya kelanjutannya author 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!