NovelToon NovelToon
Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Tamat
Popularitas:578.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: JIHAD FISABILILLAH

Farhan Adnan, seorang pemuda tampan yang menutup sebagian wajahnya menggunakan sorban.

Farhan mempunyai banyak paman dan bibi yang memiliki pondok pesantren di berbagai daerah. Karena suatu alasan, Farhan harus pergi ke ponpes milik paman dan bibi nya satu persatu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JIHAD FISABILILLAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengantar Gadis Bisu Bercadar Pulang

"Tolong lepaskan tangan saya, kita bukan mahrom! ", ucap pemuda bersorban menatap mata sang gadis.

Sejenak sang pemuda bersorban dan gadis bisu bercadar saling bertatap mata, dengan posisi kedua tangan gadis bisu bercadar masih memegang tangan kanan pemuda bersorban.

Tak berapa lama kemudian, si gadis pun tersadar dan langsung melepaskan tangan sang pemuda. Sang gadis langsung meminta maaf dengan menggunakan bahasa isyarat.

Setelah selesai memberi bahasa isyarat, sejenak sang pemuda dan si gadis saling bertatap mata kembali...

"Ya Allah,,, kenapa daritadi aku sama pemuda bersorban saling tatap mata,,, harus jaga pandangan... ", ucap si gadis bisu dalam hati langsung menundukkan kepala.

" Maaf,,, apa kamu tidak bisa bicara?", tanya sang pemuda bersorban.

Sang gadis bisu bercadar pun hanya menggelengkan kepala nya setelah di tanya oleh si pemuda...

"Kalau kamu ingin ngomong sesuatu dengan bahasa isyarat,, silakan. In Syaa Allah saya paham", ucap pemuda bersorban.

Setelah mendengar ucapan sang pemuda, si gadis langsung mengangkat kepala nya dan menatap mata pemuda bersorban itu.

Langsung saja si gadis bisu bercadar langsung menggunakan bahasa isyarat tangan untuk berkomunikasi dengan pemuda bersorban. Dengan senang hati, sang pemuda berusaha memahami apa yang di maksud oleh si gadis bisu.

"Hmm,,, apakah kamu mau aku mengantar mu pulang ke rumah?", tanya sang pemuda.

Si gadis bisu bercadar langsung mengangguk dengan cepat, ia sangat senang karena si pemuda bersorban dapat memahami apa yang ia isyarat kan.

" Hmm,,, jalan ini juga sepi, nggak ada orang yang lewat di sini. Baiklah, aku akan mengantar mu pulang", ucap sang pemuda bersorban.

Si gadis bisu pun langsung berterima kasih kepada pemuda bersorban menggunakan bahasa isyarat.

"Silakan jalan duluan,,, saya akan membuntuti mu dari belakang", ucap pemuda bersorban.

Dengan perasaan sangat senang, si gadis bisu langsung berjalan dan di ikuti oleh pemuda bersorban.

*--------------------------*

Setelah beberapa menit berjalan, akhirnya mereka berdua telah memasuki daerah perumahan.

"Jarak antara jalan tadi untuk menuju perumahan ini nggak terlalu jauh, mungkin butuh sekitar 5 sampai 6 menit. Mungkin karena sekarang mau menjelang maghrib semua orang pasti ada di dalam rumah, perumahan ini juga terlihat sepi, cuma ada beberapa orang yang lalu lalang, itupun anak anak kecil yang masih bermain di sekitar rumah nya", ucap pemuda bersorban melihat sekitar nya.

Dan tak lama setelah memasuki perumahan itu, mereka berhenti di depan rumah yang tampak sederhana.

"Apakah ini rumah mu?", tanya pemuda bersorban kepada gadis bisu.

Si gadis bisu pun mengangguk dan tersenyum kepada pemuda bersorban, walau ditutup oleh cadar tapi si pemuda bersorban mengetahui bahwa si gadis bisu itu sedang tersenyum kepada nya.

" Baiklah,, karena saya sudah mengantar mu pulang sampai di depan rumah, saya pamit dulu", ucap pemuda bersorban.

Belum sempat si pemuda bersorban berbalik badan, tapi tangan kanan nya kembali di pegang oleh kedua tangan si gadis bercadar.

"Tolong lepas tangan saya,, kita bukan mahrom", ucap pemuda bersorban.

Gadis itu pun langsung melepas tangan nya dari tangan pemuda bersorban, dan mengucapkan maaf dengan menggunakan bahasa isyarat.

" Kamu sudah ada di depan rumah dan tinggal masuk ke dalam, apa lagi yang kamu mau?", tanya pemuda bersorban.

Si gadis bisu bercadar pun langsung menggunakan bahasa isyarat untuk menjelaskan apa yang ia inginkan.

"Apa maksud mu aku harus mampir, ini sudah mau maghrib, aku mau ke Masjid untuk Shalat berjamaah", ucap pemuda bersorban mengerti apa yang di isyarat kan oleh gadis bisu.

Si gadis tanpa ragu kembali memegang tangan kanan pemuda bersorban, dan memaksa si pemuda bersorban untuk masuk ke dalam.

"Tapi,,, "

*Kriieet* (Suara pintu di buka)

1
Eko Nur Yanto
kelama,an ke endingnya
Rhagiel
Hahahahaa sifat alami bocil adalah selalu saja jujur...lanjutkan Thor...💪
Rhagiel
subhanallah
Rhagiel
maasyaa ALLAH...
Edwin Jamal
waaah makin seru aja thor, lanjutkan terus.....
Mau Tanya Ini Cerita Sebenarnya Tetang Apa Gw Gk Paham Dh Kaya Cuma Muter-muter
AitchAre
mantap
AitchAre
JIAHH tamat, baru senang senang
AitchAre
INI BAGUS!! INI BAGUS!!
AitchAre
HAHAHA!!!
AitchAre
HAHAHAHA!!! GW BAHAGIA!! INI BARU MENYENANGKAN
AitchAre
nahhh gitu dong, Bunuh! tapi kurang satisfying, tp gpp orang nya mati
AitchAre
ehh... Rinjani tuh cewek?
AitchAre
seinget gw, sinopsisnya farhan tuh lg di Universitas di Mesir gitu dah, kok kayaknya berubah total ceritanya ya?

atau.. gw nya yg salah novel?
AitchAre: hmm..
total 2 replies
dewi
ceritanya bagus thor.... aq nunggu update terbarunya
Sorban Jihad: Untuk season 2 sudah rilis/Pray/
total 1 replies
Bunda Hana
Luar biasa
Mbak Rina
nanggung
dewi rofiqoh
Kq ngegantung ceritanya...
Sorban Jihad: Memang saya sengaja membuat novel ini tamat karena akan saya buat season 2 nya setelah novel kedua saya tamat
total 1 replies
ukhty fulanah
Afwan ukh, keknya karakter akhawatnya terlalu dibuat kayak friendly banget gitu
Sorban Jihad: Terima kasih sudah memberikan komentar dan penilaian,,, saya akan berusaha untuk membuat karakter seorang akhwat bercadar yang cuek dan dingin kepada yang bukan mahrom
total 1 replies
Akbar
Masyitah 💃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!