NovelToon NovelToon
Milik Sahabat Ku!

Milik Sahabat Ku!

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:318.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rini IR

Ketika Suatu yang di sebut Cinta Segitiga mampir di kehidupan mu? Apa yang kau lakukan? Cinta antara 'Aku, Kamu, dan Sahabatku! "

Septi, gadis modis SMA merah putih, dengan perawakan nya yang aktif dan periang. paras yang begitu cantik, ia di kenal sebagai Playgirl kelas atas yang sudah PHPin begitu banyak Cowok playboy. Namun, suatu Hari ia bertemu dengan cowok dingin nan cuek, hobinya sih ngegame. Pada pandangan pertama Septi jatuh hati pada Andra. berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hati Andra. namun, tanpa ia ketahui ternyata Aisyah, sahabatnya sendiri juga menyukai pria yang sama, bahkan sejak 10 tahun yang lalu.

bagaimana mereka akan mengahadapi cinta rumit ini?
Ayo simak kisah nya di 'Cinta Yang Rumit'
jangan lupa follow aku yah.

Mohon maaf bila ada kesamaan Nama Tokoh, Tempat Kejadian, dan hal lain nya. itu hanya kebetulan semata. tapi, jika cerita nya dari awal sampai akhir sama. maka bukan saya yang niru, karna ini karya asli saya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini IR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13

***

***

"Syah,  lo ada hubungan apa sama Alex? " tanya Ikhsan yang sudah duduk di bangku taman bersebelahan dengan Aisyah.

"Gak ada hubungan apa - apa tuh." Sahut Aisyah santai.

Jawaban singkat Aisyah ini memberikan ketenangan hati yang sangat Dahsyat pada Ikhsan.  Ikhsan yang selama ini selalu mendengar gosip yang beredar bahwa Aisyah dekat dengan Alex,  kini merasa amat sangat tenang.

"haha,  baguslah Syah.  Gak usah deket - deket orang kaya gitu.  Gak baik,  udah bandel,  suka ngelawan guru,  tawuran aja kerjaan nya. Kalo terlambat apa lagi Syah selalu.  Trus anak nya jarang siap PR Syah.  Pokoknya anak gak beres deh Syah.  Makanya jangan deketin dia" saran Ikhsan yang terlihat begitu serius.

"Haha!  Ahaha!!  Ya Allah San.  Lo ini beneran deh,  gendeng nya kelewatan!"

"Lo kok jadi ketawa sih Syah.  Apa lo beneran suka sama Alex?? "

"Suka sama Alex? Maaf dia bukan tipe gue.  Gue ketawa karna lo San.  Lo nyeritain keburukan nya Alex yang gue rasa itu termasuk dari ciri - ciri elo.  Khususnya jarang ngerjain tugas,  biang rusuh,  dan rajanya terlambat. Itu semua, lo banget tau gak?! " sahut Aisyah yang masih dengan tawa kecil menghiasi wajah hangat nya.

Yah memang semua ciri - ciri yang Ikhsan sebutkan untuk Alex malah lebih cocok ke dirinya.  Rasanya Ikhsan lebih menceritakan dirinya sendiri.  Fix,  Senjata makan tuan.

"Ahhh gue separah itu Syah? "

Aisyah hanya mengangguk perlahan dengan senyuman yang coba ia tahan. Akhirnya mereka bersama - sama tertawa. Aisyah memeperhatikan seorang gadis yang sepertinya sedari tadi memperhatikan mereka berdua. Aisyah mengenali gadis itu ia adalah Syifa. Meski sudah menggunakan topi,  masker dan kacamata Aisyah masih bisa mengenalinya. Gadis itu duduk sendiri,  terlihat sangat kesepian.

"Syifa?! " panggil Aisyah yang setengah berlari menghampiri Syifa yang tidak jauh dari mereka.  Syifa ingin lari, namun terhalau oleh Aisyah.  Si gadis hangat ini menarik Syifa ke kursi taman tepat saat tadi ia duduk bersama Andra.

"Jangan duduk sendirian, ntar lo kesambet susah cerita nya. " peringat Aisyah yang mencoba mencairkan hati Syifa.  Aisyah sendiri tidam tahu,  kenapa ia bisa begitu perhatian oada Syifa.

"Bukan urusan lo! " bentak nya menyingkirkan genggaman tangan Aisyah.  Sebenarnya dalam hati terdalamnya Syifa tak ingin melepaskan genggaman Aisyah.

"Syah,  ngapain bawak dia kesini sih.  Ganggu aja!" keluh Ikhsan dengan nada agak kasar.

"Karna gue ingin,  kasian kan dia duduk sendirian di sana." bela Aisyah.

Ikhsan hanya menghela napasnya panjang.  Meski keberatan ia tak ingin mengecewakan Aisyah.  Siapapun dia jika Aisyah yang membawa nya maka Ikhsan akan dengan terpaksa menerima nya.

"Yah udah deh,  kalian duduk aja dulu.  Gue mau beli makanan dan minuman"

"San punya  gue es nya--" pinta Aisyah yang terputus.

"Es jeruk peras kan?  Iyah gye udah tau, segala hal tentang elo" sahut Ikhsan yang bergegas melenggang pergi.

Syifa terdiam membatu. Bibirnya mengatup rapat,  pandangan nya kosong.  Dia menyadari cinta Ikhsan begitu tulus dan Murni untuk Aisyah. Ikhsan tau segalanya tentang Aisyah. Membuat dirinya mungkin tak memiliki kesempatan lagi.  Dan satu hal mustahil yang sedang memutari kepala nya adalah,  Fakta bahwa dia selalu mengatakan mencintai Ikhsan,  tapi ia tak tahu apapun tentang Ikhsan. Bahkan hal sepele seperti makanan ataupun minuman favorit Ikhsan.

Apa gue beneran mencintai Ikhsan?  Enggak!  Selama ini gue cuma cinta sama Ikhsan!  Hanya Ikhsan!  Gue nggak tahu apapun tentang Ikhsan bukan karna gue gak cinta, hanya karna Ikhsan gak kasih gue kesempatan! Satu hari saat Ikhsan buka hatinya gue pasti tahu segalanya tentang Ikhsan!!

Batin Syifa yang masih kekeh mengharapkan Ikhsan,  yang sama kekehnya kaya Aisyah yang Menngharapkan Andra. Sungguh ironis sekali kisah cinta mereka? 

"Syifa?  Kenapa? Sakit? " tanya Aisyah.

"haha sakit?  Gue memang selalu sakit,  gak kayak lo yang selalu bahagia.  Punya sahabat dan juga punya Ikhsan.  Apa yang lo gak punya?  Lo  Punya segala nya! Gimana rasanya di cintai oleh Ikhsan sebesar itu? "

Aisyah diam sebentar,  bagaimana rasanya di cintai sebesar itu.  Mungkin Aisyah juga harus bertanya pada Septi bagaimana perasaan nya mendapat cinta Andra yang begitu besar.

"Soal cinta?  Gue no komen. Kalo soal sahabat,  yah emang punya sahabat itu rasanya menyenangkan,  rasanya lo bakal selalu tenang kalau lo lagi sama sahabat lo itu.  Kalo dia gak ada lo bakal ngerasain yang namanya kesepian."

"haha!! Pasti rasanya seneng kan punya sahabat." sahutnya dengan senyuman kecut yang terlintas di wajah nya.

"Oh jadi si Fera dll udah buka topeng nya? "

"Maksud lo,  selama ini lo udah tau gue cuma di manfaatin si Fera?!"

"Bukan cuma gue,  hampir semua orang yang liat kalian tahu bahwa yah gitulah... "

"haha!  Ternyata gue sebodoh itu yah!  Gue semenyedihkan itu yah!  Haha!?"

"Yah emang lo keliatan kaya manusia bodoh yang menyedihkan. Tapi,  dari itu lo bisa belajar untuk lebih selektif memilih teman. Ingat,  pengalaman adalah guru yang terbaik.  Gak usah nyesel.  Penyesalan emang datang terakhir,  kalau datang di awal mah namanya pendaftaran. Jangan nyesel dan jadikan kejadian hari ini sebagai pacuan merangkai masa depan elo"

Syifa diam membeku,  ia tak tahu bagaimana harus menyikapi Aisyah. sebenarnya, Saat ini Syifa tak tahu apa yang dirasakan nya sekarang.  Apakah dia sungguh membenci Aisyah? atau dirinya kini mulai menyayangi Aisyah? Saat dirinya memgingat perbuatan nya yang selalu memaki Aisyah mencoba menjebak nya atas usulan Fera,  ia merasa sangat menyesal. Di tambah dengan Aisyah yang selalu bersikap baik padanya menambah kegusaran di hatinya. Aisyah yang selalu ada pada saat dirinya terputuk. Tak dapat di pungkiri Syifa sendiri iri saat Aisyah bercanda tawa dengan yang lain nya.  Namun, masalah nya hanya Ikhsan.  Andai orang yang Ikhsan sukai bukan lah Aisyah.  Mungkin Syifa yang akan lebih dulu meminta maaf dan mengulurkan tangan nya pada Aisyah.

Andai waktu bisa di putar kembali, aihh itu tak mungkin... Haha!  Gue terlalu bodoh!  Sebenarnya apa yang harus gue lakuin sekarang?!

Saat Ikhsan membuka hatinya baru Syifa akan tau tentang Ikhsan?  Lalu Ikhsan? Bagaimana dengan Ikhsan yang bahkan belum mendapat kan sedikit perasaan dari Aisyah tapi ia sudah mengetahui sebagian besar tentang Aisyah.  Dalam hal ini sebenarnya Perjuangan Syifa yang kurang gigih?  Atau perjuangan Ikhsan yang terlampau Gigih?  Atau bahkan hati Aisyah yang terlalu egois terus tertutup untuk Ikhsan dan terbuka lebar untuk Andra.

***

Ayooo like,  komen, and vote yah

Rini Ir

1
♊4th
Lumayan
Mugiya
bagus
Haetsuki
mampir ya aku
Nurwana
terus terang saja Aisyah.... Septi pasti bisa mngalah.
Nurwana
kamu aja yg mngalah ya Septi......
Muayyanah Yana
lanjut
Zyhnda•03
lanjut thor🙏
Zyhnda•03
terus terang dong aisyah hmmm. Katanya sahabat pyuhh, Sebelum Nasi Menjadi Bubur😏
Ririn naomi
siap lanjut benci tapi nikah ya .
Ririn naomi
author, ini novel yg ke berapa ya?? kok rasanya bahasa author nulis ini agak kaku. beda ma novel author yg lain.
Rini IR: ini awal banget kak, masih waktu2 belum paham PUEBI hiksss
total 1 replies
Ririn naomi
mungkin Aisyah mau berteman dgn Syifa, mau pergi dari pertemanan sama Septi.
Ririn naomi
agak serem cara bicara Aisyah....
Alis azkia
lanjut dong tor plissss🙏
Rika Sari
aku yakin novel ini bagus kayak yg sebelum sebelumnya..hihi....ayoo akuuu semangat bacanyaa..ayo author semangat nulisnyaa...sambil nunggu reyhan vania..aku baca ini dehh...
velikafelcia_1107
sakitnya cinta bertepuk sebelah tangan
HNF G
spt disambar petir di siang bolong😱😱😱😱
HNF G
hhmmmm...cinta memang rumit🤔
noname
keknya seru ni
K.F
lebay ah si aisyah lebih mentingin egonya daripada kebahagiaan sahabatnya sendiri, gak patut dicontoh noh!!!!
Siti Wulandari
keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!