Dark romance !!
Cewek polos lugu x gangster kejam bengis !!
Tidak untuk anak-anak, ada adegan spicy !!
Latar belakang luar negeri, dengan nilai moral berbeda yang Indonesia.
Rosalie Ivy Dhelpine, seorang wanita cantik yatim piatu yang tidak memiliki keluarga, dan hidup dalam kemiskinan. Suatu malam dia di usir dan di cerai oleh suaminya, setelah melahirkan anak untuk Keluarga Cornelius.
Rosalie terpaksa pergi tanpa sepeser uang, tanpa rumah dan hanya sendirian. Di tengah udara malam yang dingin, seseorang tiba-tiba mendatanginya, dan menodongkan pistol ke arah kepalanya.
“Jadi ibu susu dan perawat untuk anakku, atau mati disini ?!” Ancam lelaki itu dan membawa paksa Rosalie ke rumahnya karena menolak perintahnya.
Anehnya, Aurelion, putra sang pria kejam itu justru menyukai Rosalie, dan menerima wanita itu. Bahkan Aurelion cocok dengan ASI yang diberikan Rosalie, hingga membentuk hubungan tak kasat mata antara Rosalie dan Aurelion.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12. Minta jatah (Spicy)
Adegan spicy + pedas antara Rosalie dan Jude
Rosalie bersenandung senang, dan kemudian masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat setelah memastikan Aurelion tertidur pulas di dalam kamar. Setelah makan malam, putranya sempat menangis dan sedikit rewel, tapi Rosalie mampu menenangkan bayi mungil itu, dan kini Aurelion sudah tertidur.
Rosalie membuka pintu kamar, langkah kakinya terasa ringan, meskipun wajahnya sedikit kelelahan, dia menutup pintu kamar, dan tidak memperhatikan sekeliling kamar.
Lalu saat dia membalikkan badan, dia baru menyadari Jude yang sudah berdiri di pinggir kasur, seakan menunggunya dengan menggunakan celana pendek, dan bagian atasnya dibiarkan terpampang nyata, membuat wajah Rosalie memerah malu.
Dada bidang, dan juga perut kotak-kotak seksi itu terlihat sangat gagah. Oh astaga, Rosalie bahkan tidak sempat memalingkan wajahnya, dan malah matanya betah melihat pemandangan di depannya.
“Menyukainya, anak nakal ??” Tanya Jude sembari menyeringai licik, membuat Rosalie menggelengkan kepalanya, lalu memalingkan wajahnya.
“Ti.. Tidak tuan.. Ke.. Kenapa anda disini ??” Tanya Rosalie dengan gugup.
Jude tidak menjawab, dia malah melangkah mendekati Rosalie, membuat wanita itu mundur seakan mencoba menghindari lelaki itu, tapi...
Tuk.
Tubuh Rosalie terjebak, di belakang dia sudah terjebak dengan dinding, dan di depan Jude sudah mengurungnya dengan badan dan kedua tangannya.
“Apakah salah.. Jika kita tidur bersama, Rosalie ??” Bisik Jude dengan nada nakal, membuat telinga Rosalie memerah, merasa geli dengan hembusan angin dari mulut Jude.
“Tu.. Tuan..”
“Karena aku sudah menyelamatkan anakmu dan kau, maka aku meminta imbalan~” Ujar Jude sembari terkekeh geli.
“A.. Apa itu tuan ??”
“Berikan aku jatah~”
Rosalie sedikit bingung, dia menoleh ke arah Jude, dengan pipi yang masih memerah antara malu, tapi juga tatapan bingung.
“Ja.. Jatah apa tuan ??”
“Jatah di atas kasur, untuk menyentuh tubuh indahmu~” Ujar Jude dengan nada licik, membuat Rosalie meneguk salivanya, antara takut dan juga merasa panik dan malu menjadi satu.
Oh, Rosalie tahu istilah dewasa seperti itu, dia hanya ingin memastikan jatah yang di maksud oleh Jude, bukanlah hal yang mesum, melainkan makanan atau minuman, tapi sepertinya tatapan Jude menandakan ada keinginan yang lain, selain makanan.
...
“Hmm.. Tu.. Tuan..”
Rosalie menggeliat gelisah, dan merasa takut tapi juga ada sensasi berbeda saat tangan Jude menyentuh titik sensitif di tubuhnya.
Jude sengaja mengikat kedua tangan Rosalie yang berusaha melarikan diri darinya, dan tentunya usaha itu tidak sia-sia. Lihat, bahkan wanita itu tidak akan bisa lagi, meloloskan diri dari sentuhan lembut Jude.
“Aku ingin merasakan, seperti apa s*su yang selalu diminum oleh Aurelion ??” Ujar Jude dengan nada nakal melihat gunung kembar di depannya, yang terpampang jelas tanpa kain yang menutupinya.
“Ja.. Jangan.. ah..”
Terlambat, Jude sudah meraih salah satu dengan mulutnya, dan yang lain r*m*s menggunakan tangan, membuat Rosalie menggeliat dan mendongakkan kepalanya ke atas, seakan merasa sensasi yang terus menerus menyiksa dirinya.
Jude bisa merasakan rasa s*s* yang manis, dan sedikit amis dari sana. Tapi entah kenapa, dia juga mulai menyukainya. Sementara Rosalie sama sekali tidak menduga, sensasi seseorang saat melakukan HS dengan pasangannya. Sensasi geli, dan nikmat yang menyetrum tubuhnya.
Rasanya kepala Rosalie hampir pecah merasakan sensasi yang begitu kuat. Mulutnya tidak berhenti menyebut nama Jude dengan manja, dan merengek, membuat sang lelaki semakin bersemangat untuk bisa menyentuh seluruh tubuh indah di bawahnya.
...
Keesokan harinya..
“Awh !! Sakit..”
Rosalie memegang pinggulnya, saat dia hendak bangkit dari kasur untuk berjalan ke arah kamar mandi, tiba-tiba pinggulnya terasa sakit, dan bagian bawahnya nyeri. Rosalie menatap Jude yang juga sudah terbangun dengan tatapan kesal.
Jude menyandarkan diri pada headbed dan tersenyum meledek, melihat Rosalie yang tampak kesakitan setelah permainan liar kemarin malam.
“Tuan anda benar-benar menyebalkan !!” Ujar Rosalie dengan kesal, saat Jude sama sekali tidak merasa bersalah. Sementara lelaki itu terkekeh geli, mendengarkan suara Rosalie.
“Kau beruntung aku menggunakan pengaman semalam. Jika tidak, mungkin Aurelion akan memiliki adik baru.” Ujar Jude dengan nada santai, tapi Rosalie menatapnya dengan tatapan horor, apa ?! Memiliki anak lagi ?!
Oh tidak !! Rosalie masih ingat bagaimana bagian bawahnya di jahit setelah melahirkan, dan Jude mengatakan hal seseram itu dengan mudahnya ?!
“Tidak !! Aku tidak mau hamil lagi.” Ujar Rosalie dengan tatapan takut, tapi itu yang membuat Jude semakin terhibur dengan tingkah wanitanya.
“Mulai sekarang, kau adalah kekasihku. Jadi persiapkan dirimu, jika aku meminta jatah seperti semalam.” Ujar Jude sambil mengedipkan sebelah matanya, membuat Rosalie semakin marah.
“TUAN JUDE !! ANDA BENAR-BENAR MESUM !!!”
...
Beberapa pelayan menatap Rosalie yang berjalan ke tempat makan dengan sedikit pincang. Mereka tersenyum-senyum, sembari menutup mulut mereka, ada yang terlihat senang, ada yang terkejut tidak menyangka jika atasan mereka ternyata bukan gay.
“Nyonya Rosalie ?? Perlu saya bantu ??” Salah satu pelayan menawarkan diri, Rosalie menoleh dan tersenyum malu, dia menganggukkan kepalanya.
“Bo.. Boleh, jika tidak merepotkanmu..”
“Tidak apa, nyonya. Mari saya bantu.” Pelayan itu membantu Rosalie untuk berjalan sedikit lebih cepat menuju ke arah meja makan.
Dan saat sampai di sana, Rosalie melihat Jude yang sudah duduk di sana, sambil menggendong Aurelion di tangannya. Jude menoleh ke arah Rosalie, lalu berbicara dengan nada santainya.
“Astaga, lama sekali Rosalie.. Lihat, Aurelion bahkan sudah menunggumu hampir 5 menit.”
“Jangan salahkan aku !! Ini semua karena anda meminta jatah semalam !!” Ujar Rosalie dengan emosi, tidak terima di salahkan begitu saja. Pelayan yang membantu Rosalie membulatkan matanya, mendengarkan perkataan nyonya besarnya yang blak-blakan.
Pelayan itu menarik kursi untuk Rosalie, lalu mempersilakan nyonya besarnya.
“Silakan duduk, nyonya..” Ujar Pelayan itu dengan ramah, menyembunyikan wajahnya yang masih terkejut dengan perkataan Rosalie sebelumnya.
“Baiklah, terima kasih banyak.”
Pelayan itu menganggukkan kepalanya, “Saya undur diri nyonya.”
Lalu pelayan itu meninggalkan Rosalie dan Jude dengan sedikit tergesa-gesa, seakan ingin menyampaikan apa yang baru saja dia dengar kepada para pelayan lainnya.
Sementara Rosalie masih mengeluhkan rasa sakitnya.
“Sakit sekali, bagaimana aku bisa menggendong Aurelion nanti..” Ujar Rosalie dengan nada sedih.
Jude mengangkat alisnya, “Sesakit itukah ??”
“Anda tentu saja tidak paham !! Anda laki-laki !!” Ujar Rosalie dengan kesalnya, dia masih sensitif dengan Jude.
“Benar juga.” Ujar Jude seakan mengiyakan perkataan Rosalie tanpa rasa bersalah, membuat wanita itu menghela nafasnya kasar, dan menolehkan wajahnya.
Rosalie memilih untuk menikmati makanan di depannya, dan enggan menatap pelaku yang membuat dirinya sakit. Sementara Jude terkekeh melihat ekspresi kesal Rosalie, dia memang sudah menyelesaikan sarapannya, dan memilih untuk menggendong Aurelion, putranya.
“Makanlah yang banyak, agar bisa menghasilkan ASI yang enak dan lezat seperti semalam.” Ujar Jude lagi, membuat Rosalie kesal, rasanya dia ingin melemparkan piring di tangannya ke arah Jude saat ini juga.
“Terserah !!”
🩷🩵🩷🩵🩷🩵🩷
Maaf untuk adegannya kurang panas, soalnya Author kehabisan ide, hehehehe 😅😅
Chapter selanjutnya agak serius kok 😌😌
tapi kasian juga harret hidup tanpa ayah, jdi gimana nih thor, 😔
anak jude tumbuh sehat karena dipenuhi semua kebutuhan ny lagian rosaline juga bahagia tinggal dsana