Gadis keturunan Rusia yang harus Pindah kuliah karena kedua orang tuanya yang harus kembali ke Indonesia mengharuskannya kembali beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11
Daniel menunggu Keyla di depan gerbang kampus bukan hanya ingin mengembalikan boneka kucing miliknya namun juga ingin menanyakan sikap Keyla yang berubah terhadapnya,,
Keyla terlihat jalan bersama Priska, namun langkahnya terhenti saat melihat Daniel di sana dan tengah menatapnya.
" Loh Key,, itu Kak Daniel kayaknya dia nungguin Lo deh " Ucap Priska
" Ya Udah yuk, Lo jadi bareng gue kan "
Priska mengangguk dan mereka berjalan keluar kebetulan Pak Topik sudah menunggunya.
" Keyla tunggu sebentar " Ucap Daniel
" Key,, gue tunggu di mobil deh ya " Ucap Priska berjalan menghampiri Pak Topik.
" Ada apa ya Kak "
Daniel membuka pintu mobilnya dan mengambil boneka miliknya,
" Ini Boneka Lo "
" Thanks "
Daniel masih menatap wajah Keyla, namun Keyla sendiri menatap ke arah lain menutupi wajahnya.
" Key,, sebenarnya Lo kenapa apa gue ada salah sama Lo? " Ucap Daniel dan Keyla langsung menatapnya.
" Gapapa Kok,, Kak Daniel juga gak ada salah "
" Terus kenapa sikap Lo berubah Key "
Deg..!!
Keyla terdiam, dia tidak mungkin cerita jika Kania memintanya menjauhi Daniel dan bukan hanya itu dirinya pun tidak mau di Cap perusak hubungan orang apa lagi dia termasuk mahasiswi baru di kampusnya.
" Key,, " Ulang Daniel membuat Keyla menatapnya.
Keyla menatap sorot mata Daniel yang terlihat sayu bahkan Daniel terlihat sangat ingin tau jawabannya..
" Sebenarnya, -
" Daniel,, Lo di sini ternyata " Ucap Kania langsung menghampiri Daniel dan berdiri di sampingnya.
Keyla menatap Kania dan tersenyum,,
" Gue duluan,, Oya Kak Thanks bonekanya "
Daniel menatap Keyla yang menuju mobilnya dan masuk ke dalam bahkan hingga mobilnya berjalan pun Daniel terus menatapnya.
" Dan,, Kita pulang yuk panas di sini "
Daniel mengangguk dan berjalan masuk, sedangkan Kania tampak senang dengan apa yang dilihatnya.
Keyla tidak bohong dengan ucapannya jika dia tidak akan mendekati Daniel dan sepertinya Keyla percaya jika antara dirinya bersama Daniel memiliki hubungan spesial.
Keyla terus diam dengan tangan yang memeluk bonekanya, sementara Priska yang duduk di sampingnya hanya bisa menatapnya dia tau ada sesuatu antara sahabatnya dengan Daniel,
" Lo lagi marahan sama Kak Daniel Key "
Keyla menoleh dan menggeleng,,
" Terus kenapa Lo tadi ninggalin Kak Daniel pas Kania datang "
" Gue cuma gak mau ngerusak hubungan orang saja "
" Lo percaya kalau mereka pacaran, Ya Ampun Key, semua anak di kampus juga tau kalau Kania halu jadi pacarnya Kak Daniel padahal mereka tidak ada Hubungan sama sekali "
Keyla tersenyum,,
" Lo suka sama Kak Daniel ya "
" Gak usah gosip deh "
" Iya juga gapapa Key, lagian ya kalau kalian pacaran sangat cocok Lo cantik pake banget sedangkan Kak Daniel juga ganteng gak ketulungan cocoklah kalian "
" Gak Usah bikin gosip,, Rame nanti malah " Ucap Keyla dan Priska terkekeh.
Daniel pun sama hal nya dengan Keyla, dia masih bingung dengan sikap Keyla.
Sebenarnya ada apa Kenapa Keyla berubah dan tadi dia seakan ingin menjelaskannya,,
" Dan, Hari ini Lo sibuk gak kita jalan yuk nonton atau apa lah " Ucap Kania
" Gak bisa,, Gue harus ke Kantor Papa "
" Lo udah mulai aktif di kantor? "
" Belum hanya sesekali ke sana "
" Oh, ya Udah gue ke rumah Lo deh ketemu Tante Lusi udah lama gak ketemu kangen gue, Lo anterin gue ke rumah Lo ya "
" Reno bilang mobil Lo udah jadi, gue anter Lo ke Bengkel "
Kania terlihat kesal, selalu saja Daniel menolak apa yang dia inginkan.
Mobil berhenti tepat di sebuah Bengkel Mobil besar, Daniel menatap Kania yang masih duduk di samping nya.
" Kania,, " Ucap Daniel
" Iya,, "
Daniel langsung melajukan mobilnya saat Kania sudah turun.
Kenapa sih selalu saja nurunin gue di jalan. Kesal Kania berjalan masuk dan terlihat Reno yang sudah berdiri menunggunya.
" Dimana Mobil gue " Ucap Kania dan Reno hanya menunjukan
" Awas Mba, Jangan di rusak lagi mobilnya " Ucap Reno membuat Kania menolah dan langsung membuka pintu mobilnya.
Kania memang sengaja merusak mobilnya agar bisa berangkat juga pulang kampus bersama Daniel, karena dengan seperti itu dia bisa selalu dekat dengannya.
Reno menggeleng saat Kania melajukan mobilnya, bahkan dia tau jika sebenarnya Kania sengaja merusak mesin mobilnya.
Daniel sampai di depan sebuah Perusahaan besar Ternama di Jakarta Mahesa Grup , gedung pencakar langit dengan 27 lantai terlihat di hadapannya.
Daniel pun memakai Jasnya dan berjalan turun, dia memang sengaja membawa Jas nya di mobil karena bisa saja secara dadakan dia akan di panggil Papa nya ke Kantor.
Beberapa karyawan tersenyum saat melihat putra tunggal dari pemilik Perusahaan datang, mereka pun saling berbisik mengagumi ketampanan Daniel.
" Mas Daniel " Ucap Damar Asisten Pak Mahesa
Daniel tersenyum dan menghampirinya,,
" Silahkan Mas sudah di tunggu di dalam "
" Makasih Pak "
Tok,,
Tok,,
Tok,,
" Masuk " Terdengar suara seseorang Dari dalam dan Daniel segera membukanya.
Mahesa menoleh dan tersenyum saat melihat putra datang.
" Kamu datang juga Dan "
" Kan Dan udah janji Pa,, "
Mahesa mengangguk,,
" Jadi Dan ngapain Pa di sini "
" Papa akan mengajarkan kamu dari awal "
Daniel mengangguk dan menatap Layar Laptop bahkan Mahesa yang sedang berbicara,,
Sedikit pikiran tentang Keyla masih bermunculan namun dia harus profesional apalagi Papa nya sedang memberikan penjelasan mengenai Perusahaan dan sebagai penerusnya nanti maka dirinya harus bisa tau dan mengerti.
Margonda Depok
Lusi yang baru saja selesai membuat Kue pun dikagetkan dengan datangnya Kania di sana, bahkan Daniel sendiri tidak berada di rumah.
" Hai Tante,, Aku kangen banget sama Tante Lusi " Ucap Kania memeluk Lusi
Lusi tersenyum dan membalasnya,
" Loh Kania, Daniel gak ada di rumah Nak,"
" Aku bukan nyari Daniel kok aku kangen sama Tante dan ingin bertemu Tante "
" Ketemu Tante,, "
" Iya,, Boleh kan Tan "
" Boleh dong,, Ya Sudah kita duduk di sana ya "
Kania mengangguk dan mereka duduk di ruang tengah,,
" Oya gimana kabar Mami sama Papi kamu, mereka kapan datang ke Jakarta? "
" Mereka baik Tante, Mungkin bulan depan. Mereka pulang "
" Oya Tan, Biasanya Daniel pulang jam berapa ya? "
" Gak pasti,, Kalau Bengkel ramai bisa malam tapi ini lagi di Kantor dan setau Tante ada meeting bersama Papanya juga staf kantor " Ucap Lusi dan Kania mengangguk dia berencana untuk menunggu Daniel hingga pulang nanti.
*****************
Buat yang penasaran juga Visualnya Kania juga Priska,, Langsung Aku wujudkan 😀😀😀
KANIA MALODI
**TIFANIA PRIKSA YALODI
**
u itu ke dr jiwa perlu diobati