NovelToon NovelToon
Wanita Pelampiasan

Wanita Pelampiasan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rieda mustafa

⚠️ Warning..!! Rate 21++
"pelan pelan tuan, saya sedang hamil"
"A..APAA.. MAKSUDMU?"
"siapa yang telah menanam benih di rahimu?
"apa maksud tuan?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rieda mustafa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. 10 Ronde??

**Abaikan Typonya 😊

Happy Reading

🌷🌷🌷🌷🌷🌷**

Braakkk....

Tiba tiba pintu depan di tendang hingga roboh. Mar yg sedang di belakang di buat terkejut dengan suara keras seseorang yg membuka pintu dengan sangat keras.

Mar berlari keluar. Mar begitu terkejut melihat siapa yg datang. Mar berjalan mundur karena rasa takutnya.

"Tu.. tuan" ucap Mar dengan bibir gemetar.

Hehmm.. senyum yg mengerikan dari Ansel. Membuat Mar jadi kelu lidahnya.

"Jangan pikir kamu bisa pergi dari hidupku"

"B..ba.. bagaimana anda bisa tau saya di sini?" Pertanyaan Mar yg begitu gugup

"Itu tidak penting." Lalu Ansel langsung menggendong Mar di pundaknya.

"Lepaskann... lepaskan tuan..!" Pinta Mar sambil memukul mukul punggung Ansel.

Ansel yg merasakan dirinya di pukul tidak terasa di pukul. Tapi malah terasa seperti di pijat.

Lalu Ansel meletakkan Mar dengan kasar kedalam mobilnya. "Auwhh.." erang Mar

"Jalan Jim..!" Perintahnya

\-----------------

Flashback

Di tempat Dora.

Dora memberikan alamat yg dulu pernah Mar tinggali bersama ibu asuhnya. Dengan banyak berharap semoga Mar ada di sana. Karena Dora benar benar tak sanggup jika harus mengganti Mar sebagai budak *** nya Ansel. Dora sudah dengar dari beberapa temanya mengenai Ansel dlm menggauli lawannya begitu bengis dan banyak menuntut.

Anak buah Ansel pun pergi dari rumah Dora. Dan memberi taukan pada Jimmy. Tentang keberadaan Mar saat ini.

Jimmy menghampiri tuannya saat sedang bermanja dengan nyonya Tania.

"Tuan"

Ansel yg mendengar panggilan Jimmy lantas bangun. "Sebentar mom" pamitnya pada mominya

Ansel melangkah di belakang Jimmy " ada kabar apa Jim?"

Lalu Jimmy menyodorkan alamat. "Apa ini?" Tanya Ansel

"Kemungkinan besar nona Mar ada di sini tuan. Ini tempat tinggalnya dulu sebelum nona Mar hidup dengan Dora" terang Jimmy

"Maksudmu gi mana Jim?"

"Begini tuan. Nona Mar dulu di asuh oleh pembantunya. Karena kecelakaan yg menewaskan kedua orang tuanya. Sedangkan Dora adalah adik tiri dari ibunya nona Mar." Terang Jimmy pada Ansel

"Baiklah kita akan kesana sore ini juga."

Lalu Ansel masuk dan menemui mominya. "Mom.. Thom ada urusan sebentar. Jangan tunggu Thom, mom."

"Kau mau kemana kak?" Tanyanya

"Thom ada kerjaan penting yg tak bisa di tunda" lalu Ansel mencium punggung tangan wanita yg sudah melahirkanya dan mencium keningnya.

Kini mereka pergi ke tempat yg di duga Mar pasti di sana. Ansel begitu gusar, marah, dan sedikit panik.

"Lihat saja apa yg akan aku lakukan padamu Mar" ucap Ansel dengan kemarahan.

Tak butuh waktu lama mereka kini telah sampai. Di mana rumah yg begitu sudah usang itu sedikit terbuka. Ansel langsung menendang pintu dengan keras.

Ansel melihat dengan intens ruangan tersebut. Namun tak ada tanda tanda Mar di sini. Ansel berhenti menatap tas slempang yg selalu di bawa Mar saat keluar. Lalu Ansel menyunggingkan senyum liciknya.

Dan benar saja, orang yg dia cari ada disini.

"Rupanya tidak sulit menemukanmu kelinci kecil."

-------

Author pov

"Kita mau ke mana tuan?" Tanya Jimmy disela sela mengemudi

"Ke hotel" jawabnya

Mar yg mendengar itu jadi begitu takut. Akan bayangan pria ini dalam menggauli di saat sedang di kuasai amarah.

"Tuan.. tolong jangan lakukan lagi pada saya." mohonya

"Terlambat."

"Tuaan.. saya mau mengikuti apapun yg tuan mau. Tapi tolong jangan lakukan lagi."

"Apa kau yakin akan menuruti keinginanku?"

Dengan bersusah payah Mar menelan salivanya dengan pelan dan gusar. "Iiyaa.." jawabnya yg pelan

"Tidak.. kau tidak serius dengan ucapanmu."

"Sa.. saya serius tuan. Tolong jangan lakukan lagi pada saya."

"Baiklah.. aku tidak akn berbuat kasar padamu. Tapi aku ingin kamu yg melayaniku 10 ronde dalam semalam. Dan aku gak ingin ada alasan apapun."

"Haaa.." Mar ternganga dengan ucapan Ansel. Dia benar benar gak menyangka jika dia akan masuk ke dalam tawaranya sendiri.

"Ta.t..t.." tidak ada tapi tapi gertak Ansel yg membuat Mar langsung terdiam.

"Dan kau sudah berjanji. Bukan aku yg minta tapi kamu yg menawari" ucap Ansel

Mar hanya terdiam. Tak mampu berkata kata lagi. "Bagaimana mungkin aku bisa melayani pria ini 10 ronde dalam semalam?" Tanyanya dalam hati lalu bergidik ngeri

Ansel yg melihat wajah kegusaran Mar hanya tersenyum. Ansel cukup tertantang dengan gadis ini.

Gadis pemberani dan tidak pernah menyerah untuk terlepas darinya.

Ansel akui keberanian Mar seperti sifatnya. Walau sudah banyak di siksa tapi tidak membuat Mar jera.

Justru semakin ingin melepaskan diri darinya.

Ansel tersenyum saat mengingat Mar yg selalu menolak berhubungan ranjang.

Padahal tubuhnya sangat menginginkan belaian yg lebih dari Ansel. 

Yaa Ansel tau semua gadis yg telah bersamanya pada menolak setelah perlakuan Ansel di ranjang.

Namun baru kali ini Ansel menghadapi wanita yg dengan sangat gigih untuk lepas.

Sedangkan yg dulu, semua wanita hanya menurut karena takut.

Dengan begitu Ansel jadi cepat bosan dengan wanita wanita yg sudah Ansel gauli.

Mereka telah sampai di hotel. Mar langsung di gendong paksa oleh Ansel. Jimmy yg melihat tingkah Ansel hanya geleng geleng kepala.

Jimmy heran pada Mar. Padahal sudah banyak sekali luka lebam di tubuhnya. Namun gadis itu tetap tak mau tunduk pada tuanya.

Ansel langsung membaringkan tubuh Mar dengan sangat kasar.

"Apa anda tak bisa berlemah lembut pada wanita?" tanya Mar karena sangat tidak terima dengan perlakuan Ansel.

"Kalo kamu nurut. Maka aku akn lembut padamu."

"Jangan harap. Saya akan tunduk pada anda."

"Yaa terserah kamu."

"Sesuai kesepakatan. Kamu akan melayaniku 10 ronde dlm satu malam."

Mar gugup. "Itu bukan kesepakatan. Itu hanya anda ingin berbalas dendam pada saya."

"Apa kau lupa sesuatu?" Bisik Ansel tepat di telinga Mar

"Lupa apa?"

"Hemm.. perlu ku ingatkan lagi. Jika kamu membantah maka aku akn membuatmu tak bisa berdiri." terang Ansel

Mar langsung menelan salivanya. "Bagaimana aku bisa lupa akan ancamanya waktu itu?" tanya Mar dalam hati. "Uuhh bodoh bodoh" Mar merutuki dirinya sendiri

"Jadi bagaimana? Jika kau bisa membuatku puas dalm semalam 10 ronde. Maka kau akan aman."

"Tuan.. apa anda tidak punya orang tua?" tanya Mar tiba tiba. Ansel pun memiring pandanganya ke arah Mar.

"Semua anak yg lahir. Pastinya ada orang tua. Kenapa kau menanyakan hal itu?"

"Saya hanya heran. Biasanya orang yg lahir dari rahim  seorang ibu. Maka dia akn punya sedikit hati nurani."

"Apa kau menyindirku hemm?" tanya Ansel sambil menekan rahang Mar. Sehingga terlihat sekali Mar begitu menggemaskan saat dalam keadaan seperti itu.

Ansel menatap wajah Mar. Tatapan yg sulit di artikan. Ada desiran hangat di dalam dada Ansel saat melihat wajah Mar yg seperti itu. Ingin rasanya Ansel ******* habis bibir ranum Mar.

Begitu juga dengan Mar. Suara detak Jantungnya begitu sangat keras.

Hingga mereka berdua bisa saling mendengarkan detak jantung mereka. Mereka berdua hanyut dalam perasaan masing masing.

...Bersambung...

1
Farika Willesden
lumayan bagus
fariezka
bayi gedhe nya susah bobo tanpa 99.
Novi Susanti
cewe nya terlalu biasa aja...masa udh di perkosa ga ada sedih atau defresi trauma..kaya jalang beneran...
Mawar berduri
benar2 ya si engsel....maniak kagak ada matinye...tegang terus🤭
Mawar berduri
ampyunnnn apa gk bonyok bolo2 si Mar digarap sampe 10 ronde🤭
benar hipersex tuh engsel pintu😂😂😂
Nur Ain
kuat betul brg nye
R_3DHE 💪('ω'💪)
cocok banget...
Dwi Vita Noven
waow membuat gemetar
kennytytyan
Saya kok bingung, Mar waktu kabur pake ojek di part sebelum nya, nah di episode ini kok mereka di new york,,,,pertanyaan nya ,emangnya di NY Ada ojek?????
NFIA
iyalah kamu orang paling suci. tidak pernah memperkosa wanita. saking sucinya berharap semua orang harus suci seperti dia
NFIA
kualatlah itu.
Sukmawati Qbe
asik anzel masih hidup, bikin mataku bengkak
Sukmawati Qbe
asik anzel masih hidup, bikin mataku bengkak
Dedek Afrida
up
Hasian Marbun Ian ayurafanisa
aq mampir😁😁
rieda mustafa: makasih kak
total 1 replies
Hani Hanifah
seru7uu
rieda mustafa: makasihh kak
total 1 replies
Dream Girl
sukak thor
Dream Girl
Like vote favourite.....karyamu bgs bnget thor
rieda mustafa: makasih banyak kak 👍😊
total 1 replies
Dream Girl
neneknya kemudaan thn 1965 .....
Dream Girl
Toxic Relationship.....kesian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!