NovelToon NovelToon
Hijrah Cinta

Hijrah Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Contest / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Nikahkontrak
Popularitas:61k
Nilai: 5
Nama Author: ima alyanadira

Kehidupan Alex anak seorang pengusaha ternama dan tekemuka yang hidup bebas dan tidak terarah.


Kehidupan Filece, yang merubah nama nya sendiri menjadi Zahra setelah menghadapi gelombang hidup di tengah keluarganya.

akan kah Alex dan Zahra bisa hidup bersama dengan bahagia atau malah sebaliknya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ima alyanadira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab-12

"Zahra, bangun!." Dengan panik Alex menelpon dokter pribadi keluarga besar Baskara

"Hallo Dok, tolong datang kemari segera Dok, istri saya pingsan."

Tak lama kemudian Dokter Andrew tiba lalu ia menempelkan stetoskop di dada Zahra.

"Bagaimana awal nya dia bisa pingsan?"

"Ga tau Dok, tapi saat ini dia sedang hamil."

"Apa dia sering muntah?." Tanya Dokter Andrew

"Sering Dok."

Dokter Andrew memeriksa kan denyut nadi Zahra seraya melihat jam di pergelangan tangannya. Lalu ia mengeluarkan sebuah jarum suntik.

"Jangan risau!, Dia hanya lemas karena morning sickness yang dialaminya, sebentar lagi dia akan pulih, saya sudah menyuntikkan antibiotik dan vitamin padanya, dan lagi ini obat anti mual untuk nya diminum sebelum makan ya." Ucap Dokter Andrew, mengemasi perlengkapannya lalu permisi untuk pulang yang di antar oleh Harini dan Baskara menemani Dokter Andrew berbincang hingga di depan pintu.

Alex duduk di sisi kiri Zahra

"Apa kamu baik-baik saja?, Aku merasa tak tega melihatmu tak henti-hentinya bolak-balik kekamar mandi, apakah seberat itu rasanya hamil." Ucap Alex berbicara sendiri.

Zahra yang baru pulih dan mendengar ucapan Alex enggan membuka matanya. Ia menikmati setiap ucapan Alex padanya.

"Apa dia mengkawatirkanku atau hanya dengan bayi ini" Batin Zahra

Alex mengusap lembut kepala Zahra.

"Ya allah jangan biar kan bibirku ini tersenyum." Batin Zahra tak menentu

Dengan segera Zahra membuka matanya.

Alex pun tergagap olehnya karena ketahuan sedang memperhatikan Zahra.

"Sedang apa kamu disini?" Ketus Zahra

"Kamu g bisa ya kalau ga jutek dengan aku, sebelumnya kamu ga pernah jutek begini." Keluh Alex

"Tidak usah di tanya, kau sendiri pun tahu jawaban nya." Jawab Zahra

Sejenak Alex terdiam, lalu mengalihkan pembicaraan

"Apa kamu mau sesuatu."

"Ya, aku lapar."

"Baiklah, aku akan mengambilkan makan malam untukmu." Alex berdiri dari duduknya

"Tunggu, bukan itu yang aku inginkan."

"Lalu?"

"Aku ingin rujak mangga muda."

"Apa kau gila, makan rujak di saat malam dan cuaca dingin seperti ini."

"Aku sangat menginginkannya, bahkan terasa seperti sudah di kerongkongan." Rengek Zahra

"Ah kau ini, ada-ada saja, lagi pula kamu baru saja pingsan, kata dokter magg kamu kambuh, jadi jangan makan rujak dulu."

"Ya sudah, kalau begitu kamu keluar saja, aku mau tidur." Rajuk Zahra

"Ya sudah, ayo lah." Akhirnya Alex mengalah

"Benaran?." Mata Zahra berbinar

"Hmmm."

"Ayo." Zahra menyerobot keluar dari kamar itu.

"Mau kemana kalian malam begini?, Bukan nya Zahra baru saja siuman?" Tanya Harini yang melihat putra dan menantunya itu keluar dari rumah.

"Zahra kepingin rujak ma." Sahut Alex

"Sudah malam begini?, Tunda saja sampai besok pagi Zahra." Saran Harini, dan Zahra melirik Alex memelas.

"Zahra maunya malam ini ma, ayo Zahra." Ajak Alex, Harini pun tak lagi dapat mencegah mereka.

Di tengah perjalanan, terlihat dari kejauhan lampu merah lalu lintas.

"Jalan aja." Pinta Zahra

"Lampu merah Zahra, kita harus berhenti."

"Pokok nya jalan sekarang."

Hal itu membuat Alex kesal.

"Emang begini amat ya, ibu hamil." Keluh nya memacu lagi laju mobilnya, namun terdengar serinai mobil polisi mengikuti mereka dari belakang.

"Mobil dengan flat ### harap berhenti." Suara dari dalam mobil polisi itu.

Dengan terpaksa Alex memarkirkan mobil nya di pinggir jalan.

"Semua ini salahmu." Sungut Alex menatap tajam Zahra

"Apa kau menyalahkan aku."

"Ya, semua ini salahmu."

"Jelas-jelas salahmu, kamu yang nyetir dan kamu juga yang menerobos, lalu mengapa sekarang jadi menyalahkan aku." Tegas Zahra

Belum sempat Alex menyerang, seorang polisi mengetuk kaca mobil mereka, dan Alex membukanya.

"Maaf pak, apakah anda tau apa kesalahan anda?" Tanya salah satu polisi itu.

"Saya minta maaf pak, ini permintaan istri saya, karena saat ini dia lagi ngidam." Jelas Alex kepada polisi itu.

Polisi itu melirik Zahra seraya bertanya"ibu tau arti warna lampu merah?"

"Tau lah pak, berhenti." Jawab Zahra

"Lalu mengapa ibu menyuruh suami ibu menerobosnya?"

"Ya aku ga suka aja sama warna merah, terlalu ngenjreng." Jawab Zahra enteng yang berhasil membuat Alex membola matanya karena tak percaya atas jawaban istrinya barusan, sedang kan polisi itu berusaha menahan senyumnya.

"Maafkan istri saya ya pak!" Pinta Alex merasa segan.

"Lain kali disiplinlah dalam berlalu lintas karena itu demi kebaikan sang pengendara." Ucap polisi itu berlalu.

Sudah lama memutar mencari penjual rujak, tapi mereka tidak menemuinya

"Gimana ini, apa kita pulang saja?" Alex melirik Zahra

"Cari dulu sampai ketemu." Rengeknya lagi

Setelah hampir satu jam akhirnya Alex memarkir mobilnya di depan sebuah warung rujak yang sudah tutup.

Tok tok tok

"Permisi." Panggil Alex kepada sang pemilik warung

Tak lama keluarlah seorang wanita paruh baya.

"Ada apa ya." Tanyanya sambil memperhatikan Alex dan Zahra bergantian.

"Sebelumnya saya minta maaf karena sudah mengganggu waktu ibu", segan Alex" Begini bu, istri saya lagi ngidam dan dia ingin makan rujak, apakah ibu bisa membuatnya untuk istri saya ini." Pinta Alex

Ibu itu melihat Zahra lalu," Mari masuk, dan silahkan duduk." Ucapnya

Zahra dan Alex duduk di kursi kayu di ruangan itu, sambil memperhatikan sang ibu mengupas sebuah mangga muda.

"Biar saya bantu bu." Ucap Zahra memecahkan keheningan

"Tidak usah nak, biar ibu saja." Tolaknya lembut

"Tidak apa bu, biar saya bantu."

"Ya sudah ini,"ibu itu memberikan buah mangga nya kepada zahra seraya bertanya sambil menggiling bumbu rujak,"Kehamilan pertama nak?"

"Iya bu." Jawab Zahra ramah namun seketika, "Aduh." Zahra mengerang memengang kepala nya.

"Kenapa???" Alex reflek berdiri dari duduknya menuju Zahra.

"Kepala ku pusing."

Alex mengambil buah mangga di tangan Zahra dan menaruhnya di atas piring.

"Kamu keras kepala sih." Sambil mengusap kepala Zahra.

Zahra yang mendapat perlakuan Alex itu diam karena menahan malu.

"Awas, aku tidak apa-apa." Usir Zahra dan sang ibu hanya tersenyum memperhatikan mereka berdua.

"Dasar, wanita aneh!" Celetuk Alex menjauh dari Zahra

Zahra pun kembali melanjutkan aktivitas nya mengupas buah.

"Biarkan ibu saja nak, kelihatannya kamu sedang tidak sehat."

"Tidak apa bu, saya bisa kok." Ujar Zahra. Dan ia terus mengupas mangga itu, hingga" Awww." Zahra mengibas jari tangan nya yang terluka.

"Kan sudah ku katakan, denggil sih." Alex menyapa Zahra lalu menghisap jari Zahra yang terluka itu dan mampu membuat erangan sakit Zahra terhenti seketika.

Seorang lelaki paruh baya yang sejak tadi melihat hal itu dari sudut rumahnya mendekat lalu bertanya kepada Alex, "Dek, kamu bisa nyembuhin wasir juga." Tanya nya setengah membungkuk untuk mengimbangi posisi tubuh Alex sekarang.

Mendengar hal itu, seketika semua mata tertuju pada sang bapak.

"Bapak!!!, Jangan buat malu" ujar sang ibu menahan rasa malu nya dengan ucapan sang suami.

"Lho, betul to buk, ucapan bapak ini. Sedari tadi bapak lihat anak ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Dari sakit kepala hingga sakit karena tangan terluka." Seloroh bapak itu menggoda.

Mendengar penuturan sang bapak, membuat semu merah di pipi Alex, begitu pun dengan Zahra, namun bedanya, semu di pipi Zahra tidak ada yang bisa menyadarinya karena cadar yang di pakainya.

"Mengapa rumah ini terasa gerah ya." Ujar Alex berdiri menjauh dari mereka dan mengibaskan tangannya sebagai kipas.

"Maafkan ucapan bapak ya nak, dia hanya bercanda." Segan sang ibu seraya memberikan bungkusan rujak yang sudah jadi."

"Tidak apa bu, dan berapa harga rujak ini." Tanya Zahra

"Tidak usah di bayar, gratis untuk anak." Ujar sang ibu

"Ah, saya jadi merasa tidak enak hati karena sudah merepotkan ibu."

"Sama sekali tidak merepotkan." Ucap nya tersenyum ramah.

"Suamimu sepertinya sangat menyayangimu." Ucap sang bapak lagi menggoda Zahra

"Oh iya pak mungkin, ya sudah terimakasih banyak ya bu dan maaf sudah merepotkan." Ucap Zahra berjalan keluar di iringi sang ibu yang mengantarnya di depan pintu.

Tin tin

Alex mengklakson mobilnya pamit pulang.

1
⠀⠀⠀ ⠀ ⠀⠀⠀ ⠀ ⠀⠀⠀⠀⠀ ⠀ ⠀⠀⠀ ⠀⠀ ⠀📴
kapan up lagi ka
⠀⠀⠀ ⠀ ⠀⠀⠀ ⠀ ⠀⠀⠀⠀⠀ ⠀ ⠀⠀⠀ ⠀⠀ ⠀📴: padahal nungguin kelanjutannya ka😢
total 2 replies
nurul aryani
kak ima tolong kasih info judul novel teman teman kak ima yg di grup sehati yg tentunya ada di platform ini jg ...trima kasih
nurul aryani
semoga karya ka ima semakin banyak dan bertambah populer dri waktu je waktu. dan yg pasti fans dan readernya akan semakin terus bertambah.
nurul aryani
hallo ka ima...sy baru ketemu lagi di platform Mt dengan karya ka ima. sehat dan sukses selalu untuk kak ima san keluarga
hanhan0816
poligamo tdk salah.. tp cara yg alex pakai itu kurang enak.. haruskah perempuan selalu terskiti.. selalu dituntut utk menerima n menerima.. tanpa melihat perasaanny itu hancur...... hhhmmm..
zha
kapan up lagi ka aku buka fav lama ternytata bulan 11 up 3 bab sekarang belum up lagi
Aurelia Devhi
lanjutannx mana nhi suka bngett sm alurr critanx sampe2 ikutan nangiss ngebacanya😭
Kasna wati Wati
plis jgn disatuin authour biar Zahra hidup bahagia sama hakim
Kasna wati Wati
plis jgn bikin Zahra sama Alex nyatu hatiku hancur kalo inget Alex nyakitin Zahra apalagi pas lahiran hafidz aku g rela biar zahrra sama ustad aza
Ita Jumriati
kapan lagi up nya thor....
Masriah Kurniyawan
lanjut thor
Ipah Rashid
itu balasan buat alex biar tau rasa dia..... semangat thoot
Ipah Rashid
aduuh mellow saya thoor
Eny Nur Hidayanti
masak sudah g ada cinta lg jadian alex
Eny Nur Hidayanti
kan dr awal blm ada kata cerai jd zahra sama alex msh suami istri no...
Neng Icha
akhir nya Zahra bertemu alex...
☘💚Efa Vania💚☘
dah mampir ya aku... udah lunas utangnya😂
Fitri Chan
semangat kakak 🤩🥰🥰
Juniya Arika
kok gak up si thor
Mel Rezki
tetap semangat 💪.lanjut Kak 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!