Jadi, singkat cerita
Ini cerita tentang seorang anak Dari zaman modern Yang sangat amat dibenci keluarganya terlahir kembali sebagai anak raja. Tetapi saat Debutante nya, semuanya pun berubah...
WARNING
•Typo bertebaran
•Fatasy, tapi engga begitu ngefeel
•Bahasa campur aduk. Ada bahasa Inggris, Jepang, sama Prancis
•Ada beberapa adegan berdarah, jadi yang phobia harap jangan baca chapter itu (Ada warn di awal chapter klo adegan begitu)
Hope u guys like it!! ❤️
Enjoy~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jesslyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
|Chapter 12|
Previous•
'Brukk' Suara tabrakan dari dua bahu manusia terdengar
'Brukk' Tak lama kemudia suara orang terjatuh pun terdengar, hasil dari tabrakan kedua bahu tersebut
"A-A-Ah. Maaf, apa kau tak apa apa?" Ucap seseorang
Present•
"Ah iya, aku tak apa kok" Jawab Aria
"Ah baguslah, maaf aku buru buru" Ucap orang tersebut
'Kakak kelas ya?' Batin Aria *soalnya seragamnya beda gaez, dasinya sih nanti ada penjelasan nya deh klo ga ngerti tanya aja*
"Ah sudahlah, Lebih baik aku ke taman untuk menjernihkan pikiran" Ucap Aria dengan lirih
Sesampainya di taman
"Huft, ditaman memang enak ya" Guman Aria dengan lirih
'Swashhhh' Suara angin dari sihir pun terdengar
"Siapa disana?" Tanya Aria dengan pelan
"Seharusnya aku yang bertanya nona" Ucap orang tersebut dengan dingin
"Aria" Gumam orang tersebut dengan pelan tapi masih bisa terdengar
"Maaf?" Tanya Aria yang panik, karna orang tersebut mirip dengan kakak keduanya
"Ah tak apa apa, hanya saja kau mirip dengan seseorang. Mungkin jika ia masih disini ia akan sebesarmu" Ucap orang tersebut sambil mengumamkan kalimat terakhir
"Ah? Apakah orang tersebut sudah mati?" Tanya Aria
"Belum, aku sangat yakin dia belum mati. Karna hawa keberadaan nya masih ada di dunia ini" Ucap Aria
'Ah gawat' Batin Aria
"Ah ngomong ngomong kau anak baru?" Tanya orang tersebut
"Ya, siapa namamu?" Tanya Aria
"Tidak sopan bertanya nama orang saat kau tidak memperkenalkan diri mu nona" Ucap Orang tersebut
"Ah, maaf. Nama ku Ar-, Ange. Namaku Ange" Ucap Aria
"Hallo nona Ange, namamu sangat indah dan juga sifatmu senindah malaikat seperti namamu. Namaku Ares Hellion La'Vincent" Ucap Orang tersebut memperkenalkan dirinya
'Gawat pantas saja mirip kakak, ternyata memang kak Ares!" Aria membatin
"Ah ternyata kau adalah pangeran kedua, salam pada pangeran kedua maaf aku tadi tidak sopan" Ucap Aria sambil memberi salam dan sedikit membungkuk
"Ah tak apa apa kok" Ucap Ares
"KAKAK, KAK ARES! KAK! AKU MENEMUKAN ARIA! KAK!" Teriak seseorang dengan kencang
"Ah maaf, aku harus segera menemui nya" Ucap Ares
"Ah baik" Ucap Aria
'Ada apa dengan kak Arion? Itu kak Arion kan? Kenapa ia berteriak seperti itu? Biasanya ia kan juga menjaga sikapnya diluar istana' Batin Aria bertanya tanya
Tak lama kemudian bel pun berbunyi
'Ah gawat aku harus cepat, Agility mode speed added' Batin Aria yang lalu berlari dengan kencang
"Huft, Untung masih sampai" Ucap Aria
"Baiklah, dengarkan aku, Nama kalian serta kelas yang akan kalian masuki sudah tertera disana. Jangan langsung kesana dengarkan aku dulu!" Ucap Shira yang melihat orang" sudah mulai ingin ke papan pengumuman yang berisi kelas mereka
"Jadi begini, Nanti setelah kalian memiliki kelas, kalian akan memilih spesialis. Spesialis disini juga menyesuaikan kemampuan kalian, jika kalian ingin menambah itu boleh tinggal di ajukan ke kepala sekolah. Jadi pertama ada Spesialis Berpedang, Sihir, Alchemistry, Alat sihir, Penyusun strategi, Sejarah, dan penyembuhan" Jelas Shira panjang kali lebar kali tinggi
"Baik!" Ucap Hampir semua orang dalam ruangan
"Baiklah, kalau begitu silahkan dilihat setelah itu kalian boleh pergi. Untuk spesialis biasanya orang-orang dari spesialis yang akan datang dan mengajak kalian
'Grasak grusuk' Kurang lebih begitu suara dorong-dorongan orang yang ingin melihat jelas mereka
'Eagle eye mode on' Batin Aria mengaktifkan kekuatannya
'Oh, kelas 1-B. Lumayan' Batin Aria
"Dimana ya kelas 1-B..... Kelas 1-B, kelas 1-. Ah ini dia" Gumam Aria sambil mencari kelasnya yang akhirnya ketemu
'Bruk'
"Ah, maafkan aku. Aku tidak melihat kemana aku akan pergi" Ucap Aria sambil meminta maaf
"Yayayaya, Eh tunggu. Kau mirip dengan seseorang............"
TBC, maaf untuk episode kali ini sedikit banget dan juga updatenya telat
Maaf banget, soalnya Author lagi kehabisan kata kata banget binggung mau ngetiknya kek gimana. Dadah~ Semoga hari mu menyenangkan
Jangan lupa Like, komen sama masukin ke daftar bacaan kalian ya! ♥️💞
mampir ke karya ku juga yaaa
bukankah di Zaman kerajaan yang lebih rendah harus hormat ke pada yang lebih tinggi.
tapi mengapa cara Marqueez menyapa Arthur dengan cara Hallo.
Saya kasih saran, sebaiknya anda memperbaikinya dengan kata contohnya "Hormat Hamba kepada Yang mulia Raja kerajaan Sophie, Semoga anda berumur panjang dan selalu di berkati bla bla bla"
Karena apa? karena para bangsawan selalu mementingkan etika dan juga sopan santun diri mereka, etika yang buruk dapat mempengaruhi keluarga terpandang mereka sendiri.
mampir yuk ke ceritaku MY LIFE ..🌹🌹🌹 mampir ya..🤩🤩🤩🥰🥰🥰
sukses iya untuk karyanya
jangan lupa mampir di karya pertamaku yang menceritakan cowok letoy yang selalu di tolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY
Terimakasih 🙏