Putra konglomerat Liu ChengYan atau yang memiliki nama panggung A Yan adalah Idola solo baru yang kini tengah naik daun di Shanghai. Dengan kharisma ,ketampanan serta bakat nya mampu memikat para penggemar dalam waktu 1 tahun debutnya. Selain daripada bakat dan ketampanan yang dia miliki, A Yan memiliki rahasia besar terlibat dengan seorang gadis bernama Zhou Xiarui yang merupakan pekerja di perusahaan milik keluarga nya itu.
Bagaimana kisah A Yan Dan Xiarui ? Kita akan melihat bersama keasyikan kisah ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dk_Hiday, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#11 Kehilangan Xiarui
Hari yang di nanti pun tiba, A Yan tiba di bandara Internasional Shanghai dengan tangan Nanzhe yang bergelanyut di lengan A Yan.
Banyak Wartawan yang menunggu mereka pulang dari USA, dan sesampainya di depan bandara wartawan langsung Mengerubungi mereka seperti santapan lezat berita hari ini.
" A Yan apakah ini pertanda berita yang tersebar itu benar? kau akan bertunangan dengan Nanzhe? " Tanya salah satu dari wartawan.
" Tentu saja, kami akan meresmikan nya segera. " Nanzhe menjawab dengan percaya diri.
A Yan yang malas menanggapi pun langsung masuk ke mobil meninggalkan Nanzhe di tengah wartawan.
Sesampainya di Apartemen pribadi A Yan.
" Bagaimana kabar mu Xiarui, aku sangat merindukanmu. " A Yan menatap langit-langit apartemen ya g indah.
A Yan yang tak bisa menahan diri pun mengendarai mobil menuju rumah Xiarui.
" Terlihat sepi dan berdebu, seperti rumah kosong saja. " Heran nya melihat rumah Xiarui seperti tak berpenghuni.
A Yan memberanikan turun dari mobil dan mengetuk pintu.
" Xiarui... Xiawei! " A Yan mengetuk pintu dan memanggil mereka dengan keras tetapi sepi dan tak ada jawaban
A Yan sampai menunggu agak lama di depan rumah nya.
" Kemana mereka pergi? " A Yan semakin gelisah.
Ada tetangga rumah ya g kebetulan lewat A Yan pun bertanya sebentar padanya.
" Permisi, kemana penghuni di rumah ini bu? " Tanya A Yan dengan perasaan tak karuan.
" Oh kakak beradik itu? " tanya ibu itu kembali, A Yan dengan cepat langsung mengangguk kan kepala nya.
" Sudah pindah dari bulan lalu , tapi tidak memberi tahu kemana mereka pergi. " Ungkap Ibu itu lalu pergi .
Bagai disambar petir di siang bolong, perasaan gelisah A Yan menjadi perasaan takut . Lalu, A Yan bergegas menuju kantor kakkanya.
...----------------...
Xiarui hari ini berada di rumah sakit karena merasakan kram di perut nya dan dia takut terjadi apa apa dengan bayi nya.
" Jangan terlalu lelah bekerja, utamakan kesehatan mu , jika ibunya sehat bayimu akan senang dan sehat juga. " Ucap dokter yang menangani Xiarui.
Xiarui mengangguk paham.
" Ini saya resep kan vitamin, jangan lupa di minum, " sembari menyerahkan kertas untuk menebus vitamin ke apotik.
" Terimakasih dokter, " Xiarui beranjak pergi dari ruangan dan menuju apotik yang berada di lantai bawah rumah sakit.
Xiarui selalu memeriksakan kandungan setiap bulan sekarang, dia ingin melihat setiap perkembangan anak nya.
" Ibu , bukannya itu Xiarui? " Tanya sepasang mata yang melihat sosok Xiarui.
" Sepertinya iya, apa dia sakit huajin? " Tanya balik Jiang Mei pada Huajin.
" Chenghao bilang dia resign karena kesehatan, kita samperin bu. " Huajin menggandeng tangan ibu mertua nya menuju tempat Xiarui.
Tiba-tiba tangan hangat menyentuh pundak Xiarui dan membuatnya terkejut sambil memegang perutnya dan sudah terlihat membesar.
Sepasang mata bertemu kembali.
" kak huajin, nyonya besar , " Xiarui menunduk hormat.
Huajin melisik tubuhnya Xiarui dan melihat kearah perut yang sudah sedikit membesar itu.
" kau... Kau hamil? " Dengan mulut yang bergetar melihat tak percaya gadis mungil di depan nya perut nya sudah membesar bahkan melebihi kehamilannya.
Ya, huajin dan ibu mertuanya akan memeriksakan kandungan huajin yang baru berusia 4 minggu .
" Kamu hamil nak ? Nyonya besar menanyainya kembali dengan penasaran.
" nyonya, kak huajin maaf aku harus pergi, adikku menunggu dirumah. " Tanpa menjawab pertanyaan mereka karena ketakutan Gadis itu berjalan meninggalkan mereka yang masih dalam kebingungan.
" kalau dia benar ham berarti dari sebelum pernikahan ku dia sudah hamil bu, benar begitu? perut nya sudah membesar. " Ungkap huajin pada ibu mertuanya.
" Sepertinya sudah 4 bulanan, karena buka termasuk karyawan keluarga kita lagi. kita tidak perlu memikirkan nya . " Sambung ibu mertuanya.
...----------------...
Di kantor perusahaan Chenghao.
A Yan masuk dengan langkah cepat sambil melihat kanan kiri ke meja karyawan. Tetapi, tak menemukan sosok yang dia cari.
" Dimana Xiarui? " Bertanya di depan meja Fanglei.
" Sudah resign dari bulan lalu, " jawab santai Fanglei agar tidak membuat A Yan curiga.
A Yan dengan kesal menuju ruangan kakaknya.
Brakkk!! Membuka pintu dengan keras.
Chenghao terkejut bukan main melihat A Yan seperti tersulut emosi.
" Ada apa?, " Chenghao bertanha sambil mengarahkan adiknya untuk duduk.
" Kau bilang apa pada Xiarui sampai dia pindah rumah dan berhenti dari sini! " A Yan menatap kakaknha penuh amarah.
Chenghao menghela nafas kasar.
" Kau sudah akan bertunangan dengan Nanzhe sekarang, bagaimana aku membiarkanmu bermain perempuan tidak jelas di luar sana . Reputasi keluarga kita di pertaruhkan A Yan mengertilah! " Chenghao mencoba membujuk sang adik .
" Dia berhenti dari sini karena masalah kesehatan, " Sambung nya kembali.
A Yan semakin tersulut ketika mendengar penuturan sang kakak.
" Aku tidak seharusnya diam kemarin, aku akan bicara dengan ayah malam ini! " A Yan beranjak dengan marah.
Chenghao hanya menarik nafas berat ketika melihat adiknya sepertinya akan berbeda jalan dengan nya.
...----------------...
Malam hari di kediaman Liu , Ayah, ibu, huajin dan chenghao sedang berkumpul di ruang tamu.
" Bagaimana pemeriksaan mu tadi, " Tanya Chenghao pada Huajin.
" Semuanya baik," Tuturnya dengan lembut.
" Oh iya, tadi aku dan ibu lihat Xiarui sepertinya dia juga habis periksa. " Sambung Huajin.
" Maksudmu? " Chenghao menyerigai.
" Sepetinya dia hamil, bahkan perutnya sudah sedikit membesar daripada perutku. Waktu kami tanya apa dia hamil dia tidak menjawab langsung pamit begitu saja. " Ucap Huajin yang masih di penuhi kebingungan
" Itulah pacaran jaman sekarang hanya mementingkan nafsu saja, " Sambung sang ayah.
Belum selesai rasa penasaran Chenghao, A Yan datang dengan langkah seperti orang mengamuk.
" Nak, kau sudah pulang. Ayo duduk dulu, " Ujar sang ibu pada putra bungsu nya itu.
" Langsung saja ayah, aku tidak suka ayah memerintah Chenghao untuk menyelidiki ku dan kehidupan ku. Aku sudah dewasa hidupku adalah pilihanku begitupun dengan wanita ku nanti! " Dengan nada keras A Yan berbicara di depan semua orang.
" Jadi benar kamu bersama dengan wanita lain , selain Nanzhu Chenghao kenapa tidak melaporkan nya pada ayah, " Ayah melirik Ke Chenghao.
A Yan melirik ke arah kakaknya juga.
" Ayah aku sudah tangani, ayah tidak perlu tau siapa wanita itu. " Chenghao mencoba menyembunyikan bahwa Xiarui adalah wanita yang bersama A Yan.
" Chenghao! jika kamu sudah menangani nya anak ini tidak akan membangkang di depanku sekarang. " Ayah semakin tersulut.
Huajin dan ibu kembali ke kamar karena tidak ingin masalah mempengaruhi kesehatan huajin nantinya.
" Aku hanya bisa menangani Wanita itu bukan Perasaan nya A Yan, Ayah. " Ujar Chenghao .
" Aku tidak akan bertunangan apalagi menikah dengan Nanzhe ! " A Yan kekeh dengan pendiriannya.
" Semua media sudah tersebar kabar kalian, bagaimana reputasi keluarga kita nanti nya! " Ayah bertengkar dengan putra bungsu nya.
" Itu urusan kalian, aku akan mengurus hidupku sendiri. Kalian tidak usah mengatur! " A Yan pergi dengan marah dari kediaman Liu
BERSAMBUNG