NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Ghayana

Takdir Cinta Ghayana

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Triyani

Sakit hati karena merasa dibohongi oleh semua orang, membuat gadis cantik bernama Ghayana Lestari Herlambang atau biasa dipanggil Ana memutuskan hidup seorang diri dinegara yang begitu asing.

Ana memutuskan untuk hidup seorang diri dinegara sakura, Jepang. Namun tanpa diduga duga, disana Ana bertemu dengan seorang pemuda bernama Reynaldi.

Seorang pria yang jauh lebih muda dari Ana, yang selalu saja bersikap konyol saat bersama dengannya namun hal itu membuat hati Ana kembali menghangat setelah sekian lama membeku karena sakit hati oleh pria bernama Revan.

Namun disaat Ana ingin mulai membuka hatinya kembali, Ana malah dipertemukan kembali dengan Revan yang saat ini sudah menyandang status duda tanpa anak.

Lalu, apakah Ana akan memilih untuk bersama kembali dengan Revan setelah pria itu kembali sendiri dan menyatakan perasaan cintanya??


Atau memilih bersama dengan Reynaldi yang sudah jelas jelas menyembuhkan luka hatinya??

Yukk ikuti kisah mereka disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.11

Keiko mengerutkan dahi nya saat tiba didepan gedung perusahaan dimana dirinya bekerja saat ini, dimana Keiko yang melihat sepeda motor berhenti tepat didepan pintu lobi.

Detik kemudian Keiko membulatkan matanya saat mengetahui siapa dua orang yang menaiki motor itu. Si pria tampak membuka helm miliknya setelah si wanita turun dari motornya. Namun pria itu tidak ikut turun melainkan kembali melajukan motornya ke arah parkiran khusus karyawan kantor.

Keiko semakin melebarkan langkah kakinya saat melihat Ana mulai berjalan memasuki gedung perkantoran itu, dengan senyum menggoda Keiko menghampiri wanita muda itu.

"Cieee, ehheemmm. Sepertinya tadi malam ada yang menghabis waktu bersama nih? Hhhmmm ternyata selera nona kita yang satu ini lumayan juga ya, tahu aja sama yang bening bening," celoteh Keiko sambil menyenggol nyenggol bahu Ana saat keduanya berdiri didepan pintu lift yang akan mereka naiki.

"Apa sih Kei, pagi pagi udah mabok aja loe," jawab Ana membalas senggolan Keiko pada dirinya tadi.

"Siapa yang mabok sih? Eh ngomong ngomong, Gimana? Kok bisa sih loe jalan sama tuh brondong? Akhirnya pertahanan seorang Gahyana runtuh juga ya ditangan tuh bocah,"

"Loe ini lagi ngomongin apa sih Kei? Ngaco deh, nggak ngerti gue,"

"Jangan sok main rahasia rahasiaan ya An. Gue pasti akan benci loe sampai mati kalau loe sembunyiin sesuatu dari gue,"

"Siapa yang main rahasia rahasiaan Keiko Matsuyama. Aneh deh, perasaan minum nya udah dari tadi malam, lah kenapa maboknya ampe kebawa sampai pagi,"

"Siapa yang mabok sih? Terus itu tadi apa? Kok bisa loe dibonceng ama tuh brondong?"

"Iya karena kebetulan aja, apa salah nya?"

"Nggak ada yang salah sih, kalian pergi ke satu arah yang sama juga. Tapi, kok bisa kebetulan ketemu? Kalian ketemu dimana?"

"Ya ampun ni nenek nenek, cerewetnya minta ampun. Ya kebetulan aja ka___"

"Kebetulan kami satu gedung apartemen dan unit yang kami tempati juga tetanggaan. Gimana? Sudah jelas belum jawaban nya??"

Deg....

Seketika dua wanita muda itu menoleh ke arah samping, dimana seorang pemuda yang saat ini menjadi topik pembicaraan keduanya tiba tiba muncul dan berdiri tepat disamping Ana.

Mata Keiko semakin melebar mendengar jawaban yang diberikan oleh Rey. Keiko bahkan sampai menutup mulutnya dengan kedua tangan nya demi menekan rasa terkejutnya.

Sementara Ana sendiri lebih memilik diam dan menatap malas pada sosok pemuda yang selalu membuat mood nya naik turun itu.

Ting

Perhatian ketiganya pun teralihkan dengan pintu lift yang terbuka. Kompak, ketiganya pun masuk kedalam lift itu secara beriringan.

Rey menjadi orang terakhir yang masuk kedalam lift. Rey membiarkan para wanita masuk lebih dahulu baru dirinya yang masuk setelah Ana dan Keiko yang masuk lebih dulu.

"Jadi, kalian benar benar tinggal satu gedung apartemen?" tanya Keiko untuk memastikan lagi jika pendengaran nya masih normal.

"Iya, memang kenapa?" tanya Rey balik.

"Nanti malam, rekan rekan akan main kerumah untuk merayakan keberhasilan kami masuk ke perusahaan ini. Jika tidak keberatan, datanglah. Semakin banyak orang yang datang maka acaranya akan semakin ramai dan seru,"lanjut Rey yang hanya di tanggapi antusias oleh Keiko, namun tidak dengan Ana yang notabene nya kurang menyukai acara acara seperti itu.

"Serius? Kami boleh datang?" tanya Keiko antusias sekali.

"Tentu saja, datang lah. Acaranya akan di adakan setelah pulang kerja sore ini,"

"Asik, pesta lagi dong kita."

Perbincangan mereka pun akhirnya harus terhenti bersamaan dengan pintu lift yang terbuka dilantai dimana ruangan kerja ketiganya berada.

Keiko berjalan menuju ke meja kerja nya, sedangkan Ana dan Rey berjalan ke arah yang sama. Meja kerja mereka saling berdampingan sudah barang tentu mereka akan pergi ke arah yang sama.

Ketiganya pun mulai larut dalam pekerjaan mereka masing masing. Tidak pernah ada candaan apapun saat jam kerja mulai berjalan.

Namun semua akan kembali normal setelah jam kerja selesai dan mereka akan menjadi diri mereka sendiri. Orang orang yang melakukan segala kekonyolan dan canda tawa demi mengurai rasa stres yang seharian nya hampir 80% mereka habiskan untuk bekerja dan bekerja.

Dalam perjalanan pulang, Ana yang masih berbincang dengan Keiko dibuat kaget dengan kehadiran sepeda motor gede yang mendadak paling dibenci kehadirannya oleh Ana saat ini.

Dengan malas, Ana menatap pesepeda motor yang masih duduk di atas motornya. Pria itu kini tidak membuka helm yang dia pakai.

Rey hanya membuka kaca bagian depan wajahnya saja. Hingga kini Rey mulai kembali memperlihatkan wajah tampan nya itu.

"Ayo naik," seru Rey memberi intrupsi pada Ana lewat gerakan kepala.

"Duluan saja, akukan sama Keiko. Mana bisa kita bertiga naik dalam satu motor,"

"Tenang saja, Kak Kei bisa ikut mobilnya Dimas. Disana ada juga Kak Yosuke dan Kak Naomi, jadi aman. Ayo Kak, Kak Keiko bisa naik dan ikut ke mobil berwarna silver itu," lanjut Rey.

"Ok siap, ya sudah. Aku duluan ya An, sampai ketemu disana, bye,"

"Hey, Kei tunggu,"

"Etss, mau kemana? Ayo naik, tempatmu disini, bukan disana,"

Rey pun menarik tangan Ana yang saat itu ingin pergi mengajar teman, Keiko. Yang sudah lebih dulu pergi meninggalkan tempat itu bersama dengan mobil yang dibawa oleh teman kuliah nya Rey yang juga ikut magang disana.

"Semoga Rey bisa menyembuhkan lukamu dan membuatmu melupakan pria itu An. Aku sangat ingin melihatmu bahagia Ana tanpa bayang bayang pria itu lagi," gumam Keiko saat melihat Ana yang tengah dipakaikan helm oleh Rey dari balik kaca jendela mobil.

.

***

"Oh iya, yang pengen tahu Visual Ana dkk. Yukkk mampir di ig nya Othor ya, semoga suka ya 🤗🤗. Maaf jika kurang sesuai dengn ekspetasi reader semua, berhubung ini perdana buat Othor bikin Visual tokoh yang ada dicerita yang Othor buat 🙏🙏."

1
Uba Muhammad Al-varo
bagus👍👍👌
Uba Muhammad Al-varo
Anna........ ternyata nasib cintamu sungguh menyakitkan dan menyedihkan
Mira Hastati
bagus
Lala Al Fadholi
dulu aja ana di kalahkan oleh sahabatnya sekarang baru tahu kan rasanya cinta d kalahkan org dekat
hallo assalamualaikum, maaf sebelumnya kak, sepertinya author nya tidak terlalu salah akan hal ini, ini menurut pendapat ku, tor lain kali kalo buat cerita jangan di tunda tunda, lasung saja ke inti dari apa yang ingin kamu buat dalam novel, dari bab bab ini kamu seperti memancing perasaan pembaca
🌸 Triyani 🌸: waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. terima kasih kak, karena sudah mampir dan baca karya aku. sebelumnya, mohon maaf jika ceritanya buat nggak nyaman, hanya saja. mengenai alur cerita, ini semua atas saran editor pada saat itu. jadi, mohon maaf sekali lagi kalau alurnya bikin penasaran dan terima kasih karena sudah mampir 🙏🤗
total 1 replies
Sri Ariyanti
thor untuk visualnya knp gak disini aja, soalnya gak punya ig.
Sri Ariyanti
ok
Fano Jawakonora
tinggalkan sj dia, tendangkontolnya sdh duda itu kmu masih prawan masa mau kasi prawan mu sma duda bau
Fano Jawakonora
kelahi sj kalian berdua, habis itu ana dapat laki"yg syg sama dia
Fano Jawakonora
sok dewasa sok keren lagi dasar tengiik
Fano Jawakonora
yg satu ingusan sok ngatur yg satu duda suka cemburu, jadi tendang mereka berdua semoga ana dpt laki"yg brnar syg dn peduli sama dia biar bikn hti revan sakit sesakitnya yg ana rasakn dulu
Fano Jawakonora
sdhlah revan apa yg kmu lskukan juga sangat menyakitkn buat ana dan ana juga hny senyum sebagai sebagai seorg kk buat rey bau kentut itu
Fano Jawakonora
Rey kentut bau konyol juga bau sok tbtb dok akrab sok ngatur sok tau bau paling jengkel
Fano Jawakonora
krnapa ada org yg sok tau sok akrab gitu ya rasanya trllu lebay cerita terkait seorang rai yg hny pegawai magang, heran aj org seperti itu yg suka mksa kehendak org lain bikin gatal tangn ini bila ada di dunia nyata sdh aku hajar sampai pingsan
Ami Juwita
sangat menarik
echa purin
👍🏻
Uniie Gentra
kenapa juga abangnya nyembunyiin status revan sama kaila??aneh ni kakak koq lebih bela sahabat drpd adik sendiri
Nency Neny
rey aj lebih baik
Ema
bagus
Ray
selalu begitu, gimana kalo Kaila baik, pasti gak inget sang cadangan 😅😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!