NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:359.3k
Nilai: 5
Nama Author: Senja Merona

Gadis bernama Shanum tidak pernah menyangka bahwa dia akan terlibat hubungan cinta terlarang (cinta se-jenis).

Setelah lepas dari cinta terlarangnya, dia dipertemukan dengan laki-laki yang malah merenggut mahkotanya secara paksa karena dendam.

Tapi Tuhan Maha Adil, pada akhirnya dia dipertemukan dengan laki-laki yang bisa menerima dia apa adanya, mencintai dengan tulus dan mendapatkan kebahagiannya hingga akhir hayatnya.

Hi reader, kalau sekiranya Novel ini kurang nyaman dibaca, silakan memilih bacaan yang sesuai umur dan tipe Novel yang disukai 🥰❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja Merona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu

Setelah mengantarkan Shanum kembali ke kosannya, tiba-tiba ada seseorang yang menghadang Abna. Ntah apa yang dibicarakan dan diperlihatkan oleh orang itu hingga rahang Abna seketika mengeras lalu dia mengepalkan kedua telapak tangannya.

Dengan penuh amarah, Abna melajukan motor matic-nya dengan kecepatan penuh. Terlihat genangan airmata dari sudut matanya. Saat ini pikirannya begitu kalut. Padahal baru saja dia merasakan kebahagiaan dengan kekasihnya.

Sementara itu,

"Sayang, kalau sudah sampai rumah kabari aku ya"

"terimakasih buat hari ini, aku seneeeng banget"

"Love You, honey :* "

Selesai mengirimkan pesan pada kekasihnya, Shanum bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang penuh keringat dan debu.

Kucuran air dingin dari shower membuat tubuhnya kembali segar. Dia mengingat perlakuan Abna padanya tadi siang, tersimpul senyuman manis dari bibirnya. Terbayang saat bibir hangat Abna menyentuh bibirnya, teringat saat tangan kokoh itu menggegam tangan lembutnya.

"Ah, Abna semua yang kamu lakukan tadi bagai candu buat ku", gumamnya.

Sementara di sudut lain, ada seseorang yang tidak suka mendengar Shanum memuji kekasihnya itu. Dia benar-benar cemburu. Matanya menatap tajam dan sambil berkata.

"Kamu harus membayarnya malam ini sayang, karena sudah membuatku cemburu". Kalimatnya bernada ancaman, lalu senyuman licik tersungging dari bibirnya.

...~~~...

Selepas mandi, dengan penuh semangat Shanum meraih ponselnya yang dia simpan di atas meja rias. Dirinya yakin, pasti ada pesan masuk dari Abna. Tapi rupanya dia harus menelan kekecewaan ketika tak ada satupun pesan darinya.

"Sayang, kamu belum sampai?".

"Hati-hati ya".

"Aku menunggu kabar dari kamu".

Pesan darinya kali ini tidak terkirim, mungkin ponsel Abna kehabisan baterai pikirnya. Sambil bersenandung dia akhirnya mengirim pesan pada sahabatnya, Shopia.

Shanum

"Heh, apa kabar lu pia?"

"Sombong lu ya, nggak ada ngabarin gue sekalipun.

"Nggak kangen apa sama cewek imut ini?"

"tring". Terdengar suara pesan masuk,

Shopia

"Kabar gue baik. Lu yang sombong kali".

"Boro-boro kangen, yang ada gue ngeri sama lu".

Shanum

"Awas lu ya kalau kangen sm gue, gue cipoks".

Shopia

" Dih, najiss"

Shanum*

"Hahaha.."

Shanum mengira kalau sahabatnya itu sedang bergurau seperti biasanya. Tanpa rasa curiga sedikitpun dia terus membalas pesan sahabatnya. Sampai pada pesan terakhirnya, tiba-tiba pesannya tidak terkirim.

"Ish, pasti udah molor nih anak", terkanya.

at 21.00

Shanum nampak gelisah, dari tadi dia terus menatap ke arah ponselnya, menunggu kabar dari kekasihnya. Dia khawatir ada yang terjadi sama kekasihnya karena dari kosannya ke rumah Abna sebetulnya hanya memerlukan waktu satu jam. Sedangkan ini sudah 3 jam berlalu. Dia sangat khawatir karena dia tahu Abna seringkali kebut-kebutan di jalan.

Tapi secepat kilat dia tepis pikiran-pikiran itu. Berharap tidak ada sesuatu yang buruk terjadi pada Abna.

"Kamu udah kaya jelangkung, Na. Pergi tak diantar, datang tak diundang", keluhnya.

"Tok-tok-tok", ketukan dari balik pintu kamar seketika mengagetkannya.

"Siapa?".

"Gue, Yogi".

"Mau apa?".

"Buka dululah pintunya, nggak sopan banget lu ini ada orang bertamu tapi nggak dibukakan pintu"

"Ceklek", dengan muka masam Shanum menatap ke arah Yogi, tangannya bersidekap dan alisnya dia angkat sebelah sebagai isyarat bertanya, ada perlu apa.

"Itu Si Clara beliin ikan bakar buat kita-kita, ayo turun. Gue tahu lu belum makan malam kan?" tanyanya.

"Hm.., Ya sudah, ayo"

Di Ruang Makan,

"Sini gabung Dek. Aku beli ikan bakar banyak banget nih. Anggap saja ini sebagai perayaan ulangtahun kamu yang ke -17". Ucap Clara sambil melemparkan senyumnya.

Tanpa ada pikiran buruk apapun Shanum turut duduk di samping Clara, apalagi perutnya mendadak terasa lapar saat ini.

Baginya Clara sudah dia anggap seperti kakaknya sendiri. Tidak pernah ada pikiran negatif yang terlintas di benak Shanum tentangnya.

...***...

1
Bundana Irpan Sareng Faizal
aaah shanum genius
Bundana Irpan Sareng Faizal
thor jahat bgt si Hanum dari awal episode sampe sekarang ko menderita trs😭
Bundana Irpan Sareng Faizal
tegang
Bundana Irpan Sareng Faizal
kaya'y yg nyebarin tu si damar
Bundana Irpan Sareng Faizal
curiga si Shopee
𝐊𝐈𝐌💋𝐇𝐖𝐀①④🆁&🆉👻ᴸᴷ
AMAZING 👏👏👏👏👏
MESKI ALUR CERITA LAMBAT...TAPI NGGAK BIKIN BOSAN.
Yulia Kurnia
ibu kandungku juga membuangku saat aku bayi thor.. dan skrg datang lagi cuma mau uangku aja...
Roh Yani
tokonya kok gampangan banget apa cerita penulisnya kayak gini.
tata 💕
jiwa labil😕
tata 💕
shanum knp jd orang bodoh banget sih, terlalu teledor 😑
tata 💕
shanum... shanum jd orang jgn bodoh2 banget x 😕
tata 💕
❓❓❓
Wahyu Patuman
claraaa...yogiii
Wahyu Patuman
emang ga di kunci tuh pintu
Wahyu Patuman
kaya nya dia ibu tiri nya ... galak amattt
Awan
Hay author bisa follback gue ada tawaran menarik buat lu
Watik Yd
Abna kah yg cium
Watik Yd
waduh, pandangan pertama
Watik Yd
lagu kesukaan ku ni KK,hai siapa dia yg curi" cium😁
Senja Merona🍂: hihihi... lagunya emang enak didengar kak
total 1 replies
Watik Yd
naksir shanum tu yogi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!