Perkenalkan, nama ku Aero Wijaksono. Aku adalah putra tunggal di keluarga Wijaksono sehingga beban keluarga semua berada di kedua pundak ku. Termasuk beban untuk meneruskan keturunan keluarga Wijaksono.
Untuk memenuhi keinginan keluarga ku,akhirnya aku setuju untuk menikahi seorang gadis pilihan kakek ku.Wanita muda yang cantik dan ayu itu bernama Reandra Anastasia. Dia berasal dari panti asuhan yang selalu di danai oleh kakek ku.
Walaupun aku tidak mencintai nya tapi aku selalu nafkahi nya lahir dan batin.
Aku tahu Rea sangat mencintai ku. Itu sangat terlihat dari bagaimana dia melayani ku baik urusan ranjang mau pun urusan perut. Sehingga tidak ada celah bagi ku untuk mengeluh pada nya. Tapi Ibu ku selalu mencari cara agar aku dan Rea bisa bercerai.
Suatu hari harapan ibu 80 % dapat di katakan terkabul. Karena pada hari itu Rea meninggalkan ku tanpa jejak setelah melihat diri ku yang bercin ta dengan sahabat karib nya di kamar tidur kami.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak UPe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#2 revisi
Aero hanya menatap lurus ke arah pintu yang baru saja Rea banting dengan sangat keras. Aero menghela nafas nya berat lalu menelan saliva nya dengan bersusah payah. Kemudian Areo berbalik ke tempat tidur di mana Risa masih berada di sana tanpa pakaian sama seperti diri mu.
“Istirahatlah Risa. Aku tahu kau pasti sangat lelah saat ini.” Aeor menyelimuti tubuh po los Risa dengan selimut tebal nya yang menjadi saksi bisu perbuatan mereka yang telah mengo yak semua kebahagian yang Rea miliki selama ini.
“Tapi Rea bagaimana Aero? Apa kau tidak akan mengejar Rea? Kau harus menjelaskan apa yang terjadi pada kita Aero!! Jangan biarkan dia berpikir yang macam-macam dengan apa yang dia lihat saat ini! Kau harus mengejar Rea, Aero! Kejar dia dan pertahankan pernikahan kalian. Aku yakin Rea hanya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kalau dia sudah mendengar apa yang terjadi, aku yakin dia pasti akan-“ Risa tidak meneruskan kata-kata nya sebab Aero sudah mengangkat tangan nya. Itu arti nya Aero tidak ingin mendengar apapun dari Risa.
“Aero- “ seru nya lirih namun Aero sama sekali tidak memperdulikan Risa lagi.
“Istirahatlah Risa. Besok pagi akan kita bicara kan semua nya. Dan ya, maafkan atas perbuatan ibu ku yang telah menjebak mu! Aku sangat menyesal hal ini sampai menimpa diri mu. Andaikan aku tahu wanita yang ada di atas ranjang ku bukan lah Rea, aku bersumpah aku tidak akan menyentuh mu.” Ujar Aero.
“Itu bukan salah mu Aero! Kau sama seperti ku. Kita sama – sama di ce koki obat oleh ibu mu. Lampu kamar mu juga di matikan, jadi wajar jika kau salah mengenali ku yang sedang tertidur di atas ranjang kalian. Dan ssaat semua nya sudah terlalu jauh, kau dan aku sudah tidak dapat menghindari hal itu. Sungguh aku sama sekali tidak menyalahkan mu walaupun karena insiden mala mini aku harus kehilangan kepe ra wanan ku.” Sebut Risa dengan suara lirih nya sambal menunduk dengan tatapan sendu.
Tenggorokan Aero terasa terkecik.
Dalam situasi seperti ini biasanya para lelaki pasti akan mengatakan, AKU AKAN BERTANGGUNG JAWAB PADA MU. Tapi seberapa kuat pun Aero mencoba mengatakan itu pada Risa, mulut dan hati nya terus menolak.
Mulut Aero benar-benar bagaikan terkunci rapat sehingga satu kata pun tidak keluar dari mulut nya.
“Kenapa dia diam saja?? Apakah dia tidak berniat untuk bertanggung jawab pada ku?” seru Risa dalam hati menunggu kata-kata sakti itu keluar dari mulut Aero.
Aero menelan saliva nya dengan susah payah, setelah itu dia berkata, “Akan ku bayar semua kerugian mu malam ini Risa. Kau cukup sebutkan saja berapa yang harus aku bayar untuk menebus kesalahan ibu ku dan kebodohan ku! Aku akan bayar berapa pun yang kau ingin kan.” Sebut Aero lalu mengambil piyama nya dan memakai nya.
Aero berjalan menjauh dari tempat tidur itu dan saat dia akan keluar dari kamar dia Kembali berkata pada Risa, “Aku bisa melakukan apapun untuk menebus kesalahan ku malam ini kecuali satu hal – menikahi mu.” Ucap nya Aero lalu pergi meninggalkan Risa yang shock mendengar apa yang barusan Aero katakan.
“Si*Al! apa maksud nya berkata begitu pada ku? Apa dia bermaksud tidak akan bertanggung jawab pada ku? Cih apa dia tidak tau berapa banyak uang yang aku keluarkan untuk membuat diri ku Kembali vir gin kembali hanya untuk rencana ku malam ini? Aero! Aku tidak akan membiarkan mu mencampak ku begitu saja setelah desa han dan era ngan yang panjaang kita bersama tadi.” Risa memandang ke arah pintu dengan tatapan licik nya.
“Kau sudah menjadi milik ku Aero! Milik CLarisa.” Sebuah senyum licik pun muncul di wajah Risa yang culas itu.
☘️☘️☘️
Astaga! induk pelakor sedang main drama ini ..🤨😡