NovelToon NovelToon
Ketika Keberuntungan Memilihku

Ketika Keberuntungan Memilihku

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Not men

Seorang pemuda bernama Devan dia adalah seorang kurir paket yang hidup sederhana, tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah setelah menemukan sebuah gelang giok misterius.

Sejak saat itu, keberuntungan mulai menghampirinya dan satu per satu wanita cantik memasuki kehidupannya.

Namun, siapa sebenarnya mereka dan mengapa semuanya terhubung dengan Devan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Not men, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 : Saat Takdir Memilihku

"gelang yang bagus" batin seorang pemuda memperhatikan sebuah gelang giok yang tak sengaja ia temukan di bawah pohon rindang saat dia berteduh..

"bagus nih..tapi punya siapa ya?.." gumam pria muda itu

Lalu sosok pemuda memakaikan gelang yang dia temukan ke lengan nya, namun sebuah kabut tipis menyelimuti gelang tersebut seakan menemukan tuan nya di iringi gelang itu menyusut melekat di lengan pemuda tersebut..

"Arrghhh! apa ini!!.." batin pemuda itu seraya berusaha melepaskan gelang giok itu dari tangan nya namun nahas gelang itu semakin erat melekat di lengan nya...

[ Tak lama sebelum kejadian itu terjadi ]

"Devan..ini bekal mu jangan lupa di makan nak.." ucap seorang wanita paruh baya pada pemuda di depan nya

"iyaa bu Nanti Devan habiskan ko.." ucap pemuda yang bernama Devan itu pada wanita yang ternyata ibunya..

Yaa sosok Devan adalah sosok pemuda yang bekerja sebagai kurir paket memiliki paras yang sangat tampan serta badan atletis sehingga para gadis tetangga nya sering kali menggoda dia jika pulang dari pekerjaan nya, dia hanya tinggal bersama sang ibu Mariana Yuri..karena sang ayah Julian telah meninggal sejak dia kecil, Kini Devan berjuang sendiri karena dia hanya seorang anak tunggal dari Mariana dan Julian, Devan bertekad untuk merubah nasib nya serta sang ibu.

Hingga akhirnya, Devan pun bersiap untuk berangkat. Namun, sebelum pergi, ia terlebih dahulu berpamitan kepada sang ibu "aku berangkat dulu ya bu..!" ucap Devan menyalami ibu nya.

"yaa..kamu hati-hati di jalan nak.." jawab Mariana

Devan pun menyalakan motor matic nya itu untuk segera menuju ke gudang paket tempat dia bekerja sebagai kurir, Devan tiba di gudang paket itu tak berlama dia langsung bekerja mengemas paket yang hendak dia kirim menuju alamat yang tertera.

"lu tumben bawa banyak Van?.." ucap seorang teman

"biasa nyari bonus, kali aja kan turun cepet yus.." jawab Devan pada teman nya yang bernama Yusa.

"yaa mudahan gak ke pending kaya sebelumnya ya kan." timpal yusa

Mereka pun kembali bekerja dan menuju motor mereka masing, hingga tiba pada saat Devan melihat paket pertama nya.

"hadeuhh tante Iriyana..!" gumam Devan yang ternyata itu paket dari tante nya Iriyana adik dari Mariana ibu Devan

Mariana dan keluarga Iriyana tak pernah akur karena Mariana ibu nya itu selalu meminjam uang dan lama jika hendak mengembalikan uang pinjaman dari adik nya itu sehingga seringkali membuat Iriyana kesal kepada sang kaka, dan membuat Devan selalu menjadi sasaran kemarahan dari Iriyana, Saat tiba di depan sebuah rumah yang cukup besar di komplek itu Devan segera memencet bel..

Ting!! Tong!!

Tak lama muncul seorang wanita yang cukup Muda dan tak terlalu tua dengan rambut pendek serta mengenakan dress merah selutut membuka pintu rumah tersebut..

"ngapain kamu kesini!.." ucap wanita itu saat keluar menghampiri Devan "maaf yaa kalo mau pinjem duit! Bayar dulu hutang ibu kamu yang kemaren..!.." sambung nya kemudian.

"Astaga" batin Devan

"Saya disini mau nganterin paket tante bukan mau minjem uang..!" timpal Devan

"yaudahh sini!!..sono pergi buruan..!" ucap wanita itu yang ternyata tante dari Devan yaitu Iriyana..

Devan tak menggubris dia hanya melanjutkan pekerjaan nya, untung saja bukan paket cod jika saja paket itu cod mungkin saja Devan akan apes lagi di suruh bayarin paket sang tante.

"untung aja gak Cod..berabe kalo cod!!.." gumam Devan

Devan menikmati pekerjaan nya hingga tak terasa waktu menunjukan jam dua siang mengingatkan Devan untuk segera makan. Devan mencari tempat teduh di sekitar jalan itu, tak lama dia menemukan sebuah pohon besar disana, Devan memarkirkan motor nya untuk beristirahat sejenak dan memakan bekal dari ibu nya..

Namun saat Devan tengah asik dengan makan bekal yang dia bawa dari rumah, Dia menemukan sebuah gelang giok,

[ Kita lanjut ke cerita awal ]

Gelang tersebut melekat erat di tangan Devan, namun perlahan rasa nyeri yang menjalar di tangan nya perlahan menghilang berganti rasa sejuk seperti energy yang mengalir membuat tubuh Devan yang lelah sedikit bugar..

"apa ini!!..hebat sekali.." gumam Devan, Devan memandangi gelang giok itu, sungguh luar biasa, tubuh dia yang lelah luar biasa kini seakan penuh energy setelah memakai gelang itu

"hebat !!" batin Devan, lalu dia segera bergegas menghabiskan bekal nya dan melanjutkan pekerjaan nya yang hanya tinggal beberapa alamat lagi.

Dia begitu energik! Penuh dengan semangat tak seperti sebelum nya lesu lelah bahkan kini dia terlihat lebih semangat dari biasanya, Setelah Devan selesai dia bergegas menuju gudang untuk menyetorkan uang dari beberapa paket cod yang dia antar, Saat di gudang disana sudah ada temannya yang memandang Heran ke arah Devan, Devan tentu saja sadar saat dia di pandangi oleh rekan2 kerja nya.

"heh! Gila bener gak keliatan cape sama sekali padahal paket kamu yang paling banyak van..." ucap seorang teman..

"biasa aja ko, emang kenapa jon?.." jawab Devan

"gak biasanya kamu pulang cepet terus muka agak segeran nihh.. abis dapet janda sebelah kayanya nihh.." Jawab Pemuda yang bernama joni

Hal itu sedikit membuat teman-teman nya Devan tertawa terbahak, Namun Devan hanya tersenyum menanggapi hal itu, tak lama datang beberapa motor kurir lagi termasuk Yusa yang baru saja datang, namun dia di kejutkan dengan adanya sosok Devan yang sudah terlebih dulu ada di gudang Yang biasanya Devan selalu pulang paling akhir.

"van tumben kamu pulang cepet?.." ucap yusa saat berada di dekat Devan

"iya yus soalnya aku agak cepetin biar cepet pulang aja" jawab Devan

Namun pandangan temannya sedikit teralihkan oleh gelang yang Devan kenakan, "wih bagus tuh gelang darimana luu! mahal nih kayak nya.." celetuk salah satu teman Devan

"ohh..ini aku udah punya dari lama belum sempat ku pake.." jawab Devan memberi alasan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!