NovelToon NovelToon
Manusia Vs Setan

Manusia Vs Setan

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor
Popularitas:636
Nilai: 5
Nama Author: David Purnama

Setan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Maka jadikanlah mereka sebagai musuh mu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon David Purnama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENGUMUMAN

PENGUMUMAN

Kepada seluruh karyawan produksi diliburkan selama dua Minggu. Dikarenakan stok barang jadi di gudang penyimpanan sudah penuh dan belum bisa dikirim.

Mes karyawan

"Syukur dapat libur gratis",

"Kapan lagi bisa pulang selain lebaran",

"Memangnya kenapa barangnya tidak bisa dikirim?",

"Kata orang di belakang meja barang yang sudah dikirim masih menumpuk di pelabuhan",

"Jalur laut yang biasa dilewati mengalami hambatan?",

"Hambatan?",

"Katanya ada monster laut yang mengamuk",

"Monster laut?",

"Siapa?",

"Megalodon hidup lagi?",

"Apa Nyi Roro Jonggrang?",

"Gombloh... Gombloh... ",

"Yang di laut itu Nyi Roro Kidul, bukan Nyi Roro Jonggrang",

"Sejak kapan juga Roro Jonggrang pakai Nyi?",

"Bokir kemana?",

"Biasa, masih gundah gulana di luar sana",

"Sedang ngomong sama bintang-bintang paling",

Malam itu para penghuni mes pabrik tidak buru-buru lekas tidur. Karena besok pagi mereka akan dipertemukan dengan hari libur panjang yang menyenangkan.

Kawan satu kamar Sabdo dan Gombloh tengah menggunjing teman mereka satu lagi yang bernama Bokir.

Baru beberapa hari yang lalu Bokir menerima kabar yang menusuk-nusuk dada.

Teman dekat Bokir yang ia puja-puji di kampung akan segera melangsungkan pernikahan.

Rasanya seperti tersengat belut listrik berulang-ulang setiap kali mengingat paras perempuan yang dulu selalu lekat bersama.

"Harusnya aku yang ada di sana",

"Harusnya aku yang bersamanya",

"Seandainya dulu aku tidak pergi",

"Aku tidak akan kehilanganmu wahai kekasih hati",

Begitulah suara hati Bokir yang malang.

Setiap malam kerjaannya melamun dan larut dalam penyesalan.

Pagi hari yang cerah

"Bangun Kir... ",

"Bokir... ",

"Bangun... ",

Gombloh membangunkan Bokir yang dari tadi malam sampai sekarang tidur di bangku taman.

"Ada apa Gombloh?",

"Hari inikan kita libur",

"Ini minum dulu",

Sepasang kopi panas Gombloh bawakan untuk persahabatan yang sudah lama saling mengenal.

"Kamu ikut aku saja Kir",

"Kemana Mbloh?",

"Aku mau ikut Sabdo ke kota Pretty",

"Bukannya kampung Sabdo itu ada di dekat perkebunan?",

"Itu benar",

"Tapi Sabdo pulangnya tetap lewat jantung kota",

"Baiklah kalau begitu",

"Aku ikut",

Tanpa pikir panjang Bokir mengiyakan.

"Kapan kita berangkat?",

"Nanti siang",

Daripada suntuk dan tidak ada kegiatan.

Gombloh dan Bokir akan turut Sabdo pulang kampung.

Setidaknya sampai di pusat kotanya saja.

Gombloh yang masih muda enggan untuk balik ke rumahnya sendiri.

Jiwa petualang nya berkobar tinggi sangat ingin pergi.

Sedangkan Bokir lebih tidak mungkin lagi kembali ke desa dalam waktu dekat.

Yang ia butuhkan sekarang adalah healing dan melupakan segala sumber luka yang menjerat batinnya.

Sementara Sabdo yang sikapnya lebih dewasa daripada umurnya.

Sebagai seorang yang sudah lama hidup menjadi perantau. Ia selalu rindu kepada keluarga dan tanah halaman.

Siang hari itu Sabdo, Gombloh dan Bokir pergi meninggalkan kawasan pabrik yang terletak di pengasingan.

Mereka bertiga berangkat menuju bandara.

Di dalam kelas ekonomi yang sempit dan berdesak-desakan.

Dua jam perjalanan udara tidak akan terasa lama.

Mereka sudah terbiasa dengan sesaknya manusia.

Baik di jalan raya maupun ketika terbang. Bahkan di atas samudra.

Mereka semua adalah orang-orang perantauan.

"Itu lihat kotanya",

"Kalian baru pertama kali kan datang kesini",

Melalui jendela kaca pesawat yang tembus pandang.

Sabdo menunjukkan kota ramai yang hendak dua temannya itu kunjungi untuk pertama kali.

Biasanya mereka hanya melihat di berita atau di video.

"Sebentar lagi sampai",

"Dari bandara jauh tidak?",

"Dekat",

Bisa terlihat di wajah Bokir yang sudah mulai membaik.

Kekusutannya perlahan mengelupas dengan melihat keindahan pemandangan dari atas langit.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!