NovelToon NovelToon
Malam Pertama Dengan CEO

Malam Pertama Dengan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikah Kontrak
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: santi damayanti

Kayla hancur saat tunangannya, Damar, ketahuan selingkuh dan menghina dirinya sebagai wanita “mandul”. Dikhianati keluarga sendiri, ia kabur dalam keadaan terluka hingga tanpa sadar menghabiskan malam dengan seorang pria asing di hotel. Tanpa ia ketahui, pria itu adalah Adrian, CEO dingin dan berkuasa yang kemudian menjadi atasan barunya di hotel

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi damayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 DIHINATI TUNANGAN

“Damar… Damar, kamu di mana?” panggil Kayla dengan suara bergetar.

Malam itu seharusnya menjadi malam paling membahagiakan dalam hidupnya. Ia mengenakan gaun pesta merah model A-line yang anggun, bagian bahunya terbuka sehingga kulit putihnya tampak semakin bersinar. Rambut bergelombangnya jatuh rapi hingga melewati bahu, membuat siapa pun yang melihatnya akan mengakui kecantikannya. Namun, di balik penampilan sempurna itu, hatinya dipenuhi kegelisahan yang sulit dijelaskan.

Malam itu adalah malam pertunangan dirinya dengan Damar. Semua tamu sudah mulai berdatangan. Musik lembut memenuhi ruangan.

Kayla terus menyusuri lorong rumah mewah itu. Ia membuka satu per satu pintu ruangan, berharap menemukan lelaki yang beberapa jam lagi akan menyematkan cincin di jarinya. Namun, tidak ada jawaban. Keheningan justru membuat perasaannya semakin tidak tenang.

Tiba-tiba terdengar suara dering ponsel dari dalam sebuah ruangan. Kayla menghentikan langkahnya. Di atas meja, ia melihat ponsel milik Damar yang masih menyala. Awalnya ia berniat mengabaikannya, tetapi layar yang terus berkedip membuat rasa penasarannya muncul.

Tangannya gemetar ketika tanpa sadar mengambil ponsel itu. Dadanya terasa sesak, seolah ada firasat buruk yang memaksanya melihat isi layar. Begitu layar terbuka, jantungnya langsung berdetak semakin cepat. Percakapan dengan sebuah nomor tanpa nama memenuhi layar.

Kayla mulai menggulir isi percakapan itu perlahan. Semakin banyak ia membaca, semakin pucat wajahnya. Ada beberapa foto perempuan berpakaian terbuka yang dengan sengaja memperlihatkan lekuk tubuhnya. Perempuan itu berpose menggoda di dalam kamar hotel.

Tak hanya foto, terdapat pula pesan singkat yang membuat napas Kayla tercekat.

[Short time 500.000]

[Long time 1.000.000]

Hotel dan akomodasi ditanggung kamu.

Jari Kayla membeku ketika membaca balasan Damar.

"Oke. Asal kamu puaskan aku. Aku kasih bonus satu juta."

Rasanya seperti ada pisau yang menghujam tepat di tengah dadanya. Lelaki yang selama ini ia percaya ternyata sedang memesan perempuan lain, bahkan di hari pertunangan mereka.

Belum sempat ia menenangkan diri, sebuah pesan suara masuk. Dengan tangan yang masih bergetar, Kayla menekan tombol putar.

Suara perempuan yang terdengar manja langsung memenuhi ruangan.

“Oke, sayang. Aku tunggu kedatangan kamu, ya.”

Suara itu terdengar begitu jelas. Tidak ada keraguan sedikit pun bahwa perempuan itu memang sedang menunggu Damar. Air mata Kayla mulai menggenang. Dunia yang sejak tadi terasa indah seketika runtuh tanpa sisa.

Selama ini ia percaya Damar adalah lelaki terbaik yang dipilihkan Tuhan untuknya. Ia membayangkan kehidupan rumah tangga yang hangat dan penuh kasih. Namun, semua impian itu hancur hanya dalam hitungan menit.

“Kenapa kamu melihat ponsel aku, Kayla?”

Suara berat seorang lelaki membuat Kayla tersentak. Ia menoleh perlahan sambil masih menggenggam ponsel itu erat-erat.

Di hadapannya berdiri Damar dengan wajah sedikit terkejut. Lelaki itu mengenakan jas hitam dipadukan kemeja putih bersih, dasi biru tua, celana hitam yang pas di badan, serta jam tangan mahal yang selalu dibanggakannya. Penampilannya begitu rapi, seolah benar-benar siap menghadiri acara pertunangan.

Sayangnya, bagi Kayla, semua itu kini hanyalah topeng yang menutupi wajah asli Damar.

“Kenapa kamu masih main perempuan, padahal malam ini kita mau bertunangan?”

Tatapan Kayla begitu tajam. Air matanya masih mengalir, tetapi suaranya terdengar jauh lebih tegas daripada sebelumnya.

Damar buru-buru merebut ponsel itu dari tangan Kayla. Wajahnya berubah canggung. Ia tampak gugup sesaat, tetapi ekspresi itu segera menghilang, berganti dengan wajah dingin tanpa rasa bersalah sedikit pun.

“Kayla, ini baru pertunangan, bukan pernikahan. Jadi wajar kalau aku masih main-main sama perempuan.”

Kalimat itu keluar begitu santai, seolah perselingkuhan adalah hal biasa.

Belum selesai, Damar kembali melanjutkan ucapannya.

“Lagipula hasil tes kesehatan sebelum pertunangan juga bilang kalau kamu mandul. Jadi menurutku wajar kalau aku cari hiburan di luar.”

Kayla menatap lelaki itu dengan tidak percaya. Dadanya terasa semakin sesak. Kata-kata yang keluar dari mulut Damar terdengar lebih menyakitkan daripada isi percakapan yang baru saja ia baca.

Padahal yang tidak diketahui Kayla, semua hasil pemeriksaan itu telah dipalsukan oleh Damar. Lelaki itu sengaja menyuap petugas laboratorium agar hasil tes menunjukkan bahwa Kayla mandul. Dengan begitu, Kayla menjadi wanita tidak berharga dan dia adalah lelaki penyelematnya dan dia dia bisa membenarkan hoby dia yang suka yaitu main perempuan.

“Jadi karena aku dianggap mandul, kamu merasa bebas selingkuh?”

Suara Kayla bergetar. Bukan karena takut, melainkan karena hatinya benar-benar hancur.

“Iya. Memangnya kenapa?” Jawab Damar

Jawaban itu membuat Kayla akhirnya mengambil keputusan.

“Kita batalkan pertunangan ini.”

Ucapan itu keluar tegas tanpa keraguan sedikit pun.

Damar justru tertawa kecil. “Kayla, coba pikir baik-baik. Memangnya masih ada laki-laki yang mau menikahi perempuan mandul seperti kamu?”

Ucapan itu terdengar sangat merendahkan.

“Terus kalau kamu batalkan pertunangan ini, apa kamu pikir keluargamu bakal setuju? Aku sudah kasih mereka uang dua puluh juta. Mereka pasti lebih memilih uang daripada membela kamu.”

Kalimat terakhir membuat wajah Kayla memucat.

Ia memang tahu keluarganya sering mengutamakan uang. Namun, ia tidak pernah menyangka Damar sudah memanfaatkan kelemahan keluarganya sejauh itu.

Kayla tidak mengatakan apa pun lagi.

Ia membalikkan badan, lalu berlari meninggalkan ruangan.

Saat Damar selesai berbicara dan menoleh ke belakang, perempuan itu sudah tidak ada.

“Ah, sialan!”

Damar mengepalkan tangan kesal.

Namun, beberapa detik kemudian senyum licik muncul di bibirnya.

“Kamu pikir bisa lepas dariku? Keluargamu sendiri cuma menganggapmu mesin uang.”

Setelah itu, Damar kembali membuka aplikasi pesan dan membalas chat perempuan yang sebelumnya ia pesan. Baginya, batal atau tidaknya pertunangan bukan masalah besar. Selama ia masih bisa mendapatkan apa yang diinginkan, ia tidak peduli dengan perasaan siapa pun.

Sementara itu, Kayla berlari keluar rumah dengan napas terengah-engah. Air matanya tidak berhenti mengalir. Dunia yang selama ini ia bangun bersama Damar benar-benar runtuh malam itu.

Baru beberapa langkah keluar dari lorong utama, ia bertemu dengan ibunya, Saraswati, bersama kedua kakak laki-lakinya, Niko dan Arif. Ketiganya sudah mengenakan pakaian pesta dan terlihat sibuk menyambut tamu.

“Mau ke mana kamu?” tanya Saraswati sambil mengernyit.

Kayla mencoba menghapus air matanya.

“Mah... pertunangan ini tidak bisa dilanjutkan. Damar selingkuh.”

Belum selesai ia menjelaskan, Niko langsung memotong dengan nada tinggi.

“Dibatalkan? Jangan gila, Kayla! Semua tamu sudah datang. Jangan bikin malu keluarga!”

Arif ikut menimpali tanpa sedikit pun memperhatikan kondisi adiknya.

“Uang dua puluh juta dari Damar juga sudah habis. Jangan harap kami mau mengembalikan uang dari Damar?”

Kayla memandang kedua kakaknya bergantian.

Tidak ada satu pun dari mereka yang bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Tidak ada yang marah kepada Damar. Yang mereka pikirkan hanya uang.

“Kamu jangan macam-macam, Kay. Cepat kembali ke ruang pesta.”

“Aku enggak mau!” jawab Kayla sambil menangis. “Aku enggak mau menikah dengan lelaki tukang selingkuh.”

Plak!

Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Kayla.

Saraswati menurunkan tangannya perlahan. Wajahnya sama sekali tidak menunjukkan penyesalan.

Kayla memegang pipinya yang terasa panas. Air mata kembali mengalir semakin deras. Bukan tamparan itu yang paling menyakitkan, melainkan kenyataan bahwa ibunya sendiri memilih membela uang dibandingkan putrinya.

“Kalian... tidak pernah menganggap aku keluarga.”

Suara Kayla terdengar lirih penuh kepedihan.

Tanpa menunggu jawaban, ia berbalik lalu berlari meninggalkan rumah. Beberapa menit sebelumnya ia sudah memesan taksi online. Tepat ketika ia keluar dari gerbang, mobil itu telah menunggu.

“Kayla!” teriak Niko.

Namun, Kayla tidak menoleh sedikit pun.

“Kay... kembali!” teriak Saraswati dari belakang.

Semua teriakan itu tidak lagi mampu menghentikan langkahnya.

Pintu mobil tertutup. Taksi perlahan meninggalkan rumah

Tidak lama kemudian, Damar keluar dari dalam rumah dengan wajah penuh amarah. Tatapannya langsung mengarah kepada Niko, Arif, dan Saraswati.

“Mana Kayla?”

Tidak ada yang berani menjawab.

Suasana mendadak sunyi.

Damar mengembuskan napas panjang sebelum berbicara dengan suara dingin.

“Baiklah. Aku enggak peduli ke mana dia pergi. Tapi ingat, dalam waktu dua minggu uang dua puluh juta itu harus kembali ke tanganku. Kalau tidak, kalian tahu sendiri bagaimana marahnya ayahku.”

1
Ariany Sudjana
Linda juga sama, apa ga ada niat untuk mencari kebenaran dulu? malah mau saja percaya dengan omongan pelacur murahan
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu itu Lina, dan mau saja dibodohi sama perempuan sampah seperti Rina... katanya orang kaya, tapi bodohnya kebangetan
Ariany Sudjana
berarti Kayla anak kandungnya Linda yang hilang itu ya? semoga Adrian bisa menemukan siapa orang tua kandungnya Kayla, dan membungkam mulut si pelacur murahan Rina, juga Lina itu
Ariany Sudjana
kenapa bab 28 dan 29 isinya sama?
Adi Sudiro
wanita 2 menjijik kan apak mereka anak kandung..?
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan yang ga tahu diri kalian itu, Rina, Mila, sama saja, sama-sama pelacur dan kalian harusnya dibunuh saja, karena sudah mengusir istri bos. mampus kalian🤣🤣😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!