NovelToon NovelToon
Diary Sun Sarang

Diary Sun Sarang

Status: tamat
Genre:Duniahiburan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:348
Nilai: 5
Nama Author: Anita zahara

hallo, saya sun sarang putri bungsu dari pasangan sun siwan dan hayega dinata, sun siwan yang tak lain adalah ayahku pembisnis pakaian dan ibuku hayega adalah seorang dokter.
anak pertama mereka kembar yaitu sun saga si paling tua 10 menit dan sun sagi , dan anak berikutnya ya saya si cantik sun sarang.
kakak pertama saga dia mengikuti gen sang ibu yaitu dokter dan kak sagi dia ikut jejak sang ayah yaitu pembisnis,
sedangkan aku? yah aku sekolah kedokteran tetapi kalian tau aku tidak mau jadi dokter , dan sekarang pekerjaan ku cukup tidak jelas,
kadang produser, kadang vidiografer dan kadang yah cuman tidur aja.
aku gak suka ribet apalagi di atur orang lain dan ternyata aku juga harus ngalamin pase di mana aku harus merendah dan mengontrol semua yang aku lakukan,

saat bertemu dengannya semuanya tampak salah, tidak seharusnya aku menyetujuinya kan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anita zahara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1. pesta di keluarga do

"hari ini pokoknya harus dandan yang cantik, nanti mama kirim alamatnya yah" itulah yang nyonya besar sun katakan ketika aku mengakhiri panggilan ponselnya,

aku tidak terlalu mendengarkan apa yang mama katakan di telpon dan aku hanya mengingat bahwa aku malam ini harus ikut ke sebuah pesta kenalan papa,

Aku tidak suka keramaian sebenarnya, tapi apalah daya aku sudah bersyukur bisa hidup mandiri di luar rumah tanpa ada ocehan pagi dari mama maupun papa,

1 tahun lalu setelah aku menyandang gelar magister ku di china aku di perbolehkan pulang ke tanah air dan hidup mandiri dari hasil jerih payah ku sendiri,

Sebenarnya mama sempat menolak karna kakak tertua ku dengan istri nya sibuk jadi mereka tinggal dekat rumah sakit tempat mereka bekerja,

Jadi di rumah hanya tersisa kakak kedua dan istrinya, alasan aku tinggal sendiri yah karna aku ingin bebas mengerjakan karya² ku yang di anggap mereka tak ada harapan masa depan itu.

Aku bangkit dan segera membersihkan diri sebelum bersiap untuk ke pesta,

Airnya cukup dingin hari ini padahal musim dingin hampir berlalu tetapi rasanya masih cukup melekat pada cuaca saat musim dingin,

aku segera menenggelamkan diri pada air yang ada di bathbub, rasanya cukup relax dan menyegarkan.

Setelah berendam 15 menitan aku segera bangkit mengenakan handuk dan menuju lemari pakaian,

Untuk sejenak aku hanya terdiam menatap deretan dres yang tergantung di sana,

'acara seperti apa yah' pikirku batu tersadar sebenarnya yang akan ku hadir, apa ada dress code yah, atau apalah tapi aku malas bertanya kembali pada mama,

Jadi aku mengambil sebuah dress berlengan pendek dari bahan satin berwarna baby blue, dan aku juga mengambil sebuah blazer berwarna senada sebelum mengenakannya,

'tampaknya ini cocok untuk semua pesta' pikirku lantas memoles sedikit wajah dengan makeup tipis dan membiarkan rambutku tergerai bebas,

Setelah selesai bersiap aku turun dari aoartemen dan mendapati mobil orangtua ku sudah menunggu di sana.

Setelah beberapa menit kita tiba di sebuah kediaman bertulisan 'DO FAMILY'S' yah mungkin ini tempatnya,

Aku turun dan berjalan mengekori papa dan mama, ini sebuah pesta ulang tahun kakek² bermarga Do yang saat ini usianya sudah 80 tahun,

Wah ternyata orang² cukup antusias yah merayakan ulang tahunnya, bahkan di umur setua ini banyak banget orang² yang menghadiri acaranya dari semua kalangan,

Aku tidak tau ada bisnis seperti apa kluarga ku dengan kakek Do ini, sampe² aku harus ikut datang merayakannya biasanya juga gak pernah tuh minta aku ikut campur,

Apa jangan² aku anak angkat dan ingin di kembalikan ke keluarga asli ku, ah gila kali pikiranku ini sudah lah malas menebak² aku ikuti alurnya saja,

"heiii,,, sarang,,," seseorang memanggil namaku,

aku menoleh ke kanan dan kiriku dan ternyata dia ada di sebelah kiri, "hai,,,, di mana kakek nak" ujar papah ku yang menyapa dia terlebih dahulu,

Why? Papah kenal do yoon, yah si pemanggil itu do yoon teman tingkat universitas ku dulu, kita sebenarnya tidak dekat dan bukan teman tetapi kita kenal dan tau nama satu sama lain,

Dulu dia selalu berbangga karna kakak nya salah satu member boy grup musik yang terkenal, "sudah datang tampak nya cucu menantuku ini,,," ujar salah satu pria yang di dorong di kursi roda di ikuti pasutri yang setauku itu orangtua do yoon,

"hallo tuan tua Do,,, apa kabar?" sapa ayah ku cepat sembari menyalami mereka di ikuti mama, dan aku hanya mematung sebelum akhirnya mama menginjak kaki ku agar segera menyalami dan menyapa mereka,

sebenarnya aku hampir berteriak kesakitan, yah tentu saja mama memakai hills dan menginjak kaki ku yang mengenakan plat shoes,

Aku menahannya dengan senyum ramah sambil menyalami ketiganya "hallo om,,, tante,,, kakek selamat ulang"

Sepertinya yoon melihatku kikuk dia sedikit meledek ku dengan cengiran, aku membiarkannya,

"mana yanqi?,,,," ujar kakek itu sambil mencari sosok seseorang ketika kami hampir duduk,

Yanqi? Siapa lagi itu, yah tampaknya keluarga ini cukup banyak anggota nya, tapi yang heran kenapa aku dan kedua orangtua ku duduk tepat di samping yang punya acara,

Entah lah kita liat saja apa yang sebenarnya akan terjadi, seorang pria yang tingginya hampir 190cm datang dan duduk tepat di samping kakek tua itu,

Wajahnya lebih dominan mirip ayah do yoon, satu kata sih dari aku tampan, aku gak munapik dia tampan dan maskulin.

"sarang,,, ulangtahun kali ini kakek mohon maaf sekali mau minta sesuatu dari mu nak" ujar tua do ,

Lah kok jadi aku? Pikirku kenal aja baru kali ini udah jadi pusat perhatian aja, yah semua orang melihat ke arah aku seolah mengintimidasi dan aku gak suka itu.

Next part 2

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!