NovelToon NovelToon
Menikahi Ipar

Menikahi Ipar

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Duda / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: harsupi fakihudin

Disarankan untuk membaca novel sebelumnya "Jodoh Sang Dokter Duda" karena disana ada silsilah seluruh keluarga ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon harsupi fakihudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Alana membawa Imran seperti hewan kanguru. Ia menggendongnya didepan ketika ia berbelanja kebutuhan dirinya dan juga kebutuhan Imran

"Alana !! darimana kamu!!"

Suara Hanan menggema dari lantai dua. Ia menuruni tangga, seakan akan ingin menelan Alana mentah mentah

Alana terhenti dari langkahnya, dengan menenteng dua kretek ditangan kanan dan kirinya

"Apa apaan ini !!" Hanan berdiri menjulang memutari Alana yang masih mematung "Kamu berbelanja pribadi, tapi kamu membawa bayi yang masih merah. Dipakai nggak fikiranmu !!"

Seketika hati Alana tersayat ribuan pisau yang merajam rajam hatinya

"Sini in bayinya !!"

Hanan mengambil paksa Imran yang masih berumur tiga bulan ini dari gendongan Alana

Seketika itu Alana menjatuhkan belanjaannya dilantai

Brakk

Alana berlari menaiki tangga sambil menangis. Alana menjatuhkan tubuhnya diranjang dikamar Imran

Hari ini Alana keluar berbelanja membeli kepentingan untuk besok, dan juga belanja susu formula untuk Imran.

Mulai besok, Alana akan berangkat magang dirumah sakit sebagai perawat. Makanya hari ini, ia berbelanja kebutuhannya sekaligus kebutuhan Imran

Alana masih menangis, hatinya sakit.

🍭🍭🍭🍭🍭

Perkenalkan kembali, namaku Alana, usia 21 tahun lebih berbulan bulan. Aku adalah adik dari mendiang Aina Chawlah.

Aina adalah istri dari dokter Hanan, ibu dari Imran.

Imran adalah anak kandung mereka berdua, namun bayi malang tersebut belum sempat mendapatkan kasih sayang dari sang mama, karena Aina meninggal disaat Imran berusia seminggu.

Dari situlah Imran seperti anak bagiku. Meskipun aku tidak pernah melahirkannya, tapi aku ikhlas mengasuhnya sejak ia lahir kedunia

Alhanan Putra Zayn, duda muda berusia 29 tahun, profesi dokter kandungan yang bertugas dirumah sakit, dimana dulu papanya yaitu dokter Ilham bertugas disana

Hanan mempunyai saudara kembar yaitu Quadruple atau empat. Kedua saudaranya berprofesi sama sebagai dokter dirumah sakit yang sama. Ia bernama Fatih, dan Husayn. Sedang saudara satunya yaitu pengusaha roti, siapa lagi kalau bukan AlFarizi ( Istri untuk putraku )

🍭🍭🍭🍭🍭

Next

Tiba tiba Hanan dan kedua orangtua mereka datang kekamar tersebut

"Alana" Panggilan itu mengingatkan pada seseorang, yang memberikannya kehidupan didunia. Bahkan, yang selalu memberikan ia uang tiap hari tanpa Alana minta

"Mama.. " Alana bangun dari tengkurapnya, ia berdiri mengusap buliran airmata yang tadi sudah jatuh bebas dipipinya. Alana mendekati si mama, lalu segera memeluknya

"Kenapa kamu menangis. Kamu tidak malu dengan papa Ilham dan mama Sifa?"

Pertanyaan simama membuat Alana mengedarkan pandangannya pada dua orang yang disebutkan mamanya barusan

Alana tersenyum, mengurai pelukannya pada sang mama. Alana mengendikkan bahunya menyapa kedua mertua kakaknya Aina tersebut

"Maju sana, beri salam" Anti menyenggol bahu Alana, agar Alana mau maju menyapa Ilham dan Sifa

Alana maju mendekati mertua kakaknya tersebut. Sekali lagi, yang ia fokuskan pada Imran yang berada digendongan Ilham

"Eh eh eh sayaaang... Ikut grandpa ya? Grandpanya pinter ya jagain adek ya... Adek nggak nangis? " Tanya Alana sambil berdiri didepan Ilham

Alana lupa tidak bersalaman dengan kedua pasangan romantis ini, siapa lagi kalau bukan mama Sifa dan papa Ilham. Meskipun usia mereka sangat jauh seperti putri dan papanya, keromantisan selalu melekat pada mereka berdua

Imran tertawa "Eeerrrrrgghhh"

"Wah Imran berkokok" Alana kegirangan melihat Imran tertawa menyambutnya

"Hus, ngomongnya sembarangan. Memangnya dia ayam" Tegur Anti

Ilham dan Sifa hanya tersenyum

"Mau ikut tante?" Tangan Alana menjulur seakan ingin menggendongnya, tetapi hanya menggoda saja

Imran mewek karena Alana berbohong, tidak jadi menggendongnya

"Ih ih ih, lihatin ma, dia mbeb mbeb ingin nangis ma" Alana kegirangan sudah berhasil menggoda Imran

"Ya udah sana gendong. Jangan bikin nangis anakmu" Ucap Anti keceplosan

"Eh, boleh Imran kita bawa pulang ma? kita adopsi saja ma" Ucapnya sambil menggendong Imran kembali

Semua orang menatap Alana mlongoh

"Ngapain main adopsi jeng, maksud putriku jeng tau nggak?" Anti menyenggol lengan Sifa

Sifa berbisik "Sepertinya Alana hanya ingin putranya saja, tidak mau induknya" Sifa terkekeh sambil menutup mulutnya keceplosan

Ilham menabok pantat Sifa, Lalu tangannya bersedekap

"Ih papa, banyak orang ah malu"

Ilham menyenggol Sifa, agar Sifa memperhatikan calon mantu untuk putra dudanya

"Ih bau ecut.. Dedek pup ya? ih jorok. Ikut grandpa kok ngirim ya.. Huweeek" Goda Alana muntah. Padahal dialah yang menggantikan popok serta mengurus sekecil sampai kebutuhan lain yang menyangkut Imran

Alana mengambil plastik bekas untuk tempat popok kotor. Lalu dengan cekatan ia membawa imran masuk kekamar mandi, untuk dibersihkan

Alana keluar kembali dari kamar mandi bersama Imran dengan tersenyum lebar "Enakan ya" Alana merebahkan Imran dikasur. Ia buru buru mengambil diaper dan baju serta minyak telon untuk Imran

Tangan dan kaki Imran diangkat keatas semua

Tiba tiba

Tuuurrrrr

Imran pipis seperti air mancur yang membasahi baju dan wajah Alana, hingga sampai rambutnya "Yah ma" Alana turun dari ranjang. Ia berdiri. Rambut Alana terlihat basah kena cipratan air pipis Imran. Alana manabok pelan pantat Imran "Nggak boleh nakal"

Imran tertawa sampai berkokok seperti suara ayam yang berkokok tapi seret kurang minum

Semua orang tua menyaksikan tubuh krempeng Alana mengurusi bayi yang bobotnya mencapai 7 kilogram. Betapa jomplengnya, sekali dupak atau tendangan Imran, Alana bisa terjengkang jika tidak kuat

"Ya sudah sini sini, biar mama yang mengganti popoknya. Kamu mandi sana" Ucap Anti

Sementara, Sifa menyuruh Ilham dan para lelaki untuk keluar dan turun dari kamar ini, termasuk pak Anto "Sana pa, keluar semua. Kita itu masuk zona kamar perawan. Jadi keluar sana, ntar kami turun, setelah Imran beres"

-

Diruang tengah

Para pria sudah duduk disofa pilihan sesuka pantat mereka

Alana sudah wangi, termasuk Imran

Alana menggendong Imran

"Alana, duduk nak" Ucap Sifa mempersilakan Alana untuk duduk disamping Hanan

Alana sudah duduk disamping Hanan, dengan cueknya. Ia tetap sibuk memainkan tangan Imran kewajahnya tanpa menaruh curiga sedikitpun dengan keempat orang tua didepannya.

"Alana, Hanan. Kami para mama dan papa kalian, ingin kalian segera menikah. Resmikan hubungan kalian" Ucap Anti mamanya Alana

Alana tersentak reflek melepaskan tangan Imran yang menjambak rambut dan giwang panjang milik Alana tapi masih ringan

"Maksudnya apa???" Alana masih santai, tiba tiba "Addddaaaaaa sakiiiiitttt" Teriak Alana

Rambut Alana sudah digenggam tangan kiri Imran dengan kuat, sedang giwangnya sudah ditarik tangan kanan Imran dengan kuat pula

Hanan langsung sigap melepaskan tangan Imran yang sudah mengacak acak rupa Alana

Imran segera digendong Ilham. Karena dengan siapapun, Imran tak akan mau

Hanan memegang telinga Alana yang memerah

"Telingamu merah, kalau bawa anak kecil, pakai giwangnya jangan kepanjangan" Hanan melepas telinga Alana sambil ngedumel

"Hanan" Tegur Sifa

Hanan langsung menoleh, ia lupa pegang pegang Alana. Padahal mereka bukan muhrim

BERSAMBUNG.....

1
Safa Almira
bagus
indah
Luar biasa
Suratmi Michele
Biasa
Suratmi Michele
😂😂mamanya lucu.... mana bapak Budi mana ibu Budi...?😂😂😂
Elizabeth Zulfa
gak jdi Ena-ena nya
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍
Saekhul Game
Aku sukka ceritamu thorrrrrrrr
Saekhul Game
/Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin/
Saekhul Game
hhhhhh
Saekhul Game
part ini bikin ngakak
Saekhul Game
Nggak tauuuuuuuu hhhhhhhh
Saekhul Game
😂😂😂😂😂😂😂 apanya yg dijembreng thorrrrr
Saekhul Game
😁😁😁😁 pasiennya jujur. Tp jwbn Hanan okelah sdkt kesal
Saekhul Game
😆😆😆😆😆😆😆😆😆
ika krisdianti
tambah ilmu,
saya suka saya suka saya suka
ika krisdianti
lucu dan seru jika keluarga besar kumpul, papi anand gercep dan mantul, bi Lis sudah hamil
ika krisdianti
jangan ngambek dong alana
ika krisdianti
lanjut kak😍
ika krisdianti
aku seneng banget bacanya, lucu
ika krisdianti
mama Sifa emang terthe best, kocak bangets
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!