Sekotak Bekal
Laki-laki itu berhasil memikatku. Laki-laki yang dingin, tapi kalau bersama teman laki-lakinya menjadi ceria. Kurasa ia jaga jarak dengan perempuan? Kalau begitu, akan susah untukku mendekatinya. Tapi
0
0
Perempuan Pertama
Kalbu berdebar. Malam ini aku akan mendapatkanmu atau justru kehilanganmu. Sedikit aksara sudah kusiapkan untuk mengutarakan rasa, semoga semua sesuai rencana. Notif WhatsApp darimu terus berkicau dar
0
0
Kenapa Aku?
Sore itu, langit terlihat sangat gelap padahal waktu masih menunjukkan pukul 16:00, sepertinya sebentar lagi akan turun hujan. Aku masih berdiri di depan halte, menunggu angkutan umum lewat. Hai kenal
0
0
Kisah Klasik
Kurang lebih sudah mau setahun hubungan ini terjalin. Kisah cinta gadis SMA dengan seorang pengajar Bahasa. Lelaki-lelaki itu jangkung, hitam manis, rambutnya tipis, wajahnya bulat namun kalau sudah s
0
0
Malaikat Keempat
“Juno, jangan lupa yaaa, reuni emasnya,” kata Ninuk melalui WA. “Yooo, insyah Allah, aku hadir.” “Juno, sampeyan ditunggu sama Dewi dan Putri,” kata Ninuk lebih lanjut. “Ha…, ha…, ha…, salam yaaa, unt
0
0
Yang Tak Terduga (Part 2)
Malam harinya saat aku duduk termenung di atas tempat tidurku, Mas Rian mengetuk pintu kamarku. Aku pun bergegas bangun untuk membuka pintu. Setelah pintu terbuka, Mas Rian sudah berdiri di depanku. S
0
0
Perkenalan
Pagi itu, tampak sosok lelaki bertubuh agak gelap duduk di bangku kayu ruang tamu menghadap ke arah Lukisan Pohon Kaktus. Melamun seperti jatuh di sebuah lorong yang sunyi, menandakan adanya sedikit b
0
0
Sepenggal Catatan (Part 1)
Pada usia yang sudah menginjak senja, entah mengapa tiba-tiba aku kepengin menulis tentang diriku sendiri. Tidak panjang, hanya sepenggal catatan yang nantinya akan aku simpan dalam kumpulan surat was
0
0
Yang Tak Terduga (Part 1)
Kata orang, mawar putih itu simbol ketulusan, kesucian, kemurnian, spiritualitas, dan simpati. Mawar putih juga mempunyai makna yang mirip dengan mawar merah, yaitu simbol cinta sejati. Oleh karena it
0
0
Sepenggal Catatan (Part 2)
Sampai di Kedung Pengilon mentari sudah hampir sampai puncak. Kedung Pengilon sebenarnya hanya merupakan bendungan yang tidak terlalu besar, membendung beberapa sungai kecil sehingga terbentuk kedung.
0
0
Adik Kakak Zone
“Aku cinta kamu, Dek!” Ujar Aldi berterus terang. “Aku enggak bisa cinta sama kamu, Kak!” “Kenapa?” “Aku udah nyaman begini. Aku tahu gimana nanti alurnya, kita yang awalnya kakak-adik, tau-tau PDKT,
0
0
Cinta Lama Belum Kelar (Part 1)
Gina memekik senang ketika atasannya mengabarkan bahwa kliennya meminta bertemu untuk membicarakan kerja sama mereka. Dan Gina, ditunjuk untuk menemui mereka di Kafe Panorama satu jam lagi. Segala ber
0
0
Jia Li
Nyaris tak ada yang berubah. Desa kecil ini masih sama setelah kutinggalkan bertahun-tahun lamanya. Seperti napak tilas dari masa itu, akhirnya aku kembali dengan membawa sekelumit cerita yang baru ta
0
0
Perjalanan Rasa
Kring… kring… Suara ponsel genggam Vita berdering dan membuat dia sedikit terkejut seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya di layar ponsel “Kak Yana? Mau apa yah dia menelfonku?” Ujarnya dalam h
0
0
Cinta dan Secangkir Kopi
Aroma kopi yang semerbak dipagi hari membuat siapa saja yang melewati cafe itu akan tergoda. Terlihat jalanan kota yang mulai ramai. Banyak manusia yang berlalu lalang dan memulai pagi dengan kesibuka
0
0
Si Angkuh Jatuh Cinta
Radu membanting ranselnya ke meja ketika baru saja ia datang ke kelas. Kemudian ia melangkahkan kaki dan langsung duduk di depan Lyla yang memutar bola matanya malas. Radu membolak-balikkan lembar buk
0
0
Bulan Tampak Indah Malam ini (Part 2)
Dalam sekejap ia kembali dengan sebuah teleskop bintang melingkar di lengannya. Ia memasang dudukan teleskopnya lalu menyetel kiri dan kanan. “Ini silakan.” Ia mempersilahkanku melihat teleskopnya. Se
0
0
Cinta Lama Belum Kelar (Part 2)
“Selamat pa—!” Belum lengkap menyapa semua orang, Gina dikejutkan dengan kehadiran seseorang. Ari sudah duduk manis di meja makan tepat di samping kursi yang biasa Gina duduki, dan itu satu-satunya ku
0
0
A Special Secret Admirer (Part 1)
Awal pertemuan kami memang tidak disengaja. Mata yang beberapakali saling bertemu, namun bibir terbungkam erat hingga tak ada satu kata yang mampu kuucap. Memperhatikan setiap ucapanmu dengan semangat
0
0
The Best
Hujan baru saja reda dan menyisakan hawa dingin yang kusukai. Boulevard Ijen perlahan dipadati lagi lalu lalang mobil dan motor orang-orang masih beraktivitas. Di depan museum Brawijaya aku menepi dan
0
0