Tentang Dia
Pagi itu seperti biasa, aku bangun pagi dan mengerjakan segala pekerjaan rumah guna membantu ibuku. Ya aku tinggal bersama ayah , ibuku serta adik lelakiku yang masih duduk di bangku SD. Setelah semua
2
3
SALAH MENIKAH (END)
Di ajak menikah? Cansan langsung menyetujui lamaran Darren, seseorang yang baru dia kenal tiga Minggu yang lalu. Mengingat usia Cansan yang di sebut-sebut usia dengan ambang terlambat untuk menika
3
123
Kapur Dan Senar
Pagi itu, sinar matahari menerobos celah ventilasi kelas 6-A, memantul di atas permukaan meja kayu yang sudah mulai memudar warnanya. Aku berdiri di depan papan tulis, masih dengan sisa-sisa aroma kop
0
2
Luna's Story
Hanya ketikan biasa yang tentu tidak ada yang istimewa. Namanya Luna, tidak ada yang spesial dari gadis itu, tumbuh dari keluarga sederhana, memiliki paras yang ala kadarnya. Tak tahu kenapa, pembawa
0
4
First Love With J (End)
Suatu hari, saat tengah berlari menuju ruang kelas setelah istirahat, Rosella terjatuh dan hampir menabrak seseorang. Tanpa diduga, tangan yang kuat menangkapnya, menahannya agar tidak jatuh lebih jau
0
6
Si kecil yang menggemaskan
Suka banget sama karakter sierra di komok ini. Tegas dan tidak mudah di ganggu oleh yang lain. 😎
0
4
kisah nabi zakaria
Umat Islam mengenal ada 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui, salah satu nabi dari 25 nabi tersebut adalah Nabi Zakaria. Nabi Zakaria sendiri adalah kaum Bani Israil yang hidup di Palestina dan lahi
0
0
CINTA BERALAS KAN SENJA
keindahan mu mampu menyihir kehidupan ku yang terasa kaku akibat benturan keras yang selalu menerpaku . kesunyian dapat membantu ku berfikir,,,, adilkah perbuatan mu selama ini terhadap ku ? KRING
0
1
Rumah yang tidak pernah utuh
Hujan turun pelan di luar halte kecil dekat lampu merah. Kota sore itu dipenuhi suara klakson, langkah kaki tergesa, dan aroma aspal basah yang bercampur asap kendaraan. Orang-orang sibuk pulang menuj
0
1
Contoh Dongeng Sunda : Kisah Pangeran Pande Gelang
Pada zaman dahulu, di sebuah Kerajaan hiduplah seorang Putri Raja yang bernama Arum. Ia memilki paras yang sangat cantik jelita. Banyak Pangeran yang datang untuk menjadikannya Permaisuri. Dari sekian
0
1
Retret Terakhir di Lembah Sunyi 5
Bagian V: Penebusan yang Terlambat Andra terus berlari menelusuri koridor yang tak berujung, memanggil nama Ratih hingga tenggorokannya terasa berdarah. Akhirnya, ia tiba di sebuah ruangan besar yang
0
0
Retret Terakhir di Lembah Sunyi 4
Bagian IV: Satu Demi Satu Gugur Di lantai atas, keadaan jauh lebih mengerikan. Doni bersembunyi di dalam lemari pakaian di kamarnya setelah mendengar jeritan Maya dari kamar sebelah. Ia menutup mulutn
0
0
Retret Terakhir di Lembah Sunyi 3
Bagian III: Jam Berdetak Terbalik Mereka memutuskan untuk mengunci diri di kamar masing-masing. Andra dan Ratih menempati kamar utama di lantai bawah, sementara Doni, Gani, dan Maya berada di lantai a
0
0
Retret Terakhir di Lembah Sunyi 2
Bagian II: Makan Malam yang Amis Interior vila itu dipenuhi barang-barang antik. Ada cermin besar berkaki kuningan di ruang tengah, beberapa lukisan potret bangsawan Jawa zaman dulu yang tatapannya se
0
0
Retret Terakhir di Lembah Sunyi 1
Bagian I: Gerbang Angin dan Kabut Semu Bus sewaan itu batuk-batuk sebelum akhirnya mati total di tanjakan tajam yang membelah lereng Gunung Lawu. Kabut tebal seketika bergulung turun dari puncak, mene
0
0
Trauma Yang Kembali
Kisah ini fokus pada seorang gadis yang masih duduk di bangku sekolah, entah apa yang dipikirkan oleh gadis itu, mukanya yang pucat memancarkan aura yang negatif. Lili: Aku adalah seorang gadis yang b
0
2
Eccedentesiast ((Park Jisung))
Spoiler/Prolog ! NOTE: WARNING INI HANYA SEBUAH CERITA/IMAJINASI SEORANG PENULIS SJ! --- Pagi Harinya Di Kediaman Keluarga Park Terbangun Lah seorang Putra Terakhir Keluarga Tersebut Park Jisung se
0
20
Pesan yang Salah Kirim
Suatu malam Evi menerima pesan. "Aku kangen kamu." Namun pesan itu bukan dari Dimas. Melainkan dari nomor yang tidak dikenal. Evi segera membalas. "Maaf, mungkin salah nomor." Sayangnya tepat s
0
0
Kita, yang Pulang
Dalam gelap malam, tiba-tiba petir seperti menyambar tepat di sebelahku, Duaarrrr!!!. Aku kaget setengah mati, tiba-tiba kurasakan hawa merinding di tubuhku. kuhentikan sepeda motorku, mengingat rute
0
0
Brondong di Antara Deadline
1 Dewi Santika menatap pantulan dirinya di cermin, memutar-mutar rambutnya yang sudah dicat cokelat gelap. Lumayan. Kerutan halus di sudut mata? Ah, itu disebut "garis tawa" oleh Bu Ida, asistennya y
1
6