masih di perjalanan pulang -
" apa kau tidak lapar ?? " saut Yonggi
" lapar.. 🙁 " jawab ismi
" apa kita makan diluar saja ?.. " tanya Yonggi.
" ehmm.. kita makan diluar saja.. " jawab ismi
" baikk.. kita akan makan yang enak malam ini.. 🙂"
saut Yonggi.
".. hmmm.. " ( aneh sekali, kenapa tiba-tiba kepribadiannya berubah seperti ini ) *batin ismi
sesaat setelah mereka singgah makan, mereka melanjutkan perjalanan untuk pulang.
" bagaimana?? " tanya Yonggi.
" hmm..?? apa?? " jawab ismi
" makanannya,, apa sudah cukup..?? " tanya Yonggi
" ehmm.. tentu saja .. kau tidak lihat perut ku sudah sangat penuh (sambil memegang perutnya) 😌 jawab ismi
" bagaimana tidak penuh, kau makan 3 porsi 😂, selama kita tinggal bersama,, aaku barusan melihat nafsu makanmu sebanyak itu 🤣🤣 " saut Yonggi.
" 😒😒😒 aku terlalu banyak mengeluarkan tenaga tadi saat bermain.." jawab ismi.
" tapi kau tidak sadar ya,, kau juga tadi makan 2 porsi 😕😒 ,, dasar tak tau diri.. " saut ismi.
" setidaknya makanmu lebih banyak dari pada aku 🤣 " jawab Yonggi.
" terserah kau saja lahh.. apa salahnya makan sebanyak itu,, aku memang benar-benar lapar tuh " jawab ismi.
" iya-iya.. makanlah yang banyak mulai sekarang eohh~ (sambil mengelus kepala ismi).. " jawab Yonggi.
Deg Deg Deg 😳
" apa ini kenapa .. sikapnya berubah begitu.. (batin ismi)"
" Yaaa.. Yonggi .. kenapa kau... " saut ismi
" eohh..!! kenapa ...? (sambil menyetir)"
" ahh.. tidak jadi.. " jawab ismi
beberapa menit kemudian mereka akhirnya sampai di rumahnya, ..
" eohh.. dia tertidur !! (melihat istrinya) " saut Yonggi.
akhirnya Yonggi turun dari mobil dan berniat membangun kan ismi dari tidurnya.
" issmi.. yaa... kita sudah sampai.." saut Yonggi.
" hmmm.. apa kita sudah sampai..?? " tanya ismi
" hmmm.. ayo kau bisa lanjutkan tidurmu di dalam.. (sambil membantu ismi berdiri)"
Yonggi membantu menopang ismi berjalan masuk kerumahnya.
Yonggi berjalan masuk kedalam kamar ismi.
" kau lanjutkan tidurmu okkey.. aku akan keatas " saut Yonggi.
" hmmm.. terimah kasih " jawab ismi.
sesaat setelah membawa ismi ke kamarnya Yonggi akhirnya naik keatas kamarnya dan berganti pakaian dan beristirahat.
Yonggi Pov✓
hahaha dia sangat lucu (sambil melihat foto mereka di taman bermain tadi)🥰
Yonggi berbaring di tempat tidur nya sambil melihat foto-foto di taman bermain tadi sore.
ini pertama kalinya kami keluar bersama.
sepertinya kata Hyung benar, mulai sekarang aku harus menerima pernikahan ini, aku tidak boleh egois lagi..
kenapa dia begitu manis (masih melihat foto mereka)
tak lama setelah itu Yonggi keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kamar istrinya.
Yonggi *membuka kamar ismi dan duduk di samping istrinya yang tertidur.
" kau pasti sangat capek kan *sambil mengelus rambut ismi "
*sesaat Yonggi masih mengelus rambut istrinya ismi pun tiba-tiba bangun dan mata mereka saling menatap.
ismi : kenapa ...?? kenapa kau melakukan itu.
Yonggi : eohh..! kau bangun..
ismi : kenapa kau bersikap seperti ini padaku?
heningnya malam membuat suasana makin serius.
Yonggi : ehhmm.. bersikap apa? *masih saling menatap
ismi : kau tidak mencintaiku, tapi kenapa sikap mu seperti ini,, *tatapan mereka semakin dalam.
Yonggi : *diam melihat wajah istrinya.
ismi : kau akan membuatku salah paham jika kau seperti ini..🙁😶
sesaat setelah mendengar perkataan istrinya.
Yonggi : *mencium kening ismi.
ismi : 😲 apa yang kau lakukan..!! (syok dengan tingkah laku Yonggi)
Yonggi : aku mencoba mengubah kesalah pahamanmu.
ismi : eohh!!!..😯
Yonggi : *lanjut mencium bibir istrinya
ismi : *diam dengan perlakuan Yonggi.
Ciuman mereka sudah begitu dalam dan menjadi sebuah lu***an. ismi yang awalnya ragu akan ciuman Yonggi kini ia mulai membalas ciuman nya.
" hahhh hahhh " nafas yang mulai sulit ismi kendalikan.
melihat istrinya yang sudah mulai kesusahan bernafas, Yonggi akhirnya menghentikan lu***an itu.
" untuk apa aku melakukan ini jika aku tidak mencintaimu " ucap Yonggi yang masih menatap dalam istrinya.
" tapiii... kauu.. " *belum sampai apa yang dikatakan ismi, Yonggi mulai me****t bibir istrinya.
tidak lama Yonggi bermain dengan bibir istrinya, Kini tangannya sudah mulai bermain di badan istrinya, ismi yang merasakan itu mulai memposisikan dirinya dengan nyaman..
disela Yonggi bermain dibadan istrinya,, kini telah terdengar suara d****an istrinya..
ismi : ssssshhhhh ahhhh... (ketika suaminya sudah bermain dengan kedua p**til dadanya.)
melihat istrinya sudah menikmati permainan nya, Yonggi lanjut membuka celananya, dan seketika itu juga ia membuka pakaian dalam yang dikenakan istrinya.
setelah bermain dengan dada istrinya ia langsung turun bermain di alat sensitif istrinya.
ia mulai memainkan tangannya pada daerah itu.
" sssshhhhhhh ahhhh ahhhhh ahhh " de***an istrinya.
" ahhhhh ehmmmm ahhhh " kenikmatan yang dirasakan ismi saat merasakan permainan jari yang dilakukan suaminya, melupakan semua beban di benaknya.
tak lama setelah itu, Yonggi yang sudah tidak bisa menahan gairahnya itu langsung membuka celananya dan memasukkan juniornya kedalam mis*V istrinya..
" ahhhhhhh ahhhhhhh uhhhh ahhhh ssssakiittt ", rengek istrinya.
" tahannlahhh sayang,, sakit ini akan tergantikan dengan kenikmatan " (sambil mengelus wajah istrinya)
" aaahhhhaaaaa ahhh Pelannn - pelann ku mohon awwww... ahhh " saut istrinya.
" milikmu sangat sempiitt sayang,, tahanlahh sebentar eohhh " *mulai memaju mundurkan untuk membuat juniornya yang sudah berada didalam mis*v istrinya.
merasa junior nya yang sudah mulai menguasai daerah dalam istrinya itu Yonggi mulai menambah kecepatannya memompa .
"ahhhhh ahhhh ahhhh awwww aaaaaa.. " ia yang berada di bawah suaminya mulai memegang dada bidang suaminya saat tempo pompaan yang semakin cepat.
" ahhhhh... aaaakuu sudahh tidak tahannnn... " ucap ismi.
" tahan sebentar eohhh " jawab Yonggi dengan nafas yang terengah - engah.
" ssshhhhhaaahhh ahhhhh...ahhhhh. aahhhh.. " suara desahan mulai memenuhi ruangan itu.
saat mereka sudah mencapai klimaksnya, akhirnya mereka keluar bersama.
" ahhhhhhh... ssshhhhhh aahhhh.. argggghhhhhh "
desahan klimakss.
setelah mencoba mengeluarkan semuanya didalam milik istrinya, yonggipun mulai terkapar di samping istrinya.
keesokan harinya.
Yonggi bangun lebih dulu dari pada istrinya.
ia memandangi wajah istrinya itu, kemudian ia memeluk istrinya.
" aku sangat mencintaimu " saut Yonggi sambil mencium kening istrinya.
tak lama setelah itu ismi terbangun .
" hmmmm.. " saat membuka matanya, mata mereka saling bertemu.
" kau sudah bangun .. 😊 " saut Yonggi.
" ehmmm.. 😊 " jawab ismi yang masih berada di pelukan suaminya.
" jadii,, apa kau juga mencintai ku ?? " tanya Yonggi.
" hemm..!! kenapa kau bertanya seperti itu? " jawab ismi
" aku hanya takutt,, perasaanku padamu, tidak sama dengan apa yang kau rasakan. " (memandangi wajah istrinya)
" sebenarnya aku juga mulai menyukaimu sejak lama, tapi saat aku melihat mu bersama gadis itu, aku jadi tidak yakin kau juga akan menyukaiku. " jawab ismi.
" Boram..!! aku sama sekali tidak menyukainya, Kami memang berteman sejak kecil, tapi perasaan ku padanya tidak lebih dari seorang teman " saut Yonggi.
" dan hari itu benar- benar dia datang memaksa ku untuk menemani nya berbelanja. " saut Yonggi.
" aku mencoba menjelaskan padamu Hari itu tapii kau benar-benar tidak ingin mendengarku.." saut Yonggi.
" kau tau .. hari itu aaku benar-benar kecewa padamu,, kau bilang padaku akan pulang telat karena kau sibuk bekerja, tapi.. kau malah jalan-jalan dengan gadis itu.. 😟" jawab ismi.
" tidak sayang,, kemarin itu hanya sebuah kesalahpahaman,, aku janji padamu,, aku akan selalu memberikan segala perhatian ku padamu " (saut Yonggi sambil mencium kening istrinya.)
setelah bercerita, mereka berdua akhirnya membersihkan diri dan pergi mandi.
" Yonggi.. yaa.. makan " (memanggil suaminya untuk makan)
tak lama setelah mendengar istrinya memanggilnya Yonggi turun dari kamarnya untuk makan pagi.
" kau tidak kerja hari ini ?? " tanya Yonggi
" tidak,, hari ini aku hanya bekerja dirumah saja " jawab ismi.
" hmm.. yasudah aku akan berangkat kekantor " saut Yonggi.
" hmm ..!! makanmu cepat sekali,, " jawab ismi
" aku buru-buru,, aku harus menghadiri pertemuan dengan investor perusahaan,, yasudah aku berangkat dulu " *berjalan keluar
namun langkanya berhenti dan membalikkan badannya .
" eohh!!! apa ada yang tertinggal ? " tanya ismi.
Yonggi berjalan menuju istrinya dan memberikannya kecupan 😘 .
" aku melupakan ini... " saut Yonggi.
***Download NovelToon to enjoy a better reading experience!***
Comments