...Ke esokkan harinya ...
Hari ini adalah weekend. Yonggi bangun pagi-pagi untuk membuat sarapan. Setelah membuat sarapan ia mengantar itu naik kekamarnya dan menunggu istrinya bangun.
Membuka tirai jendela perlahan.
Cahaya pagi menembus kaca dan menyilaukan mata Ismi.
Mengerang kecil.
“Sayang bangunlah..” bisik yonggi di telinga istrinya.
“Hmmm..” membuka matanya perlahan, dan mengusap matanya.
“Morning sayang ..” saut yonggi
Istrinya bangun, dan membantunya duduk. “Cuci muka dulu gihh, aku sudah membuatkan mu sarapan.”
“Tidak kekantor ??” Tanya balik istrinya, “ini hari minggu sayang..”
beberapa saat kemudian mereka sarapan bersama di balkon kamarnya.
“Sayang…” panggil yonggi
“Hmmm.. ada apa??” Sambil menoleh.
“Ini kan hari minggu, kau tidak ingin jalan-jalan” tanya yonggi.
Mendengar pertanyaan suaminya, ismi mengingat sesuatu dan mengambil Handphonenya. Dan memperlihatkan sesuatu pada suaminya.
“Kau ingin kesini..??” Tanya suaminya heran.
“Iya..” sambil menganggukkan kepalanya.
“Tapi itu agak..”
“Ayolah.. ini bagus untuk kelancaran persalinan nanti, ini sangat disarankan untuk usia kehamilan 8 bulan. Disana juga ada calon ayah yang lain kan, dokter juga menyarankan itu.”
“Sepertinya aku agak malu sayang.. kita yoganya di rumah saja, kita panggil pelatihnya kesini,, oke”
“Hmmm.. tapi aku ingin disana” rengeknya
“Hufffttt baiklah..”
“Asssikkk.. makasih sayang” sambil mengecup bibir suaminya.
Mereka bersiap-siap untuk berangkat ke pusat yoga yang ada di sebuah Mall, yoga ini khusus untuk calon ibu, yoga ini di lakukan bersama suami.
...Di pusat pelatihan yoga kemudian...
“Wah ternyata banyak juga yang datang.” Saut yonggi.
“Tentu saja, pelatihnya ini sangat terkenal di YouTube”
...Singkat cerita, selesai yoga....
“Huffttt… sayang aku sangat lapar.. kita mampir makan dulu di bawah.” Saut yonggi sambil menyandarkan kepalanya di bahu istrinya.
“Iya.. kau sangat capek??” Tanya istrinya balik.
“Hmhm, ini pertama kalinya aku menggerakkan badanku sejak sekian lama” jawabnya.
Mereka berjalan menuju sebuah resto daging untuk makan siang. Dan tampak dari jauh seseorang memanggil yonggi.
“Hyung … Yonggi Hyung”
Mendengar itu, yonggi menoleh dan mencari asal sumber suara itu.
“Eoh!! Itu Jungkook bukan ??” Saut istrinya
“Heo!!! Benar” Saut yonggi dan menghampiri jungkook, diikuti istrinya di belakang.
“Hyung, aku baru saja ingin menelfon mu, heo!!? Ada Nuna juga.. halo nuna..” sapa jungkook.
“Halo jungkook, sudah lama sekali tidak pernah bertemu ya..” Saut Ismi.
“Apa yang kau lakukan disini??” Tanya yonggi.
“Tidak ada apa-apa, kita hanya ingin berkumpul hyung, di dalam sudah ada Jin hyung dan Hobi hyung, sudah lama kita tidak berbincang-bincang”
“Terus yang lain dimana??”
“Dalam perjalanan.. ya sudah kita masuk sambil menunggu yang lain. Hayukk nuna..” sambil berjalan menghampiri Ismi dan berjalan di sampingnya.
“Hati-hati jalannya sayang..”
“Heoo!!!? Nuna kau sudah hamil..!!! Ya ampun kenapa aku baru sadar..”
“Hahahaha, kau ini kenapa jungkook,,” Saut Ismi.
Mereka masuk dan berjalan menuju ruangan yang sudah mereka pesan.
“Kau lama sekali jungkook, mana yang lain??” Saut Jin
“Hyung tebak siapa yang datang..”
“Hmmm!! Memang ada yang lain selain kita”
Yonggi pun masuk dan diikuti istrinya.
“Heo!!!” Sontak mereka berdua kaget dan berdiri saat melihat yonggi dan istrinya masuk.
“Ya… yonggi kau …” Saut Hobi, tidak percaya yonggi datang dengan istrinya dengan keadaan hamil.
“Heoo… yonggi aku baru saja ingin menghubungi mu, ternyata kau sudah datang dengan istrimu juga.” Saut jin
“Nuna duduklah..” jungkook memberikan kursi kepada Ismi.
“Terima kasih..”
“Kebetulan sekali, tadi aku dari mengantar istriku yoga di atas.. dan bertemu jungkook di depan.”
“Ismi-shi, kau banyak berubah semenjak terakhir kita bertemu ya.. kemistri apa ini hahahah kalian sangat lengket sekali.” Hobi
“Hahahaha.. entahlah,, semenjak aku hamil dia makin cerewet dan selalu lengket seperti ini”
“Yaa.. yonggi kau benar-benar banyak berubah, Ismi kau berhasil melelehkan kulkas 2 pintu ini” Saut jin
“Beginilah jika kita menemukan orang yang tepat hyung..” Saut yonggi.
“Nuna.. sudah berapa lama usia kehamilanmu??” Tanya jungkook.
“Ini sudah pertengahan 8 bulan.”
...Tak lama mereka berbincang” RM dan Taehyung pun datang dan bergabung dengan mereka....
“Heo!! Nuna kau juga datang ternyata..” Saut Taehyung.
“Yaa!!! Nuna apa itu yonggi hyung yang lakukan” sambil menunjuk perut Ismi.”
“Ya Taehyung diam..” Saut yonggi
“Hahahaha kenapa kau kaget begitu Taehyung.. ini sudah lewat 1 tahun semenjak yonggi hyung menikah, sudah wajar Nuna hamil.. ada apa denganmu..” sambung RM
“Kau sehat-sehat saja kan Nuna??” Sambungnya lagi.
“Hmmm… yonggi sangat menjaga makanku.. kulkas 2 pintu ini sangat cerewet jika makan Ku tidak teratur.”
“Wah yonggi kau benar-benar banyak berubah” sambung jin hyung.
...Sela-sela berbincang”...
Ismi berdiri dan “aku ingin ke toilet dulu..” “apa perlu kutemani ??” Saut yonggi.
“Tidak perlu..”
“Yasudah hati-hati jalannya”
-
-
-
“Yonggi… tidak di sangka, melihat kau yang sekarang, aku teringat dengan kau tahun lalu, saat berkunjung kerumah mu.” Saut Hobi
“Heoo .. dulu kalian benar-benar sangat asing awal pernikahan kalian, tapi lihat sekarang.. kalian seperti tidak terpisahkan” sambung jin
“Hmm.. saat itu aku mencoba melawan hati Ku hyung, waktu itu aku melawan diriku sendiri”
...Tak lama dari itu seseorang masuk sontak mereka semua menoleh....
“Heo.. Dari mana saja kau.. kenapa kau lama sekali??” Saut Taehyung saat melihat jimin masuk.
“Aku dari menjemput nona ini..” Saut jimin sambil disusul seorang wanita di belakangnya.
“Heo!! Boram..” Saut Hobi
“Halo semua, long time no see”
Saat Boram masuk perasaan yonggi mulai cemas.
“Haii.. Yonggi.. Ku kira kau tidak jadi ikut jadi aku meminta Jimin menjemput Ku.” Saut Boram sambil berjalan mendekat kesamping yonggi.
“Tadi juga kebetulan aku bertemu jungkook didepan jadi aku ikut.”
“Disini kosongkan” Boram ingin duduk disamling yonggi dimana itu adalah kursi istri yonggi.
“Jangan, itu tempat duduk Nuna..” potong jungkook
“Nuna!!???” Saut Boram sambil berdiri kembali dengan raut heran.
“Istriku, itu kursi milik istriku. Duduk di samping Taehyung sana.”
“Heo!! Kau juga mengajak Nuna hyung..?? Terus dimana Nuna?? Tanya Jimin.
“Dia ke toilet..”
...Tak lama kedatangan Jimin dan Boram, Ismi pun kembali dari toilet....
Melihat istrinya datang yonggi berdiri dan membantu istrinya duduk.
Melihat kehadiran Boram, Ismi sedikit kesal, namun berusaha memperbaiki moodnya karena ada teman suaminya yang lain.
“Heo!!! Nuna kau sudah hamil..” Saut jimin melihat Ismi masuk.
Boram pov<
Apa-apaan sihh, tidak hanya yonggi ternyata dia juga sudah mengenal yang lain.
Hatiku cemburu saat melihat yonggi begitu memperhatikan istrinya.
“Ismi-shi kau mungkin belum kenal, dia ini Boram, dia juga salah satu teman di sekolah, dia sekelas aku dan yonggi.” Saut Hobi
“Halo.. aku Boram..” mencoba sok kenal.
“Ahh.. aku ismi, salam kenal” tersenyum palsu. (aku sudah kenal dengan mu tuh, kau itu awal pertengkaran ku dengan suamiku di awal pernikahan.) Saut ismi dalam hati.
“Bagaimana kalau kita memesan makanan, karena kita sudah lengkap” sambung yonggi.
“Heo., tentu saja.”
...Sambil menunggu makanan mereka datang, mereka berbincang” lagi....
“Nuna apa kau sudah tau jenis kelamin dari anakmu??” Tanya jungkook
“Tidak, kami tidak ingin USG Karena ingin menjadi ini surprice..” jawab Ismi
“Kapan perkiraan lahirnya yonggi??” Tanya jin
“Perkiraan dokter pertengahan bulan depan”
“Wah berarti tidak lama lagi kita akan jadi paman nih 😁” Saut Jimin
“Jin hyung kau tidak ingin menyusul yonggi hyung juga?? Lamar lah segera kekasihmu.” Ledek Taehyung.
“Aku masih ingin menikmati waktu berdua dulu bersama sonhwa”
“Boram.. apa kau masih menjomblo..??” Saut Rm
“Heo!!!”
“Jangan bilang kau masih mau mengejar.. laki-laki itu.” Sambung jungkook
“Heo.. tentu saja tidak, hahahaha sekarang aku sedang berkencan dong.”
Mendengar itu Ismi dan yonggi merasa lega.
...Tak lama setelah itu makanan mereka akhirnya datang....
...Singkat cerita...
...Setelah selesai makan, tak lama mereka berbincang sedikit, yonggi pun meminta pulang duluan karena takutnya istrinya kecapean karena belum pernah istirahat dari pagi....
“Hyung aku pulang duluan, Ismi sama sekali belum istirahat dari pagi.”
“Heooo…” sontak teman-temannya menggodanya.
“Iya.. kalian hati-hati dijalan..”
“Nuna, kapan-kapan setelah lahiran mu nanti undang kami kerumah kalian, aku suka sekali dengan kue yang Nuna buat waktu itu.” Saut jungkook.
“Hmmm,, kapan-kapan ya,, setelah persalinan.”
“Aku pulang dulu”
...Ismi dan yonggi meninggalkan ruangan....
“Ya… tidak disangka yonggi itu benar-benar sangat berubah, kalian melihatnya kan” saut Rm
“Begitulah jika kita menemukan seseorang yang cocok.” Sambung jin
“Hisss, apa-apaan sih mereka melebih-lebihkan banget” Saut Boram dalam hati.
“Boram,, move on saja..” Saut hobi
“Hmmm!!!?”
“Kau kira kami tidak tau..”
“Sangat jelas dari ekspresi mu”
“Carilah pria lain.. jangan mengganggu yonggi lagi..”
“Apa-apaan kalian ini.. hhahaha”
“Kami hanya memberimu nasehat, kami dari dulu sudah tau kalau kau menyukai yonggi”
“Heo!! Jangan sok tau kalian”
“Gwenchana Boram, jangan memaksakan apapun okey, yonggi hyung sudah sangat bahagia, jangan buat dirimu menjadi jahat lagi.” Jimin
...Sementara disisi lain....
Sesampainya mereka dirumah, Ismi langsung membersihkan diri dan beristirahat di kamar, kakinya kelelahan saat jalan-jalan tadi.
Yonggi pun selesai juga bersih-bersih dan duduk di kasur.
“Apa kakimu pegal!??” Tanya yonggi
“Hmm..”
“Sayang.. maaf tadi disana pasti kau merasa tidak nyaman kan,, karena Boram..”. Sambil memijat kaki istrinya.
“Sedikit, saat melihatnya, aku jadi teringat kejadian setahun lalu.”
“Kau tau kan sayang, kalau aku tidak akan..”belum sampai perkataan yonggi langsung di potong oleh Ismi.
“jangan membuat Ku merasa seperti tidak percaya padamu, kau yang sekarang ini adalah suamiku yang sangat aku sayangi dan aku selalu percaya padamu, jadi selamanya kau itu suamiku.. selama kita saling berkomunikasi yang baik seperti ini semuanya pasti akan selalu baik-baik saja.” Sambil memeluk suaminya.
“Hmmm.. gomawo..” membalas pelukan istrinya.
.
***Download NovelToon to enjoy a better reading experience!***
Comments