NovelToon NovelToon
Sistem: Melenyapkan Pengkhianat

Sistem: Melenyapkan Pengkhianat

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:29.4k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

Adik kandungnya, Chantika tiba-tiba saja berubah sifat. Merebut pria yang dicintainya, memonopoli cinta kedua orang tua mereka, setiap usaha yang dipegang adiknya selalu berhasil.

Hingga, pada suatu saat Chantika entah kenapa berusaha membunuh Violetta.

Dalam kematian yang hampir menjemputnya, banyak tanda tanya dalam diri Violetta.

Bagaimana pun dia berusaha tidak akan dapat menyaingi Chantika? Mengapa kekasihnya lebih mencintai Chantika? Mengapa dunia ini begitu tidak adil?

Namun.

Tiba-tiba saja layar berisikan tulisan terlihat di hadapannya. Dilengkapi seorang pemuda dengan pakaian aneh.

"Protagonis telah ditemukan dalam keadaan hidup, siap melayani."

"Ka...kamu siapa?"

"Mulai hari ini anda adalah host yang saya layani. Saya adalah sistem perbaikan dimensi."

Dunia yang ditempati Violetta adalah dunia novel. Dengan Violetta yang merupakan protagonis. Sedangkan Chantika memasuki dunia novel dan merubah cerita seenaknya.

Pertarungan antara penjelajah dan protagonis dimulai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Galan

Masih menatap segalanya dari lantai satu. Pemuda yang mengangkat tubuh Violetta menuju lantai dua.

Chantika pada akhirnya menghela napas. Semuanya akan menjadi miliknya pada akhirnya. Cinta keluarga, Sebastian, karier yang cemerlang, serta bergelimang harta.

Tinggal mengikuti alur yang ada di novel.

Dalam novel yang pernah dibaca olehnya. Sebastian dan Violetta melewati masa kecil hingga dewasa bersama. Namun, Sebastian tidak sadar akan perasaannya sendiri yang telah mencintai Violetta. Pada akhirnya saat ditinggalkan oleh Violetta. Sebastian larut dalam penyesalan nya. Violetta menjadi wanita karier sukses. Sedangkan Sebastian kembali mati-matian mengejar cintanya. Hingga pada akhirnya karena ketulusan dan pengorbanannya Violetta menerima Sebastian kembali.

Karena itu, sebelum Sebastian menyadari perasaannya, bukankah sebaiknya Violetta mati?

Mengulur waktu agar Sebastian tidak mengenali perasaannya pada Violetta. Itulah yang akan dilakukan Chantika.

Air mata Chantika mengalir kemudian berucap."Ini salahku, hingga kakak berpura-pura menjalin hubungan dengan pria bayaran. Dari dulu kakak hanya menyukai Sebastian. Tidak mungkin merubah perasaannya dengan cepat."

Sebastian terlihat jauh lebih tenang, daripada sebelumnya. Menghapus anggapan dalam otaknya bahwa Violetta tidak mencintainya lagi. Kemudian Sebastian merangkul pundak Chantika."Kamu tidak salah. Ini salah Violetta, mencari-cari perhatian dengan cara seperti ini. Dia pikir aku akan menyukainya." Kalimat penuh senyuman menghina. Benar-benar cumi-cumi kering berkualitas.

"Benar sayang, ini bukan salahmu. Jangan menangis, kalian tidak sengaja tidur bersama karena Sebastian mabuk. Itu bukan salahmu. Violetta yang berselingkuh duluan, kemudian kalian menjalin hubungan secara alami. Ini semua salah Violetta. Jangan terlalu difikirkan ya? Agar kamu tidak sakit lagi." Ucap Dania pelan, inilah putri kebanggaannya.

Bukan hanya berhasil mengembangkan bisnis, berprestasi sebagai komposer, tapi juga merebut hati Sebastian. Masa depan perusahaan keluarganya terjamin, karena Chantika.

"Ini semua karena keegoisan Violetta. Chantika, ayah akan mendukungmu secara finansial sepenuhnya. Usaha apapun yang akan kamu buka. Violetta hanya membawa nasib buruk bagi keluarga kita." Geram Prana.

"Te... terimakasih, tapi jika Sebastian denganku, kakak tidak akan memiliki jodoh yang baik." Chantika sesegukan, namun menahan senyumannya. Ini sangat bagus, teramat sangat bagus. Wanita sial itu dapat segera menyingkir dari jalannya tanpa perlawanan.

"Tenang saja, ayah akan menjodohkannya dengan teman ayah, Reno. Dia sudah pernah menikah sebelumnya memiliki satu anak, kakakmu akan dibimbing untuk menjadi lebih baik nanti." Prana tersenyum, melirik ke arah istrinya yang juga menahan senyuman.

Reno sudah berusia 48 tahun, memiliki anak yang berusia 28 tahun. Mempunyai perusahaan kelas menengah, menjodohkan Violetta dengan Reno akan memberikan banyak keuntungan, nantinya. Mahar yang cukup besar akan diberikan pada keluarganya.

"Reno?" Sebastian terdiam sesaat, entah kenapa ada perasaan tidak mengenakkan mengingat Violetta akan menikahi pria yang jauh lebih tua.

"Sebastian, ayah melakukan ini juga demi kakak. Setiap hari kakak selalu berusaha mengancamku. Bagaimana jika lain kali kakak melakukan tindakan ekstrim?" Gumam Chantika, saat itu juga Sebastian memeluknya, merasa iba.

"Tenang saja ya? Aku akan menjagamu." Ucapnya memeluk Chantika erat.

Tidak ada yang menyadari Violetta menatap segalanya dari lantai 2. Wajahnya tersenyum, memegang gelas wine. Begitu terlihat keji.

"Nona, saya sarankan untuk mendekati protagonis pria menggunakan metode menggoda adau nona dapat berpura-pura lemah." Ucap pemuda berambut putih panjang yang berdiri di belakang Violetta.

Violetta hanya tersenyum. Akan bersungguh-sungguh kali ini pada para pengkhianat."Sayang, kamu tidak mengerti juga? Semakin hewan buruan terbang pergi, maka pemburu akan semakin bernapsu mengejar mangsa."

Alasan yang dibuat oleh Violetta. Yang terpenting pria ini tidak banyak bicara tentang Sebastian lagi. Siapa yang mau dengan cumi-cumi, jika di hadapannya sudah ada pangeran sejati.

Pemuda yang terlihat lebih tenang, kemudian berucap."Saya akan mempercayai dan mendukung anda tanpa syarat. Nona..."

"Bagus! Omong-ngomong Chantika berniat membuka usaha restauran." Violetta menyipitkan matanya penuh rencana.

"Apa nona berniat membuka usaha yang sama? Jika begitu saya sarankan untuk---" Kalimat sang pemuda disela.

"Tidak, di otakku ada banyak rencana tentang berbagai bisnis. Sudah pasti Chantika akan membuka lebih dari satu bisnis bukan? Jika Chantika ingin merebut apa yang seharusnya menjadi milikku." Violetta menghela napas meminum sedikit red wine.

"Nona memilih lebih fokus pada satu bisnis, agar tidak menyerupai jalan cerita novel yang dibaca Chantika?" Tebak sang pemuda.

"Benar! Omong-ngomong kenapa kamu tidak mengatakan secara detail bagaimana jalan cerita novel yang dibaca wanita sial itu?" Violetta berusaha tersenyum, mengetahui betapa menyebalkannya orang ini. Jika dirinya tahu, maka dapat mengalahkan Chantika dengan mudah.

"Ada pergantian masa depan. Tindakan sekecil apapun yang dilakukan Chantika akan merubah masa depan. Jadi tidak ada gunanya saya memberitahukan alur novel." Jelas sang pemuda.

"Menyebalkan." Gerutu Violetta.

"Ada aturan bagi sistem perbaikan dimensi. Tidak dapat mengatakan alur kehidupan secara detail. Mohon maafkan saya nona..." Pemuda yang menunduk padanya. Begitu sopan, begitu penyabar, bersedia mengalah. Nikmat mana lagi yang engkau dustakan jika ada pemuda seperti ini yang menemani.

"Aku akan memaafkanmu, tapi tidak nyaman memanggilmu sistem. Bagaimana jika aku memberikan nama panggilan untukmu?" Tanya Violetta, pemuda ini benar-benar membuat dirinya menjerit dalam hati.

"Mengikuti perintah anda nona..." Ucapnya sedikit menunduk.

"Mulai sekarang namamu Galanthus Nivalis." Violetta tersenyum seenaknya menentukan nama.

"Nama ilmiah untuk bunga snow drop?" Sang pemuda tidak mengerti.

"Benar! Karena kamu seperti bunga snow drop. Mekar di musim salju, memberikan harapan akan datangnya musim semi." Violetta menghela napas kembali menikmati winenya.

Hanya segelas, dirinya tidak mabuk sama sekali. Tapi begitu menyakitkan melihat keluarga yang seperti lapisan salju tebal, kekasihnya bagaikan hujan salju dengan dingin yang menusuk.

Pemuda berambut panjang yang memeluknya dari belakang. Bukan sebuah pelukan mesra, hanya sekedar pelukan. Hal yang membuat Violetta tertegun.

"Saya tidak tau, tapi manusia akan merasa lebih baik jika ada yang memeluknya. Manusia juga akan merasa lebih baik jika dapat menangis." Kata demi kata yang perlahan membuat Violetta menitikan air matanya.

Benar-benar bagaikan bunga snow drop di musim dingin."Galan..." panggilnya dalam tangis, seakan membiarkan rasa sakit yang ditahannya keluar.

Sedangkan pemuda itu hanya terdiam tidak mengerti. Namun melindungi majikannya adalah prioritas baginya. Memeluknya akan memperbaiki kesehatan mental bukan? Entah... pemuda yang dipanggil Galan itu tidak mengerti.

"Terimakasih, Galanthus Nivalis, nama yang unik. Saya menyukai apapun yang host berikan." Ucapnya.

Tangan Violetta gemetar, pemuda ini bukan manusia. Benar-benar bukan, tapi dapat lebih memberikan rasa hangat, dibandingkan dengan keluarganya yang begitu dingin.

"Jadi kapan nona berencana menaikan rasa suka protagonis pria. Agar saya dapat memberikan saran?" Pertanyaan dari Galan membuat Violetta mengernyitkan keningnya. Suasana romantis buyar. Dirinya benar-benar lupa, pemuda ini ingin mempersatukannya dengan spesies cumi-cumi.

"La...lain kali! Tidak sabaran sekali!"

1
Nur Wahyuni
galan lama2 bisa bertindak kaya manusia biasa ini..
Aisyah Ranni
lanjut Galan buat gegar otak,patah tulang ,hilang ingatan sekalian, dan satu lg katakan klo Prana hanya ayah bayangan utk Violetta 😂
imel
sejauh apa kira kira si Prana melesat?
melewati lembah?
atau melewati bukit?
Tatiek Faruq
ayoo Galan, tunjukkan pesona dan kuasamu/Drool/
yesi yuniar
apapun akan dilakukan galan demi vio 👍👍
Indar
bagus Galan 👍👍 lanjutkan jgn dikasih ampun org kaya tuan Prana
Eka Awa
galan mulai punya emosi😆
imau
murahan sekali mereka berdua
imau
kayak barang aja bisa disimpan 😄
Senjaa💞
dasar prana,sdh numpang tdk tau diri...ayo galan basmi manusia2 menjijikan itu...
Ummah Intan
poin kek akan bertambah
Rlyn
mau liat cantika sama keluarga 4su ny sengsara thorrr/Scream/
Ufi Yani
galan:tuan prana... apa perlu aq umumkn siapa kau sbenarnya dhadapan umum??/Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Curse/
Ummah Intan
jd buat Sebastian cemburu padamu utk mendapatkan poin
iin marlina
mantap
bongkar rahasia kalau sebenarnya Violetta pewaris sah harta itu
biar prana dan Diana jadi gembel juga gpp
ketawa jahat boleh ga sih
Indar
cumi2 kering Sebastian dan kuntilanak Chantika bakal kebakaran jenggot nih kl tahu ada pria tampan ganteng ga ketulungan di butiknya Violetta
Ufi Yani
untung byk tu influencr dtg kstu.....
Nada She Embun
koh... hadirkan visual Galan.. Galan aku padamuu 🤣🤣
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
mampus gak tuh, udah ditinggalkan baru tau penyesalan
Nur Wahyuni
keren ilmu marketingnya si vio.. jaman sekarang apalah arti tipi dibanding sosial media..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!